Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

Analisis Implementasi Evaluasi Kurikulum Pendidikan Agama Islam di Sekolah ridwan, muhammad; Supardi; Lubna
Tarbawiyah Jurnal Ilmiah Pendidikan Vol 8 No 2 (2024): Tarbawiyah : Jurnal Ilmiah Pendidikan
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32332/tarbawiyah.v8i2.9730

Abstract

Perkembangan kurikulum dan berjalannya kurikulum Pendidikan Agama Islam di Sekolah memiliki permasalahan yang cukup signifikan. Penelitian ini bertujuan untuk memaparkan apa saja yang menjadi permasalahan dan apa saja yang harus dievaluasi di dalam kurikulum tersebut. Dalam penelitian ini menggunakan metode library reseach atau kajian pustaka. Dari evaluasi yang telah dilakukan hasil yang didapatkan ada beberapa aspek yang harus dievaluasi yaitu pertama: Evaluasi tujuan, tujuan pembelajaran harus dirancang secara operasional, yang berarti mereka dapat diukur dan diamati sampai tingkat keberhasilan, tujuan yang dibuat lebih berfokus pada meningkatkan kemampuan peserta didik. Kedua, Evaluasi materi, uraian materi sebagai bahan ajar tidak mendapatkan pengembangan karena guru hanya bergantung pada buku yang sudah ada di tangan siswa. Ketiga: Evaluasi metode, pelaksanaan kurikulum dapat dipengaruhi oleh metode pembelajaran, keahlian guru, fasilitas yang tersedia, dukungan sekolah, dan dukungan pemerintah. Keempat: Evaluasi penilaian, penilaian kurikulum bagian dari proses pengembangan pelaksanaan kurikulum; karena itu, penilaian tidak hanya diperlukan saat program dimulai, tetapi juga selama proses pelaksanaan.
Persepsi Guru Pendidikan Agama Islam Terhadap Kebijakan Kurikulum Merdeka: : Studi Fenomenologi Di Sekolah Dan Madrasah Hulaimi, Ahmad; Maimun; Winengan; Lubna
Ta'dib: Jurnal Pendidikan Islam dan Isu-Isu Sosial Vol. 23 No. 1 (2025): Pendidikan Islam dan Isu-isu Sosial
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam (PAI) Fakultas Tarbiyah IAI Hamzanwadi NW Pancor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37216/tadib.v23i1.2251

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memahami secara mendalam persepsi guru Pendidikan Agama Islam (PAI) terhadap implementasi Kurikulum Merdeka di sekolah dan madrasah. Dengan menggunakan pendekatan fenomenologi, penelitian ini mengeksplorasi pengalaman subjektif para guru PAI, serta memaknai bagaimana mereka memahami, merasakan, dan merespons perubahan kurikulum yang signifikan ini. Melalui pengumpulan data kualitatif, penelitian ini tidak hanya mengidentifikasi tantangan dan peluang yang dihadapi oleh guru, tetapi juga menggali makna yang lebih dalam dari pengalaman mereka dalam konteks pendidikan yang sedang bertransformasi. Melalui analisis mendalam terhadap pengalaman para guru PAI, penelitian ini menunjukkan bahwa persepsi mereka terhadap Kurikulum Merdeka sangat dipengaruhi oleh konteks sekolah dan madrasah masing-masing. Faktor-faktor seperti dukungan manajemen, pelatihan yang tersedia, serta budaya sekolah berperan penting dalam menentukan keberhasilan implementasi kurikulum. Oleh karena itu, penting bagi pemangku kepentingan di bidang pendidikan untuk memperhatikan aspek-aspek ini dalam merancang kebijakan dan program yang mendukung guru dalam proses pengajaran. Jadi, penelitian ini memberikan wawasan yang berharga mengenai persepsi guru PAI terhadap implementasi Kurikulum Merdeka. Meskipun terdapat tantangan yang signifikan, banyak guru yang melihat perubahan ini sebagai peluang untuk meningkatkan kualitas pengajaran mereka. Dengan dukungan yang tepat dan kolaborasi yang efektif, diharapkan implementasi Kurikulum Merdeka dapat memberikan dampak positif terhadap pembelajaran siswa di sekolah dan madrasah. Penelitian ini menekankan perlunya pendekatan yang holistik dan inklusif dalam mengimplementasikan kebijakan kurikulum, serta pentingnya mendengarkan suara para guru sebagai ujung tombak pendidikan.
Evaluation of The Application of Mental Spiritual Guidance at The Youth Social Services Center (PPS) of The West Nusa Tenggara Hidayat, Wahyu; Zubair, Maimun; Winengan; Lubna
Alif Lam : Journal of Islamic Studies and Humanities Vol 5 No 2 (2025): Alif Lam : Journal of Islamic Studies and Humanities
Publisher : STAI Darul Kamal NW Kembang Kerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51700/aliflam.v5i2.1031

