Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Pemberian Pendidikan Kesehatan pada Masyarakat tentang Stunting pada Anak Jati, Riani Pradara; Septiyana, Ria
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 7 No 1 (2025): Jurnal Peduli Masyarakat: Januari 2025
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jpm.v7i1.5270

Abstract

Stunting masalah kurang gizi kronis yang disebabkan oleh kurangnya asupan gizi dalam waktu yang cukup lama, menyebabkan adanya gangguan di masa yang akan datang seperti mengalami kesulitan dalam mencapai perkembangan fisik dan kognitif yang optimal Tujuan pelaksanaan kegiatan ini yaitu untuk menambah pengetahuan masyarakat tentang stunting dimulai dari pengetian, tanda gejala, pencegahan, perawatan serta penyajian nutrisi tepat pada anak. Metode yang digunakan dengan memberikan pendidikan kesehatan disertai dengan demonstrasi penyajian menu makanan. Hasil selama kegiatan belangsung, antusias masyarakat cuku tinggi mereka mengikuti kegiatan hingga akhir, mau mempraktekan cara enyajian menu gizi dengan baik, menjawab semua pertanyaan terkait dengan penkess dengan 95% benar.
Picture of Society Stigma Towards People with Mental Disorders (ODGJ) Jati, Riani Pradara; Nurfaizin, Muhammad Arief; Anggraeni, Rina; Iqomh, Muhammad Khabib Burhanudin; Santoso, Dona Yanuar Agus
Jurnal Gawat Darurat Vol. 7 No. 1 (2025): Jurnal Gawat Darurat: Juni 2025
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32583/jgd.v7i1.3909

Abstract

Mental disorders are caused by the instability of individual psychosocial functions, although some are related to the dysfunction of certain physical or neurological organs. Mental health is more difficult to observe and so often does not get enough attention from the public. Objective: to find out the community's stigma against ODGJ in Krompaan Village, Gemuh District. This study used a descriptive survey study design, a sample of 400 samples, the sampling technique used was purposive sampling. The questionnaire used is the community's stigma against ODGJ from 16 questions. Statistical analysis using univariate analysis. The stigma of the labeling community is mostly sufficient as much as 348 (87.0%), the stigma of the stereotyping community is sufficient as much as 335 (83.8%), the stigma of the separation community is sufficient as much as 171 (42.8%), the community stigma on the aspect of discrimination is sufficient, namely as many as 201 (50.3%), this is because there are some people who demean, do not consider and harass ODGJ patients.
Overview of the Causes of Self-Care Deficit Disorder: Musculoskeletal Disorders in The Elderly in Kendal Indonesia Anggraeni, Rina; Virdayanti, Lilis; Jati, Riani Pradara; Aeni, Qurrotul; Nurwijayanti, Andriyani Mustika
Indonesian Journal of Global Health Research Vol 5 No 4 (2023): Indonesian Journal of Global Health Research
Publisher : GLOBAL HEALTH SCIENCE GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/ijghr.v5i4.2480

Abstract

The increasing number of elderly will affect various aspects of elderly life, especially in terms of health and welfare of the elderly. Problems that arise make the ability to do activities decrease, one of which is the ability to perform self-care. Factors that cause a person to experience a self-care deficit include musculoskeletal disorders, neuromuscular disorders, weakness, psychological disorders and decreased motivation/interest. This study aims to describe the causes of self-care deficit disorder in the elderly in Cepiring. The type of research method chosen is descriptive analysis. The sample used using purposive sampling technique. The sample in this study were 86 respondents aged 60-80 years and experiencing self-care deficits. Data collection in this study used the Standard Nordic Questionnaire (SNQ). Data analysis uses frequency distribution to determine the number of musculoskeletal disorders. The results of the study most of the respondents experienced low Musculoskeletal Disorders as many as 46 (53.5%) respondents.
Tingkat Religuitas pada Lansia Jati, Riani Pradara; Anggraeni, Rina
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 4 No 1 (2022): Februari 2022, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v4i1.886

Abstract

Peningkatan religiutas mencakup minat seseorang terhadap kehidupan keagamaan yang akan meningkat seiring dengan bertambahnya usia seseorang tersebut. Dalam penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran peningkatan religuitas ada lansia di desa Kaliayu Kecamatan Cepiring. Jenis penelitian diskriptif dengan pendekatan wawancara dan survey. sampel dalam penelitian sebanyak 62 lansia dalam kegiatan religuitas sehari-hari dengan teknik purposive sampling. Menunjukan bahwa dari karakteristik usia responden berkisar antara 60 sampai 79 tahun sebanyak 62 responden. Umur responden rata-rata 69,71 tahun dari 62 mayoritas berjenis kelamin perempuan 36 (58%,1%) dan 26 (41,9%) laki-laki religuitas menunjukan 62 responden dengan tingkat religious rendah sebanyak 7 (11,3%), religius sedang sebanyak 16 (25,8%), religious tinggi sebanyak 23 (37,1%), dan religious sangat tinggi sebanyak 16 (25,8%) responden pada lansia di desa kaliayu Kecamatan Cepiring yaitu tinggi lansia rutin mengikuti kegiatan keagamaan seperti salat berjamaah, pengajian, ziarah ke malam wali,kegiatan keagamaan baik yang berada di lingkungan desa sendiri maupun di desa tetangga lainya Lansia di desa Kaliayu Kecamatan Cepiring memiliki tingkat religuitas yang baik baik di lingkungan tempat tinggal sekitar mauapun diluar hal tersebut menunjukan tingginya nilai keagamaan yang di anut oleh masyarakat sekitar dan telah terjadi secara turun temurun. Dengan Nilai religuitas yang tinggi dapat menambah ketenanagn jiwa dan mengurangi beban pikiran dari permasalahan psikologis khususnya.