Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Analisis Prinsip Demokrasi Dalam Konstitusi Indonesia: Tinjauan Terhadap Implementasi dan Tantangannya Izwah Marhamah; Anis Sri Wijayanti; Martika Suci Ristyawati; Sella Agri Bardana; Dian Permata Sari
Intellektika : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Vol. 2 No. 6 (2024): November: Jurnal Ilmiah Mahasiswa
Publisher : STIKes Ibnu Sina Ajibarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59841/intellektika.v2i6.2020

Abstract

This article discusses the principles of democracy in the 1945 Constitution of Indonesia as the foundation of the country's governance system. Democracy, emphasizing popular sovereignty, freedom, equality, and public participation, is enshrined in various articles of the Constitution, such as Article 1(2), Article 22E, and Article 28. This article analyzes how these principles are implemented in practice through mechanisms such as elections, public participation, and freedom of expression. However, the implementation of democracy in Indonesia faces various challenges, including money politics, identity politicization, social inequality, and weak law enforcement. Using a descriptive-analytical approach to secondary data, the article finds that while democracy has a solid constitutional foundation, these challenges hinder its quality. The article recommends regulatory strengthening, enhanced political education, and eradication of corruption practices to support a more inclusive and representative democracy.
Pendidikan Generasi Muda di PW GP Ansor Lampung Fina Tri Nur Maharani; Izwah Marhamah; Rita Fatma Syafira; Ana Mentari; Rima Yuni Saputri
JURNAL MULTIDISIPLIN ILMU AKADEMIK Vol. 2 No. 3 (2025): Juni
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jmia.v2i3.4544

Abstract

This study aims to observe the role of the Regional Leadership of the Ansor Youth Movement (PW GP Ansor) in Lampung in educating the younger generation, particularly in shaping character, leadership, and social engagement. Through direct observation and interviews with the chairman of PW GP Ansor Lampung, it was found that the organization actively fosters youth development through regular cadre training, leadership programs, religious-social activities, and creative economic empowerment initiatives. Despite facing challenges, especially in funding, PW GP Ansor Lampung strives to overcome them by establishing business units and collective livestock farms. The findings show that the organization plays a crucial role in instilling nationalism, religious values, and enhancing the social skills of youth in Lampung Province, thus creating innovative and transformative agents of change for society.
PEMERINTAHAN DAERAH DI INDONESIA: BENTUK, SUSUNAN, DAN PERANNYA DALAM PEMBANGUNAN Nurul Aini; Dhea Novitasari; Izwah Marhamah; Malikah Alya Azzahra; Anisa Dwi Lestari; Alvina Juliani Bahri; Andita Novaliana; Zazkia Falia Putri; Ana Mentari; Putut Ary Sadewo
JPNM Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin Vol. 3 No. 4 (2025): December : Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin (ACCEPTED)
Publisher : SM Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59945/jpnm.v3i4.855

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk, susunan, dan peran pemerintahan daerah dalam pembangunan di Indonesia. Sebagai negara kesatuan yang menerapkan asas desentralisasi, Indonesia memberikan otonomi yang luas kepada pemerintah daerah untuk mengatur dan mengurus sendiri urusan pemerintahan serta pembangunan. Struktur pemerintahan daerah terdiri atas provinsi, kabupaten, dan kota yang masing-masing memiliki kewenangan, perangkat, serta mekanisme kelembagaan yang diatur dalam kerangka hukum nasional. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur melalui telaah terhadap jurnal ilmiah, buku referensi, regulasi, serta dokumen resmi pemerintah. Analisis dilakukan dengan teknik analisis isi untuk mengidentifikasi konsep, struktur, serta fungsi pemerintahan daerah dalam konteks pembangunan. Hasil kajian menunjukkan bahwa pemerintahan daerah memiliki peran strategis dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, memperkuat pembangunan ekonomi lokal, menyediakan pelayanan publik, serta mengembangkan infrastruktur dasar. Namun, pelaksanaan otonomi daerah masih menghadapi berbagai tantangan seperti korupsi, birokrasi yang tidak efektif, keterbatasan sumber daya, dan rendahnya partisipasi masyarakat. Di sisi lain, terdapat peluang besar melalui penguatan desentralisasi, pemanfaatan teknologi informasi, serta optimalisasi potensi sumber daya daerah. Secara keseluruhan, penelitian ini menegaskan pentingnya penguatan kapasitas kelembagaan daerah untuk mewujudkan pembangunan yang inklusif, berkelanjutan, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.