Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

KESIAPSIAGAAN DAN TANGGAP DARURAT BENCANA PADA SISWA DI SEKOLAH: A SCOPING REVIEW Sibualamu, Khalida Ziah; Ernawati, Ernawati; Wahdini, Rizqa; Chairunisa, Ratu; Saragih, Dameria Br; Kusmayanti, Evi; Mustafa, Sri Resky
KOSALA : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 12 No 2 (2024): KOSALA : Jurnal Ilmu Kesehatan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Panti Kosala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37831/kjik.v12i2.354

Abstract

Keadaan darurat dan bencana alam memengaruhi kesehatan dan kesejahteraan jutaan orang setiap tahunnya, termasuk anak usia sekolah dan remaja. dampak negatif bencana terhadap pendidikan sangatlah besar, hal ini menunjukkan pentingnya kesiapsiagaan dan tanggap darurat bencana di sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mensintesis artikel terkait kesiapsiagaan dan tanggap darurat bencana pada siswa di sekolah. Metode penelitian ini menggunakan metode scoping review. Pencarian literatur dilakukan pada database seperti Scopus, CINAHL, Medline dan ScienceDirect dari bulan Maret hingga Juni 2024. Hasil: dari 347 artikel yang ditemukan, 8 artikel dipilih untuk disintesis. Tiga tema utama yang muncul adalah pengetahuan dan sikap siswa, efektivitas program pendidikan bencana, serta keterlibatan sekolah. Studi menunjukkan bahwa pendidikan bencana mempunyai dampak positif terhadap pengetahuan dan kesiapsiagaan siswa. Kesimpulan: pendidikan kebencanaan di sekolah membantu meningkatkan pengetahuan dan sikap siswa dalam menghadapi bencana alam. Penerapan program pendidikan kebencanaan yang efektif di sekolah penting dilakukan untuk meminimalisir dampak negatif bencana alam terhadap anak. Kata kunci: kesiapsiagaan bencana, manajemen bencana, pendidikan, siswa Emergencies and natural disasters significantly affect the health and well-being of millions of people every year, including school-aged children and adolescents. The negative impact of disasters on education is substantial, underscoring the importance of disaster preparedness and response in school. This study aims to synthesize articels on school preparedness and disaster response. Method: this study employed the scoping review method. We conducted literature searches in database such as Scopus, CINAHL, Medline, and ScienceDirect from March to June 2024. Results: we selected 8 out of 347 identified articles for synthesis. Three main themes emerged: students’ knowledge and attitudes, the effectiveness of disaster education programs, and school preparedness and response. The studies indicate that disaster education in school has a positive impact on students’ knowledge and preparedness. Conclusion: Disaster education in schools significantly enhances students’ knowledge and attitudes in dealing with disasters. Implementing effective disaster education programs in schools is crucial for minimizing the negative impacts of disasters on children and adolescents. Keyword: disaster management, education, emergency preparedness, students
The Relationship Between Papaya Consumption During Pregnancy and Smooth Breast Milk Production in Postpartum Mothers in the Work Area of UPT Puskesmas Bontonompo 1, Gowa Regency Eppang, Yudiarsi; Kusmayanti, Evi; Yuliandini, Astri; Suhartini
Indonesian Journal of Nursing and Health Care Vol. 1 No. 2: August (2024)
Publisher : Ammar Dharma Foundation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64914/39a0p128

Abstract

Background: Breastfeeding is the best feeding method for infants. The coverage of exclusive breastfeeding in the Upt Puskesmas Bontonompo 1 work area remains below target due to insufficient milk production. Lactagogum, a substance found in papaya, is known to enhance breast milk production.Objective: This study aims to investigate the relationship between papaya fruit consumption during pregnancy and smooth breastfeeding in postpartum mothers in the Upt Puskesmas Bontonompo 1 work area.Research Method: This study is an observational study with a cross-sectional approach. The sample consisted of 48 respondents selected using purposive sampling based on inclusion criteria in the work area of UPT Puskesmas Bontonompo 1, Gowa Regency. Data analysis was conducted using bivariate analysis with the Mann-Whitney test.Results: The Mann-Whitney test results showed a p value 0.000 < 0,05, indicating a significant relationship between papaya fruit consumption during pregnancy and smooth breastfeeding in postpartum mothers.Conclusion: There is a significant relationship between papaya fruit consumption during pregnancy and smooth breastfeeding in postpartum mothers in the Upt Puskesmas Bontonompo 1 work area.
Edukasi Psikososial Sebagai Upaya Meningkatan Kualitas Hidup Pada Anak Dengan Leukemia: Scoping Review Kusmayanti, Evi; Sibualamu, Khalida Ziah; Mustafa, Sri Resky; Eppang, Yudiarsi; Thalib, Abdul
Diagnosis Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 18 No. 3 (2023): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35892/jikd.v18i3.1557

