Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Journal of Forest Science Avicennia

Kelayakan dan Kesesuaian Lahan Kawasan Wisata Pemandian Gumbang Ganang Sambelia Lombok Timu Devi Devi Nurlaely; Irwan Mahakam Lesmono Aji; Kornelia Webliana B
Journal of Forest Science Avicennia Vol. 5 No. 2 (2022): AGUSTUS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/avicennia.v5i1.19935

Abstract

Pemandian Gumbang Ganang memiliki potensi sebagai kawasan wisata alam. Namun faktanya Kawasan tersebut masih perlu untuk dikembangakan baik dari segi infrastruktur maupun dari segi lainnya karena pengelolaanya masih belum optimal. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kelayakan objek daya Tarik wisata alam pemandian Gumbang Ganang, mengetahui analisis kesesuaian lahan untuk aktifitas wisata. Penelitian ini dilaksanakan pada wisata alam pemandian Gumbang Ganang dengan menggunakan pendekatan Kualitatif, untuk analisis kelayakan dianalisis menggunakan pedoman Analisis Daerah Operasi Objek Daya Tarik Wisata Alam Dirjen PHKA 2003, analisis kesesuaian wisata dianalisis menggunakan pedoman lanskape oleh Fandeli, 2008. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa, pemandian Gumbang Ganang dikatakan layak untuk dikembangkan dengan persentase nilai 76,00 %. Untuk analisis kesesuaian wisata dikatakan sesuai jika dilihat pada area berkemah dan area piknik pada aspek- aspek seperti struktur tanah, kedalaman tanah, tekstur, kemiringan, kebatuan atau kebatukarangan.
Biomassa dan Serapan Karbon Hutan Mangrove Tanjung Batu, Desa Sekotong Tengah, Kabupaten Lombok Barat Diah Permata Sari; Maiser Syaputra; Kornelia Webliana B
Journal of Forest Science Avicennia Vol. 5 No. 2 (2022): AGUSTUS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/avicennia.v5i1.20569

Abstract

Pemanasan global menjadi faktor penyebab perubahan iklim dunia.  Dampak pemanasan global salah satunya adalah mencairnya es di kutub yang menyebabkan naiknya permukaan air laut yang menjadi ancaman bagi ekosistem pesisir yang salah satunya adalah ekosistem hutan mangrove.  Peran ekosistem mangrove dalam mitigasi pemanasan global adalah dengan mengurangi konsentrasi CO2 yang disimpan dalam bentuk cadangan karbon.  Kawasan mangrove Tanjung Batu merupakan bagian dari Kawasan Ekosistem Esensial (KEE) Koridor Mangrove Teluk Lembar yang memiliki peran penting dalam upaya konservasi mangrove khususnya di Kabupaten Lombok Barat.  Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis biomassa dan serapan karbon hutan mangrove Tanjung Batu.  Pengambilan data biomassa dilakukan dengan petak ukur ganda dengan metode jalur berpetak.  Data vegetasi mangrove dianalisis menggunakan persamaan allometrik untuk analisis biomassa, cadangan karbon dan serapan karbon.  Berdasarkah hasil penelitian, total estimasi nilai biomassa yang dihasilkan oleh hutan mangrove  Tanjung Batu yaitu 1621,74 ton dan jenis Rhizophora stylosa menjadi penyumbang terbesarnya.  Total estimasi cadangan karbon di hutan mangrove Tanjung Batu yaitu 810,87 ton dan serapan karbonnya 3048,87 ton CO2 dan jenis Rhizophora stylosa menjadi penyumbang terbesarnya.
Daya Dukung Wisata Alam Air Terjun Segenter Di Taman Hutan Raya Nuraksa, Kabupaten Lombok Barat Ni Kadek Mayaning Sari; Endah Wahyuningsih; Kornelia Webliana B
Journal of Forest Science Avicennia Vol. 5 No. 2 (2022): AGUSTUS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/avicennia.v5i1.21422

