Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN KEBERHASILAN PENGOBATAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS ARJASA KEPULAUAN KANGEAN KABUPATEN SUMENEP Nurul Qamariya; Zetiawan Trisno; Moh. Rusdi; Raden Bagus Asyim
JPK : Jurnal Penelitian Kesehatan Vol. 15 No. 1 (2025): Juni
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Katolik St. Vincentius a Paulo Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54040/jpk.v15i1.290

Abstract

Family support plays a very important and significant role in the success of Tuberculosis (TB) treatment. This support contributes greatly to improving treatment status by providing supervision and motivation to Tuberculosis patients. In this context, four types of family support were identified, namely emotional support, instrumental support, informational support, and appreciation support. The purpose of this study was to determine the relationship between family support and the success of drug-sensitive Tuberculosis (TB) treatment in the working area of the Arjasa Health Center, Kangean Islands, Sumenep Regency. This research method uses quantitative study research, namely analytical observational methods and adopts a cross-sectional design. The population in this study were 90 patients. The sampling technique used a total population sample technique and non-probability sampling, this study used questionnaires and interviews. The family support data scale is divided into 2, namely good and less, while treatment success is divided into 2, namely successful and unsuccessful, analyzing the data in this study using the Chi-Square Statistical Test. The results showed that most of the family support was good support (77.77%), most of the treatment success was successful (98.88%). The results of the chi square test obtained a P Value of 0.550 (P>0.05) or CI (lower = 0.952 and Upper = 1.164) means that there is no relationship between family support and the success of drug-sensitive tuberculosis (TB) treatment in the work area of the Arjasa Health Center, Kangean Islands, Sumenep Regency.
GAMBARAN PENERAPAN PEMBERIAN INFORMASI PADA PROSES DISPENSING OBAT DI APOTEK PHARMASI X KECAMATAN BATANG-BATANG DI KABUPATEN SUMENEP Ahrori, Ravi; Trisno, Zetiawan; Asyim, Raden Bagus
Pengembangan Ilmu dan Praktik Kesehatan Vol. 4 No. 3 (2025): Volume 4, Nomor 3, Juni 2025
Publisher : STIKES Dian Husada Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56586/pipk.v4i3.468

Abstract

Salah satu langkah paling penting dan krusial dalam rangkaian proses pemberian obat adalah tahap informasi obat. Informasi yang tidak akurat tentang pengobatan atau salah tafsir pasien terhadap informasi tersebut dapat berakibat medication error dan mampu berakibat fatal. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi pemberian informasi obat pada proses dispensing di Apotek Pharmasix Batang-batang Kabupaten Sumenep. Metode penelitian ini berjenis deskriptif-kuantitatif. Sampel penelitian ini dipilih menggunakan total populasi yaitu 67 orang. Hasil: Terdapat 42 orang (62,69%) responden yang berkunjung ke Apotek Pharmasix mengaku bahwa tidak mendapatkan informasi obat secara lengkap. Sebagian besar responden mendapatkan materi tentang manfaat (88,08%), namun materi informasi obat yang memiliki prosentase rendah adalah kemungkinan efek samping (47,76%) dan cara penggunaan obat (49,25%). Kesimpulan: Penerapan pemberian informasi obat pada proses dispensing tidak berjalan optimal. Diharapkan petugas apotek diharapkan dapat menetapkan standar prosedur yang baku pemberian informasi obat secara lengkap untuk mencegah kesalahan obat meliputi cara penggunaan obat, penyimpanan, manfaat, kemungkinan efeksamping dan makanan minuman yang perlu dihindari
PROFIL PENGGUNAAN ANTIBIOTIK PADA KONSUMEN DI APOTEK X KABUPATEN SUMENEP TAHUN 2024 Aila, Sitti; Sari, Aldita Cahyani Puspita; Asyim, Raden Bagus; Aini, Zakiyyah Qurrotul
Enfermeria Ciencia Vol. 3 No. 2 (2025): Jurnal Enfermeria Ciencia, Volume 3, Nomor 2, Mei 2025
Publisher : Yayasan Abdi Amanah Masyarakat Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56586/ec.v3i2.78

