Claim Missing Document
Check
Articles

Found 11 Documents
Search

ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMENGARUHI KEPUTUSAN KONSUMEN DALAM MEMILIH ASURANSI KESEHATAN: LITERATURE REVIEW Azzahra, Raisya Shafa; Nafisah, Dewi Syaidah; Wasir, Riswandy; Arbitera, Cahya
Jurnal Kesmas Prima Indonesia Vol. 8 No. 1 (2024): Edisi Januari
Publisher : Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/jkpi.v8i1.4990

Abstract

Asuransi kesehatan menjadi bagian penting dalam upaya menjaga kesejahteraan masyarakat. Di Indonesia, terdapat beragam pilihan asuransi kesehatan yang sesuai dengan kemampuan dan kebutuhan konsumen. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi keputusan konsumen dalam memilih asuransi kesehatan. Metode yang digunakan adalah tinjauan pustaka terhadap artikel-artikel yang relevan dari tahun 2019 hingga 2024. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor-faktor seperti karakteristik personal, faktor sosial, kualitas pelayanan, pengetahuan, motivasi, promosi, dan norma budaya memiliki pengaruh signifikan terhadap keputusan konsumen. Faktor pribadi seperti pekerjaan orang tua, kondisi ekonomi, dan gaya hidup turut memengaruhi keputusan pembelian asuransi kesehatan. Selain itu, faktor sosial seperti hubungan dengan keluarga dan kelompok referensi juga berperan dalam pengambilan keputusan. Kualitas pelayanan yang diberikan oleh perusahaan asuransi, tingkat pengetahuan konsumen, motivasi untuk melindungi diri dari risiko kesehatan, promosi produk asuransi, dan norma budaya juga memainkan peran penting dalam keputusan pembelian. Temuan ini menggarisbawahi pentingnya perusahaan asuransi untuk mempertimbangkan faktor-faktor ini dalam merancang strategi pemasaran yang efektif. Kata kunci: Asuransi kesehatan, keputusan konsumen, faktor-faktor pengaruh, strategi pemasaran, layanan kesehatan.
The Hubungan Mutu Pelayanan terhadap Minat Kunjungan Ulang Pasien pada Poli Umum di Puskesmas Rawa Buntu Tahun 2021 : The Relationship of Service Quality with Interest of Patients Revisits in General Poly at Rawa Buntu Public Health Center 2021 Choiriah, Amalina Nur; Iswanto, Acim Heri; Istanti, Novita Dwi; Arbitera, Cahya
Promotif : Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 12 No. 2: DECEMBER 2022
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/promotif.v12i2.2523

Abstract

Kualitas pelayanan adalah kunci memasuki kesehatan global yang didasari kualitas dari pelayanan tingkat lokal. Mutu pelayanan merupakan salah satu faktor pertimbangan dalam memilih fasilitas kesehatan termasuk Puskesmas. Poli umum sebagai unit layanan dengan jumlah kunjungan terbanyak di puskesmas mencerminkan kualitas pelayanan yang terdapat pada puskesmas. Pelayanan yang berkualitas baik akan memotivasi pasien untuk berminat melakukan kunjungan ulang. Penelitian bertujuan mengetahui hubungan mutu pelayanan terhadap minat kunjungan ulang pasien pada poli umum di Puskesmas Rawa Buntu. Penelitian kuantitatif dengan desain studi cross sectional. Metode pengambilan sampel adalah teknik non probability sampling menggunakan accidental sampling. Sampel yang digunakan sebanyak 235 orang. Penelitian dengan uji chi-square didapatkan bahwa terdapat hubungan antara mutu pelayanan fasilitas (tangibles) p-value=0,000; kehandalan (reliability) p-value=0,000; daya tanggap (responsiveness) p-value=0,000; jaminan (assurance) p-value=0,000; dan empati (empathy) p-value=0,000 terhadap minat kunjungan ulang pasien. Saran bagi puskesmas untuk meningkatkan mutu pelayanan poli umum sehingga meningkatkan minat kunjungan ulang pasien ke Puskesmas Rawa Buntu.
Analysis of Factors Affecting Patient Satisfaction JKN Non PBI at Primary Health Care in East Jakarta District 2016 Arbitera, Cahya; Sjaaf, Amal Chalik; Sulistiadi, Wahyu
Journal of Indonesian Health Policy and Administration Vol. 2, No. 1
Publisher : UI Scholars Hub

