Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

Pemanfaatan Citra Optik dan Citra Radar dalam Identifikasi Tambak di Pesisir Kabupaten Pati Provinsi Jawa Tengah Nurul Afdal Haris; Retnadi Heru Jatmiko; Nur Mohammad Farda
Jurnal Environmental Science Vol 4, No 2 (2022): April
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (604.7 KB) | DOI: 10.35580/jes.v4i2.29832

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan keakuratan hasil identifikasi penggunaan lahan tambak di daerah pesisir Kabupaten Pati Provinsi Jawa Tengah. Dengan memanfaatkan data citra optik (Sentinel-2) dan citra radar (Sentinel-1). Pemetaan dilakukan dengan menerapkan transformasi indeks air berupa NDWI (Normalized Difference Water Index) untuk citra optik dan SDWI (Sentinel-1 Difference Water Index) untuk citra radar serta pengklasifikasian terbimbing dengan metode Random Forest pada masing-masing citra. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan citra optik dalam pemetaan tambak memberikan akurasi yang lebih baik dibandingkan dengan citra radar berdasarkan hasil uji akurasi dengan metode Confusiion Matrix. Dimana hasil menunjukkan pada citra optik Sentinel-2 menghasilkan akurasi sebesar 94.61% dan untuk citra radar Sentinel-1 sebesar 73.21%. Serta penggunaan transformasi indeks air sangat membantu dalam penentuan sampel klasifikasi. Ditemukan pada penelitan bahwa akurasi pada citra radar cukup rendah dibandingkan dengan citra optik dikarenakan sensitivitas pada citra radar terhadap badan air sangat tinggi. Sehingga memungkinkan kesalahan klasifikasi antara laut dan tambak
Identifikasi Waktu Tanam dan Panen Padi Menggunakan Citra Radar Sentinel-1 Multitemporal di Kabupaten Kulonprogo, Yogyakarta Uca Uca; Nurul Afdal Haris; Sukri Nyompa
Seminar Nasional LP2M UNM SEMINAR NASIONAL 2022 : PROSIDING EDISI 2
Publisher : Seminar Nasional LP2M UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak. Lahan Sawah merupakan penggunaan lahan yang memiliki karakteristik berbeda dengan penggunaan lahan yang lain. Dikarenakan fase hidup padi yang berbeda-beda setiap waktunya. Citra Radar yang memiliki kelebihan resolusi spasial maupun temporal menengah bisa dimanfaatkan untuk mengindetifikasi pola tersebut. Kajian ini bertujuan untuk mengindentifikasi sebaran lahan sawah yang ada dan untuk mengetahui waktu tanam maupun panen di Kabupaten Kulon Progo. Metode yang digunakan adalah dengan pemanfaatan interpretabilitas citra baik secara visual maupun dari nilai hamburan balik citra. Analisis dilakukan secara multitemporal untuk melihat fenomena perubahan pada lahan sawah. Penggunaan citra radar Sentinel-1 menunjukkan lahan sawah tersebar di beberapa kecamatan seperti, Kecamatan Sentolo, Temon, Pengasih, Wates, Galur, Kecamatan Lendah dan Panjatan. Fase tanam dan panen di Kecamatan yang teridentifkasi dilakukan 2 hingga 3 kali dalam setahun. Kecamatan Temon, Wates, Pengasih, dan Panjatan bagian Barat mencapai 3 kali dalam setahun, dan sisanya hanya 2 kali dalam setahun. Secara umum waktu tanam dilakukan pada bulan Januari, Mei dan September, baik untuk wilayah dengan waktu panen yang hanya 2 atau 3 kali. Sedangkan waktu panen dilakukan pada bulan Maret, Juli, dan November/Desember. Ditemukan juga bahwa terdapat perbedaan jangka waktu tanam padi mulai 3-4 bulan hingga waktu panen. Kata Kunci: Radar, Multitemporal, Padi, Hamburan Balik
Strategi Pengelolaan Kawasan Objek Wisata Air Terjun Pung Bunga Kabupaten Maros Juanda, Muhammad Faisal; Haris, Nurul Afdal; Bure, Lisye Marselina; Mulyani, Sri
LaGeografia Vol 23, No 1 (2024): Oktober
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/lageografia.v23i1.64189