Abstract

This research wants to explore more deeply the benefits of guidance that integrates religious and spiritual dimensions in supporting the social recovery of teenagers. This research uses a program evaluation design with a qualitative approach with the research subjects being PPS caregivers and adolescent beneficiaries who were selected using a purposive sampling technique. The data collection techniques used in this research were in-depth interviews, observation and documentation to obtain comprehensive and high-quality data. The research results show that the mental spiritual guidance program at the West Nusa Tenggara, PPS has had a major impact on improving the psychological well-being of teenagers. The success of this mental spiritual guidance program is influenced by several factors such as the policy for implementing mental spiritual guidance and the psychological condition of the young beneficiaries before taking the guidance.
Pengaruh Budaya Kesenian Tradisional Sasak terhadap Pembentukan Karakter Siswa di Lombok Timur Muhammad Habiburrahman; Maimun; Winengan; Lubna
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 4 No. 5: Agustus 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v4i5.10183

Abstract

Budaya kesenian Sasak merupakan salah satu kekayaan budaya yang dimiliki oleh masyarakat Lombok Timur. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh budaya kesenian Sasak terhadap pembentukan karakter remaja di wilayah tersebut. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif, dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam dan observasi partisipatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya kesenian Sasak memberikan dampak positif terhadap perkembangan karakter remaja, di antaranya meningkatkan kesadaran terhadap identitas budaya lokal, memperkuat nilai-nilai kebersamaan dan kerja sama, serta menumbuhkan kreativitas dan semangat inovasi. Namun demikian, ditemukan pula sejumlah dampak negatif, seperti pelestarian tradisi yang konservatif yang cenderung membatasi ruang kreativitas remaja, serta munculnya praktik yang tidak sesuai dengan norma sosial dan agama, seperti pergaulan bebas dan pertunjukan joget erotis dalam beberapa bentuk kesenian. Oleh karena itu, penelitian ini merekomendasikan agar pelestarian dan pengembangan budaya kesenian Sasak dilakukan secara selektif dan bijaksana, selaras dengan nilai-nilai keagamaan dan etika sosial, guna mendukung pembentukan karakter remaja yang positif di Lombok Timur. Kata Kunci: budaya Sasak, kesenian tradisional, karakter remaja, Lombok Timur, pendidikan budaya, nilai lokal
Implementasi Media Audio Visual Dalam Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Pada Pembelajaran Akidah Akhlak Abdillah, Syafri Royyan; Laili Sulistiani; Lubna; Wildan
Jurnal Pendidikan, Sains, Geologi, dan Geofisika (GeoScienceEd Journal) Vol. 6 No. 1 (2025): Februari
Publisher : Mataram University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/goescienceed.v6i1.1532

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi media pembelajaran dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa dalam pembelajaran aqidah akhlak di sekolah. Secara khusus, penelitian ini membahas seberapa baik kemampuan berpikir kritis siswa meningkat dengan bantuan media. Latar belakang penelitian ini bermula dari rendahnya motivasi dan kurangnya aktivitas kelas dalam pembelajaran aqidah akhlak, karena pembelajaran selalu menggunakan metode konvensional. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, melalui observasi dan wawancara di kelas X MA NWDI Putri Narmada. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) media audio-visual yang digunakan dalam pembelajaran aqidah akhlak adalah smart TV dan guru menggunakan video pembelajaran sebagai dasar pembelajaran. (2) Media audio-visual ini memiliki peran yang cukup besar bagi siswa dalam memahami pelajaran, serta menarik. Siswa diminta untuk berpikir kritis dalam menyimpulkan isi pelajaran dari apa yang telah mereka amati.
Pengaruh Profesionalisme Guru Terhadap Penggunaan Media Teknologi Pada Mata Pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam Di MAN 2 Model Mataram Sofiyan Baihaki; Zakia Indana Zulfa; Khizam Aulia; Lubna
Jurnal Pendidikan, Sains, Geologi, dan Geofisika (GeoScienceEd Journal) Vol. 6 No. 1 (2025): Februari
Publisher : Mataram University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/goescienceed.v6i1.1552

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh profesionalisme guru terhadap pemanfaatan media teknologi LCD proyektor dan Google Form. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain Quasi eksperimen model non- equivalent postest-only control grup desain, yang melibatkan dua kelompok, kelas kontrol dan kelas eksperimen. Masing-masing kelas terdiri dari 25 orang yang dipilih secara porposive berdasarkan kemampuan awal masing-masing siswa di kelas kontrol dan kelas eksperimen relatif sama. Instrumen yang digunakan berupa kuesioner yang dibagikan kepada kedua kelompok tersebut. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan uji Independen Samples T-Test untuk menguji perbedaan antara kelompok kontrol yang memanfaatkan media LCD proyektor dalam proses pembelajaran dan menggunakan Google Form dalam penilaian oleh guru profesional dengan kelompok eksperimen yang tidak menggunakan ke-dua media tersebut. Hasil analisis menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0.001< 0.005. Terdapat pengaruh signifikan profesionalisme guru SKI terhadap kemampuan pemanfaatan LCD dan Google Form. Hal ini juga dibuktikan dengan meningkatnya pemahaman siswa dan partisipasi siswa menjadi lebih aktif dengan menggunakan LCD dan terbukti lebih efektif dan efisien dalam proses penilaian menggunakan Google Form pada kelas kontrol dibanding kelas eksperimen. Dengan demikian, frekuensi dan kemampuan guru profesional dalam memanfaatkan media teknologi merupakan indikator penting dan menjadi faktor kunci dalam meningkatkan kualitas proses dan hasil pembelajaran di era digital. Penelitian ini juga menemukan bahwa pemanfaatan media teknologi dapat memperkaya media pembelajaran, meningkatkan aktivitas siswa dan memfasilitasi penilaian yang lebih efektif dan efisien.
ANALYSIS OF CLASSIFICATION ALGORITHM IN UNBALANCED DIABETES DATASET Ahmad Rifa'i; Herin Dwibima Aprianto; Lubna
Jurnal Riset Informatika Vol. 8 No. 1 (2025): Desember 2025
Publisher : Kresnamedia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34288/jri.v8i1.458

