Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search
Journal : Community Empowerment

Program Kemitraan Universitas Bagi Badan Usaha Milik Desa (BUMDES) Desa Losari, Kecamatan Pakis, Kabupaten Magelang Dewi, Veni Soraya; Farida, Farida; Pramesti, Diesyana Ajeng
Community Empowerment Vol 3 No 1 (2018)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (307.964 KB) | DOI: 10.31603/ce.v3i1.2441

Abstract

Tujuan dari pengabdian ini adalah mengetahui dan mengevaluasi mengenai SWOT, memberdayakan potensi yang dimiliki Desa Losari, dan memotivasi masyarakat untuk konsisten secara bertahap melakukan analisis SWOT sehingga terbentuk kelembagaan masyarakat yang partisipatif dan mandiri serta meningkatnya rata-rata pendapatan warga desa dan pendapatan desa secara bertahap. Metode yang digunakan untuk mencapai tujuan tersebut yaitu dengan melakukan pelatihan dan pendampingan yang melibatkan pengurus BUMDES dan masyarakat untuk bersama-sama menelaah analisis SWOT di Desa Losari. Tahapan kegiatan yang akan dilakukan meliputi persiapan, sosialisasi, pelaksanaan pelatihan, pendampingan, evaluasi dan penyusunan laporan yang dilakukan selama 4 bulan
PPDM Guna Mewujudkan Desa Mandiri Herbal Berbasis Masyarakat Yang Berkelanjutan di Desa Growong, Tempuran, Magelang Pramesti, Diesyana Ajeng; Rusdjijati, Retno; Al Manan, Oesman Raliby; Hidayat, Imron Wahyu
Community Empowerment Vol 4 No 2 (2019)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (325.094 KB) | DOI: 10.31603/ce.v4i2.3047

Abstract

Agrobisnis tanaman obat (herbal) di Desa Growong, Kecamatan Tempuran, Kabupaten Magelang belum dapat berkembang secara optimal. Padahal wilayah ini cukup potensial untuk pengembangan komoditas tersebut. Didukung dengan keberadaan hutan rakyat seluas 14 hektare yang menawarkan konsep agroforestry yaitu suatu sistem pemanfaatan lahan yang memadukan budidaya tanaman keras berkayu (pohon-pohon, perdu, jenis palm, bambu, dan lain-lain) dengan tanaman pertanian dan atau budidaya hewan. Petani hanya memanfaatkan lahan tegalan dan pekarangan yang dimiliki untuk budidaya tanaman obat (herbal). Hasil panen komoditas tersebut, umumnya dijual segar atau diolah menjadi simplisia dengan cara manual dan dipasarkan di sekitar wilayah Kabupaten Magelang. Aktivitas para petani di Desa Growong tersebut, belum mampu untuk menyejahterakan keluarga masing-masing sehinga wilayah ini masih termasuk daerah merah dengan tingkat kesejahteraan masyarakat sangat rendah. Dengan adanya program PPDM Kemenristekdikti yang menggunakan metode Participatory Rural Apraisal (PRA) memberikan banyak manfaat dan nilai positif bagi masyarakat Growong, antara lain peningkatan dari jumlah dan kualitas produk, perluasan wilayah pemasaran, omzet mitra rata-rata meningkat 10% terutama pada penjualan simplisia, penguatan kelembagaan, serta pengaplikasian teknologi tepat guna.
Optimalisasi Tanaman Jahe Sebagai Pendukung Ekonomi Rumah Tangga Melalui KWT Di Dusun Sanggrahan, Bumirejo, Magelang Pramesti, Diesyana Ajeng; Fadni, Muhammad Choirul; Wibowo, Yuni Setyo; Huda, Nurul; Sunaryo, Sunaryo; Jati, Indra Ratna Kusuma
Community Empowerment Vol 6 No 1 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (593.933 KB) | DOI: 10.31603/ce.4063

