Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

PELATIHAN PENINGKATAN SELF CONCEPT DAN SELF ACCEPTANCE PADA WARGA BINAAN DI LP PEREMPUAN KELAS II A MARTAPURA Eka Sri Handayani; Rudi Haryadi; Akhmad Rizkhi Ridhani; Zainal Fauzi
JURNAL PENGABDIAN AL-IKHLAS UNIVERSITAS ISLAM KALIMANTAN MUHAMMAD ARSYAD AL BANJARY Vol 6, No 1 (2020): AL-IKHLAS JURNAL PENGABDIAN
Publisher : Universitas Islam kalimantan MAB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (399.179 KB) | DOI: 10.31602/jpaiuniska.v6i1.3371

Abstract

Dalam lembaga pemasyarakatan, narapidana termasuk narapidana wanita yang melakukan tindak pidana menghadapi sejumlah permasalahan yang sangat berpengaruh terhadap psikologis mereka. Kehidupan yang dijalani seorang narapidana selama berada di penjara, membuat dirinya menghadapi berbagai masalah psikologis antara lain kehilangan keluarga, kehilangan kontrol diri, kehilangan model, dan kehilangan dukungan. Konsep diri yang positif adalah modal dalam berinteraksi di kehidupanbermasyarakat. Konsep diri positif membuat individu mampu menerima perbedaan antarpribadi dan mengatasi konflik secara konstruktif (Rogers dalam Batista, 2012). Konsep diri yang negatif membawa individu pada perasaan minder, harga diri yang rendah dan memunculkan perilaku yang tidak mendukung interaksi hubungan interpersonal.West dan Turner (2008) mengemukakan definisi konsep diri sebagai halyang ingin ditampilkan individu pada individu lain. Peserta dengan jumlah 30 orang (Peserta Warga Binaan) yang mengikuti pelatihan, umumnya mendapatkan kenaikan skor dari sebelumnya dalam kategori sedang dan meningkat menjadi masuk dalam kategori tinggi, pada skala Self Concept dan pada aspek atau pengukuran Self Acceptance, bisa di lihat dari semua peserta sebanyak 30 orang (Peserta Warga Binaan) yang mengikuti pelatihan, sebelumnya mendapatkan kategori rendah untuk penerimaan diri mereka, setelah mendapatkan pelatiihan mereka lebih bisa menerima keadaan dan menyesuaiakan diri dengan lingkungan selama menjadi Warga Binaan di Lapas Kelas II A Martapura.
PENYULUHAN TENTANG CARA MENINGKATKAN KEPERCAYAAN DIRI SISWA DENGAN FUN GAME PADA MUSYAWARAH GURU BIMBINGAN DAN KONSELING MTS KOTA BANJARMASIN Jarkawi Jarkawi; Zainal Fauzi
JURNAL PENGABDIAN AL-IKHLAS UNIVERSITAS ISLAM KALIMANTAN MUHAMMAD ARSYAD AL BANJARY Vol 2, No 1 (2016): AL-IKHLAS JURNAL PENGABDIAN
Publisher : Universitas Islam kalimantan MAB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (258.78 KB) | DOI: 10.31602/jpai.v2i1.521

Abstract

The purpose of community service this is to provide insight and alternative approaches in guidance and counseling services bkepada participants about increased confidence the students with techniques fun game. The method used in the dedication to the community there are various so members are not saturated in following the process of the implementation of community service, while the methods used namely lectures, discussions, and fun game.The results of this dedication to the community is the community service participants are very enthusiastic in participating in community service activities.Not only is it based on the results of evaluation results conducted executing dedication of the participants hold a more in-depth understanding of how increased confidence of students with engineering fun game.Keywords: Confidence, Fun game.
LAYANAN BIMBINGAN DAN KONSELING KEPADA SISWA PELAKU MEROKOK DI SMA NEGERI 6 BANJARMASIN abdul rahman akbar; Zainal Fauzi; Farial Farial
Jurnal Mahasiswa BK An-Nur : Berbeda, Bermakna, Mulia Vol 5, No 3 (2019)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al-Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (321.51 KB) | DOI: 10.31602/jmbkan.v5i3.2509

