Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

ANALISIS RISIKO PRODUKSI USAHATANI JAHE (ZINGIBER OFFICINALE) BERBASIS MODEL JUST AND POPE DI KOTA SERANG Azhara, Azmi Fatimah; Budiawati, Yeni; Widiati, Siti
Agricore: Jurnal Agribisnis dan Sosial Ekonomi Pertanian Unpad Vol 10, No 2 (2025): Agribisnis dan Sosial Ekonomi Pertanian
Publisher : Departemen Sosial Ekonomi Faperta Unpad dan Perhepi Komisariat Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/agricore.v10i2.65096

Abstract

AbstrakProduksi jahe di Kota Serang mengalami fluktuasi besar dengan produktivitas rendah dan lahan sempit, sehingga meningkatkan risiko produksi. Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi produksi dan risiko produksi jahe, serta mengidentifikasi tingkat risikonya. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan data primer dan sekunder. Sampel sebanyak 30 petani ditentukan melalui simple random sampling dan rumus Slovin. Model Just dan Pope digunakan untuk analisis risiko, sedangkan koefisien variasi (CV) digunakan untuk mengukur tingkat risiko. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel luas lahan dan bibit berpengaruh signifikan terhadap produksi, baik secara simultan maupun parsial. Namun, tidak ada variabel yang berpengaruh signifikan terhadap risiko produksi pada taraf nyata 5%, meskipun luas lahan berpengaruh signifikan pada taraf 10%. Bibit dan pupuk dapat menurunkan risiko, sedangkan luas lahan dan tenaga kerja cenderung meningkatkan atau tidak berpengaruh. Nilai CV sebesar 0,1865 menunjukkan bahwa risiko produksi secara umum tergolong rendah, tetapi sebagian besar petani tetap menghadapi risiko sedang hingga tinggi, yang dapat menyebabkan ketidakpastian hasil panen.Kata kunci: Jahe, Kota Serang, Model Just and Pope, Risiko Produksi.AbstractGinger production in Serang City experienced considerable fluctuations, accompanied by low productivity and relatively small land sizes, which increased the production risks faced by farmers. This study aimed to analyze the factors influencing ginger production and its associated risks, as well as to identify the level of production risk. A descriptive quantitative approach was applied using both primary and secondary data. Thirty ginger farmers were selected using simple random sampling and the Slovin formula. The Just and Pope production risk model was employed to analyze risk factors, while the coefficient of variation (CV) was used to measure the level of production risk.The results showed that land area and seed variables significantly affected ginger production, both jointly and individually. However, none of the production variables significantly influenced production risk at the 5% significance level, although land area had a significant effect at the 10% level. Seeds and fertilizers were identified as risk-reducing factors, while land area and labor tended to increase or had no significant effect on risk. A CV value of 0.1865 indicated that ginger farming in Serang City was generally categorized as low risk. Nevertheless, most farmers faced moderate to high levels of production risk, leading to potential uncertainty in harvest outcomes.Keywords: Ginger, Just and Pope Model, Production Risk, Serang City.
Optimalisasi Akses Pasar Petani Berbasis Model Kemitraan di Kecamatan Baros Kabupaten Serang Rianzani, Citra; Aliudin, Aliudin; Mulyati, Sri; Mulyaningsih, Asih; Anggraeni, Dian; Pancawati, Juwarin; Sulaeni, Sulaeni; Sariyoga, Setiawan; Budiawati, Yeni; Tresna, Ari; Widiati, Siti; Andi, Andi; Fuad Salam, Anis
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 3 (2026): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : CV. Era Digital Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59066/jpkm.v2i3.2320

Abstract

Keterbatasan akses pasar dan lemahnya posisi tawar petani terhadap pedagang pengumpul menjadi permasalahan yang masih dihadapi kelompok tani di Desa Tejamari, Kecamatan Baros, Kabupaten Serang. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan akses pasar petani melalui penguatan kapasitas manajerial dan fasilitasi model kemitraan agribisnis antara kelompok tani Sederhana II dengan Fans Hydro selaku pemasok produk sayuran ke ritel modern di Kota Serang. Kegiatan ini menggunakan pendekatan partisipatif (Participatory Rural Appraisal/PRA) yang melibatkan 25 petani, perwakilan Fans Hydro, dan perangkat desa setempat. Tahapan kegiatan meliputi pemetaan kondisi awal melalui Focus Group Discussion (FGD), penyuluhan kemitraan agribisnis, fasilitasi pertemuan dan negosiasi antara petani dan Fans Hydro, serta evaluasi kegiatan. Evaluasi dilakukan menggunakan pendekatan mixed methods melalui instrumen pre-test dan post-test serta wawancara mendalam. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan rata-rata pengetahuan peserta sebesar 40 poin persentase, dari 38,17% menjadi 78,17%. Minat bermitra meningkat dari 52% menjadi 84%, kepercayaan terhadap sistem kemitraan meningkat dari 40% menjadi 76%, dan keinginan petani untuk menghubungi Fans Hydro pasca kegiatan meningkat dari 35% menjadi 72%. Fans Hydro merekomendasikan penerapan sistem tupang sari kepada petani mitra untuk menjamin kontinuitas pasokan sesuai jadwal pengiriman ke ritel modern. Meskipun demikian, kesiapan petani dalam memenuhi standar kualitas produk ritel modern masih rendah, dari 41% menjadi 45%, sehingga pendampingan teknis pascapanen menjadi agenda tindak lanjut yang diprioritaskan.
Pengaruh Pengaruh Media Leaflet Terhadap Pengetahuan Petani Cabai Merah Keriting Di Desa Cimenteng Jaya Kecamatan Cibadak Kabupaten Lebak: Pendahuluan, Metode Penelitian, Hasil dan Pembahasan, Kesimpulan Nuryas, Auliana; Suherna, Suherna; Budiawati, Yeni
Agri Wiralodra Vol. 18 No. 01 (2026): usaha agribisnis
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/agriwiralodra.v18i01.143

