Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Factor Influencing E-Cigarette Use and Its Impact on Adolescent Lung Health: Literature Review Aisyah, Weni Nur; Rahayu, Amrita Cahyani; Jasmine, Devrina; Ciptaningrum, Anggraeni Dian; Herbawani, Chahya Kharin
Miracle Journal of Public Health Vol 7 No 2 (2024): Miracle Journal of Public Health (MJPH)
Publisher : Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36566/mjph.v7i2.372

Abstract

The use of e-cigarettes among adolescents continues to increase, even though these cigarettes contain harmful substances that can cause lung disease. This study aims to evaluate the factors influencing adolescents' behavior in using e-cigarettes and their impact on lung health. This study used the literature review method with PRISMA guidelines. Literature was obtained from Google Scholar, PubMed, and ScienceDirect, with inclusion criteria being publications from 2019-2024 that focused on adolescents in developed and developing countries. A total of 15 articles were analyzed with exclusion criteria such as duplication, irrelevant literature, and inaccessibility. The results showed that adolescents' behavior is influenced by internal factors, such as knowledge, confidence, and gender, as well as external factors, such as parental support, peer environment, and accessibility. The misperception that e-cigarettes are safer than conventional cigarettes increases their use. Health impacts include asthma, wheezing, chronic cough, shortness of breath, chest pain, and EVALI (E-cigarette or Vaping Associated Lung Injury). Preventive and promotive interventions are needed to reduce the prevalence of e-cigarettes among adolescents through health risk education and strengthening social roles.
Evaluasi kesiapan sistem kesehatan Indonesia dalam menghadapi krisis kesehatan masa depan Ciptaningrum, Anggraeni Dian; Rajebta, Nikita Alia; Wasir, Riswandy
Indonesian Journal of Health Science Vol 5 No 2 (2025)
Publisher : PT WIM Solusi Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54957/ijhs.v5i2.1474

Abstract

Sistem kesehatan yang kuat dan tangguh merupakan salah satu pilar utama menjaga ketahanan  suatu negara dalam menghadapi berbagai krisis kesehatan, termasuk pandemi, bencana alam, dan  ancaman biologis lainnya. Pandemi COVID-19 telah menjadi bukti nyata bagaimana sistem kesehatan di berbagai negara termasuk Indonesia diuji menghadapi dan merespons situasi darurat kesehatan. Berdasarkan data oleh Kemenkes RI tahun 2020 mencatat  kasus COVID-19 di Indonesia mulai pada tanggal 2 Maret 2020 sampai 31 Desember 2020  terkonfirmasi Covid-19 sebesar 743.198 dengan 109.963 kasus aktif. Penelitian ini menggunakan metode literature review yang berasal dari 2 database yaitu Google Scholar untuk artikel nasional dan Pubmed untuk artikel  internasional. Adanya ketimpangan yang  terjadi antara masyarakat  perkotaan dengan perdesaan  terutama lansia masih  menjadi tantangan menjaga  ketahanan sistem kesehatan di  Indonesia. Ketimpangan ini  dapat dipengaruhi oleh faktor  geografis, sosial-ekonomi,  budaya, serta ketersediaan  dan kualitas layanan  kesehatan di masing-masing  wilayah. Salah satu tantangan dalam menghadapi krisis  kesehatan adalah kurang meratanya tenaga kesehatan di berbagai daerah khususnya daerah  terpencil. Dalam menghadapi potensi krisis kesehatan di masa depan, pemerintah Indonesia telah  menerapkan berbagai strategi untuk meningkatkan kesiapsiagaan sistem kesehatannya. Salah satu langkah utama adalah memperkuat infrastruktur kesehatan, terutama di daerah terpencil  dan perbatasan, dengan membangun lebih banyak fasilitas pelayanan kesehatan yang  dilengkapi dengan peralatan medis yang memadai. Kesediaan sistem kesehatan Indonesia menjadi komponen kunci dalam menangani krisis  kesehatan seperti wabah penyakit maupun bencana alam.
Digitalisasi asuransi kesehatan: Peluang dan tantangan dalam meningkatkan efisiensi layanan kesehatan Rajebta, Nikita Alia; Ciptaningrum, Anggraeni Dian; Wasir, Riswandy; Arbitera, Cahya
Indonesian Journal of Health Science Vol 5 No 3 (2025)
Publisher : PT WIM Solusi Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54957/ijhs.v5i3.1538

