Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PEMBERDAYAAN ORANG TUA DALAM MENDUKUNG PEMBELAJARAN MATEMATIKA DI RUMAH MELALUI PROGRAM EDUKASI MATEMATIKA KELUARGA DI KELURAHAN KALIBOBO KECAMATAN NABIRE Ronald Manibuy; Yully Tapi; Suryati Mangallo; Refly J Umpel
JURNAL PENGABDIAN MANDIRI Vol. 3 No. 10: Oktober 2024
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jpm.v3i10.8781

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan orang tua dalam mendukung pembelajaran matematika di rumah melalui Program Edukasi Matematika Keluarga di Kelurahan Kalibobo, Kecamatan Nabire. Isu yang menjadi fokus pengabdian adalah rendahnya partisipasi orang tua dalam membantu anak belajar matematika di rumah, yang berdampak pada pemahaman matematika siswa. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan orang tua dalam mendampingi anak-anak belajar matematika melalui pelatihan, pendampingan, dan penyediaan bahan edukasi interaktif. Metode yang digunakan adalah pelatihan langsung, diskusi kelompok, dan simulasi pembelajaran yang melibatkan orang tua dan anak. Hasil dari kegiatan pengabdian ini menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman orang tua terhadap konsep matematika dasar, serta kemampuan mereka dalam mendukung proses belajar anak di rumah. Selain itu, terjadi peningkatan motivasi belajar siswa, yang berdampak pada hasil belajar matematika mereka.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN REALISTIK (PMR) UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP PECAHAN PADA SISWA KELAS V DI SDN INPRES KALIBOBO Ronald Manibuy; Suryati Mangallo
Jurnal Cakrawala Ilmiah Vol. 4 No. 10: Juni 2025
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya pemahaman konsep pecahan pada siswa kelas V SDN Inpres Kalibobo. Pecahan merupakan salah satu materi yang dianggap sulit karena bersifat abstrak dan kurang dikaitkan dengan konteks kehidupan nyata. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman konsep pecahan melalui penerapan Model Pembelajaran Realistik (PMR). Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing terdiri atas perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, tes, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pemahaman konsep pecahan siswa dari siklus I ke siklus II. Rata-rata nilai meningkat dari 70,4 menjadi 81,6, dan ketuntasan belajar mencapai 87,5%. Temuan ini menunjukkan bahwa PMR efektif dalam membantu siswa memahami materi pecahan melalui pendekatan kontekstual yang bermakna. Kesimpulannya, PMR merupakan alternatif model pembelajaran yang layak diterapkan untuk meningkatkan hasil belajar matematika siswa sekolah dasar, khususnya pada materi yang bersifat abstrak..
PELATIHAN METODE PEMBELAJARAN BERBASIS LITERASI UNTUK PENINGKATAN MINAT MEMBACA SISWA DI SDN INPRES KALIBOBO Ronal Manibuy; Suryati Mangallo; Refly J. Umpel; Dorlince Senandi
JURNAL PENGABDIAN MANDIRI Vol. 4 No. 6: Juni 2025
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Program pengabdian masyarakat ini berfokus pada rendahnya minat baca siswa sekolah dasar, khususnya di SDN Inpres Kalibobo, Kabupaten Nabire. Permasalahan tersebut menjadi isu penting yang perlu segera diatasi melalui pendekatan yang relevan dan partisipatif. Tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan minat baca siswa melalui pelatihan metode pembelajaran berbasis literasi kepada guru. Kegiatan ini menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR), yang melibatkan guru secara aktif dalam proses perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Berbagai strategi diterapkan, seperti pelatihan penyusunan media bacaan, pojok baca kelas, dan gerakan literasi harian. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan minat baca siswa, terciptanya komunitas literasi sekolah, serta tumbuhnya budaya membaca yang berkelanjutan. Pengabdian ini membuktikan bahwa pendekatan kolaboratif antara perguruan tinggi dan sekolah dapat menciptakan perubahan positif dalam lingkungan pendidikan dasar.
PENINGKATAN KEMAMPUAN LITERASI MATEMATIKA MELALUI PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN GURU SEKOLAH DASAR DI KABUPATEN NABIRE Kondo Korani; Suryati Mangallo; Suardiman Dayadi; Yully Tappi; Ronald Manibuy; Yulianti Mangallo; Dorlince Senandi; Refly J Umpel; Johanis Dimara
J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1: Juni 2024
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jabdi.v4i1.7954

Abstract

Pembelajaran matematika di Indonesia, khususnya di Kabupaten Nabire, masih menghadapi berbagai tantangan dalam meningkatkan kemampuan literasi matematika siswa. Salah satu faktor utama adalah kurangnya pemahaman konsep matematika dan keterampilan mengajar yang efektif dari para guru sekolah dasar. Oleh karena itu, pengabdian masyarakat ini difokuskan pada pelatihan dan pendampingan guru sekolah dasar di Kabupaten Nabire untuk meningkatkan kemampuan literasi matematika siswa. Tujuan utama pengabdian ini adalah untuk meningkatkan kemampuan literasi matematika siswa sekolah dasar di Kabupaten Nabire melalui pelatihan dan pendampingan guru. Selain itu, pengabdian ini juga bertujuan untuk meningkatkan pemahaman konsep matematika dan keterampilan mengajar guru sekolah dasar di daerah tersebut. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini meliputi pelatihan langsung kepada guru-guru sekolah dasar dengan menggunakan metode yang interaktif dan partisipatif. Pelatihan tersebut dilakukan dalam beberapa sesi dengan materi yang disesuaikan dengan kebutuhan guru. Selain itu, dilakukan juga pendampingan kepada guru-guru dalam penerapan strategi pembelajaran yang telah dipelajari dalam pelatihan, serta monitoring dan evaluasi secara berkala. Hasil pengabdian masyarakat ini menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan dalam kemampuan literasi matematika siswa sekolah dasar di Kabupaten Nabire setelah dilakukan pelatihan dan pendampingan kepada guru-guru mereka. Guru-guru juga mengalami peningkatan dalam pemahaman konsep matematika dan keterampilan mengajar yang lebih baik. Dukungan yang komprehensif dari semua pihak terkait, seperti pemerintah daerah, sekolah, guru, dan orang tua, juga berperan penting dalam keberhasilan program ini