Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

Dampak Kepemimpinan, Teamwork Dan Disiplin Kerja Terhadap Kinerja Karyawan PT. Sri Rejeki Isman Tbk Sukoharjo Panglipurningrum, Yofhi Septian; Rahman, Abdul; Pahlawi, Lukman Ahmad Imron
KELOLA Vol 12, No 1 (2025)
Publisher : STIE AUB Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kepemimpinan, Teamwork dan disiplin kerja, terhadap Kinerja Karyawan pada PT. Sri Rejeki Isman Tbk Sukoharjo. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah Karyawan PT. Sri Rejeki Isman Tbk Sukoharjo. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan kuesiner terhadap 98 responden yang ditentukan dengan menggunakan teknik pengambilan sampel yaitu Convenience Sampling dengan jenis metode yang digunakan yaitu simple random sampling. Kemudian dilakukan analisis terhadap data data diperoleh berupa analisis kuantitatif, uji asumsi klasik, regresi linier berganda, uji t, uji F dan uji koefisien determinasi ( ?2). Hasil pengujian menunjukkan bahwa variabel Kepemimpinan berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kinerja Karyawan ditunjukkan dengan nilai signifikansi sebesar 0,00. Variabel Teamwork berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kinerja Karyawan ditunjukkan dengan nilai signifikansi sebesar 0,021. Variabel teamwork berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kinerja Karyawan ditunjukkan dengan nilai signifikansi sebesar 0,012. Dan variabel kepemimpinan berpengaruh Positif dan signifikan terhadap Kinerja Karyawan ditunjukkan dengan nilai signifikansi sebesar 0,000. Sedangkan hasil uji F menunjukkan bahwa model regresi dapat digunakan untuk memprediksi Kinerja Karyawan, hal ini ditunjukkan dengan nilai signifikansi uji F sebesar 0,000. Hasil uji determinasi ( ?2) didapat hasil sebesar 0,598 yang berarti Kinerja Karyawan mampu dijelaskan oleh variabel kepemimpinan, teamwork dan disiplin kerja sebesar 59,8% sedangkan sisanya 40,2% dijelaskan oleh variabel lainnya yang tidak dimasukkan dalam model penelitian ini, antara lain : lingkungan kerja, komunikasi, budaya organisasi, Kepemimpinan, dan lain-lain. Variabel kepemimpinan merupakan variabel yang paling dominan dari empat variabel independen yang berpengaruh terhadap Kinerja Karyawan PT. Sri Rejeki Isman Tbk Sukoharjo.
Pemberdayaan Desa Binaan Proklim: Pembinaan dan Pendampingan untuk Masyarakat Demakan Mojolaban, Sukoharjo Jawa Tengah Diva Awatara, I Gusti Putu; Widianto, Tri; Pahlawi, Lukman Ahmad Imron; Susanti, Nani Irma; Sano, Yose
WASANA NYATA Vol 9, No 1 (2025)
Publisher : STIE AUB Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36587/wasananyata.v9i1.1974

Abstract

Desa Demakan Mojolaban, Sukoharjo dipilih sebagai lokasi pengabdian karena menghadapi tantangan dalam pengelolaan lingkungan dan penguatan ekonomi lokal berbasis potensi desa. Program ini bertujuan mendukung pencapaian status Proklim Lestari melalui peningkatan kapasitas masyarakat dan penerapan teknologi ramah lingkungan. Metode pelaksanaan dilakukan dengan pendekatan partisipatif berbasis komunitas (CBPR) dan Metode Transfer of Knowledge and Technology (ToKT) digunakan untuk mentransfer pengetahuan tentang keberlanjutan lingkungan, yang mencakup survei awal, pemetaan potensi, pelatihan tematik, transfer teknologi, serta pendampingan berkelanjutan. Teknologi tepat guna seperti biogas dan mikrohidro diperkenalkan, dan platform kampungiklim.com dimanfaatkan sebagai sarana edukasi, pemantauan, dan pelaporan. Monitoring dan evaluasi dilakukan secara kualitatif dan kuantitatif untuk menilai efektivitas program. Hasilnya menunjukkan peningkatan signifikan dalam pengetahuan masyarakat, penerapan teknologi ramah lingkungan, serta penguatan ekonomi desa berbasis pertanian terpadu dan produk lokal. Program ini terbukti efektif mendorong desa menuju keberlanjutan dan layak direplikasi di wilayah lain
Pemberdayaan Desa Binaan Proklim: Pembinaan dan Pendampingan untuk Masyarakat Demakan Mojolaban, Sukoharjo Jawa Tengah Diva Awatara, I Gusti Putu; Widianto, Tri; Pahlawi, Lukman Ahmad Imron; Susanti, Nani Irma; Sano, Yose
WASANA NYATA Vol 9, No 1 (2025)
Publisher : STIE AUB Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36587/wasananyata.v9i1.1974