Abstract

Dusun Sanggrahan, Desa Bumirejo, Kecamatan Mungkid, Kabupaten Magelang menjadi salah satu kawasan ekonomi khusus yang perlu diperhatikan oleh Pemerintah dikarenakan letaknya yang strategis di jalur utama wisata menuju Candi Borobudur. Adanya kawasan ekonomi khusus tersebut, menjadikan peluang bagi warga Sanggrahan untuk dapat memasarkan produk yang dimiliki dan menjadi tujuan wisata selain Candi Borobudur. Peluang tersebut sepertinya ditangkap oleh warga Sanggrahan untuk mengoptimalkan potensi yang dimiliki baik potensi sumber daya alam maupun sumber daya manusia yang dimiliki. Adanya kerja sama yang baik antara perangkat desa, pengurus PKK dan dibantu oleh tim pengabdian UNIMMA memunculkan beberapa ide cemerlang guna memperkenalkan Sanggrahan sebagai tujuan pendamping selain Candi Borobudur. Metode pelaksanaan kegiatan yang digunakan adalah Participatory Rural Apraisal (PRA) dimana ibu-ibu rumah tangga sangat aktif dalam setiap kegiatan yang dilakukan yang dibagi menjadi 4 tahap, yaitu survei, sosialisasi, pelatihan dan pendampingan, serta monitoring evaluasi. Hasil yang didapat dalam kegiatan pengabdian ini adalah dibentuknya Kelompok Wanita Tani (KWT) yang merupakan embrio dari pembentukan Badan Usaha Milik Desa (BumDes), KWT dapat membuat dan mengemas beberapa macam produk olahan jahe seperti selai jahe, sirop jahe, kue jahe, serta permen jahe. KWT dapat memasarkan produk melalui website yang dimiliki, dan yang terpenting adalah perencanaan bersama dengan perangkat desa untuk pembuatan tempat peristirahatan sementara (Rest Area) di tanah bengkok yang berada di pinggir jalan raya Mungkid, Magelang arah Candi Borobudur.
Digital marketing for optimizing the bamboo handicrafts marketing in IKM ‘Mandiri Bambu Craft’ Diesyana Ajeng Pramesti; Latifatul Khoiriyah; Dhian Tri Antono; Dwi Asmoro; Octaviana Ayu Pratiwi; Muhamad Valdanu
Community Empowerment Vol 7 No 1 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (438.627 KB) | DOI: 10.31603/ce.5580

Abstract

Ngadiwinatan 1, Karanganyar, Borobudur, Magelang Regency is one of the craft’s areas that needs to be considered by the Government. Since the Covid-19 Pandemic, the Borobudur Temple Tourism Park has temporarily closed for visitors, so the craftsmen difficult to sell their products. The purpose of this service is optimizing digital marketing, in order to expand the market for handicrafts, as well as increasing the human resources of the IKM ‘Mandiri Bambu Craft’. The service implementation method is the Participatory Rural Appraisal (PRA) through socialization, FGD, training, and mentoring. The results are the regrouping of groups of craftsmen who are no longer active, making new craft products, the new IKM logo 'Mandiri Bambu Craft', and digital marketing development of IKM products.
Optimizing the handling of the COVID-19 national disaster through vaccination in Magelang Regency Diesyana Ajeng Pramesti; Teara Noviyani Sekar Melati; Praba Setiya Safitri; Tri Indah Nugraheni; Agus Ismanto; Eky Rizky Prasetya
Community Empowerment Vol 7 No 7 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (246.778 KB) | DOI: 10.31603/ce.6515

Abstract

The government has designated the Covid-19 pandemic as a national disaster that has become a major concern since its emergence. The Covid-19 disaster has an impact on various sectors, ranging from the education, health to the economic sector. One of the government's efforts to overcome this national disaster is to organize free and safe vaccinations. The Unimma community service team also contributes and collaborates with other agencies to realize the government's vaccination program and create a healthy community that is ready to return to normal activities, so that all affected sectors can recover. This program is also a form of concern for others which aims to reduce the health crisis that has occurred in Indonesia over the past two years due to the Covid-19 pandemic. This activity was carried out with the Magelang District Health Office and the Puskesmas in 5 stages. The results obtained in this program are the implementation of the first and second doses of vaccines as well as data on vaccine recipients.