Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

ANALISA SIMULASI PADA DESAIN KNEE BRACE ALAT BANTU JALAN PASIEN CEDERA LUTUT YANG TERINTEGRASI DENGAN ROTARY DAMPER Sujana, I Made Ivan Wiyarta Cakra; Firdaus, Thursina Rafi; Satrio, Toura Bimo; Ryan Miguel; Antoinus Alecandra Baha Demo; Stephen Gabe Samosir; Caesar Ravi Syahputra; I Made Ivan Wiyarta Cakra Sujana
Jurnal MOTION ( Manufaktur, Otomasi, Otomotif, dan Energi Terbarukan) Vol. 4 No. 1 (2025): Jurnal MOTION: November 2025
Publisher : UNHASY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33752/motion.v4i1.10384

Abstract

Cedera Anterior Cruciate Ligament (ACL) merupakan cedera serius yang membutuhkan alat rehabilitasi efektif untuk memulihkan stabilitas lutut. Penelitian ini mengembangkan desain inovatif Knee Brace with Rotary Damper yang mengintegrasikan mekanisme artikulasi terkendali untuk memberikan stabilitas dinamis selama rehabilitasi. Tujuan penelitian adalah menganalisis kekuatan struktural desain melalui simulasi Finite Element Analysis (FEA). Metode yang digunakan adalah eksperimen komputasi dengan simulasi pembebanan pada dua komponen utama: Lower Leg Support (beban 500 N) dan Rotary Vane (beban 10 N) menggunakan material Aluminium 6061. Parameter yang dianalisis meliputi tegangan (von Mises stress), regangan (strain), dan perpindahan (displacement). Hasil simulasi menunjukkan bahwa Lower Leg Support mengalami tegangan maksimum 4,683 × 10⁷ N/m², perpindahan 0,2347 mm, dan regangan 6,995 × 10⁻⁴. Pada Rotary Vane, tegangan maksimum mencapai 4,61 × 10⁷ N/m², perpindahan 0,1893 mm, dan regangan 2,416 × 10⁻³. Kedua nilai tegangan masih di bawah batas luluh material (5,0 × 10⁷ N/m²), menunjukkan keamanan desain secara keseluruhan. Simpulan penelitian menyatakan bahwa desain Knee Brace memenuhi kriteria keamanan struktural, namun diperlukan optimalisasi pada Rotary Vane untuk mengurangi konsentrasi regangan. Desain ini berpotensi menjadi solusi rehabilitasi lutut yang lebih efektif dibandingkan knee brace konvensional.
PERANCANGAN DAN ANALISIS PROTOTIPE SMART CANE BERBASIS SENSOR ULTRASONIK UNTUK PENYANDANG TUNANETRA Sujana, I Made Ivan Wiyarta Cakra; Nur, Muhammad Iqbal Ataurrahman; Nuzaman, Muhammad Xisco; Kania, Nazwa; Amanda, Viona Dea; Akbar, Reski
Jurnal MOTION ( Manufaktur, Otomasi, Otomotif, dan Energi Terbarukan) Vol. 4 No. 1 (2025): Jurnal MOTION: November 2025
Publisher : UNHASY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33752/motion.v4i1.10390

