Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Membangun Intensi Kewirausahaan: Peran Efikasi Diri dalam Konteks Pendidikan Kewirausahaan dan Stereotip Gender di Morowali: Building Entrepreneurial Intention: The Role of Self-Efficacy in the Context of Entrepreneurship Education and Gender Stereotypes in Morowali Rossanty, Niluh Putu Evvy; Wirastuti, Wiri; D, Salma; Nunu, Arson Abd Rasyid
Journal of Technopreneurship on Economics and Business Review Vol. 6 No. 1 (2024)
Publisher : Fakultas Ekonomi, Universitas Ichsan Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran efikasi diri sebagai mediasi pengaruh pendidikan kewirausahaan dan stereotip gender terhadap intensi kewirausahaan mahasiswa. Penelitian ini dilakukan pada mahasiswa di Morowali dengan pendekatan kuantitatif menggunakan metode Partial Least Squares - Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Variabel pendidikan kewirausahaan diukur melalui tujuh indikator, yaitu: pembentukan karakter, teknik pengambilan keputusan dan risiko, pengetahuan berwirausaha, keterampilan berwirausaha, kemampuan berwirausaha, pengalaman berwirausaha, dan kreativitas. Sementara itu, variabel stereotip gender diukur melalui delapan indikator, seperti: keberanian perempuan berwirausaha dan peran perempuan dalam kehidupan ekonomi keluarga. Variabel efikasi diri diukur sebagai variabel mediasi, dan intensi kewirausahaan sebagai variabel dependen diukur dengan lima indikator, di antaranya: keyakinan membuka usaha sendiri setelah lulus  dan kesenangan membuka usaha sendiri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan kewirausahaan dan stereotip gender berpengaruh signifikan terhadap efikasi diri. Selanjutnya, efikasi diri berpengaruh positif dan signifikan terhadap intensi kewirausahaan mahasiswa. Hasil uji mediasi membuktikan bahwa efikasi diri memediasi secara parsial hubungan antara pendidikan kewirausahaan dan stereotip gender terhadap intensi kewirausahaan. Penelitian ini merekomendasikan kepada pihak kampus untuk meningkatkan kualitas pendidikan kewirausahaan melalui pendekatan praktik langsung dan pembentukan karakter kewirausahaan. Selain itu, pemerintah daerah disarankan untuk mengurangi stereotip gender dan menciptakan kebijakan pro-kewirausahaan yang inklusif bagi mahasiswa.
Kebijakan Pengembangan Sektor Basis Sebagai Faktor Pendorong Pembangunan Ekonomi Di Kabupaten Morowali Armawati; Tovan; Agung Budi Winoto; Arson abd. Rasyid Nunu
BJRM (Bongaya Journal For Research in Management) Vol. 7 No. 2 (2024): BJRM (Bongaya Journal of Research in Management)
Publisher : LPPM STIEM BONGAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisa kebijakan perencanaan pembangunan ekonomi di Kabupaten Morowali serta pentingnnya pengembangan sektor basis dalam pelaksanaan pembanguanan ekonomi di Kabupaten Morowali. Dengan didasarkan pada data sekunder yang dideskripsikan secara sisternatis menggunakan metode model location quotien (LQ). Hasil penelitian menjukan bahwa perekonomian Kabupaten Morowali mempunyai sektor basis (memiliki keunggulan komparatif) pada 8 sektor/sub sektor. Sektor basis yang paling potensial adalah sektor/sub sektor yang berada pada sektor primer, sektor pertanian yang terspesialisasi pada sub sektor, perkebunan, kehutanan, perikanan dan sektor pertambangan/penggalian yang terspesialisasi pada sub sektor pertambangan migas dan gas bumi. Dari hasil pertimbangan prioritas sektor basis melalui LQ, maka sektor basis pertanian, perkebunan, perikanan, kehutanan dan pertambangan direkomendasikan untuk mendapat prioritas utama dalam kebijakan pembangunan ekonomi Kabupaten Morowali. Berdasarkan analisa kebijakan, maka strategi pembangunan ekonomi Kabupaten Morowali adalah memanfaatkan pangsa pasar komoditas pertanian khususnya perkebunan dan perikanan melalui jaringan kerja sama antar pemerintah daerah, swasta, LSM dan masyarakat baik pada tatanan lokal, regional, nasional maupun internasionaldi bidang ekonomi dan perdagangan dalam rangka meningkatkan produksi, produktivitas dan volume ekspor.
Cita Rasa Produk dan Word Of Mouth sebagai Determinan Keputusan Pembelian Konsumen: Product Taste and Word of Mouth as Determinants of Consumer Purchasing Decisions Mahfud Supu; Arson Abd Rasyid Nunu; Agung Budi Winoto; Jusmawati; Alwi, Miftahul Jannah
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 9 No. 2: Februari 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v9i2.10341