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Health development in the period 2015-2019 is Indonesia Sehat program with the goal to improve the health and nutritional status of the community through health and community empowerment efforts which are supported with financial protection and health care equity. Social Health Security Agency (BPJS) as JKN organizers estimate in 2015 is a deficit of more than 6 trillion rupiahs. In 2016, the deficit is estimated to be 11 trillion rupiahs. This study used a cross sectional study design. The population in this study were outpatients at the sub-district Kramat Jati and Pasar Rebo primary health care with the total number of 800 people and studied sample of 100 people. Patient satisfaction in this study has mean score of 43,06. Education variable; job and services are not significantly affects patient satisfaction JKN Non PBI at East Jakarta district primary heallth care. In conclusion, dimension of punctuality; convenience in obtaining services and ease in obtaining services most influence on patient satisfaction JKN Non PBI in East Jakarta district primary health care with the p value = 0,000 < 0,05. In addition, politeness and friendliness within the service still have big influence on patient satisfaction bicause it is important factors on patient satisfaction. Therefore, the author gives some recommendations to appropriate and thorough improvement added with upgrading to the punctuality of service, conducting a survey of patient satisfaction by BPJS and primary health care, disseminating the research results regarding the effect of service quality on patient satisfaction level, further and in-depth research needs to be done related to the effect on service quality dimension to JKN patient satisfaction level in all primary health care included in East Jakarta district, especially at primary health care which has never been conducted with survey and research on JKN patient satisfaction level.
Peran digitalisasi dalam implementasi manajemen risiko asuransi kesehatan El-Tsana, Ashfiya Vi'aqila; Nabilah, Hanifah; Wasir, Riswandy; Arbitera, Cahya
Indonesian Journal of Health Science Vol 5 No 2 (2025)
Publisher : PT WIM Solusi Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54957/ijhs.v5i2.1464

Abstract

Perkembangan teknologi digital yang pesat telah mendorong industri asuransi kesehatan untuk beradaptasi dengan cara baru dalam mengelola risiko yang lebih inovatif dan efektif. Tujuan dari studi ini adalah untuk mengidentifikasi implementasi manajemen risiko yang inovatif dan berbasis digital dalam bisnis asuransi kesehatan di Indonesia. Literatur diperoleh dari Google Scholar dan PubMed menggunakan kata kunci terkait, kemudian diseleksi sesuai kriteria dan tujuan studi. Hasil menunjukkan bahwa digitalisasi meningkatkan efektivitas manajemen risiko asuransi kesehatan dengan memanfaatkan big data, artificial intelligence (AI), dan blockchain untuk analisis risiko yang lebih akurat dan proses klaim yang lebih efisien. Namun, penerapan digitalisasi di perusahaan asuransi kesehatan masih menghadapi berbagai tantangan yang perlu diatasi. Melalui pendekatan strategi yang inovatif, perusahaan asuransi kesehatan dapat memanfaatkan teknologi digital secara optimal untuk memperkuat sistem manajemen risiko dan meningkatkan kualitas layanan kepada pelanggan. Diperlukan penelitian lebih lanjut untuk mengembangkan dan merumuskan strategi-strategi inovatif baru yang sesuai dengan perkembangan teknologi di masa yang akan datang.
Digitalisasi asuransi kesehatan: Peluang dan tantangan dalam meningkatkan efisiensi layanan kesehatan Rajebta, Nikita Alia; Ciptaningrum, Anggraeni Dian; Wasir, Riswandy; Arbitera, Cahya
Indonesian Journal of Health Science Vol 5 No 3 (2025)
Publisher : PT WIM Solusi Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54957/ijhs.v5i3.1538