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah Untuk mengetahui bagaimana layanan bimbingan dan konseling apa saja yang digunakan disekolah, mengetahui bentuk atau gambaran layanan bimbingan dan konseling. Dari hasil penelitian, ciri-ciri siswa merokok dari segi fisik terlihat dari bibirnya yang menghitam dan badan yang kurus tidak terlalu gemuk dan dari segi non fisik terciumnya bau rokok diseragam. Guru BK memberikan layanan informasi dan layanan individu secara berkelanjutan kepada siswa yang merokok maupun tidak merokok. Serta bekerja sama dengan puskesmas didaerah tersebut untuk memberikan sosialisasi tentang dampak merokok kepada siswa. Untuk siswa yang merokok guru BK memberikan arahan tanpa memarahi siswa. Dan saat jam sekolah guru BK berusaha agar tidak terjadinya kelas kosong agar siswa tidak kepikiran untuk pergi merokok. Guru BK juga bekerja sama dengan guru pendidikan agama dan guru PKN agar menanamkan dan menguatkan jiwa religius siswa sehingga siswa berpikir jernih dan bisa membedakan antara baik dengan yang buruk. Untuk hal merokok dilingkungan sekolah, sekolah memberikan sanksi tegas berupa poin pelanggaran dan pemberian layanan BK dari guru BK tanpa dimarahi agar siswa merasa nyaman untuk berbagi cerita kepada guru BK dan mengetahui akar masalah munculnya pelanggaran tersebut. 
JUDUL ARTIKEL: LAYANAN KONSELING KELOMPOK DENGAN TEKNIK MODELING UNTUK MENERAPKAN ETIKA SISWA VIII SMP NEGERI 9 BANJARBARU Syamsul Ma’rif; Gusti Irhamni; Zainal Fauzi
Jurnal Mahasiswa BK An-Nur : Berbeda, Bermakna, Mulia Vol 6, No 3 (2020)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al-Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (315.123 KB) | DOI: 10.31602/jmbkan.v6i3.3769

Abstract

Pendidikan adalah proses pembentukan manusia yang beragama,berilmu, berika, dan bermoral. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaiamana penerapan etika siswa dengan layanan konseling kelompok teknik modeling disekolah SMPN 9 Banjarbaru. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif.  Hasil yang didapat disekolah guru bk melaksanakan penerapan etika bekerja sama dengan guru mata pelajaran dan wali kelas serta orang tua agar lebih memudahkan untuk menerapkannya.
PENGEMBANGAN MEDIA PERMAINAN KARTU UNO UNTUK MENINGKATKAN KECERDASAN EMOSIONAL SISWA SMA Silvia Septyani; Zainal Fauzi; Rudi Haryadi
Jurnal Mahasiswa BK An-Nur : Berbeda, Bermakna, Mulia Vol 7, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al-Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1358.256 KB) | DOI: 10.31602/jmbkan.v7i1.3316

Abstract

Masih banyak ketidakmampuan siswa dalam pengedalian emosi ini sejalan dengan hasil dari studi pendahuluan yang membuktikan siswa memiliki kecerdasan emosional yang rendah di SMA Kecamatan Karang Intan. Upaya guru BK di lapangan dalam meningkatkan kecerdasan emosional siswa selama ini hanya sebatas pemberian informasi menggunakan media power point, dimana media yang digunakan tersebut kurang efektif untuk meningkatkan kecerdasan emosional siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan sebuah produk berupa media permainan kartu UNO untuk meningkatkan kecerdasan emosional siswa dan untuk mengetahui kelayakannya. Metode yang digunakan dalam penilitian ini adalah menggunakan RnD model PPE yang dikembangkan oleh Richey dan Klein. Hasil penelitian ini telah menghasilkan media permainan Kartu UNO untuk meningkatkan kecerdasan emosional yang layak berdasarkan uji validasi materi dan media. Hasil uji validasi  yang di dapat dari 3 ahli memperoleh hasil rata-rata 4,2 dengan kriteria “sangat baik” dan dari 2 praktisi memperoleh hasil rata-rata 4,5 dengan kriteria “sangat baik” dengan catatan sedikit revisi atau perbaikan dalam model yang dikembangkan. Saran selajutnya model  ini masih memerlukan ujicoba di lapangan guna mengetahui efektifitas dan efisiensinya.
MENINGKATKAN KECERDASAN INTERPERSONAL SISWA MELALUI LAYANAN BIMBINGAN KELOMPOK DENGAN TEKNIK PERMAINAN PADA KELAS VIII MTS AL-AZHAR KECAMATAN ALALAK KABUPATEN BARITO KUALA Wulan Tiara Savitri; Muhammad Yuliansyah; Zainal Fauzi
Jurnal Mahasiswa BK An-Nur : Berbeda, Bermakna, Mulia Vol 4, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al-Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (572.779 KB) | DOI: 10.31602/jmbkan.v4i1.1324