Abstract

The digitalization of health insurance administration offers considerable potential to enhance efficiency, transparency, and service accessibility. However, its implementation in Indonesia continues to face structural and operational challenges. This article aims to identify the opportunities and key barriers to adopting digital technology in the health insurance sector. A literature review method was applied, analyzing seven articles published between 2020–2025 obtained from Google Scholar and PubMed. The findings indicate that digital tools such as mobile applications, blockchain, and telemedicine have improved administrative processes and user experience. Nevertheless, issues such as digital literacy gaps, infrastructure limitations, and weak system integration continue to hinder the full realization of digitalization benefits. This study underscores the importance of strengthening human resource capacity, regularly updating digital platforms, and reinforcing regulatory frameworks to support an inclusive and sustainable digital transformation in health insurance services. Digitalisasi dalam pengelolaan asuransi kesehatan menawarkan potensi signifikan dalam meningkatkan efisiensi, transparansi, dan aksesibilitas layanan. Namun, implementasinya di Indonesia masih menghadapi berbagai kendala struktural dan operasional. Artikel ini bertujuan untuk mengidentifikasi peluang serta tantangan utama dalam penerapan teknologi digital di sektor asuransi kesehatan. Metode yang digunakan adalah tinjauan literatur terhadap tujuh artikel yang dipublikasikan antara tahun 2020–2025, diperoleh melalui basis data Google Scholar dan PubMed. Hasil kajian menunjukkan bahwa digitalisasi, melalui adopsi teknologi seperti aplikasi mobile, blockchain, dan telemedicine, dapat mempercepat proses administrasi dan meningkatkan pengalaman peserta. Namun, tantangan seperti kesenjangan literasi digital, keterbatasan infrastruktur, dan rendahnya integrasi sistem masih menghambat optimalisasi manfaat digitalisasi. Penelitian ini menekankan pentingnya strategi peningkatan kapasitas SDM, pembaruan perangkat lunak secara berkala, serta penguatan regulasi untuk mendukung transformasi digital yang inklusif dan berkelanjutan.
Penyuluhan Mencegah Cyberbullying melalui Pemanfaatan Media Sosial Secara Bijak di SD Islam PB Soedirman Karimah, Amani Shofi; Nabilah, Hanifah; El-Tsana, Ashfiya Vi'aqila; Abdillah, Ratu Puanurani Anggitya; 'Aisy, Afifah Rohadatul; Safitri, Novia Jasmine Cecillia; Kirana, Rara Ayu Candra; Pohan, Salwaa Alifah Destyana; Ciptaningrum, Anggraeni Dian; Kurnia, Inara Perdana; Fakhira, Najla Adelia; Hardiyanto, Lutfi
Alamtana: Jurnal Pengabdian Masyarakat UNW Mataram Vol 5 No 1 (2024): Edisi Mei 2024
Publisher : LPPM UNIVERSITAS NAHDLATUL WATHAN MATARAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51673/jaltn.v5i1.2012

Abstract

Kalangan pelajar khususnya pelajar sekolah dasar yang sudah melek internet bahkan menjadi pengguna media sosial tetapi belum memiliki pemahaman tentang konsekuensi perilaku online, bisa menjadikan dirinya sebagai korban atau pelaku cyberbullying, yang bertentangan dengan nilai-nilai Pancasila. Maka dari itu, adanya penyuluhan mencegah cyberbullying melalui pemanfaatan media sosial secara bijak yang diadakan di SDI PB Soedirman Kelas 5F ini untuk meningkatkan pengetahuan cyberbullying yang harapannya bisa mencegah perilaku cyberbullying. Hasil dari penelitian menunjukkan terjadinya kenaikan rata-rata skor tingkat pengetahuan dalam mencegah cyberbullying melalui pemanfaatan media sosial sebelum dan sesudah dilakukan penyuluhan, yaitu dari 83,91% ke 97,04% yang artinya terdapat peningkatan pengetahuan tentang mencegah cyberbullying melalui pemanfaatan media sosial secara bijak.