Abstract

Antibiotik adalah obat yang paling sering digunakan untuk mengatasi infeksi yang disebabkan oleh bakteri. Kurangnya informasi yang akurat dapat meningkatkan resistensi bakteri terhadap antibiotik, sehingga menyebabkan konsumsi yang tidak tepat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui profil penggunaan antibiotik pada konsumen di Apotek X Kabupaten Sumenep tahun 2024, dalam hal ini profil penggunaan antibiotik terdiri dari 3 yaitu indikasi pemberian antibiotik, jenis antibiotik dan lamanya terapi antibiotik. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif analitik yang menggunakan pendekatan cross-sectional. Sampel yang diambil sebanyak 40 responden yaitu konsumen di Apotek X Kabupaten Sumenep, setelah itu data dikumpulkan menggunakan kuesioner. Hasil penelitian didapatkan sebagian besar responden memiliki pengetahuan cukup mengenai indikasi pemberian antibiotik dan jenis antibiotik, sedangkan untuk lama terapi antibiotik sebagian besar responden memiliki pengetahuan kurang. Edukasi kepada masyarakat mengenai indikasi, jenis, dan lama penggunaan antibiotik sangat penting untuk mencegah penyalahgunaan dan resistensi antibiotik yang semakin meningkat. Banyak masyarakat yang masih menganggap antibiotik sebagai obat untuk semua jenis penyakit, termasuk infeksi virus seperti flu, padahal penggunaannya seharusnya hanya untuk infeksi bakteri tertentu dan berdasarkan resep dokter. Pemahaman yang tepat tentang jenis-jenis antibiotik dan perbedaan fungsinya juga penting agar tidak terjadi konsumsi sembarangan atau berbagi obat antar individu. Selain itu, durasi penggunaan antibiotik yang tidak sesuai, seperti menghentikan obat sebelum waktunya karena merasa sembuh, dapat menyebabkan bakteri tidak sepenuhnya mati dan memicu resistensi. Oleh karena itu, edukasi yang berkelanjutan dan mudah dipahami oleh masyarakat menjadi kunci dalam upaya mengendalikan resistensi antimikroba dan menjaga efektivitas pengobatan di masa depan
EDUKASI PEMBERANTASAN SARANG NYAMUK DENGAN GERAKAN BERBATIK (BERSAMA BERANTAS JENTIK) PADA MASYARAKAT Asyim, Raden Bagus; Firmaniar, Rizdyana; Rusdi, Moh; Putri, Ardhanita Qalbani
Masyarakat Mandiri dan Berdaya Vol. 4 No. 3 (2025): Volume 4, Nomor 3, Juni 2025
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Dian Husada Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56586/mbm.v4i3.495

Abstract

Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) dengan 3M Plus mulai sering dianggap remeh oleh Masyarakat. Hal ini salah satunya diakibatkan karena masih rendahnya kesadaran masyarakat tentang pentingnya PSN dengan 3M Plus, perlu upaya serius membantu pemerintah dalam menekankan aspek promotif dan preventif di masyarakat. Adapun tujuan dari pelaksanaan pengabdian masyarakat ini adalah untuk memberikan edukasi PSN dengan 3M Plus bekerjasama dengan Puskesmas Batuan melalui program BERBATIK (Bersama Berantas Jentik) dalam upaya peningkatan cakupan Angka Bebas Jentik (ABJ) pada Kader Kesehatan di Desa Gedungan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan di Balai Desa Gedungan Kecamatan Batuan Kabupaten Sumenep pada Bulan April 2025. Materi disampaikan menggunakan metode ceramah, praktik dan tanya jawab. Dari hasil pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat yang telah dilakukan didapatkan data bahwasanya peserta kegiatan yang sebelumnya lebih separuh memiliki pengetahuan dalam kategori kurang tentang pentingnya PSN dengan 3M Plus yang semula sebanyak 13 peserta menurun menjadi 0 peserta, dan untuk peserta kegiatan pengabdian masyarakat yang sebelumnya memiliki pengetahuan tentang pentingnya PSN dengan 3M Plus dalam kategori baik yang semula 2 peserta naik menjadi 20 peserta
HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN KEPATUHAN PENGOBATAN ANTI TUBERKULOSIS DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PANDIAN KABUPATEN SUMENEP Maghfiroh, Alvie; Firmaniar, Rizdyana; Asyim, Raden Bagus
Pengembangan Ilmu dan Praktik Kesehatan Vol. 4 No. 4 (2025): Volume 4, Nomor 4, Agustus 2025
Publisher : STIKES Dian Husada Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56586/pipk.v4i4.502

