Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Equivalent Single Layer Approach for Buckling Analysis of Stiffened Panel Under Bi-Axial Compression and Lateral Pressure Teguh Putranto; Ardi Nugroho Yulianto; Dedi Budi Purwanto; Dony Setyawan
International Journal of Marine Engineering Innovation and Research Vol 8, No 3 (2023)
Publisher : Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j25481479.v8i3.18595

Abstract

Ship structure composed of stiffened plates is subjected to a variety of loading conditions during service, which can lead to buckling. As a result of panel buckling, the overall strength of the ship hull girder is reduced, which is what determines the ultimate strength of the hull girder. The ultimate strength analysis can be accomplished with finite element (FE) simulation, but detailed modeling can be time-consuming. Due to these reasons, it is more advantageous and costeffective to replace the three-dimensional (3D) stiffened panel model with a two-dimensional (2D) equivalent single layer (ESL) plate. This shift from 3D to 2D is premised on the accuracy of ESL in representing the various buckling modes of stiffened panels, which are determined by panel topology and boundary conditions. Therefore, an equivalent single layer plate (ESL) that represents a stiffened panel is evaluated in different buckling modes. Considering that ESL is asymmetric in nature, any modification of the stiffened panel's geometry has a significant effect on the buckling modes. In this paper, we are concerned with two modes of buckling: (i) local buckling within the stiffeners of the plate and web, and (ii) local lateraltorsional buckling within the stiffeners. According to the results, ESL is capable of accurately predicting the effect of local buckling in combination of biaxial compression and lateral pressure.
Studi Pengaruh Penguatan Pada Struktur Lambung Berbahan HDPE terhadap Deformasi Kapal Menggunakan Metode Elemen Hingga Adifatama, Alifiansyah Surya; Setyawan, Dony; Ariesta, Rizky Chandra
Jurnal Teknik ITS Vol 13, No 3 (2024)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373539.v13i3.152709

Abstract

Proses perancangan kapal merupakan tahap awal yang krusial dalam pembuatan kapal, di mana penentuan dimensi kapal harus sesuai dengan tujuan dan kebutuhan kapal yang akan diproduksi. Meskipun dimensi kapal telah dihitung dengan cermat, perubahan dimensi selama masa operasional masih mungkin terjadi dan berdampak pada tegangan struktur kapal. Kapal berbahan High Density Polyethylene (HDPE) dipilih sebagai objek penelitian karena kekuatan mekanik dan ketahanannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan penguatan pada lambung kapal berbahan HDPE terhadap kekuatan kapal dan mengurangi deformasi yang terjadi. Analisis dilakukan menggunakan metode elemen hingga pada variasi kapal dengan panjang berbeda yaitu 6 m, 10,4 m, 16 m, dan 24 m, serta membandingkan penguatan menggunakan aluminium dan baja. Penelitian menunjukkan bahwa penambahan penguatan pada lambung kapal berbahan HDPE secara signifikan mengurangi deformasi. 2. Pada variasi kapal 6 m didapatkan penguatan paling optimal pada kapal yaitu pada variasi material baja ketebalan 6 mm dengan deformasi maksimum sebesar 2,321 mm. Lalu, untuk variasi model kapal 10,4 m didapatkan penguatan paling optimal pada kapal yaitu pada variasi material alumunium ketebalan 6 mm dengan deformasi maksimum sebesar 3,357 mm. Kemudian untuk variasi model kapal 16 m didapatkan penguatan paling optimal pada kapal yaitu pada variasi material baja ketebalan 6 mm dengan deformasi maksimum sebesar 11,354 mm. Untuk variasi model kapal 24 m didapatkan penguatan paling optimal pada kapal yaitu pada variasi material baja ketebalan 8 mm dengan deformasi maksimum sebesar 41,263 mm.