Abstract

Waterfall attractions and natural bathing are two types of tourism activity currently favored by the community. Pung Bunga Waterfall is located in Maros Regency This research aims to formulate a strategy for managing the Pung Bunga Waterfall tourist attraction area in Maros Regency. The type of research conducted is a mixed method of quantitative and qualitative. Data collection techniques are surveys, observations, interviews, and documentation. Data analysis techniques using the SWOT method to later produce several alternative strategies in managing the research location. The use of the SWOT analysis method to describe Strengths (Strengths), Weaknesses (Weaknesses), Opportunities (Opportunities), and Threats (Threats). After that, scoring is carried out to determine the strategy that can be used. The results of the research obtained are 4 management strategies including (1) Management of tourist attraction areas in a sustainable and integrated manner by maintaining waterfall attractions as the main tourist attraction. (2) Cooperate with various parties such as the government, private sector, and environmentalists to develop complex, superior, and highly competitive tourist areas. (3) Maintain the sustainability and naturalness of the area by maintaining environmental conditions and educating visitors on the importance of forests and waters to hook visitors who come. (4) Involving the local community in POKDARIWIS and promotion in the context of managing the tourist attraction area.AbstrakObjek wisata air terjun dan permandian alam  adalah salah satu jenis kegiatan pariwisata yang saat ini banyak digemari oleh masyarakat. Air terjun Pung bunga terdapat di Kabupaten Maros  Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan strategi untuk pengelolaan kawasan objek wisata air terjun Pung Bunga di Kabupaten Maros. Jenis penelitian yang dilakukan adalah metode campuran kuantitatif dan kualitatif. Teknik Pengumpulan data yaitu survei, observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik Analisis data dengan menggunakan metode SWOT agar nantinya menghasilkan beberapa alternatif strategi dalam pengelolaan lokasi penelitian. Penggunaan metode analisis SWOT agar dapat menguraikan Kekuatan (Strenght), Kelemahan (Weakness), Peluang (Opportunity) dan Ancaman (Threat). Setelah itu dilakukan skoring dalam penentuan strategi yang dapat digunakan. Adapun hasil penelitian yang diperoleh yaitu 4 strategi pengelolaan diantaranya (1) Pengelolaan Kawasan Objek wisata secara berkelanjutan dan terpadu dengan mempertahankan atraksi air terjun sebagai objek wisata utama. (2) Melakukan kerja sama dengan berbagai pihak seperti pemerintah, swasta maupun pemerhati lingkungan untuk mengembangkan kawasan wisata yang kompleks, unggul serta berdaya saing tinggi. (3) Menjaga kelestarian dan kealamian kawasan dengan mempertahankan kondisi lingkungan dan edukasi bagi pengunjung pentingnya hutan dan perairan sehingga mengait pengunjung yang datang. (4) Pelibatan masyarakat setempat dalam POKDARIWIS dan promosi dalam rangka pengelolaan kawasan objek wisata.
Pelatihan Pemanfaatan Aplikasi Digital Menggunakan ESRI ArcGIS Survey123 Bagi Peserta Didik di SMP Islam Terpadu Al-Hikmah Pangkep Yanti, Jeddah; Ichsan Invanni Baharuddin; Dinil Qaiyimah; Muhammad Faisal Juanda; Nurul Afdal Haris
Jurnal Kemitraan Responsif untuk Aksi Inovatif dan Pengabdian Masyarakat Volume 2 Issue No. 2: January 2025
Publisher : Lontara Digitech Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61220/kreativa.v2i2.20253

