p-Index From 2021 - 2026
0.882
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Literasiologi
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

TEORI KONSTRUKTIVISME: IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH UNTUK MENINGKATKAN BERPIKIR KRITIS DALAM PEMBELAJARAN PAI Nisa, Khoirun; Tiara, Meza; Irama, Debi; Sutarto, Sutarto; Rizal, Syamsul
Jurnal Literasiologi Vol 12 No 4 (2024): Jurnal Literasiologi
Publisher : Yayasan Literasi Kita Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47783/literasiologi.v12i4.832

Abstract

Penelitian ini bertujuan Mengetahui Implementasi teori konstruktivisme melalui pendekatan pembelajaran berbasis masalah untuk meningkatkan berpikir kritis dalam pembelajaran PAI. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan menggunakan jenis penelitian field research. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menemukan bahwa: implementasi teori konstruktivisme melalui pendekatan pembelajaran berbasis masalah (PBL) dalam Pendidikan Agama Islam (PAI) di sekolah dasar berdampak positif terhadap beberapa aspek pembelajaran siswa dan terbukti mampu meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa, memperkuat kemandirian dan partisipasi aktif dalam pembelajaran, serta membantu siswa memahami dan mengaplikasikan nilai-nilai agama dalam kehidupan sehari-hari.
Pengaruh Motivasi Belajar Terhadap Capaian Pembelajaran Peserta Didik Pada Pembelajaran PAI Wiranata, Erik; Nisa, Khoirun; Irama, Debi; Harmi, Hendra; Nurmal, Ifnaldi
Jurnal Literasiologi Vol 13 No 2 (2025): Jurnal Literasiologi
Publisher : Yayasan Literasi Kita Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47783/literasiologi.v13i2.909

Abstract

Penelitian ini bertujuan pertama , mengetahui motivasi belajar peserta didik pada pembelajaran PAI. Kedua, mengetahui capaian pembelajaran peserta didik pada pembelajaran PAI. Ketiga, mengetahui pengaruh motivasi belajar peserta didik terhadap capaian pembelajaran pada pembelajaran PAI. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif, populasi sebanyak 35 dan sampel dengan menjadikan populasi sebagai sampel, dengan taaf kesalahan 5%. Jenis data yang digunakan data kuantitatif, dengan sumbe data primer dan sekunder. Teknik pengumpulan data dengan observasi, angket dan dokumentasi. Teknik analisis data dari uji validitas, uji reliabilitas, persentase, dan uji korelasi. Hasil penelitian pertama, bahwa peserta didik pada pembelajaran PAI lebih banyak memiliki motivasi belajar dalam kategori baik (B) sebanyak 47% kemudian disusul dengan 34% peserta didik dengan motivasi belajar dalam kategori Sangat Baik (SB) pada pembelajaran PAI. Kedua, Capaian Pembelajaran peserta didik pada pembelajaran PAI dalam kategori baik (B) sebanyak 38% kemudian disusul dengan 31% dalam kategori Sangat Baik (SB). Ketiga, Terdapat pengaruh motivasi belajar terhadap capaian pembelajaran peserta didik pada pembelajaran PAI, Berdasarkan tabel interpretasi koefisien korelasi nilai r, maka ditemukan nilai rhitung sebesar 0.399, sementara rtabel dengan taraf kesalahan 5% dengan nilai 0.334. Dengan demikian artinya rhitung > rtabel atau 0.399 > 0.334.
PENGARUH LINGKUNGAN PERGAULAN REKAN SEBAYA TERHADAP MOTIVASI BELAJAR SISWA DALAM MATA PELAJARAN AKIDAH AKHLAK DI MTS N LEBONG Nisa, Khoirun; Tiara, Meza; Irama, Debi; Ristianti, Dina Hajja; Hamengkubuwono, Hamengkubuwono
Jurnal Literasiologi Vol 13 No 2 (2025): Jurnal Literasiologi
Publisher : Yayasan Literasi Kita Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47783/literasiologi.v13i2.929

