Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

The Role of Food Storage Performance in the SEM-PLS Model (Strengthening Household Food Security in Pajeng Village, Bojonegoro District, Indonesia) Delly Septiana Putri; Badiatud Durroh; Fina Sulistiya Ningsih
Buletin Penelitian Sosial Ekonomi Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Haluoleo Vol. 27 No. 2 (2025)
Publisher : Department of Agribusiness, Halu Oleo University Jointly with Perhimpunan Ekonomi Pertanian Indonesia - Indonesian Society of Agricultural Economics (PERHEPI/ISAE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37149/bpsosek.v27i2.2494

Abstract

Village food security is a strategic issue influenced by social, economic, and environmental dynamics. Pajeng Village, Gondang Subdistrict, Bojonegoro District, faces food security challenges due to declining rice production and shifting agricultural commodity markets. This study aims to develop a food barn management model that can support the food security of farming households. This study offers a new contribution by integrating group activities, institutional, and technical aspects of production into a single adaptive analysis framework and by placing food barn performance as the primary mediating variable. The study uses a quantitative approach involving 68 randomly selected food barn member farmers and is analyzed using Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS). The results show that group activities, institutional aspects, and technical production have a positive and significant effect on food barn performance but do not directly impact household food security. Conversely, food barn performance proved to be a key mediator, significantly improving the food security of farming families. These findings confirm that strengthening the function and governance of community-based food barns is a determining factor in achieving household food security. In terms of policy, this study recommends the development of adaptive, participatory village food barns that are integrated with local institutions as a sustainable strategy to strengthen rural food security.
Aplikasi Waktu Inokulasi Mikoriza Untuk Untuk Peningkatan Pertumbuhan Berbagai Macam Bibit Tanaman Tebu (Saccharum Officinarum) Badiatud Durroh; Yenny Sri Margianti; Ardian Rahmanto
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 2 (2022): 1 Januari - 30 Juni 2022 (In Press)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v6i1.3859

Abstract

AbstrakPeningkatan produksi tanaman tebu dapat dilakukan melalui cara ektensifikasi dan intensifikasi. Peningkatan produksi secara ekstensifikasi yaitu dengan cara melakukan perluasan areal untuk tanaman tebu sehingga produksi yang dihasilkan meningkat jika lahan yang diusahakan bertambah. Kemudian intensifikasi yaitu dengan cara melalakukan peningkatan kualitas teknologi budidaya tanaman tebu salah satunya dengan penggunaan varietas yang unggul. Penelitian ini dilaksanakan selama kurang lebih 3 bulan dimulai bulan Agustus sampai Oktober 2021 di Kebun Percobaan Mandiri Desa Bendo Kecamatan Kapas Kabupaten Bojonegoro. Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode percobaan factorial dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL), dengan 2 perlakuan yaitu: berbagai macam bibit (B) yang terdiri dari 3 aras dan waktu inokulasi mikoriza (M) terdiri dari 4 aras. Diperoleh 12 kombinasi perlakuan yaitu 3 macam bibit tebu, 4 macam waktu inokulas imikoriza, dengan 5 ulangan. Jumlah bibit yang digunakan adalah 3 berbeagai macam bibit tebu x 4 macam waktu inokulas imikoriza x 5 ulangan = 60 bibit tebu. Untuk mengetahui perbedaan antara perlakuan dilakukan pengujian dengan menggunakan DMRT pada jenjang nyata 5%.Kata Kunci: Mikoriza, Bibit Budchip, Budshet, Bagal
PEMANFAATAN AIR KELAPA DAN APLIKASI PUPUK ORGANIK UNTUK MERANGSANG PERTUMBUHAN BIBIT TEBU G3 KULTUR JARINGAN Badiatud Durroh; Yayuk Winarti
Agro Bali : Agricultural Journal Vol 3, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Panji Sakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (354.198 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan jenis pupuk organik dan kosentrasi penyemprotan air kelapa yang memberikan pertumbuhan terbaik pada tanaman tebu G3 Hasil kultur jaringan. Penelitian dilaksanakan di Kebun Penelitian KPTR Manis Harum Kab. Pasuruan . Penelitian dilaksanakan pada bulan September 2018 sampai Desember 2018. Racangan percobaan menggunakan rancangan faktorial yang diatur dalam rancangan acak lengkap (completely randomized design) yang terdiri atas dua faktor yaitu jenis pupuk (P), konsentrasi air kelapa (K). Data dianalisis dengan sidik ragam (analysis of variance).  Apabila ada beda nyata maka dilanjutkan dengan uji jarak berganda (Duncan’s Multiple Range Test) pada jenjang nyata 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa.pada  perlakuan berbagai jenis pupuk organik dan konsentrasi penyemprotan air kelapa menunjukkan adanya interaksi pada parameter berat segar daun. Berat  segar daun tertinggi dihasilkan oleh perlakuan kompos sebesar  327,16 gram dengan perlakuan penyemprotan air kelapa dengan konsentrasi 100ml/l, tetapi pada perlakuan lain juga terdapat rerata yang berbeda tidak nyata. Perlakuan kompos sebesar 246,50 gram dan kotoran sapi sebesar 302,66 gram menunjukkan interaksi yang nyata pada perlakuan penyemprotan air kelapa  kontrol (tanpa penyemprotan). DOI: 10.37637/ab.v3i1.415
PENGARUH KEPRIBADIAN ENTREPRENEUR DAN JEJARING SOSIAL TERHADAP INOVASI UMKM DI SUMBERREJO Siti Hamidah Walidatul Muslimah; Badiatud Durroh; Fina Sulistya Ningsih
JURNAL AGRIMANSION Vol 26 No 3 (2025): Jurnal Agrimansion Desember 2025
Publisher : Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/agrimansion.v26i3.1937