Abstract

Tuntutan kompetensi guru yang profesional di era digital sejalan dengan perkembangan sektor pendidikan yang menekankan pada integrasi ilmu pengetahuan, komunikasi organisasi, dan teknologi terapan dalam mata pelajaran. Peningkatan platform digital untuk menunjang proses belajar mengajar siswa terus meningkat secara real-time dengan cepat. Pengabdian Masyarakat Universitas Negeri Makassar mengadakan program pelatihan menggunakan ESRI ArcGIS Survey123 bersama SMP IT Al-Hikmah Pangkep (mitra). Terkait dengan platform digital, keterbatasan ilmu pengetahuan dan teknologi dalam proses belajar mengajar menyebabkan media pembelajaran terbatas dan kurang terorganisir sehingga database hasil pembelajaran kurang dievaluasi. Mitra mempelajari manfaat penggunaan aplikasi digital untuk mengumpulkan, mengatur, menganalisis, dan mengevaluasi hasil pembelajaran dengan cepat, efektif, dan efisien. ArcGIS Survey123 memberikan akses bagi pelajar dan akademisi profesional sebagai bentuk mitra dukungan ESRI. Aplikasi ini telah diterapkan pada sistem tingkat IGCSE Cambridge bidang sains dan ilmu sosial untuk siswa sekolah dasar di berbagai negara seperti Singapura. Pemanfaatan Aplikasi Digital dengan menggunakan ESRI ArcGIS Survey123 di SMP IT Al-Hikmah Pangkep dapat meningkatkan kompetensi guru dalam menerapkan ilmu pengetahuan dan teknologi informasi serta meningkatkan minat dan bakat siswa dalam mengeksplorasi aplikasi digital, yang diharapkan dapat disosialisasikan baik kepada rekan sejawat maupun siswa. di kelas. Ilmu pengetahuan dan teknologi yang diperoleh guru dan siswa diterima dengan lancar. Peningkatan pembelajaran efektif mendorong mitra untuk mengembangkan berbagai jenis aplikasi digital dalam sistem belajar mengajar secara terus menerus.
Kajian Kesesuaian Lahan Tanaman Porang (Amorphophallus Muelleri) Di Das Kaonisik Sub Das Hulu Jeneberang Kabupaten Gowa Zhiddiq, Sulaiman; Yusuf, Muhammad; Mannan, Abd.; Haris, Nurul Afdal; Salam, Nurul A.
Sainsmat : Jurnal Ilmiah Ilmu Pengetahuan Alam Vol 14, No 1 (2025): Maret
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/sainsmat141670442025

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui; 1. Kualitas dan Karakteristik lahan, 2)   Tingkat kesesuaian lahan. Menggunakan metode purposive sampling berbasis SIG, tumpangsusun peta penggunaan lahan, peta lereng, peta tanah, dan peta bentuklahan. Menggunakan data analisis lapang dan laboratorium dengan teknik analisis data yaitu matching. Hasil penelitian menunjukkan bahwa; 1. Karakteristik lahan di DAS Kaonisik yaitu berada pada iklim agak kering, temperatur atau suhu udara sedang; media perakaran untuk drainase tanah baik sampai terhambat; tekstur tanah  liat hingga berpasir; kedalaman efektif sedang-dalam; retensi hara untuk KTK tanah sedang-tinggi; pH tanah netral; hara tersedia untuk P2O5 (P tersedia) tinggi-sangat tinggi; K2O rendah-sangat rendah; N-total 0,06-0,22; Potensi mekanisme untuk lereng dari datar, landai, agak landai/miring, curam, dan sangat curam; bahaya erosi tidak ada-sedang; Batuan permukaan tidak ada-banyak. Tingkat kesesuaian lahan diperoleh empat kelas yaitu sangat sesuai (S1), cukup sesuai (S2), sesuai marginal (S3).
Kajian Kesesuaian Lahan Tanaman Porang (Amorphophallus Muelleri) Di Das Kaonisik Sub Das Hulu Jeneberang Kabupaten Gowa Zhiddiq, Sulaiman; Yusuf, Muhammad; Mannan, Abd.; Haris, Nurul Afdal; Salam, Nurul A.
Sainsmat : Jurnal Ilmiah Ilmu Pengetahuan Alam Vol 14, No 1 (2025): Maret
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/sainsmat141670442025