Abstract

The digitalization of health insurance administration offers considerable potential to enhance efficiency, transparency, and service accessibility. However, its implementation in Indonesia continues to face structural and operational challenges. This article aims to identify the opportunities and key barriers to adopting digital technology in the health insurance sector. A literature review method was applied, analyzing seven articles published between 2020–2025 obtained from Google Scholar and PubMed. The findings indicate that digital tools such as mobile applications, blockchain, and telemedicine have improved administrative processes and user experience. Nevertheless, issues such as digital literacy gaps, infrastructure limitations, and weak system integration continue to hinder the full realization of digitalization benefits. This study underscores the importance of strengthening human resource capacity, regularly updating digital platforms, and reinforcing regulatory frameworks to support an inclusive and sustainable digital transformation in health insurance services. Digitalisasi dalam pengelolaan asuransi kesehatan menawarkan potensi signifikan dalam meningkatkan efisiensi, transparansi, dan aksesibilitas layanan. Namun, implementasinya di Indonesia masih menghadapi berbagai kendala struktural dan operasional. Artikel ini bertujuan untuk mengidentifikasi peluang serta tantangan utama dalam penerapan teknologi digital di sektor asuransi kesehatan. Metode yang digunakan adalah tinjauan literatur terhadap tujuh artikel yang dipublikasikan antara tahun 2020–2025, diperoleh melalui basis data Google Scholar dan PubMed. Hasil kajian menunjukkan bahwa digitalisasi, melalui adopsi teknologi seperti aplikasi mobile, blockchain, dan telemedicine, dapat mempercepat proses administrasi dan meningkatkan pengalaman peserta. Namun, tantangan seperti kesenjangan literasi digital, keterbatasan infrastruktur, dan rendahnya integrasi sistem masih menghambat optimalisasi manfaat digitalisasi. Penelitian ini menekankan pentingnya strategi peningkatan kapasitas SDM, pembaruan perangkat lunak secara berkala, serta penguatan regulasi untuk mendukung transformasi digital yang inklusif dan berkelanjutan.
Pendekatan Praktis Manajemen Kesehatan di Tingkat Pelayanan Komunitas Ramadaningrum, Oktavia; Prisca, Nazwa; Rahmalia, Shofia; Salsabila, Sabrina; Hadi, Prananta; Zaki, Muhammad; Arbitera, Cahya
GALENICAL : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Mahasiswa Malikussaleh Vol. 4 No. 4 (2025): GALENICAL : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Mahasiswa Malikussaleh - Agustus 20
Publisher : Program Studi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jkkmm.v4i4.22672

Abstract

Masalah rendahnya efektivitas layanan kesehatan di tingkat komunitas masih menjadi tantangan besar dalam upaya peningkatan derajat kesehatan masyarakat di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pendekatan praktis manajemen kesehatan di tingkat pelayanan komunitas, dengan fokus pada partisipasi masyarakat, peran tenaga kesehatan, serta integrasi strategi konvensional dan digital. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif, melalui kajian literatur dan analisis mendalam terhadap studi-studi relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan berbasis keluarga, penggunaan teknologi digital, serta kolaborasi multipihak terbukti meningkatkan efektivitas program kesehatan komunitas. Namun, tantangan seperti keterbatasan tenaga kesehatan, resistensi budaya, dan rendahnya literasi kesehatan masyarakat masih menjadi hambatan signifikan. Kesimpulannya, keberhasilan manajemen kesehatan komunitas sangat bergantung pada sinergi antara tenaga kesehatan dan masyarakat, didukung oleh strategi komunikasi yang adaptif dan pelatihan berkelanjutan. 
Upaya Membangun Generasi Unggul dengan Menanamkan Unsur Kepemimpinan pada Remaja: Literature Review Arbitera, Cahya; Mizaniah, Silmi; Safitriani, Vyrza Aristya; Safira, Dinda; Larasati, Anindita; Pertiwi, Hanna; Fakhrunnisa, Raissa Athalia; Salma, Putri; Zharfan, Faza Raisa; Andini, Gita; Jasmine, Devrina
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v8i2.15157

Abstract

Tujuan penelitian literature review ini adalah untuk melakukan analisis sistematis terhadap unsur kepemimpinan pada remaja sebagai langkah membangun generasi unggul bangsa Indonesia. Remaja atau yang lebih sering disebut dengan Generasi Z yaitu mereka yang lahir pada tahun 1997 sampai dengan tahun 2012 jumlahnya sekarang mendominasi penduduk di Indonesia dengan jumlah sekitar 74,93 juta jiwa, atau 27,94% dari total populasi. Sebagai generasi penerus bangsa maka remaja harus memiliki unsur atau jiwa kepemimpinan. Terdapat beberapa faktor yang mempengaruhi pembentukan sikap kepemimpinan pada anak dan remaja, baik diantaranya yaitu kejujuran, keberanian, rasa tanggung jawab, dorongan, keinginan untuk memimpin, kepercayaan diri, pengetahuan, kompromi, bertoleransi, peran pendidik, pembinaan karakter melalui kegiatan organisasi, serta tantangan dari Revolusi Industri 4.0. Selain itu, penting juga untuk melakukan kaderisasi kepemimpinan dengan menyediakan wadah untuk pemberdayaan potensi anggota dan evaluasi kontrol organisasi. Artikel ini menggunakan metode literatur review yang bersumber dari Google Scholar berdasarkan artikel-artikel yang relevan dari tahun 2019 hingga 2023, dengan menggunakan kata kunci kepemimpinan remaja, unsur atau faktor kepemimpinan, dan kepemimpinan remaja generasi emas.
INTERVENSI UPAYA PENCEGAHAN KEBAKARAN TERHADAP PENINGKATAN PENGETAHUAN DAN SIKAP WARGA DI WILAYAH PADEMANGAN BARAT JAKARTA UTARA TAHUN 2019 Rachmawati, Yunia; Arbitera, Cahya; Nurcandra, Fajaria
Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat : Media Komunikasi Komunitas Kesehatan Masyarakat Vol 12 No 1 (2020): JIKM Vol. 12, Edisi 1, Februari 2020
Publisher : Public Health Undergraduate Program, Faculty of Health Science, Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (460.949 KB) | DOI: 10.52022/jikm.v12i1.46