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh lingkungan pergaulan rekan sebaya terhadap motivasi belajar siswa dalam mata pelajaran Akidah Akhlak di MTsN Lebong. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei, dan teknik analisis data berupa regresi linier sederhana. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa MTsN Lebong dengan jumlah sampel sebanyak 65 responden yang diambil secara purposive. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat pengaruh positif dan signifikan antara lingkungan pergaulan rekan sebaya terhadap motivasi belajar siswa, dengan nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,808. Artinya, 80,8% variasi motivasi belajar siswa dapat dijelaskan oleh variabel lingkungan pergaulan rekan sebaya, sementara sisanya dipengaruhi oleh faktor lain. Nilai signifikansi sebesar 0,000 dan koefisien regresi sebesar 0,885 memperkuat bahwa pengaruh tersebut sangat kuat dan konsisten. Temuan ini menunjukkan pentingnya peran teman sebaya dalam membentuk semangat dan motivasi belajar siswa, khususnya dalam pembelajaran yang berkaitan dengan nilai-nilai keagamaan. Oleh karena itu, sekolah dan orang tua perlu mendorong terciptanya lingkungan pergaulan yang positif untuk menunjang keberhasilan belajar siswa.
Implementasi Asesmen Formatif dalam Pembelajaran PAI untuk Meningkatkan Keterlibatan Belajar Siswa di SDN 91 Rejang Lebong Dewanti, Asri Hajar; Irama, Debi; Marinda, Aflia Bela; Daheri, Mirzon; Taqiyuddin, Muhammad
Jurnal Literasiologi Vol 14 No 2 (2025): Jurnal Literasiologi
Publisher : Yayasan Literasi Kita Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47783/literasiologi.v14i2.1028

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan implementasi asesmen formatif dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam serta dampaknya terhadap keterlibatan belajar siswa di SDN 91 Rejang Lebong. Latar belakang penelitian berangkat dari kebutuhan untuk meningkatkan kualitas proses pembelajaran melalui penilaian yang tidak hanya berorientasi pada hasil akhir, tetapi juga mendukung perkembangan siswa secara berkelanjutan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara dengan guru dan siswa, observasi langsung di kelas, serta dokumentasi perangkat pembelajaran. Analisis data dilakukan melalui reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru telah menerapkan asesmen formatif melalui teknik tanya jawab, kuis sederhana, dan pengamatan perilaku siswa. Pelaksanaan asesmen formatif berdampak positif terhadap keterlibatan belajar siswa yang terlihat dari meningkatnya partisipasi, keberanian bertanya, serta antusiasme mengikuti kegiatan pembelajaran. Meskipun demikian, ditemukan beberapa kendala seperti keterbatasan waktu, belum adanya instrumen baku, dan variasi tingkat keaktifan siswa. Penelitian menyimpulkan bahwa asesmen formatif berperan penting dalam menciptakan pembelajaran PAI yang lebih interaktif dan berpusat pada siswa. Disarankan agar guru memperkuat perencanaan asesmen dan sekolah memberikan pelatihan untuk mendukung penerapannya secara optimal.
Inovasi Pembelajaran Berbasis Teknologi Digital untuk Meningkatkan Kompetensi Belajar Peserta Didik di SMP Muhammdiyah 1 Curup Marinda, Aflia Bela; Dewanti, Asri Hajar; Irama, Debi; Hamengkubuwono, Hamengkubuwono; Idris, Muhammad
Jurnal Literasiologi Vol 14 No 3 (2025): Jurnal Literasiologi
Publisher : Yayasan Literasi Kita Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47783/literasiologi.v14i3.1054

Abstract

Perkembangan teknologi digital menuntut adanya inovasi dalam proses pembelajaran agar mampu meningkatkan kompetensi belajar peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan inovasi pembelajaran berbasis teknologi digital serta menganalisis kontribusinya terhadap peningkatan kompetensi belajar siswa sekolah menengah. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi proses pembelajaran, wawancara mendalam dengan guru dan siswa, serta analisis dokumen pembelajaran digital yang digunakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan platform digital seperti Learning Management System (LMS), video pembelajaran interaktif, dan aplikasi kuis digital mampu meningkatkan keterlibatan, motivasi, dan pemahaman konsep siswa. Guru memanfaatkan teknologi untuk memperkaya materi, mempermudah evaluasi, serta memfasilitasi pembelajaran mandiri. Namun, penelitian juga menemukan hambatan berupa keterbatasan akses internet, variasi kemampuan literasi digital siswa, dan kesiapan guru dalam merancang media digital. Secara keseluruhan, inovasi pembelajaran berbasis teknologi digital terbukti memberikan dampak positif terhadap kompetensi belajar siswa, meskipun membutuhkan dukungan infrastruktur dan peningkatan kapasitas guru. Penelitian ini memberikan implikasi penting bagi pengembangan strategi pembelajaran inovatif di era digital.