Abstract

Desa Demakan Mojolaban, Sukoharjo dipilih sebagai lokasi pengabdian karena menghadapi tantangan dalam pengelolaan lingkungan dan penguatan ekonomi lokal berbasis potensi desa. Program ini bertujuan mendukung pencapaian status Proklim Lestari melalui peningkatan kapasitas masyarakat dan penerapan teknologi ramah lingkungan. Metode pelaksanaan dilakukan dengan pendekatan partisipatif berbasis komunitas (CBPR) dan Metode Transfer of Knowledge and Technology (ToKT) digunakan untuk mentransfer pengetahuan tentang keberlanjutan lingkungan, yang mencakup survei awal, pemetaan potensi, pelatihan tematik, transfer teknologi, serta pendampingan berkelanjutan. Teknologi tepat guna seperti biogas dan mikrohidro diperkenalkan, dan platform kampungiklim.com dimanfaatkan sebagai sarana edukasi, pemantauan, dan pelaporan. Monitoring dan evaluasi dilakukan secara kualitatif dan kuantitatif untuk menilai efektivitas program. Hasilnya menunjukkan peningkatan signifikan dalam pengetahuan masyarakat, penerapan teknologi ramah lingkungan, serta penguatan ekonomi desa berbasis pertanian terpadu dan produk lokal. Program ini terbukti efektif mendorong desa menuju keberlanjutan dan layak direplikasi di wilayah lain
Edukasi Keuangan Sebagai Upaya Meningkatkan Literasi Perbankan Pada Masyarakat di Lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Karanganyar Fatonah, Siti; Panglipurningrum, Yofhi Septian; Imron Pahlawi, Lukman Ahmad; PANGLIPURNINGRUM, YOFHI
Jurnal Pengabdian West Science Vol 3 No 07 (2024): Jurnal Pengabdian West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jpws.v3i07.1410

Abstract

Salah satu cara untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang produk dan jasa keuangan adalah dengan memberikan pendidikan keuangan. Semakin banyak masyarakat yang memahami tentang produk dan jasa keuangan, semakin banyak mereka yang dapat memanfaatkannya. Jika masyarakat menggunakan produk dan jasa keuangan dan merasakan manfaatnya, transaksi perbankan akan meningkat, yang pada gilirannya dapat mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat, yang pada gilirannya akan menghasilkan pemerataan ekonomi. Literasi keuangan didefinisikan sebagai pengetahuan, keterampilan, dan keyakinan yang memengaruhi sikap dan perilaku untuk meningkatkan pengambilan keputusan dan pengelolaan keuangan dalam rangka mencapai kesejahteraan. Sementara yang dimaksud dengan edukasi keuangan adalah serangkaian proses atau kegiatan yang dilakukan untuk meningkatkan pengetahuan dan pengetahuan tentang keuangan. Menurut BPS (2023), indeks pembangunan literasi masyarakat di Kabupaten Karanganyar adalah 66,57 persen. Namun, sekitar 33,43 persen orang di Kabupaten Karanganyar masih belum memahami apa itu literasi keuangan. Dalam lingkungan pemerintah daerah Kabupaten Karanganyar, tim pengabdian masyarakat memberikan edukasi keuangan dan perbankan kepada masyarakat.
Membangun Kinerja Karyawan Yang Optimal Di Tengah Pengaruh Stres Kerja, Motivasi Kerja Dan Insentif Di PT. BPR Lawu Artha Karanganyar Panjaitan, Reni Wati; Mahendra, Denny; Santosa, Jarot; Imron Pahlawi, Lukman Ahmad
KELOLA Vol 12, No 2 (2025)
Publisher : STIE AUB Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui, menganalisis dan memberikan bukti empiris secara parsial maupun simultan pengaruh stress kerja, motivasi kerja dan insentif terhadap kinerja karyawan.  Sampel dalam penelitian  ini berjumlah  48 responden  dengan teknik pengambilan  sampel metode sensus. Jenis dan sumber data diperoleh dari sumber data primer. Data dikumpulkan dengan cara membuat kuesioner Mengenai pengaruh stress kerja, motivasi kerja, insentif dan kinerja karyawan. Data hasil penelitian dianalisis dengan teknik uji kualitas kuesioner, uji asumsi klasik, uji analisis regresi linier berganda, uji  t, uji  F dan  koefesien  determinasi.  Hasil uji  validitas menyatakan  bahwa  semua item pernyataan variabel pengaruh stress kerja, motivasi kerja dan insentif, kinerja karyawan dinyatakan valid dan reliabel. Hasil uji asumsi klasik menunjukkan bahwa variabel stress kerja, motivasi kerja dan insentif, terbebas dari multikolonieritas, tidak terjadi autokorelasi, tidak terjadi heteroskedastisitas dan data terdistribusi normal. Hasil uji analisis regresi linier berganda menunjukkan bahwa secara parsial maupun simultan stress kerja, motivasi kerja dan insentif, berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan. Hasil perhitungan koefisien determinasi menunjukkan bahwa variabel stress kerja, motivasi kerja dan insentif, dapat menerangkan variabel kinerja karyawan sebesar 56.8% sedangkan sisanya 43.8% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak termasuk dalam penelitian ini, misalnya kepemimpinan, budaya organisasi dan lingkungan kerja.