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini ialah, masih adanya kecerdasan interpersonal siswa di Mts Al-Azhar yang tergolong kurang, beberapa ciri yang menunjukkan bahwa siswa tersebut kurang dalam kecerdasan interpersonalnya ialah seperti, belum mampu mengambil keputusan dalam menyelesaikan masalah, kurang bisa menghargai orang lain, dll. Tujuan penelitian ini ialah, untuk mengetahui kecerdasan interpersonal siswa antara sebelum dan sesudah diberikan perlakuan, serta apakah layanan bimbingan kelompok dengan teknik permainan dapat meningkatkan kecerdasan interpersonal siswa kelas VIII di Mts Al-Azhar Kecamatan Alalak Kabupaten Barito Kuala tahun 2017/2018. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan penelitian kuantitatif dengan metode eksperimen. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu penelitian pre-eksperimental design, dengan menggunakan rancangan one group pretes and post-test. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 8 siswa kelas VIII Mts Al-Azhar Kecamatan Alalak Kabupaten Barito Kuala yang masih kurang dalam kecerdasan interpersonalnya. Teknik analisis data yang digunakan ialah uji wilcoxon signed ranks test. Dari hasil analisis statistik menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank diperoleh hasil Zhitung sebesar -2.521 dengan taraf signifikansi 5% yaitu 0,05 dan Asymp.Sig = .012. Karena nilai Asymp.Sig = .012 < 0.05, maka dapat disimpulkan bahwa layanan bimbingan kelompok dengan teknik permainan dapat meningkatkan kecerdasan interpersonal siswa.
Aplikasi Daftar Cek Masalah (DCM) Bagi Anak Usia Dini di Wilayah Lahan Rawa Akhmad Rizkhi Ridhani; Aminah Aminah; Zainal Fauzi
Ghaidan: Jurnal Bimbingan Konseling Islam dan Kemasyarakatan Vol 4 No 1 (2020): Ghaidan Jurnal Bimbingan Konseling Islam & Kemasyarakatan
Publisher : Fakultas Dakwah dan Komunikasi, UIN Raden Fatah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19109/ghaidan.v4i1.6062

Abstract

Guidance and counseling teachers must innovate and continue to upgrade themselves in relation to the provision of therapeutic services, considering the problems that occur in society today are very complex and require effective and efficient services. Therefore, it is necessary to develop a DCM (Problem Checklist) instrument application to make it easier for practitioners engaged in therapeutic services to sort out complex problems for counselees or students. The research method used in this research is research and development methodology by adopting the brog and gall stages which are simplified into 5 stages, namely: (1) preliminary study. (2) hypothetical development, (3) hypothetical model review, (5) hypothetical model revision. The research instrument used by the researcher is using a wide expert validation which includes 2 types of validators, namely: (1) expert validators in the field of guidance and counseling, and (2) practitioner validators to test products developed by researchers. The data analysis used in this research is qualitative analysis. The results of this study based on a qualitative validation test showed that this model was generally considered good. However, there are some improvements in the model developed by researchers based on input from experts, both academics and practitioners so that the model is really effective and efficient for use in the field. It is recommended to the next researcher to conduct a limited trial using this model.
Family Therapy dalam Gangguan Emosi dan Kenakalan Remaja Pada Anak dari Lingkungan Lahan Rawa Zainal Fauzi; Sri Ayatina Hayati
Bulletin of Counseling and Psychotherapy Vol. 4 No. 2 (2022): Bulletin of Counseling and Psychotherapy
Publisher : Kuras Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51214/bocp.v4i2.164

Abstract

This study aims to determine family therapy in emotional disorders and juvenile delinquency. This study covers emotional disorders and juvenile delinquency that occur to students. The results of observations and preliminary studies conducted by researchers at MTsN 1 Banjarmasin juvenile delinquency can arise because there is no acceptance, warmth, protection, uncontrolled anxiety development, depressed mood, and psychological stress. This study uses a quantitative approach with experimental methods. In this study, the experimental design used was "Randomized Pretest-Posttest Comparison Group". The results of the validity test of the Self Reported Delinquency Scale (SRSD) instrument were declared valid on all items with (rxy = 0.510 – 0.860) and an alpha coefficient of 0.751. Meanwhile, the results of the validity test of the Scale for Assessing Emotional Disturbance (SAED) instrument were also declared valid on all items with (rxy = 0.534 – 0.764) and an alpha coefficient of 0.753. The data obtained were then analyzed using the Wilcoxon test, Kruskal Wallis test and gain test. Based on the results of the data analysis above, it can be understood that group counseling services with family therapy are effective in reducing the level of emotional disturbance and juvenile delinquency in MTsN 1 Banjarmasin students. From the results of this study, it is known that family therapy group counseling is proven to be effective in reducing juvenile delinquency and emotional disorders in students of MTsN 1 Banjarmasin. Both experimental groups showed a decreased score after being given treatment, namely family therapy group counseling services.
Model Bimbingan Kelompok Teknik Draw a Bridge dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Riva Damayanti; Zainal Fauzi; Akhmad Rizkhi Ridhani
Jurnal Consulenza : Jurnal Bimbingan Konseling dan Psikologi Vol 3 No 2 (2020): September
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling FKIP Universitas Islam Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36835/jcbkp.v3i2.826