Abstract

Mobilitas yang aman dan mandiri merupakan kebutuhan mendasar bagi penyandang disabilitas tunanetra. Tongkat putih konvensional yang selama ini digunakan memiliki keterbatasan mendasar karena hanya mampu mendeteksi rintangan pada permukaan tanah, sementara hambatan di ketinggian sering terlewat dan berpotensi membahayakan pengguna. Penelitian ini bertujuan merancang prototipe Smart Cane berbasis sensor ultrasonik HC-SR04 untuk mengatasi keterbatasan tersebut. Metode yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan pendekatan rekayasa, meliputi analisis kebutuhan, perancangan sistem, serta simulasi struktur menggunakan Finite Element Analysis (FEA). Hasil perancangan menunjukkan bahwa Smart Cane mampu mendeteksi rintangan hingga jarak 400 cm, baik di permukaan tanah maupun di ketinggian, dengan umpan balik berupa getaran dan suara. Simulasi tegangan material Aluminium 6061 sebagai batang utama menghasilkan tegangan maksimum 8,76 MPa, jauh di bawah yield strength 275 MPa, dengan faktor keamanan 31,4. Deformasi maksimum tercatat hanya 0,16 mm, menunjukkan struktur yang kokoh dan aman. Dengan demikian, prototipe Smart Cane yang dikembangkan berpotensi meningkatkan keselamatan, kemandirian, dan kepercayaan diri penyandang tunanetra dalam bermobilitas.
ANALISA SIMULASI PADA DESAIN KNEE BRACE ALAT BANTU JALAN PASIEN CEDERA LUTUT YANG TERINTEGRASI DENGAN ROTARY DAMPER Sujana, I Made Ivan Wiyarta Cakra; Firdaus, Thursina Rafi; Satrio, Toura Bimo; Ryan Miguel; Antoinus Alecandra Baha Demo; Stephen Gabe Samosir; Caesar Ravi Syahputra; I Made Ivan Wiyarta Cakra Sujana
Jurnal MOTION ( Manufaktur, Otomasi, Otomotif, dan Energi Terbarukan) Vol. 4 No. 1 (2025): Jurnal MOTION: November 2025
Publisher : UNHASY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33752/motion.v4i1.10384

Abstract

Cedera Anterior Cruciate Ligament (ACL) merupakan cedera serius yang membutuhkan alat rehabilitasi efektif untuk memulihkan stabilitas lutut. Penelitian ini mengembangkan desain inovatif Knee Brace with Rotary Damper yang mengintegrasikan mekanisme artikulasi terkendali untuk memberikan stabilitas dinamis selama rehabilitasi. Tujuan penelitian adalah menganalisis kekuatan struktural desain melalui simulasi Finite Element Analysis (FEA). Metode yang digunakan adalah eksperimen komputasi dengan simulasi pembebanan pada dua komponen utama: Lower Leg Support (beban 500 N) dan Rotary Vane (beban 10 N) menggunakan material Aluminium 6061. Parameter yang dianalisis meliputi tegangan (von Mises stress), regangan (strain), dan perpindahan (displacement). Hasil simulasi menunjukkan bahwa Lower Leg Support mengalami tegangan maksimum 4,683 × 10⁷ N/m², perpindahan 0,2347 mm, dan regangan 6,995 × 10⁻⁴. Pada Rotary Vane, tegangan maksimum mencapai 4,61 × 10⁷ N/m², perpindahan 0,1893 mm, dan regangan 2,416 × 10⁻³. Kedua nilai tegangan masih di bawah batas luluh material (5,0 × 10⁷ N/m²), menunjukkan keamanan desain secara keseluruhan. Simpulan penelitian menyatakan bahwa desain Knee Brace memenuhi kriteria keamanan struktural, namun diperlukan optimalisasi pada Rotary Vane untuk mengurangi konsentrasi regangan. Desain ini berpotensi menjadi solusi rehabilitasi lutut yang lebih efektif dibandingkan knee brace konvensional.
PERANCANGAN DAN ANALISIS PROTOTIPE SMART CANE BERBASIS SENSOR ULTRASONIK UNTUK PENYANDANG TUNANETRA Sujana, I Made Ivan Wiyarta Cakra; Nur, Muhammad Iqbal Ataurrahman; Nuzaman, Muhammad Xisco; Kania, Nazwa; Amanda, Viona Dea; Akbar, Reski
Jurnal MOTION ( Manufaktur, Otomasi, Otomotif, dan Energi Terbarukan) Vol. 4 No. 1 (2025): Jurnal MOTION: November 2025
Publisher : UNHASY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33752/motion.v4i1.10390