Abstract

Kepribadian wirausaha dan situs jejaring sosial merupakan dua faktor yang mempengaruhi kinerja inovasi. Dua faktor ini harus ada pada pelaku usaha agar usaha yang dijalankan bisa mengikuti tren pasar dan produk bisa berkembang. Permasalahan pada UMKM di kecamatan Sumberrejo adalah rendahnya kualitas SDM dan teknologi yang kurang merata, sehingga menyebabkan pemasaran kurang meluas. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh karakteristik kewirausahaan dan situs jejaring sosial mempengaruhi kinerja dari inovasi di UMKM Kecamatan Sumberrejo. Penelitian ini menggunakan metode analisis Structural Equation Model (SEM), dengan alat analisis Partial Least Squares (PLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepribadian pengusaha terhadap kinerja inovasi berpengaruh signifikan. Hal ini menujukkan bahwa semakin tinggi kepribadian proaktif dan kreatif pelaku usaha, maka semakin tinngi pula inovasinya. Pada situs jejaring sosial terhadap kinerja inovasi berpengaruh signifikan terhadap kinerja inovasi. Hal ini dikarenakan media sosial menjadi sumber informasi pasar dan sarana kolaborasi. Secara simultan, kedua variabel tersebut berkontribusi nyata dalam meningkatkan kinerja inovasi pada kecamatan Sumberrejo.
Analisis Pengaruh Adopsi E-Commerce Terhadap Kinerja Umkm di Young Enterpreneur Bojonegoro Wahyu Saputri; Badiatud Durroh; Fina Sulistiya Ningsih
JPEK: Jurnal Pendidikan Ekonomi dan Kewirausahaan Vol 10 No 1 (2026): JPEK (Jurnal Pendidikan Ekonomi dan Kewirausahaan)
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/jpek.v10i1.34101