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana cita rasa dan word of mouth berpengaruh secara parsial dan simultan terhadap keputusan pembelian konsumen pada Bakso Bakar Mas Kuntet di Kecamatan Bungku Tengah dengan sampel 100 responden yang merupakan konsumen Bakso Bakar Mas Kuntet. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan jenis penelitian eksplanatori (explanatory research) yang bertujuan untuk menjelaskan hubungan kausal antara variabel independen dan variabel dependen melalui pengujian hipotesis. Teknik analisis yang digunakan pada penelitian ini adalah analisis regresi linier berganda yang dibuat dengan SPSS versi 26. Hasil pengujian statistik diperoleh bahwa variabel cita rasa berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian dengan nilai t hitung > t tabel atau 14,058 > 1,661, dengan nilai signifikan sebesar 0,000 < 0,05. Variabel word of mouth berpengaruh positif tetapi tidak signifikan terhadap keputusan pembelian dengan nilai t hitung < t tabel atau 1,059 < 1,661, dengan nilai signifikansi 0,292 > 0,05. Variabel cita rasa dan word of mouth secara simultan berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian dengan nilai f hitung > f tabel atau 105,675 > 3,09 dengan nilai signifikan 0,000 < 0,05. Berdasarkan uji koefisien determinasi diperoleh nilai Adjusted R Square sebesar 0,528. Hal ini berarti 67,9% keputusan pembelian dipengaruhi Cita Rasa dan Word of Mouth sedangkan sisanya yaitu 32,1% keputusan pembelian dipengaruhi oleh variabel- variabel lainnya seperti harga, lokasi, dan kualitas layanan.
Digital Marketing Strategies to Enhance the Tourism Appeal of Pasir Panjang Beach, Pu’ungkeu Village Through a Blue Economy Framework Isra Iradat, Muhammad; Alwi, Miftahul Jannah; Nunu, Arson Abd, Rasyid; Daud, Salma; Pitaan, Zulkifli
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 9 No. 5: Mei 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v9i5.10835

Abstract

Pasir Panjang Beach, located in Pu’ungkeu Village, Bungku Pesisir District, Morowali, Central Sulawesi, is a coastal destination characterized by a long stretch of white sand, clear seawater, and a tranquil marine atmosphere. These natural qualities make it an increasingly preferred leisure site among local visitors, particularly during weekends. However, limited digital exposure and promotional initiatives have hindered its wider recognition. This study aims to formulate digital marketing strategies to strengthen the branding of Pasir Panjang Beach as a sustainable marine tourism destination grounded in the blue-economy concept. A descriptive qualitative approach was applied through field observation, visual documentation, and literature review related to ecotourism and digital promotion. Findings indicate that digital content focused on natural beauty, sustainability narratives, and local community participation can significantly enhance destination visibility while fostering environmental preservation. Recommended strategies include creative content development, social media optimization, collaborative promotion, and applying green-tourism principles to reinforce the beach’s identity as an eco-friendly coastal tourism destination.