Abstract

Mobilitas yang aman dan mandiri merupakan kebutuhan mendasar bagi penyandang disabilitas tunanetra. Tongkat putih konvensional yang selama ini digunakan memiliki keterbatasan mendasar karena hanya mampu mendeteksi rintangan pada permukaan tanah, sementara hambatan di ketinggian sering terlewat dan berpotensi membahayakan pengguna. Penelitian ini bertujuan merancang prototipe Smart Cane berbasis sensor ultrasonik HC-SR04 untuk mengatasi keterbatasan tersebut. Metode yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan pendekatan rekayasa, meliputi analisis kebutuhan, perancangan sistem, serta simulasi struktur menggunakan Finite Element Analysis (FEA). Hasil perancangan menunjukkan bahwa Smart Cane mampu mendeteksi rintangan hingga jarak 400 cm, baik di permukaan tanah maupun di ketinggian, dengan umpan balik berupa getaran dan suara. Simulasi tegangan material Aluminium 6061 sebagai batang utama menghasilkan tegangan maksimum 8,76 MPa, jauh di bawah yield strength 275 MPa, dengan faktor keamanan 31,4. Deformasi maksimum tercatat hanya 0,16 mm, menunjukkan struktur yang kokoh dan aman. Dengan demikian, prototipe Smart Cane yang dikembangkan berpotensi meningkatkan keselamatan, kemandirian, dan kepercayaan diri penyandang tunanetra dalam bermobilitas.
KAJI SIMULASI VARIASI KECEPATAN INLET AIR PADA MICROBUBBLE GENERATOR TIPE ALIRAN SWIRL DENGAN BAFFLE OUTLET Batubara, Yongki; Surya Rahmany, Rijal; Ivan Wiyarta Cakra Sujana, I Made
SIBATIK JOURNAL: Jurnal Ilmiah Bidang Sosial, Ekonomi, Budaya, Teknologi, Dan Pendidikan Vol. 5 No. 3 (2026)
Publisher : Penerbit Lafadz Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54443/sibatik.v5i3.4515

Abstract

The need to improve water quality in the aquaculture and wastewater treatment sectors has driven the development of more efficient aeration technologies. Conventional aerators generally produce large bubbles, resulting in relatively short air-water contact times and low oxygen transfer efficiency. Microbubble generators (MBG) are one solution to this problem because they can produce micro-sized bubbles with a large specific surface area and low-rise velocity. Simulations were performed using the computational fluid dynamics (CFD) method with the Eulerian approach and the k–ε standard turbulence model. The water inlet velocity was varied from 11 to 15 m/s, while the air inlet pressure was set at atmospheric pressure. The simulation results showed that the swirl flow pattern inside the chamber was able to significantly reduce the pressure around the gas nozzle tip. Negative pressure began to form at an inlet water velocity of 13 m/s with a minimum pressure value of −14.05 kPa and decreased further to −50.9 kPa at a velocity of 15 m/s. These results indicate that an increase in swirl flow velocity directly affects the MBG's ability to generate negative pressure and automatically suck in air. The findings of this study can be used as a basis for the design and selection of suitable pumps for swirl-type microbubble generator applications.
Analisis Efektivitas Peralatan dan Prioritas Perawatan Berbasis OEE, Six Big Losses, dan FMEA pada Urea Plant PT Pupuk XYZ Alfa Sapang, Georal; Manta, Faisal; Sujana, I Made Ivan Wiyarta Cakra; Batubara , Yongki Christandi; Sari , Martina Puspita; Gunawan, Gad
SURYA TEKNIKA Vol 13 No 1 (2026): JURNAL SURYA TEKNIKA
Publisher : Fakultas Teknik UMRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37859/jst.v13i1.11848

Abstract

PT. Pupuk XYZ is one of the urea producers in Indonesia, operating Urea Plants with high production performance demands. The purpose of this study is to evaluate the efficiency of the equipment and pinpoint the reasons for the deterioration in performance at Urea Plant Pabrik 2. The methods used include Overall Equipment Effectiveness (OEE), Six Big Losses, fishbone diagram, and Failure Mode and Effect Analysis (FMEA). The average OEE value, according to the data, is 88.32%, which is higher than the world-class benchmark of 85%. Performance (92.49%) stays below the benchmark and becomes the primary limiting factor, whereas Availability (95.10%) and Quality (100%) satisfy the requirements. The primary source of the effectiveness loss is unscheduled downtime, which reached 181.44 hours as a result of key equipment failures. Therefore, the implementation of Total Productive Maintenance (TPM) is proposed to improve equipment reliability and reduce downtime