Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : PESHUM

Implementasi Pengukuran Indeks Kualitas Kebijakan Di Lingkungan Kemendes PDT Oleh Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia Tahun 2025 Dzaky, Naufal; Rizky Nurhidayat Perdana
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i2.14208

Abstract

Indeks Kualitas Kebijakan (IKK) merupakan instrumen untuk mengukur kualitas kebijakan pemerintah terutama terhadap dampak atau hasil bagi pembangunan yang strategis dengan mengedepankan prinsip (berbasis bukti). Pengukuran IKK Tahun 2025 dilakukan untuk menilai sejauh mana strategi kebijakan Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT) dirancang, diimplementasikan, serta dievaluasi secara efektif. IKK menjadi instrumen penting dalam memastikan kebijakan yang dihasilkan selaras dengan kebutuhan masyarakat, berorientasi pada hasil, serta mendukung tercapainya tujuan pembangunan desa dan daerah tertinggal. Penelitian ini fokus pada tiga kebijakan utama Kemendes PDT yaitu Pelatihan Masyarakat Desa (Permendes PDTT No. 5/2024), Prioritas Pemanfaatan Dana Desa (No. 7/2023), dan Indeks Desa (No. 9/2024). Analisis kualitatif mengadopsi model implementasi Van Meter dan Van Horn dengan lima variabel standar-tujuan, sumber daya, karakteristik organisasi, sikap pelaksana, dan kondisi ekonomi-sosial-politik menghasilkan bahwa dalam proses pengukuran ini sangat sesuai dengan teori karakteristik penerapan model tersebut.
Peran Dinkopumdag Kota Surabaya dalam Peningkatan Kapasitas UMKM Industri Rumahan (Studi Kasus di Kelurahan Kalijudan) Mawardani, Nividia; Perdana, Rizky Nurhidayat
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i2.14251

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk menganalisis peran Dinkopumdag Kota Surabaya dalam meningkatkan kapasitas UMKM melalui program pendampingan. Peran Dinkopumdag dieksplorasi melalui peran Pendamping UMKM Industri Rumahan sebagai Resource Linker, Edukator, Fasilitator, dan Motivator. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR), yang diimplementasikan melalui empat tahapan pendampingan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program pendampingan efektif dan signifikan dalam peningkatan kapasitas UMKM melalui aspek legalitas, manajemen keuangan, produksi, sumber daya manusia (SDM), hingga pemasaran. Keberhasilan capaian tersebut turut didukung oleh partisipasi aktif dari perangkat desa, Kader Surabaya Hebat (KSH), dan pelaku usaha binaan. Kerlibatan ini menunjukkan bahwa pendampingan tidak hanya memberdayakan perseorangan, tetapi juga menjadi pendorong utama penguatan perekonomian desa. Sehingga diharapkan program pendampingan dilakukan berkelanjutan sebagai strategi pemberdayaan usaha jangka panjang.