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui; 1. Kualitas dan Karakteristik lahan, 2)   Tingkat kesesuaian lahan. Menggunakan metode purposive sampling berbasis SIG, tumpangsusun peta penggunaan lahan, peta lereng, peta tanah, dan peta bentuklahan. Menggunakan data analisis lapang dan laboratorium dengan teknik analisis data yaitu matching. Hasil penelitian menunjukkan bahwa; 1. Karakteristik lahan di DAS Kaonisik yaitu berada pada iklim agak kering, temperatur atau suhu udara sedang; media perakaran untuk drainase tanah baik sampai terhambat; tekstur tanah  liat hingga berpasir; kedalaman efektif sedang-dalam; retensi hara untuk KTK tanah sedang-tinggi; pH tanah netral; hara tersedia untuk P2O5 (P tersedia) tinggi-sangat tinggi; K2O rendah-sangat rendah; N-total 0,06-0,22; Potensi mekanisme untuk lereng dari datar, landai, agak landai/miring, curam, dan sangat curam; bahaya erosi tidak ada-sedang; Batuan permukaan tidak ada-banyak. Tingkat kesesuaian lahan diperoleh empat kelas yaitu sangat sesuai (S1), cukup sesuai (S2), sesuai marginal (S3).
Implementasi Nilai Kepemimpinan dan Kewirausahaan dalam Pendidikan Sekolah Menengah: Upaya Mempersiapkan Generasi Emas 2045 Nurhajarurahmah, St Zulaiha; Sa’diyah, Jamilatus; Musawira, Musawira; Haris, Nurul Afdal; Ainun, Nur Aisyah
Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2025): Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/bajpm.v5i1.1457

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini dirancang untuk membekali siswa sekolah menengah pertama dengan keterampilan dan karakter yang diperlukan untuk menghadapi tantangan masa depan, serta berkontribusi pada pencapaian visi Indonesia Emas 2045. Tujuan utama dari program ini adalah membangun karakter kepemimpinan dan jiwa kewirausahaan sejak dini. Metode yang diterapkan adalah pendekatan interaktif yang meliputi penyajian materi diikuti dengan diskusi terarah, serta kegiatan praktik yang mengintegrasikan teori dan pengalaman nyata untuk meningkatkan pemahaman siswa. Manfaat yang diperoleh dari kegiatan ini termasuk peningkatan signifikan dalam pemahaman siswa terhadap kepemimpinan yang efektif dan inovasi kewirausahaan, sebagaimana dibuktikan oleh hasil evaluasi post tes yang menunjukkan peningkatan skor dalam semua indikator nilai kepemimpinan dan kewirausahaan. Siswa juga diajarkan pentingnya kolaborasi dalam mencapai tujuan bersama, sesuai dengan penelitian yang menunjukkan bahwa lingkungan pendidikan yang mendukung dapat memfasilitasi minat dan sikap kewirausahaan. Dengan membekali siswa dengan keterampilan abad ke-21 seperti literasi digital serta kemampuan berpikir kritis dan kreatif, diharapkan mereka dapat menjadi generasi yang kompeten dan berdaya saing tinggi. Pendidikan yang efektif berfungsi sebagai dasar untuk menyiapkan generasi penerus yang unggul dalam berbagai bidang. Subjek dari kegiatan ini adalah siswa sekolah menengah pertama yang terlibat aktif dalam proses belajar mengajar. Pada akhirnya, kegiatan ini tidak hanya berkontribusi pada pengembangan kompetensi individu siswa, tetapi juga berperan penting dalam membentuk karakter dan jiwa kewirausahaan yang sangat penting bagi pembangunan bangsa di masa depan. Program ini menegaskan peran pendidikan sebagai fondasi utama dalam menyiapkan generasi penerus bangsa yang unggul dan berdaya saing tinggi sebagai bentuk dukungan terhadap misi kejayaan Indonesia Emas 2045.
IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN JIGSAW SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR GEOGRAFI SISWA KELAS XI IPS DI SMAN 4 KABUPATEN GOWA Zhiddiq, Sulaiman; Tahirah, Inas; Mannan, Abdul; Yusuf, Muhammad; Haris, Nurul Afdal
Social Landscape Journal Vol 6, No 1 (2025): March
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56680/slj.v6i1.70910

