Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

The Efficacy of Green Grapefruit (Vitis Vinifera L) Extracts on Reducing Blood Glucose in a Diabetic Rat Model Habibah, Nur; Rofi'ah, Lisa Khofidatur; Bekti, Heri Setiyo; Dewi, Ni Nyoman Astika; Wilankrisna, Luh Ade; Posmaningsih, Dewa Ayu Agustini
Medical Laboratory Technology Journal Vol. 10 No. 2 (2024): December
Publisher : Poltekkes Kemenkes Banjarmasin Jurusan Analis Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31964/mltj.v10i2.606

Abstract

Diabetes mellitus (DM) is a chronic disease in which the pancreas cannot produce enough insulin hormone or when the body cannot use the insulin hormones properly. Green grapes contain flavonoids, anthocyanins, tannins, phenolic acids, and resveratrol and are high in antioxidants that are beneficial in lowering blood glucose levels. This study aims to determine the effectiveness of green grapefruit (Vitis vinifera L) extract in reducing blood glucose levels in a diabetic rat model. This research is a true experiment with a post-test-only control group design, using 24 male Wistar white rats aged 8-12 weeks and weighing 130-200 grams. The rats were divided into three groups: the positive control (I), green grapefruit extract (II), and normal group (III). The results showed that green grapefruit extract effectively reduced blood glucose levels in experimental animals by a percentage of 98.4%. The Independent T-Test showed a value of ρ>0.05 (0.533), so there was no significant difference in glucose levels between green grapefruit extract and positive control. This study concludes that green grapefruit extract was effective at 98.4% in reducing blood glucose levels in the diabetic rat model, compared to the positive control. The promising results of this study need to be continued by establishing a standardized optimal dose, assessing long-term effects, and implementing clinical trials to evaluate efficacy and safety.
GAMBARAN KADAR KOLESTEROL TOTAL PADA PEROKOK AKTIF DI BANJAR BEKUL,DENPASAR SELATAN Sastriani, Yosefa; Rinawati, Luh Putu; Wilankrisna, Luh Ade; Sarihati, I Gusti Agung Dewi
Jurnal Skala Husada : The Journal of Health Vol 20, No 1 (2023): Jurnal Skala Husada: The Journal of Health
Publisher : Poltekkes Kemenkes Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33992/jsh:tjoh.v20i1.2520

Abstract

Smoking habit is one of the leading causes of death in adults worldwide. Smoking will have a major effect on increasing cholesterol levels which will cause health problems, including coronary heart disease, coronary thrombosis, cancer, bronchitis or inflammation of the larynx, and death of the fetus. This caused by substances contained in cigarettes such as nicotine, carbon monoxide, tar, and other chemicals. This study aims to determine total cholesterol levels in active smokers in Banjar Bekul, South Denpasar District. This type of research is a descriptive study using a cross sectional approach. Examination of total cholesterol levels was carried out using the POCT (Point of care testing) method on capillary blood samples from 30 respondents. The results showed that the examination of total cholesterol levels in active smokers was in the normal category as much as 56.7%, high risk limit as much as 13.3%, high risk as much as 30.0%. Total cholesterol levels that exceed the normal limit are most commonly found in the age group 30 (33.3 %), the number of cigarettes per day in the category of heavy smokers and moderate smokers both (20.0 %), and smoking duration 10 (30.0 %).
Pemberdayaan Kader PKK dalam Upaya Pencegahan Anemia Defisiensi Besi pada Ibu Hamil dan Remaja di Desa Banjar Anyar Kecamatan Kediri Ratih, Gusti Ayu Made; Ayu Swastini, I Gusti Agung; Wilankrisna, Luh Ade; Suryaningsih, Putu Ayu
Jurnal Pengabmas Masyarakat Sehat Vol 7, No 4 (2025): OKTOBER
Publisher : Poltekkes Kemenkes Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33992/jpms.v7i4.4707

