Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Pengaruh Employee Engagement dan Work Life Balance terhadap Kinerja Pegawai melalui Kepuasan Kerja: Studi pada Rumah Sakit UMMI Kota Bogor Ammar Askar; Roy G.A Massie; Corrie Mary Milka Inkiriwang; Marisi Pakpahan
SEIKO : Journal of Management & Business Vol 8, No 2 (2025): July - December
Publisher : Program Pascasarjana STIE Amkop Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/sejaman.v8i2.10173

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh employee engagement dan work life balance terhadap kepuasan kerja serta dampaknya pada kinerja pegawai di Rumah Sakit UMMI Kota Bogor. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei melalui kuesioner kepada 90 responden. Data dianalisis menggunakan teknik path analysis dengan bantuan perangkat lunak AMOS 24.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa employee engagement berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja, namun pengaruh langsung terhadap kinerja pegawai tidak signifikan. Work life balance terbukti berpengaruh positif dan signifikan baik terhadap kepuasan kerja maupun kinerja pegawai. Selain itu, kepuasan kerja berperan penting sebagai variabel mediasi, di mana employee engagement dan work life balance secara tidak langsung meningkatkan kinerja pegawai melalui kepuasan kerja. Implikasi dari penelitian ini menekankan pentingnya manajemen rumah sakit dalam memperkuat keterlibatan pegawai serta menciptakan keseimbangan antara pekerjaan dan kehidupan pribadi untuk meningkatkan kinerja. Studi ini berkontribusi pada pengembangan teori manajemen sumber daya manusia di sektor kesehatan serta memberikan rekomendasi praktis bagi pengelola rumah sakit dalam meningkatkan mutu layanan melalui optimalisasi faktor SDM.
Penguatan Kepemimpinan Kepala Daerah dan Tata Kelola Pemerintahan Daerah Guna Mengakselerasi Pembangunan Daerah dan Sinkronisasi Astacita Presiden Prabowo Subianto Verry Albert Jekson Mardame Silalahi; K.P. Suharyono S. Hadiningrat; Sri Sundari; Marisi Pakpahan
SEIKO : Journal of Management & Business Vol 8, No 2 (2025): July - December
Publisher : Program Pascasarjana STIE Amkop Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/sejaman.v8i2.10040

Abstract

Pembangunan daerah di Indonesia masih menghadapi tantangan besar, khususnya disparitas antara Pulau Jawa dan luar Pulau Jawa. Ketimpangan infrastruktur, anggaran, sumber daya manusia, dan investasi menjadi penyebab utama kesenjangan ini. Kepemimpinan kepala daerah dan tata kelola pemerintahan yang baik (good governance) menjadi kunci untuk mengatasi tantangan tersebut. Visi Presiden Prabowo Subianto, Astacita, yang menekankan pembangunan berkelanjutan, pemerataan ekonomi, dan peningkatan kualitas SDM, sangat relevan dalam konteks ini. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran kepemimpinan dan tata kelola dalam mendorong pembangunan daerah serta strategi mengurangi disparitas dan menyelaraskan kebijakan daerah dengan visi nasional. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, berfokus pada fenomena kepemimpinan dan tata kelola pemerintahan. Hasil menunjukkan bahwa penguatan kapasitas kepemimpinan, kolaborasi antar daerah, pemanfaatan teknologi digital, dan partisipasi masyarakat merupakan langkah strategis. Selain itu, sinkronisasi kebijakan daerah dengan visi Astacita diperlukan untuk pembangunan inklusif dan berkelanjutan. Kesimpulannya, kepemimpinan yang kuat, transparan, akuntabel, dan partisipatif menjadi kunci utama. Rekomendasi mencakup peningkatan kapasitas kepemimpinan, penguatan kerja sama antar daerah, optimalisasi teknologi, serta evaluasi kinerja yang komprehensif. Dengan implementasi rekomendasi ini, diharapkan pembangunan daerah menjadi lebih merata, inklusif, dan sejalan dengan visi nasional.