Abstract

Leukemia merupakan salah satu penyakit yang paling umun dialami oleh anak pada usia dibawah 15 tahun. Angka kejadian leukemia mengalami peningkatan setiap tahunnya khususnya pada sebagian negara maju. Leukemia yang dialami anak dapat menurunkan efikasi diri dan kualitas hidupnya. Artikel ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis edukasi psikososial yang efektif untuk meningkatkan kualitas hidup anak dengan leukemia. Artikel ini menggunakan metode Scoping Review. Pencarian berbasis elektronik dari 4 databases (PubMed, ScienceDirect, Oxford Academic Journal, Sage journal) dengan pendekatan analisis pada jurnal yang sesuai dengan tujuan penulisan. Dari pencarian didapatkan 1.772 artikel dan terdapat 6 artikel yang di review. hasil review beberapa edukasi psikososial yang efektif dan dapat diterapkan yaitu, meningkatkan pengetahuan terkait strategi koping yang efektif (Cognitive Behavioral Intervention), edukasi sleep hygiene dan relaksasi sebelum tidur, motivasi dan konseling, serta terapi permainan kognitif. Kesimpulan: Intervensi edukasi psikososial tersebut dapat diterapkan pada anak dengan leukemia baik di klinik maupun di lingkungan komunitas.
Intervensi Non-farmakologis Untuk Meningkatkan Kesehatan Mental Anak di Era Digital: A Narrative Review : Memahami Tantangan Baru dan Strategi Efektif untuk Kesejahteraan Mental Anak Kusmayanti, Evi; Suntin, Suntin; Sibualamu, Khalida Ziah; Abu, Muhammad; Saranga, Jenita Laurensia; Allo, Sarjani linggi; Rasimin, Rosmini; Rara, Abdul Rahman
Jurnal Kesehatan Holistic Vol. 10 No. 1 (2026): Jurnal Kesehatan Holistic Volume 10/ Nomor 1/ January 2026
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan RS Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendahuluan: Kesehatan mental anak usia sekolah dan remaja semakin rentan di era digital akibat paparan teknologi, tuntutan akademik, dan perubahan interaksi sosial. Peningkatan kecemasan, stres, dan depresi semakin banyak dilaporkan, diperburuk oleh penggunaan gawai berlebihan yang memicu gangguan tidur, kelelahan emosional, dan risiko kecanduan digital. Kondisi ini menuntut intervensi non-farmakologis yang efektif, aman, dan mudah diakses untuk mendukung kesejahteraan mental generasi muda. Tujuan: Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi dan mensintesis berbagai intervensi non-farmakologis yang efektif dalam meningkatkan kesehatan mental anak di era digital. Metode:Tinjauan naratif dilakukan melalui pencarian literatur pada ProQuest, PubMed, ScienceDirect, dan SAGE Journals menggunakan kata kunci terkait kesehatan mental dan intervensi digital. Dari 4.014 artikel yang ditemukan, enam artikel memenuhi kriteria inklusi setelah proses seleksi dan penilaian kualitas dengan daftar periksa JBI. Hasil: Sintesis menunjukkan enam intervensi non-farmakologis yang efektif, yaitu terapi seni berbasis kesadaran, pembelajaran interaktif berbasis web, program aktivitas fisik digital REAP, kombinasi latihan aerobik dan ACT, pendidikan teman sebaya, dan iCBT. Intervensi ini terbukti meningkatkan regulasi emosi, resiliensi, kualitas tidur, serta menurunkan kecemasan dan depresi. Kesimpulan: Secara keseluruhan, intervensi non-farmakologis berbasis teknologi relevan untuk diterapkan di sekolah, keluarga, dan layanan kesehatan, serta berpotensi menjadi strategi penting dalam memperkuat kesehatan mental anak dan remaja.
Analisis Faktor Yang Mempengaruhi Kejadian Stunting Pada Balita Usia 24–59 Bulan as, asrar; Ilyas , Asmiana Saputri; Amriani, Amriani; Sahrir, Haryati; Kusmayanti, Evi
Jurnal Kesehatan Marendeng Vol. 10 No. 1 (2026): JURNAL KESEHATAN MARENDENG
Publisher : LPPM STIKES Marendeng Majene

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58554/jkm.v10i1.189

Abstract

Stunting merupakan suatu kondisi dimana anak mengalami gangguan pertumbuhan, sehingga tinggi badan anak tidak sesuai dengan usianya sebagai akibat dari masalah gizi kronis dalam waktu yang lama. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor penyebab kejadian stunting pada balita usia 24-59 bulan di Puskesmas Gattareng dan Puskesmas Ponre Kabupaten Bulukumba. Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan metode kuantitatif survey desain penelitian cross sectional dengan populasi balita stunting usia 24-59 bulan. Jumlah sampel 40 balita stunting. Teknik pengambilan sampel yaitu purposive sampling dan Analisa data yang digunakan adalah uji chi-square. Dalam penelitian menunjukkan bahwa tidak ada hubungan antara riwayat imunisasi dengan kejadian stunting balita dengan nilai (p-value 0,170) dan terdapat hubungan antara pekerjaan ibu (p-value 0,012), picky eater (p-value 0,001), riwayat pendidikan ibu (p-value 0,002), dan pendapatan keluarga (p-value 0,003) dengan kejadian stunting balita. Pekerjaan ibu, picky eater, riwayat pendidikan ibu dan pendapatan keluarga diketahui menjadi penyebab stunting.