Abstract

Tuberkulosis (TBC) merupakan penyakit infeksi menular yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium Tuberculosis. Penularan penyakit tuberkulosis melalui perantara dahak atau ludah yang mengandung basil tuberculosis. Tuberkulosis menjadi salah satu ancaman kesehatan dunia. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui Hubungan Dukungan Keluarga Dengan Kepatuhan Pengobatan Anti Tuberkulosis di Puskesmas Pandian Kabupaten Sumenep. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan rancangan penelitian analitik observasional dengan menggunakan desain penelitian Cross Sectional. Waktu penelitian dilaksanakan pada bulan Februari. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh pasien tuberkulosis sensitif obat yang menjalani pengobatan di Puskesmas Pandian Kabupaten Sumenep periode September – Desember yakni 16 orang dengan tekhnik pengambilan secara total sampling. Hasil penelitian ini dilakukan pada 11 orang sebanyak (68,75%) memiliki hasil kepatuhan pengobatan yang tinggi. Setelah itu dilakukan uji chi-square, didapatkan hasil nilai p-value = 0,001 (≤ 0,05). Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa ada hubungan antara dukungan keluarga dengan kepatuhan pengobatan anti tuberkulosis. Disarankan kepada anggota keluarga agar meperhatikan anggota keluarga yang sakit, memberikan motivasi, merawat, membawa berobat serta memberikan dukungan kepada anggota keluarga yang sakit
Manajemen Pakan pada Pembesaran Udang Vannamei di Tambak Intensif PT. Terang Bulan Desa Pasongsongan Kabupaten Sumenep Provinsi Jawa Timur Sawiya; Ernawati; Asyim, Raden Bagus; Sandra, Lovi; Junianingsih, Ika
Lempuk: Jurnal Ilmu Kelautan dan Perikanan Vol. 3 No. 2 (2024): Desember
Publisher : Fishery Product Technology Study Program, Yudharta University, Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35891/lempuk.v3i2.5848

Abstract

Udang vannamei (Litopenaeus vannamei) merupakan komoditas ekspor unggulan Indonesia yang telah banyak dibudidayakan, karena beberapa keunggulan antara lain responsif terhadap pakan, tingkat kelangsungan hidup tinggi, padat tebar tinggi, waktu pemeliharaan relatif singkat, pertumbuhan lebih cepat, dan lebih tahan terhadap serangan penyakit. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui manajemen pakan pada budidaya udang vannamei dan untuk mengetahui permasalahan yang terjadi pada manajemen pemberian pakan udang vannamei di PT. Terang Bulan. Lokasi penelitian ini dilaksanakan di PT. Terang Bulan Sumenep Jawa Timur pada tanggal 9 Januari 2023 sampai dengan 9 Februari 2023. Metode yang digunakan adalah deskriptif dengan pengumpulan data dari sumber primer dan sekunder. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, partisipasi aktif, dan telaah pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen pakan pada budidaya udang vannamei di PT. Terang Bulan meliputi: pemilihan pakan yang sesuai dengan kebutuhan nutrisi udang, penyimpanan pakan yang efektif, pemberian pakan dengan program pada bulan pertama (blind feeding) dan program berbasis anco control, serta pengambilan sampel untuk menganalisis hasil pemberian pakan. Analisis hasil pakan menunjukkan SR mencapai 70% dengan FCR sebesar 1,2. Dengan tingkat FCR tersebut maka produksi udang dapat dinyatakan baik
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN IBU TENTANG PENYAKIT CAMPAK DENGAN KELENGKAPAN PEMBERIAN KAPSUL VITAMIN A DI DESA GULUK-GULUK KECAMATAN GULUK-GULUK KABUPATEN SUMENEP Julia Pratiwi, Aprilia; Raden Bagus Asyim; Aldita Cahyani Puspitasari
JPK : Jurnal Penelitian Kesehatan Vol. 15 No. 2 (2025): Desember
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Katolik St. Vincentius a Paulo Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54040/jpk.v15i2.325

Abstract

Campak adalah penyakit infeksi yang sangat menular dan dapat menyebabkan komplikasi serius, terutama pada anak-anak yang rentan. Salah satu metode untuk mencegah dan mengurangi gejala campak adalah dengan mengonsumsi suplemen vitamin A. Tujuan penelitian ini untuk Mengetahui hubungan tingkat pengetahuan ibu tentang penyakit campak dengan kelengkapan pemberian kapsul vitamin A di Desa Guluk-guluk Kecamatan Guluk-guluk Kabupaten Sumenep. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah para ibu yang mempunyai anak usia 4 tahun kelahiran bulan Maret-Agustus 2021 di Desa Guluk-Guluk Kecamatan Guluk-Guluk Kabupaten Sumenep sebanyak 72 orang dengan teknik pengambilan sampel menggunakan tabel Issac dan Michael dengan taraf kesalahan 5% didapatkan 62 responden. Hasil penelitian ini didapatkan sebagian besar responden memliki pengetahuan baik dan memiliki kelengkapan pemberian vitamin A yang lengkap sebesar 43 orang (89,58%). Hasil uji statistik menggunakan uji Chi-Square didapatkan hasil yang menunjukkan bahwa p<0,05 (0,001) atau tolak H0, sehingga dapat disimpulkan terdapat hubungan antara tingkat pengetahuan ibu tentang penyakit campak dengan kelengkapan pemberian kapsul vitamin A di Desa Guluk-guluk Kecamatan Guluk-guluk Kabupaten Sumenep. Dari hasil penelitian ini diharapkan Puskesmas Guluk-guluk mengoptimalkan posyandu balita sebagai sarana edukasi kepada masyarakat secara berkelanjutan melalui edukasi dan promosi kesehatan.
Evaluasi Penggunaan Antibiotik menggunakan Metode ATC/DDD di Puskesmas Pamolokan Kabupaten Sumenep Periode Juli-Desember 2024 Zahra, Fatimatuz; Firmaniar, Rizdyana; Asyim , RB.
Jurnal Ilmu Psikologi dan Kesehatan | E-ISSN : 3063-1467 Vol. 2 No. 4 (2026): Januari - Maret
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62379/jipk.v2i4.1637