Abstract

Latar belakang: Pademangan Barat, Jakarta Utara adalah daerah yang dapat dikategorikan sebagai daerah yang kotor. Sebagian besar bangunan di wilayah itu adalah bangunan semi permanen dan tidak ada ruang antara satu gedung dengan gedung lainnya. Berdasarkan data di Jakarta Utara, ada 419 kasus kebakaran pada 2018 dan 53 kasus terjadi di Pademangan. Objektivitas penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh intervensi pencegahan kebakaran terhadap peningkatan pengetahuan dan perilaku warga di wilayah Pademangan Barat, Jakarta Utara pada tahun 2019. Metode: Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan rancangan penelitian pra eksperimental dengan kelompok pretest dan posttest yang tidak. termasuk membandingkan kelompok dengan jumlah sampel saya adalah 92 yang terdiri dari 46 sampel dalam kelompok ceramah dan 46 sampel dalam kelompok video yang diadakan pada bulan Mei. Hasil: Berdasarkan hasil penelitian ini, terjadi perubahan pengetahuan (p-value 0,000) dan perilaku (p-value 0,001) yang terjadi pada metode intervensi dan ceramah dan ada perubahan perilaku (p- value 0,000) dan perilaku (p-value 0,029) intervensi dengan metode video kepada warga di RT 001 dan 012 di Pademangan Barat, Jakarta Utara pada 2019. Kesimpulan: Berdasarkan hasil uji statistik, itu menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan antara standar meningkatkan pengetahuan dan perilaku warga antara keduanya. kelompok yang diberikan metode ceramah atau video dan dapat disimpulkan bahwa tidak ada perbedaan efektivitas dalam kedua metode. Kata kunci: Intervensi, Pengetahuan, Sikap, Pencegahan Kebakaran Interventions Fire Perventions to Increased Knowledge and Attitudes of Residents in West Pademangan Region, North Jakarta 2019 AbstractBackground: Pademangan Barat, North Jakarta was a region that can be categorized as a vile region. Most of the building in that region was semi-permanent buildings and there was no space between one building to another. Based on the data in North Jakarta, there was 419 case of conflagration in 2018 and 53 cases of them happened in Pademangan. The objectivity of this research was to know the intervention effect of conflagration prevention to the raising knowledge and citizen’s behavior in the Pademangan Barat Region, North Jakarta in 2019. Methods: This was quantitative research along with Pre experimental study design with pretest and posttest group which was not included comparing the group with the number of me sample was 92 which consisted of 46 samples in the lecturing group and 46 samples in video group which was held in May. Results: Based on the result of this research, there was knowledge alteration (p-value 0,000) and behavior (p-value 0,001) which happened in intervention and lecturing method and there were behavior alteration (p-value 0,000) and behavior (p-value 0,029) intervention with video method to the citizens in RT 001 and 012 in Pademangan Barat, North Jakarta in 2019. Conclusions: . Based on the result of the statistics test, it showed that there was no difference between the standards of raising knowledge and citizen's behavior between both groups who were given of either lecturing or video methods and it could be concluded that there was no difference of the effectiveness in both methods. Keywords: Intervention, Knowledge, Attitude, Fire Prevention
Manajemen kinerja SDM kesehatan: Menjaga kualitas melalui sistem penilaian yang efektif Putri Priyono, Afifah Thaliah; Alba, Alinda Mahardika; Wasir, Riswandy; Arbitera, Cahya
Indonesian Journal of Health Science Vol 4 No 6s (2024): Mewujudkan Indonesia Sehat: Transformasi Sistem Kesehatan di Era Baru
Publisher : PT WIM Solusi Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54957/ijhs.v4i6s.1252

