Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Tantangan Guru Dalam Menciptakan Pembelajaran Interaktif dan Aktif Dalam Diskusi Materi Pembelahan Sel Damaiyani Damaiyani; Rifka Denisa Cibro; Talita Salsabilah; Ennita Fauziah Sembiring; Alfi Nura Siregar; Rafli Susanto; Syairal Fahmy Dalimunthe
Journal of Constitutional, Law and Human Rights Vol. 1 No. 2 (2025): September 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jclhr.v1i2.5672

Abstract

Pembelajaran interaktif dalam materi pembelahan sel merupakan tantangan bagi guru di sekolah menengah. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis hambatan utama dalam menciptakan diskusi yang aktif dan interaktif dalam pembelajaran biologi. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan pendekatan kualitatif deskriptif, yang menganalisis berbagai sumber ilmiah terkait strategi pembelajaran aktif dan tantangan implementasinya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hambatan utama dalam pembelajaran interaktif meliputi keterbatasan sumber daya, kurangnya kesiapan guru dalam penggunaan teknologi, rendahnya keterlibatan siswa, keterbatasan waktu pembelajaran, serta kesulitan dalam evaluasi dan penilaian. Untuk mengatasi kendala ini, disarankan penggunaan teknologi seperti Augmented Reality (AR) dan Virtual Reality (VR), pelatihan guru yang berkelanjutan, serta penerapan model pembelajaran berbasis masalah (PBL) dan flipped classroom. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi guru dalam meningkatkan efektivitas pembelajaran biologi.
Hubungan Asupan MSG dan Makanan Cepat Saji terhadap Fungsi Hormon serta Gangguan Sistem Reproduksi pada Mahasiswa Ennita Fauziah; Alfi Nura S; Talita Salsabilah; Rifka Denisa; Damaiyani Damaiyani; Nanda Pratiwi
QISTINA: Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 4 No. 2 (2025): December 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/qistina.v4i2.7242

Abstract

Perubahan pola konsumsi mahasiswa di era modern menyebabkan meningkatnya konsumsi makanan cepat saji dan bahan tambahan seperti monosodium glutamat (MSG) yang berdampak pada fungsi hormon dan kesehatan reproduksi. Penelitian ini bertujuan untuk menelaah hubungan antara asupan MSG dan makanan cepat saji terhadap fungsi hormon serta gangguan sistem reproduksi mahasiswa. Metode yang digunakan ialah studi literatur deskriptif kualitatif dengan menganalisis berbagai hasil penelitian dari jurnal nasional dan internasional lima tahun terakhir. Berdasarkan hasil kajian, konsumsi MSG berlebih dapat memicu stres oksidatif yang mengganggu sumbu hipotalamus–hipofisis–gonad (HHG), menurunkan kadar hormon estrogen, progesteron, dan testosteron, serta mengganggu siklus menstruasi dan kualitas sperma. Makanan cepat saji yang tinggi lemak, gula, dan garam berkontribusi terhadap resistensi insulin dan ketidakseimbangan metabolik yang berdampak pada gangguan hormon seks. Kombinasi kedua faktor tersebut dapat menyebabkan dismenore, penurunan kesuburan, dan disfungsi hormonal jangka panjang. Sebagai solusi, mahasiswa disarankan untuk mengurangi konsumsi MSG dan makanan cepat saji, meningkatkan asupan makanan bergizi seimbang yang kaya antioksidan seperti buah dan sayuran, serta menerapkan pola hidup sehat melalui olahraga teratur dan manajemen stres guna menjaga fungsi hormon dan sistem reproduksi tetap optimal.
Aktivitas Antimikroba Ekstrak Etanol Daun Kenanga (Cananga Odorata) Terhadap Mikroorganisme Terhadap Isolat Bakteri Tanah Damaiyani Damaiyani; Talita Salsabilah; Alfi Nura S; Rifka Denisa; Ennita Fauziah; Endang Sulistyarini Gultom; Nurbaity Situmorang
QISTINA: Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 4 No. 2 (2025): December 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/qistina.v4i2.7324

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi aktivitas antibakteri ekstrak etanol daun kenanga (Cananga odorata) terhadap bakteri isolat tanah. Penelitian dilakukan secara eksperimental laboratorium (in vitro) dengan menggunakan metode difusi cakram pada media Mueller-Hinton Agar (MHA). Daun kenanga diekstraksi menggunakan etanol 96% melalui metode maserasi dan remaserasi hingga diperoleh ekstrak kental, kemudian diuji pada konsentrasi 100% dan diamati secara kualitatif berdasarkan terbentuknya zona hambat setelah inkubasi selama 24 jam pada suhu 37°C. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak etanol daun kenanga memiliki aktivitas antibakteri dengan zona hambat sebesar 8,5 mm dan 8,16 mm yang tergolong kategori sedang. Aktivitas antibakteri ini disebabkan oleh kandungan metabolit sekunder seperti flavonoid, tanin, saponin, alkaloid, dan minyak atsiri. Meskipun daya hambatnya lebih rendah dibandingkan antibiotik kloramfenikol (22–24 mm), hasil ini menunjukkan bahwa daun kenanga berpotensi sebagai sumber antibakteri alami yang efektif dan ramah lingkungan.
ANALISIS PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN DAN TANTANGAN DALAM PENERAPAN PEMBELAJARAN BIOLOGI PADA SISWA MAN 1 MEDAN Rifka Denisa Cibro; Alfi Nura Siregar; Damaiyani; Ennita Fauziah; Talita Salsabilah; Rizal Mukra; Widya Arwita
Jurnal Bionatural Vol. 13 No. 1 (2026): JURNAL BIONATURAL
Publisher : LPPM Universitas Cipta Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to analyze the use of instructional media and the challenges faced by teachers in implementing Biology learning for Senior High School (SMA) students. The research approach used is descriptive qualitative with Biology teachers at MAN 1 Medan as the research subjects. Data were collected through questionnaires, interviews, and observations, then analyzed using the Miles and Huberman interactive model which includes data condensation, data presentation, and drawing conclusions. The results of the study indicate that teachers have utilized various types of media, both conventional and technology- based such as videos, infocus, and teaching aids. However, the main obstacles faced are power  outages and limited teaching aids for practical activities. Teachers overcome these obstacles with alternative learning strategies such as learning outside the classroom and utilizing the surrounding environment as a real media. In general, the learning media used are in accordance with the scurriculum, but are not fully effective in improving student learning outcomes due to a lack of media variety and limited facilities. This study recommends the need for infrastructure improvements, teacher training in the use of digital media, and media innovations that are appropriate to student characteristics so that Biology learning becomes more interactive and meaningful.