Abstract

Penelitian ini mengkaji pengaruh brosur terhadap pengetahuan petani cabai merah keriting mengenai manfaat penggunaan mulsa di Desa Cimenteng Jaya, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Lebak. Pertanian merupakan sektor penting dalam perekonomian Indonesia, dengan cabai merah (Capsicum annuum) sebagai salah satu komoditas bernilai tinggi. Meskipun produksi cabai merah cukup signifikan, petani menghadapi tantangan akibat keterbatasan akses terhadap teknik pertanian modern dan informasi. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis dampak media brosur terhadap pengetahuan petani cabai merah keriting mengenai manfaat penggunaan mulsa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi-eksperimental, menggunakan metode pretest-posttest dengan kelompok kontrol. Data dikumpulkan dari sumber primer dan sekunder, dengan petani dari kelompok Berkah Makmur dan Mulya Tani sebagai sampel. Penelitian ini akan dibatasi pada periode waktu tertentu. Pengumpulan data akan dilakukan melalui kuesioner, dan lokasi penelitian berada di Desa Cimenteng Jaya. Data akan dianalisis untuk menguji hipotesis pada kelompok yang menerima intervensi, serta membandingkan skor rata-rata sebelum dan setelah penyuluhan konvensional, serta skor rata-rata sebelum dan setelah penyuluhan pertanian menggunakan brosur, dengan rentang skor 0-15. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa nilai Asymp Sig (2-tailed) sebesar 0.001 < 0.05, sehingga dapat disimpulkan bahwa Ha diterima, artinya terdapat pengaruh pengetahuan setelah penyuluhan diberikan.
Pengaruh Marketing Mix, Kualitas Pelayanan, dan Citra Merek Terhadap Keputusan Pembelian Konsumen Ayam Geprek (Suatu Kasus Pada Usaha Ayam Geprek di Rumah Chicken) Putri, Meliyana Ayu; Budiawati, Yeni; Gunawan, Gugun
Agri Wiralodra Vol. 18 No. 01 (2026): usaha agribisnis
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/agriwiralodra.v18i01.145

Abstract

A significant decline in sales in culinary businesses is a challenge faced by business actors. One of the causes of this decline is the increasing number of competitors offering similar products. This study aims to determine consumer characteristics and see how the 4P marketing mix, service quality, and brand image influence the purchasing decision for geprek chicken at Rumah Chicken. Data collection techniques used observation, interviews, and questionnaires. The sample used in this study was 100 samples using the accidental sampling technique. The analysis used in this study was instrument testing, classical assumption testing, hypothesis testing, and multiple regression analysis. The results of this study indicate that the variables of product quality (X1) and promotion (X4) partially and simultaneously have a significant effect on the purchasing decision (Y) for geprek chicken at Rumah Chicken. Meanwhile, the variables of price (X2), location (X3), service quality (X5), and brand image (X6) do not affect the purchasing decision (Y) for geprek chicken at Rumah Chicken. It is known that product quality, price, location, promotion, service quality, and brand image influence purchasing decisions by 71.6%, while the remaining 28.4% is explained by other variables not studied.
Analisis Dampak Diversifikasi Pertanian Terhadap Kesejahteraan Petani Azzahra, Diva; Budiawati, Yeni; Bukhari, Ahmad
Agri Wiralodra Vol. 18 No. 01 (2026): usaha agribisnis
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/agriwiralodra.v18i01.174

Abstract

Kesejahteraan petani masih menjadi persoalan penting di Indonesia, terutama bagi petani kecil yang bergantung pada sistem monokultur. Ketergantungan ini meningkatkan kerentanan terhadap fluktuasi harga, perubahan iklim, dan kegagalan panen, yang berdampak pada ketidakstabilan pendapatan. Menanggapi hal tersebut, Kelompok Tani Jabon Adiasa Mandiri di Kota Serang, Provinsi Banten, menerapkan diversifikasi pertanian dengan menanam padi, jagung, dan semangka untuk meningkatkan kesejahteraan mereka. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bentuk diversifikasi, menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilannya, serta mengevaluasi dampaknya terhadap kesejahteraan petani. Pendekatan mixed-method digunakan dengan melibatkan 30 responden melalui survei, wawancara, dan observasi lapangan. Regresi logistik digunakan untuk mengidentifikasi faktor yang mempengaruhi keberhasilan diversifikasi, sedangkan regresi linier sederhana digunakan untuk mengevaluasi dampaknya terhadap kesejahteraan yang diukur dengan Nilai Tukar Petani (NTP). Hasil menunjukkan bahwa diversifikasi memberikan keuntungan lebih besar dibandingkan monokultur. Tingkat pendidikan, jumlah komoditas, dan keuntungan produksi berpengaruh signifikan terhadap keberhasilan diversifikasi. Studi ini menyimpulkan bahwa diversifikasi pertanian merupakan strategi potensial untuk meningkatkan kesejahteraan petani dan perlu didukung melalui pelatihan, fasilitas, dan akses pasar.