Abstract

Performance standards provide guidelines regarding the quantity and quality of performance that employees must achieve. Performance standards can be used as a benchmark in implementing work processes to achieve predetermined results to provide an assessment. The results of the Performance Evaluation contain the strengths and weaknesses of the employee's performance, and will be notified to the employee being evaluated as appreciation for their performance so that the employee knows and makes improvements to the evaluation results provided. Therefore, this study aims to explore how performance management in the health HR sector can be carried out optimally in order to maintain and improve the quality of health. The method used is a literature review from the Google Scholar and Pubmed databases for 2019-2024. With research results, performance assessment is an effort to identify, measure and manage the work carried out by workers (HR) within an organization/company. This is proven because many employees state that they always comply with existing regulations at work, including wearing uniforms provided by the agency, working in accordance with their duties and responsibilities and working in accordance with instructions from their superiors. Service quality is the main factor in community satisfaction in receiving health services at community health centers. Standar kinerja memberikan pedoman tentang kuantitas dan kualitas kinerja yang harus dicapai karyawan. Standar kinerja dapat dijadikan tolak ukur dalam pelaksanaan proses kerja untuk mencapai hasil yang telah ditentukan untuk memberikan penilaian. Hasil Evaluasi Kinerja berisikan kekuatan dan kelemahan kinerja karyawan, dan akan diberitahukan kepada karyawan yang dievaluasi sebagai penghargaan atas kinerjanya agar karyawan mengetahui dan melakukan perbaikan atas hasil evaluasi yang diberikan. Maka dari itu, kajian ini bertujuan untuk mengeksplorasi bagaimana manajemen kinerja dalam sektor SDM kesehatan dapat dilakukan secara optimal guna menjaga dan meningkatkan kualitas kesehatan. Metode yang digunakan yaitu literature review dari database Google Scholar dan Pubmed tahun 2019-2024. Dengan hasil penelitian Penilaian kinerja merupakan usaha mengidentifikasi, mengukur dan mengelola pekerjaan yang dilaksanakan oleh para pekerja (SDM) di lingkungan suatu organisasi/perusahaan. Hal ini dibuktikan karena banyak pegawai yang menyatakan bahwa mereka selalu mentaati peraturan yang ada di tempat bekerja termasuk mengenakan pakaian seragam yang disediakan instansi, kerja sesuai dengan tugas dan tanggung jawab dan bekerja sesuai dengan instruksi dari atasan. Kualitas pelayanan menjadi faktor utama bagi kepuasan masyarakat dalam mendapatkan pelayanan kesehatan di puskesmas.
Perencanaan SDM kesehatan: Mewujudkan kebutuhan tenaga kesehatan melalui strategi yang efektif Octaviani, Putri; Fitri, Tasya Ariani; Kurnia, Inara Perdana; Wasir, Riswandy; Arbitera, Cahya
Indonesian Journal of Health Science Vol 4 No 6s (2024): Mewujudkan Indonesia Sehat: Transformasi Sistem Kesehatan di Era Baru
Publisher : PT WIM Solusi Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54957/ijhs.v4i6s.1275

Abstract

Perencanaan Sumber Daya Manusia (SDM) kesehatan adalah hal yang penting dalam mewujudkan pelayanan kesehatan yang optimal dan merata di Indonesia. Artikel ini mengkaji analisis kebutuhan, distribusim serta beban kerja tenaga kesehatan sebagai bagian dari strategi perencanaan yang efektif. Dengan menggunakan metode studi literatur, penelitian ini menyoroti ketimpangan distribusi tenaga kesehatan, khususnya di daerah yang sulit dijangkau, serta tingginya beban kerja yang dapat menurunkan kualitas pelayanan. Metode seperti Workload Indicators of Staffing Needs (WISN) dan Analisis Beban Kerja (ABK) digunakan untuk mendukung perencanaan berbasis data. Hal yang direkomendasikan meliputi pemberian insentif bagi tenaga kesehatan di daerah tertinggal, pelatihan untuk meningkatkan keterampilan, serta pemanfaatan tekonologi dalam manajemen adminitrasi. Selain itu, kolaborasi lintas sektor antara pemerintah, institusi pendidikan, dan sektor swasta juga diperlukan untuk memastikan keberlanjutan tenaga kesehatan yang berkualitas. Dengan perencanaan yang berbasis data dan pendekatan holistic, sistem kesehatan di Indonesia dapat mengatasi ketimpangan, meningkatkan efisiensi, serta memberikan akses pelayanan yang lebih baik bagi seluruh masyarakat. Pendekatan ini diharapkan menjadi Solusi untuk menciptakan sistem kesehatan yang Tangguh dan berkelanjutan.