Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Cyberbullying pada Anak di Sekolah Suwito, Suwito; Rahman Upara, Abdul; Yeti Andrias, Maria; Muslim, Muslim; A. Tuhumurry, Harry; Irsan, Irsan; Annisa Nurlia Mamonto, Andi
Jurnal Bangun Abdimas Vol 3 No 2: November 2024
Publisher : PT. Bangun Harapan Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56854/ba.v3i2.419

Abstract

Perkembangan teknologi berdampak perubahan pada tingkah atau perilaku khususnya pelajar dalam bersosialisasi dan berkomunikasi. Namun tidak jarang penggunaan media tersebut mempunyai dampak negatif. Salah satu dampak negatifnya adalah perilaku cyberbullying. Peserta didik yang masih dalam masa perkembangan yakni masa pubertas, merupakan peralihan dari masa anak-anak ke masa remaja. Tidak sedikit kasus yang pernah terjadi terhadap pelajar tersebut tentang cyberbullying. Penelitian ini menjelaskan fenomena cyberbullying terhadap para pelajar di sosial media. Selain itu, penelitian ini juga akan menguraikan dampak negatif bagi korban dan pelaku dari cyberbullying ini terhadap para pelajar.
KEGIATAN PENGABDIAN MASYARAKAT PENAMAN MANGROVE DI CIBERI Annisa Nurlia Mamonto, Andi; Sari, Liani; Mamonto, Samuel; Irsan; M. Usulu, Elvira; Suratini; A. Tuhumurry, Harry
Jurnal Pengabdian Kolaborasi dan Inovasi IPTEKS Vol. 1 No. 5 (2023): Oktober
Publisher : CV. Alina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59407/jpki2.v1i5.116

Abstract

Mangrove merupakan salah satu ekosisterm terpenting di dunia yang terletak di Kawasan pesisir, mangrove memiliki fungsi yang sangat penting bagi kelautan dan penjaga Pantai dari abrasi serta sebagai mata rantai makanan di suatu perairan, yang dapat menumpang kehidupan berbagai jenis ikan, udang dan moluska. Salah satu daerah yang mempunyai hutang manrove dan cukup rentan dengan terjadinya abrasi adalah Ciberi. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman Masyarakat tentang pentingnya mangrove dalam mencegah terjadi abrasi. Kegiatan ini melibatkan Anggota Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) sebagai insan akademisi yang bekerja sama dengan TNI (Komando Armada Pangkalan Utama TNI AL X) untuk menyelenggarakan kegiatan Penanaman Mangrove. Secara umum, kegiatan ini berjalan dengan lancer diharapkan dengan adanya kegiatan ini, Masyarakat Pantai Ciberi dapat memahami dan mengambil manfaat besar yang dimiliki oleh mengrove serta mencegah dari abrasi.
LEGAL PROTECTION FOR CONSUMERS BUYING AND SELLING USED IMPORTED CLOTHES (CAKAR BONGKAR) ACCORDING TO LAW NUMBER 8 OF 1999 CONCERNING CONSUMER PROTECTION Annisa Nurlia Mamonto, Andi; Tuharea, Farida; Ibrahim, Nanang; Asmi, Nurul; Kusuma Irjananta, Rama
JOURNAL EQUITABLE Vol 11 No 2 (2026)
Publisher : LPPM, Universitas Muhammadiyah Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37859/jeq.v11i2.11422

Abstract

This study examines the legal protection of consumers in the practice of buying and selling imported secondhand clothing (commonly known as cakar bongkar) within the framework of Indonesian law. The research employs a normative juridical method with a statutory and conceptual approach, focusing on the analysis of Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen and related regulations governing trade and consumer rights. The findings indicate that, in principle, the sale and purchase of secondhand goods are legally valid under civil law, provided that the transaction fulfills the essential requirements of a valid agreement, including consent, legal capacity, a specific object, and a lawful cause, as stipulated in Kitab Undang-Undang Hukum Perdata. However, such transactions must also adhere to transparency principles, particularly in providing accurate and honest information regarding the condition of goods. Furthermore, the study reveals that the circulation of imported secondhand clothing is explicitly prohibited under Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2014 tentang Perdagangan and Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 40 Tahun 2022, due to concerns related to consumer safety and the protection of domestic industries. Consumers are entitled to legal remedies, including compensation and dispute resolution mechanisms, when they suffer losses due to defective or harmful products. Nevertheless, legal protection becomes limited when consumers knowingly engage in transactions involving prohibited goods. Therefore, effective consumer protection requires not only comprehensive regulations but also consistent law enforcement, government supervision, and increased legal awareness among both business actors and consumers.