Abstract

Based on the results of the pre-research, the researcher got the results, namely the lack of student motivation. To help increase students' motivation to learn, there are various ways, one of which is by using group guidance services. Group guidance services can be used with a variety of methods/techniques. One of them is the draw a bridge technique. The method in this research is R&D with steps of preliminary development, development, expert testing, and lastly revision. The results of expert validation show that this model is feasible and the results of the practitioner's validation of this model can be used in the field. Keywords : Group Guidance, Student Motivation, Draw a Bridge
Pelatihan Penggunaan Aplikasi Canva Sebagai Media Informasi BK Pada MGBK SMP Barito Kuala Aminah Aminah; Zainal Fauzi; Mahfuz Mahfuz
JURNAL PENGABDIAN AL-IKHLAS UNIVERSITAS ISLAM KALIMANTAN MUHAMMAD ARSYAD AL BANJARY Vol 8, No 2 (2022): AL-IKHLAS JURNAL PENGABDIAN
Publisher : Universitas Islam kalimantan MAB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jpaiuniska.v8i2.7989

Abstract

Kondisi Pandemi membuat dunia pendidikan memanfaatkan teknologi secara maksimal untuk tetap mengadakan proses pembelajaran yang sempat tertunda. Online learning atau proses pembelajaran daring yang memanfaatkan kemajuan teknologi dapat mempermudah guru dan siswa untuk menyampaikan dan medapatkan materi pelajaran. Keberadaan media dalam proses bimbingan dan konseling merupakan sebuah fungsi yang terintegrasi sehingga layanan dapat diberikan secara efektif dan efisien. Salah satu media informasi yang bisa digunakan dalam pemberian layanan BK adalah canva. Canva merupakan aplikasi yang hadir dalam ramainya dunia teknologi. Aplikasi ini merupakan program desain online yang menyediakan bermacam peralatan diantaranya presentasi,resume, poster, pamflet, brosur, grafik, infografis, spanduk, dan jenis lainnya yang tersedia dalam aplikasi canva. Kurangnya pengetahuan dan keterampilan membuat media  BK menjadi permasalahan guru BK.            Solusi yang ditawarkan atas pemasalahan tersebut antara lain : (1) Memberikan pengrtahuan kepada guru BK terhadap pentingnya penggunaan media dalam layanan informasi BK, (2) Memberikan pengetahuan tentang aplikasi canva, (3) Memberikan pelatihan kepada guru BK dalam menggunakan aplikasi canva untuk membuat media informasi layanan BK. Luaran dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini publikasi pada jurnal nasional/prosiding ber-ISBN.Metodologi pelaksanaan kegiatan  akan dilaksanakan dalam bentuk materi, tahap  pelatihan, dan evaluasi. Khalayak sasaran pada kegiatan ini adalah guru BK pada MGBK Barito Kuala. Hasil dari kegiatan ini secara umum dapat dilihat bahwa terdapat 23 orang (67,6%) yang menyatakan sangat setuju dan 11 orang (32,4%) yang menyatakan setuju bahwa  informasi yang disampaikan oleh fasilitator menarik dan bermanfaat. Untuk indikator kedua terdapat 23 orang (67,6%)  menyatakan sangat setuju dan 11 orang (32,4%) setuju bahwa Informasi yang diberikan cukup jelas selanjutnya ada 30 orang (88,2%) yang sangat setuju dan 4 orang (11,8%) yang setuju bahwa informasi tersebut menambah pengetahuan dan keterampilan dalam membuat media BK. Sebanyak 24 orang (70,6%) sangat setuju dan 10 orang (29,4%) setuju bahwa informasi tersebut berguna bagi diri pribadi, sebanyak 20 orang (58,8%) sangat setuju dan 14 orang (41,2%) setuju bahwa Informasi dan pelatihan ini berguna bagi orang lain. Indikator terakhir sebanyak 31 orang (91,2%) sangat setuju dan 3 orang (8,8%) setuju bahwa informasi tersebut efektif sehingga dapat digunakan sebagai media untuk memberikan layanan informasi kepada siswa.