Abstract

Kejadian Anemia ibu hamil dan stunting di Kecamatan Kediri Kabupaten Tabanan masih ditemukan di wilayah kerja Puskesmas Kediri 1 Tabanan. Masih tingginya kasus stunting dikarenakan beberapa faktor seperti rendahnya tingkat pendidikan orang tua dan kurangnya riwayat pemberian Tablet Tambah Darah (TTD) kepada wanita usia subur. Kader PKK belum memiliki pemahaman yang mendalam tentang Anemia Defisiensi Besi penyebab stunting. Hal ini menyebabkan kurang optimalnya partisipasi Kader PKK dalam mempromosikan kesehatan terkait bahaya Anemia Defisiensi Besi. Tujuan dari kegiatan Pengabdian masyarakat ini adalah meningkatkan pengetahuan, kesadaran, dan keterampilan pelayanan kesehatan pada sasaran mitra dalam mencegah anemia defisiensi besi pada ibu hamil. Metode yang dilakukan yaitu penyuluhan/pemberian edukasi tentang Anemia Defisiensi Besi, pemberian informasi penggunaan TTD yang tepat, dan pelatihan pemeriksaan Hb. Kegiatan dilakukan pada bulan Juni di Kantor Desa Banjar Anyar. Total sasaran yang menjadi responden adalah 20 orang kader PKK. Karakteristik  responden berdasarkan umur yaitu sebagian besar berada pada usia yaitu usia 39 tahun sebayak 11 orang (55%). Hasil pemeriksaan kadar Hb diperoleh bahwa sebanyak 3 orang (15%) responden memiliki kadar Hemoglobin rendah. Hasil pretest menunjukkan rata-rata score awal kader sebesar 69. Setelah mengikuti penyuluhan dan edukasi, nilai post test menunjukkan rata-rata score sebesar 88, dimana terdapat peningkatan pemahaman kader sebesar 27,53%. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah terdapat peningkatan pemahaman tentang bahaya Anemia Defisiensi Besi dan cara penggunaan TTD yang tepat.
Pemberdayaan Kader PKK dalam Upaya Pencegahan Anemia Defisiensi Besi pada Ibu Hamil dan Remaja di Desa Banjar Anyar Kecamatan Kediri Ratih, Gusti Ayu Made; Ayu Swastini, I Gusti Agung; Wilankrisna, Luh Ade; Suryaningsih, Putu Ayu
Jurnal Pengabmas Masyarakat Sehat Vol 7, No 4 (2025): OKTOBER
Publisher : Poltekkes Kemenkes Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33992/jpms.v7i4.4707

Abstract

Kejadian Anemia ibu hamil dan stunting di Kecamatan Kediri Kabupaten Tabanan masih ditemukan di wilayah kerja Puskesmas Kediri 1 Tabanan. Masih tingginya kasus stunting dikarenakan beberapa faktor seperti rendahnya tingkat pendidikan orang tua dan kurangnya riwayat pemberian Tablet Tambah Darah (TTD) kepada wanita usia subur. Kader PKK belum memiliki pemahaman yang mendalam tentang Anemia Defisiensi Besi penyebab stunting. Hal ini menyebabkan kurang optimalnya partisipasi Kader PKK dalam mempromosikan kesehatan terkait bahaya Anemia Defisiensi Besi. Tujuan dari kegiatan Pengabdian masyarakat ini adalah meningkatkan pengetahuan, kesadaran, dan keterampilan pelayanan kesehatan pada sasaran mitra dalam mencegah anemia defisiensi besi pada ibu hamil. Metode yang dilakukan yaitu penyuluhan/pemberian edukasi tentang Anemia Defisiensi Besi, pemberian informasi penggunaan TTD yang tepat, dan pelatihan pemeriksaan Hb. Kegiatan dilakukan pada bulan Juni di Kantor Desa Banjar Anyar. Total sasaran yang menjadi responden adalah 20 orang kader PKK. Karakteristik  responden berdasarkan umur yaitu sebagian besar berada pada usia yaitu usia 39 tahun sebayak 11 orang (55%). Hasil pemeriksaan kadar Hb diperoleh bahwa sebanyak 3 orang (15%) responden memiliki kadar Hemoglobin rendah. Hasil pretest menunjukkan rata-rata score awal kader sebesar 69. Setelah mengikuti penyuluhan dan edukasi, nilai post test menunjukkan rata-rata score sebesar 88, dimana terdapat peningkatan pemahaman kader sebesar 27,53%. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah terdapat peningkatan pemahaman tentang bahaya Anemia Defisiensi Besi dan cara penggunaan TTD yang tepat.