Abstract

The application of conventional teaching methods that do not actively engage students has contributed to the low academic achievement in Geography among 11th-grade social science students at SMAN 4 Gowa Regency. This study aims to examine the effect of implementing the Jigsaw learning model on improving Geography learning outcomes among 11th-grade social science students at SMAN 1 Pangkep using a quasi-experimental method and a pretest-posttest control group design. The research sample consisted of two classes: an experimental class that applied the Jigsaw learning model and a control class that used conventional methods. The results showed a significant difference in students' learning outcomes between those taught using the Jigsaw learning model and those taught using conventional methods, with the experimental class achieving higher posttest scores and demonstrating increased student engagement in discussions and problem-solving. The study concludes that the Jigsaw learning model is effective in improving Geography learning outcomes, making it a viable alternative for educators in designing more interactive and student-centered learning strategies.
Analisis Spasial Tingkat Kerawanan Longsorlahan di Kecamatan Cenrana Kabupaten Maros Zhiddiq, Sulaiman; Fitriani, Fitriani; Yusuf, Muhammad; Mannan, Abdul; Haris, Nurul Afdal
LaGeografia Vol 24, No 1 (2025): October
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/lageografia.v24i1.74803

Abstract

This research aims to determine the prevalence of landslides and the level of landslide vulnerability in the Cenrana sub-district, Maros district. Finding areas prone to landslides through land unit maps derived by displaying rainfall maps, slope maps, land use maps, rock type maps, and soil maps. Field survey data collection and laboratory analysis. Data analysis in cartographic research, based on geographic information systems. The results of the research show that the level of landslide vulnerability in the Cenrana, Agihan sub-districts is low in most parts of the North, with a small part in the Baji Pamai and Limampoccoe areas. The moderate level of vulnerability is spread across the central part of the North and Rompegading. Landslide proneness is high in most parts of the East, South, West, Cenrana Baru, Labuaja, Lebbotenggae, and Laiya. The level of landslide proneness is very high in parts of Laiya and Lebbotenggae.AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui agihan longsor dan tingkat kerawanan longsor di kecamatan Cenrana kabupaten Maros. Menemutunjukkan daerah rawan longsor melalui peta satuan lahan diturunkan dengan penampalan peta curah hujan, peta lereng, peta penggunaan lahan, peta jenis batuan dan peta tanah. Pengumpulan data survey lapang dan analisis laboratorium. Analisis data dalam penelitian kartografis, berbasis sistem informasi geografi. Hasil penelitian menunjukkan tingkat kerawanan longsor kecamatan Cenrana, Agihan tingkat rawan longsor rendah terdapat di sebagian besar di Utara, sebagian kecil di daerah Baji Pamai, dan Limampoccoe. Tingkat rawan sedang tersebar di bagian tengah Utara, dan Rompegading. Rawan longsor tinggi hampir disebagian besar bagian Timur, Selatan, Barat, Cenrana Baru, Labuaja, Lebbotengngae, dan Laiya. Tingkat rawan longsor sangat tinggi tersebar di sebagian di Laiya dan Lebbotengngae.