Abstract

This study aims to analyze the influence of technology, organization, and inclusiveness variables on e-commerce adoption and MSME performance in the Young Entrepreneur Bojonegoro (YEB) community. This study uses a quantitative and explanatory approach. The sample consisted of 124 YEB MSME respondents selected using the Slovin formula and purposive sampling technique. The data obtained were analyzed using WarpPLS software through outer model testing, inner model testing, and hypothesis testing. The variables of technology, organization, and inclusiveness had a positive and significant effect on the adoption of e-commerce. Furthermore, the adoption of e-commerce also had a significant positive effect on MSME performance. The technology factor also had a direct positive impact on MSME performance. However, organizational and inclusiveness factors do not have a direct effect on MSME performance, emphasizing the important role of e-commerce adoption as a mediating variable. These findings provide guidance for local governments and entrepreneurial networks to strengthen technological infrastructure and provide digital skills training for MSME actors. Increased e-commerce adoption driven by these factors will contribute to improved operational efficiency, market expansion, and the competitiveness of MSMEs, which in turn will support the growth of Indonesia's economy, which is dominated by the MSME sector.
Faktor-faktor penentu pertumbuhan penjualan kopi excelsa: Analisis empiris faktor pemasaran menggunakan SEM–PLS di Wonosalam Jombang Fika Rafelia Rizki; Masahid; Badiatud Durroh
Oryza : Jurnal Agribisnis dan Pertanian Berkelanjutan Vol. 10 No. 2 (2025): Oryza: Jurnal Agribisnis dan Pertanian Berkelanjutan
Publisher : Universitas Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56071/oryza.v10i2.1394

Abstract

Kopi excelsa merupakan komoditas budidaya yang terkenal dengan profil rasa unik dan potensi pasar yang besar, terutama di Kecamatan Wonosalam, Kabupaten Jombang. Namun, peningkatan penjualan menghadapi berbagai hambatan struktural, termasuk akses pasar yang terbatas, distribusi yang tidak efektif, strategi harga yang tidak memadai, kualitas produk yang tidak konsisten, dan upaya promosi yang kurang. Studi ini bertujuan untuk meneliti dampak variabel pemasaran terhadap peningkatan penjualan kopi excelsa. Penelitian ini menggunakan metodologi kuantitatif dengan teknik Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM–PLS). Sampel penelitian terdiri dari 65 petani kopi excelsa yang dipilih dari komunitas yang terdiri dari 200 petani. Faktor independen meliputi kualitas produk, harga, akses pasar, distribusi, dan promosi, sedangkan variabel dependen adalah peningkatan penjualan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semua variabel pemasaran memberikan pengaruh yang menguntungkan dan signifikan terhadap pertumbuhan penjualan, dengan kualitas produk dan promosi sebagai penentu utama. Skor R-square sebesar 0,775 menunjukkan bahwa model tersebut menjelaskan 77,5% varians dalam pertumbuhan penjualan. Temuan ini menegaskan bahwa rencana pemasaran yang kohesif dan berorientasi pada kualitas merupakan faktor penting dalam meningkatkan daya saing kopi Excelsa baik secara lokal maupun dalam prospeknya di pasar yang lebih luas.
Strategi pemasaran UMKM Balungkuwuk Ngariyun di Desa Bulu Kecamatan Sugihwaras Kabupaten Bojonegoro Sholahudin Ahmed Al Ayubi; Masahid; Badiatud Durroh
Oryza : Jurnal Agribisnis dan Pertanian Berkelanjutan Vol. 10 No. 2 (2025): Oryza: Jurnal Agribisnis dan Pertanian Berkelanjutan
Publisher : Universitas Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56071/oryza.v10i2.1473

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan rencana pemasaran yang efisien untuk UMKM Balungkuwuk Ngariyun di Desa Bulu, Kecamatan Sugihwaras, Kabupaten Bojonegoro. Penelitian ini menggunakan metodologi kualitatif deskriptif dengan teknik analisis SWOT serta matriks IFAS, EFAS, IE, dan QSPM. Data dikumpulkan melalui sumber primer dan sekunder menggunakan pendekatan purposive sampling yang melibatkan 31 responden.  Hasil analisis menunjukkan bahwa skor IFAS sebesar 2,81 dan skor EFAS sebesar 2,63 menempatkan UKM di kuadran V dari matriks IE, yang menandakan status bertahan dan mempertahankan. Taktik yang dihasilkan mencakup strategi S-O, W-O, S-T, dan W-T. QSPM menunjukkan bahwa pendekatan utama adalah memanfaatkan legalitas perusahaan untuk mengakses program pemerintah, dengan mencapai skor tertinggi 6,35. Berdasarkan hasil menunjukkan bahwa memperkuat kerangka hukum, meningkatkan kualitas produk, dan menyempurnakan strategi pemasaran adalah penentu utama dalam meningkatkan daya saing UMKM.