Abstract

Antibiotics are compounds that are effective in inhibiting the growth of microorganisms. However, misuse of antibiotics is still common in various health care facilities. Various studies show that around 40-62% of antibiotics are used inappropriately, especially for diseases that do not actually require antibiotic therapy. This misuse contributes significantly to the increasing cases of antimicrobial resistance (AMR) infections, which is now one of the serious threats to global health. This study aims to determine and evaluate the pattern of antibiotic use using the Anatomical Therapeutic Chemical/Defined Daily Dose (ATC/DDD) method at the Pamolokan Health Center, Sumenep Regency in the July-December 2024 period. This research is a quantitative descriptive study with a retrospective design. The data used were secondary data in the form of prescription records of adult patients (aged ≥ 17 years) who obtained antibiotics at Pamolokan Health Center during the period, obtained from the pharmaceutical installation. Based on the results of the study, there were four types of antibiotics used in adult outpatients, namely Amoxicillin, Cefadroxil, Clindamycin, and Metronidazole, with Amoxicillin as the most prescribed antibiotic, totaling 5.228 tablets. The results of the evaluation of antibiotic use based on the ATC/DDD method showed that Amoxicillin had the highest DDD/1000 KPRJ value of 200,65 DDD/1000 KPRJ, followed by Clindamycin at 47,78 DDD/1000 KPRJ, Cefadroxil at 35,98 DDD/1000 KPRJ, and Metronidazole at 11,92 DDD/1000 KPRJ.
Tingkat Pengetahuan Ibu Tentang Stunting Dengan Kelengkapan Pemberian Kapsul Vitamin A Di Desa Bringsang Kecamatan Giligenting Kabupaten Sumenep Naswa Annikma; Rb. Asyim; Rizdyana Firmaniar; Zetiawan Trisno
AL-MIKRAJ Jurnal Studi Islam dan Humaniora (E-ISSN 2745-4584) Vol. 6 No. 1: Al-Mikraj, Jurnal Studi Islam dan Humaniora
Publisher : Pascasarjana Institut Agama Islam Sunan Giri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/almikraj.v6i1.9359

Abstract

Stunting merupakan masalah gizi kronis yang ditandai dengan gangguan pertumbuhan pada anak akibat kekurangan asupan gizi dalam waktu lama serta infeksi berulang. Salah satu intervensi penting untuk mencegah masalah gizi pada balita adalah pemberian kapsul vitamin A. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan ibu tentang stunting dengan kelengkapan pemberian kapsul vitamin A pada balita di Desa Bringsang Kecamatan Giligenting Kabupaten Sumenep. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu yang memiliki balita usia 12–59 bulan di Desa Bringsang dengan jumlah responden sebanyak 57 orang. Teknik pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner untuk mengukur tingkat pengetahuan ibu tentang stunting serta dokumentasi dari buku KIA untuk mengetahui kelengkapan pemberian kapsul vitamin A. Analisis data dilakukan menggunakan uji statistik Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar ibu memiliki tingkat pengetahuan tentang stunting yang tergolong kurang sebanyak 50 responden (87,7%), serta sebagian besar balita tidak memperoleh kapsul vitamin A secara lengkap yaitu 48 responden (84,2%). Uji Chi-Square menunjukkan nilai α < 0,05 sehingga H₀ ditolak, yang berarti terdapat hubungan antara tingkat pengetahuan ibu tentang stunting dengan kelengkapan pemberian kapsul vitamin A pada balita di Desa Bringsang, Kecamatan Giligenting.