Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pemberdayaan Perempuan Desa Bayem Taman Melalui Produksi Lilin Aromaterapi Berbasis Minyak jelantah Reni, Dewi Susilo; Syah, Nur Ifan; Nuraisyah, Farihatun; Safitri, Dewi; Lestari, Yuni Dwi; Mustofiyah, Siti Miftah; Nastiti, Annisa Sholihatun; Pratama, Yuliang Angga; Jalaludin, Muhammad; Kholis, Ahmad Nur; Zada, Fikri Almer; Maulana, Muhammad Iqbal; Noviani, Irma
Jurnal Medika: Medika Vol. 4 No. 3 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/fsj98t55

Abstract

Permasalahan limbah minyak jelantah yang mencemari lingkungan menjadi isu penting di Desa Bayem Taman. Di sisi lain, rendahnya partisipasi perempuan dalam kegiatan ekonomi produktif masih menjadi tantangan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan perempuan desa melalui pelatihan pembuatan lilin aromaterapi berbahan dasar minyak jelantah. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR), yang menekankan keterlibatan aktif peserta sejak tahap identifikasi masalah, perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi. Sasaran kegiatan adalah ibu-ibu PKK yang dilatih secara langsung dalam proses produksi lilin mulai dari pengolahan minyak bekas hingga pencetakan produk akhir. Hasil pengabdian menunjukkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta dalam mengolah limbah menjadi produk bernilai jual. Selain itu, kegiatan ini juga mendorong kesadaran lingkungan dan potensi ekonomi kreatif berbasis rumah tangga. Lilin aromaterapi yang dihasilkan tidak hanya berfungsi sebagai pengharum ruangan alami, tetapi juga sebagai simbol inovasi lokal yang ramah lingkungan. Kegiatan ini penting karena mampu memberikan solusi ganda terhadap isu lingkungan dan pemberdayaan ekonomi perempuan. Dengan dukungan berkelanjutan, inovasi ini berpotensi menjadi usaha mandiri yang berkelanjutan di tingkat desa.
Human Movement Detection System Based on the Internet of Things Syah, Nur Ifan; Sunardi, Sunardi
Buletin Ilmiah Sarjana Teknik Elektro Vol. 6 No. 2 (2024): June
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/biste.v6i2.10829

Abstract

This research refers to making an IoT-based movement system tool. This system is used to calculate the number of human movements entering a room and also people leaving the room. In this study, a Passive Infrared Receiver (PIR) sensor is used to detect the movement of people when entering a room. The sensor will trigger a calculation of the number of people passing through the device, equipped with NodeMCU ESP 8266 as a microcontroller, with NodeMCU ESP 8266 it is more efficient to connect to the WiFi module on the Internet of Things system without the need for other modules. The tool is also equipped with an LED light as a notification of movement, an indicator buzzer if the room is fully filled, and there is also a Liquid Crystal Display (LCD) which is used to display the number of human movements entering and leaving the room, as well as the people who are in the room. The sensitivity of the PIR sensor depends on the distance of the object to the sensor. The research is running well. Notifications from the LED light go according to their duties, if someone enters the room then LED 1 will light ON, and if someone leaves the room then LED 2 will light ON. The results of the application in detecting objects of people or visitors one by one are conditioned based on walking movements and based on a person's height posture from 150 cm to 170 cm the accuracy of the object is accurate, because the distance from the object to the The tool is not too far so the tool can easily detect its movement.
Membangun Karakter Bangsa: Integrasi Nilai-nilai Pancasila dalam Kehidupan Sehari-hari di MIN 2 Ngawi Syah, Nur Ifan; Wulandari, Sri; Rifa’i, Ahmad Iqbal; Aisyah, Farihatun Nur; Himmah, Fa’ikhotul; Anisa’, Ni’matul
MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Vol. 12 No. 4 (2025): Desember
Publisher : Program Studi PGMI Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama Al Hikmah Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69896/modeling.v12i4.3060

Abstract

Pancasila adalah ideologi bangsa dan dasar negara, setiap butir Pancasila yang mengandung nilai-nilai harus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Pancasila dapat menjadi petunjuk karakter bangsa Indonesia untuk menuju arah yang baik serta karakter bangsa yang menurun seiring meningkatnya ilmu pengetahuan. Oleh karena itu, bangsa Indonesia memerlukan adanya integritas nilai-nilai Pancasila yang mencerminkan kepribadian bangsa Indonesia. Penelitian ini mengkaji peran pendidikan Pancasila sebagai landasan pembentukan karakter bangsa yang berintegritas, khususnya di tengah tantangan globalisasi dan degradasi moral. Masalah utama yang diidentifikasi adalah masih rendahnya internalisasi nilai-nilai integritas seperti kejujuran, tanggung jawab, dan keadilan dalam kehidupan generasi muda, yang tercermin dari maraknya perilaku korupsi, intoleransi, dan melemahnya rasa kebangsaan. Solusi yang ditawarkan adalah penguatan pendidikan Pancasila melalui pendekatan holistik dan integratif, yaitu dengan mengintegrasikan nilai-nilai Pancasila ke dalam kurikulum, keteladanan guru, serta pembiasaan perilaku positif di lingkungan sekolah dan masyarakat. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis efektivitas pendidikan Pancasila dalam membentuk karakter berintegritas serta memberikan rekomendasi strategis untuk optimalisasi implementasinya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Hasil nya menunjukkan bahwa implementasi pendidikan Pancasila yang terintegrasi dalam kurikulum, didukung keteladanan guru, dan pembiasaan nilai-nilai luhur secara konsisten, mampu meningkatkan kesadaran dan perilaku integritas pada peserta didik. Penelitian ini merekomendasikan kolaborasi antara sekolah, keluarga, dan masyarakat agar pendidikan Pancasila benar-benar menjadi fondasi pembentukan karakter bangsa yang berintegritas.