Abstract

Taman Hutan Raya Nuraksa merupakan satu-satunya taman hutan raya yang terdapat di Provinsi Nusa Tenggara Barat. Salah satu obyek daya tarik wisata alam unggulan yang menjadi daya tarik utama di Tahura Nuraksa adalah Air Terjun Segenter. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan (1) mengetahui nilai daya dukung fisik (PCC) di kawasan wisata alam air terjun segenter, (2) mengetahui nilai daya dukung riil (RCC) di kawasan wisata alam air terjun segenter, dan (3) mengetahui nilai daya dukung efektif (ECC) di kawasan wisata alam air terjun segenter. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dan penentuan lokasi penelitian menggunakan purposive sampling dengan pertimbangan banyaknya wisatawan yang berkunjung di wisata alam Air Terjun Segenter dan belum adanya data mengenai nilai daya dukung pada wisata alam tersebut. Metode pengambilan data dilakukan dengan observasi, wawancara, dan studi pustaka. Hasil penelitian menunjukan bahwa jumlah wisatawan air terjun segenter belum melebihi kapasitas daya dukungnya atau masih dapat dimaksimalkan. Nilai daya dukung fisik untuk kegiatan piknik yaitu 3.798 orang/hari, untuk kegiatan berenang yaitu 62 orang/hari. Nilai daya dukung riil untuk kegiatan piknik yaitu 1.740 orang/hari dan untuk kegiatan berenang yaitu 28 orang/hari. Nilai daya dukung efektif yaitu 583 orang/hari
Karakteristik Biopelet Dari Bahan Sekam Padi Dan Serbuk Gergaji Kayu Jati (Tectona grandis Linn.F) Dhimas Mardyanto Prasetyo; Febriana Tri Wulandari; Kornelia Webliana B
Journal of Forest Science Avicennia Vol. 5 No. 2 (2022): AGUSTUS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/avicennia.v5i1.21597

Abstract

Pemanfaatan limbah sekam padi dan serbuk gergaji kayu jati sebagai biopelet menjadi salah satu solusi untuk menghindari masalah baru bagi lingkungan  Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui nilai sifat fisis biopelet dari bahan sekam padi dan serbuk gergaji kayu jati serta untuk mengetahui kualitas biopelet dari bahan sekam padi dan serbuk gergaji kayu jati. Penelitian ini dilakukan menggunakan metode eksperimen yang dibuat dengan rancangan acak lengkap non factorial. Pembuatan contoh uji dibuat berdasarkan 3 perlakuan yaitu sekam padi komposisi 100%, serbuk gergaji kayu jati komposisi 100%, dan campuran antara sekam padi dan serbuk gergaji kayu komposisi 50% : 50%. Pengujian dilakukan mengikuti Standar Nasional Indonesia (SNI) 8675 :2018. Hasil penelitian dianalisis menggunakan software spss 24, kemudian dilakukan uji lanjut menggunakan uji LSD dengan taraf kepercayaan 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa formulasi terbaik dihasilkan oleh biopelet terdapat pada perlakuan serbuk gergaji kayu jati komposisi 100% dengan kadar air 3,03%; kadar abu 2,76%; kadar zat terbang 91,93%; kadar karbon terikat 4,24% dan nilai kalor 17,28 MJ/kg. Apabila dibandingkan dengan SNI 8675:2018, hasil perlakuan serbuk gergaji kayu komposisi 100% dari lima pengujian terdapat dua pengujian yang tidak lulus SNI yaitu kadar zat dan kadar karbon terikat. Sedangkan untuk perlakuan sekam padi komposisi 100% dan campuran komposisi 50% : 50% dari lima pengujian terdapat tiga pengujian tidak lulus SNI yaitu kadar abu, nilai kalor dan kadar karbon terikat. Hal ini diakibatkan karena adanya kandungan bahan baku berupa lignin, selulosa, sukrosa dan hemiselulosa yang berpengaruh terhadap tinggi rendahnya kadar abu, kadar zat terbang dan nilai kalor serta karbon terikat. Kemudian hasil uji lanjut terdapat interaksi antara sekam padi, serbuk gergaji kayu jati dan campuran sehingga berpengaruh nyata terhadap kadar air, kadar abu, kadar zat terbang, nilai kalor dan karbon terikat.