Abstract

Diabetes mellitus is a metabolic disease that is spreading rapidly and has the potential to be life-threatening worldwide. This condition occurs when the body experiences a decline in its ability to process glucose, triggering metabolic disorders. The use of machine learning algorithms is one effective approach to predicting or detecting diabetes based on the severity of a patient's symptoms. This study uses the Diabetes dataset from Kaggle and compares the performance of several classification algorithms in unbalanced data conditions and after data balancing using the SMOTE, Random Under Sampling, Random Over Sampling, and Near Miss resampling techniques. The results show that model performance is greatly influenced by data balance conditions and the resampling method used. In the original unbalanced data condition, Artificial Neural Network (ANN) provided the best results with the highest accuracy of 96.98%, indicating that ANN is the most adaptive to class imbalance. After resampling, the performance pattern changed: with SMOTE, Random Under Sampling, and Random Over Sampling, the Random Forest algorithm consistently produced the highest accuracy of 96.52%, 89.84%, and 96.26%, respectively, demonstrating its superiority in utilizing balanced data. Meanwhile, in the Near Miss method, the best performance was achieved by Logistic Regression with an accuracy of 94.41%, indicating that minority sample selection based on proximity is more suitable for linear models. Therefore, selecting the right combination of resampling methods and machine learning algorithms is an important factor in obtaining optimal diabetes predictions.
Strategi Guru Pendidikan Agama Islam dalam Menginternalisasikan Nilai-Nilai Qur’ani Husnul Yamil; Iwan Fitriani; Lubna
Intizar Vol 31 No 2 (2025): Intizar
Publisher : Pusat Penelitian dan Penerbitan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19109/intizar.v31i2.32374

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap strategi guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam menginternalisasikan nilai-nilai Qur’ani kepada santri di MA Plus Pondok Pesantren Abu Hurairah Mataram. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode fenomenologis, melibatkan guru PAI, santri, pimpinan pesantren, dan musyrif asrama sebagai informan. Data dihimpun melalui observasi, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles & Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi guru PAI meliputi keteladanan (uswah hasanah), pembiasaan, pendekatan kontekstual, motivasi spiritual, serta pendampingan personal. Strategi ini diimplementasikan melalui kegiatan pembelajaran, pembinaan karakter, program tahfizh, dan pengawasan kehidupan asrama. Faktor pendukung meliputi kultur pesantren yang religius, struktur kurikulum yang berbasis Al-Qur’an, serta kedekatan emosional guru–santri. Adapun faktor penghambat meliputi perbedaan kemampuan intelektual santri, latar belakang pendidikan, serta dinamika lingkungan sosial. Penelitian ini menegaskan bahwa peran strategis guru PAI sangat menentukan keberhasilan pembentukan karakter Qur’ani santri.
Efektifitas Pemanfaatan Benda Sekitar Sebagai Sumber dan Bahan Pembelajaran PAI di SDN 1 Pengadang Hirkan; Lubna; Wildan
IQRO: Journal of Islamic Education Vol. 8 No. 3 (2025): DESEMBER 2025
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam FTIK IAIN Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/iqro.v8i3.8496

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas pemanfaatan benda sekitar sebagai sumber dan bahan pembelajaran PAI. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif phenomenologi untuk membangun makna berdasarkan data-data lapangan. Tehnik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan flow Model dari Milles dan Hubermant. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan benda sekitar sebagai sumber dan bahan belajar PAI  terbukti efektif dan efesien dalam meningkatkan kualitas pembelajaran. Pemanfaatan benda sekitar sebagai sumber dan bahan pembelajaran terbukti memperkuat prinsip-prinsip Islam, meningkatkan ketertarikan dan semangat belajar, mengembangkan kretivitas dan mempermudah pemahaman siswa dalam memahami konsep abstrak dalam materi PAI. Pemanfaatan benda sekitar juga berdampak pada internalisasi nilai nilai keislaman pada siswa yang terimplementasi dalam kehidupan sehari-hari.