Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

The Values of Prophetic Social Education in the Perspective of the Qur'an (Thematic Interpretation of Surah Ali Imran verse 110) Syahrizul, Syahrizul; Arbi, Arbi
Edumaspul: Jurnal Pendidikan Vol 8 No 2 (2024): Edumaspul: Jurnal Pendidikan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan sosial profetik merupakan pendekatan yang mengintegrasikan nilai-nilai spiritual dan sosial dalam proses pembelajaran. Dalam konteks ini, Surat Ali Imran ayat 110 mengandung pesan penting tentang peran umat Islam sebagai "sebaik-baik umat" yang ditugaskan untuk mengajak kepada kebaikan dan mencegah kemungkaran. Artikel ini bertujuan untuk mengeksplorasi nilai-nilai pendidikan sosial profetik yang terkandung dalam ayat tersebut, dengan mengaitkannya pada praktik pendidikan sosial di masyarakat. Melalui analisis ini, diharapkan dapat ditemukan relevansi dan implementasi nilai-nilai tersebut dalam konteks pendidikan modern.
Strategi Penerapan Prinsip Maqashid Syariah Dalam Pengelolaan Badan Usaha Milik Desa (Studi kasus di Badan Usaha Milik Desa Amanah Desa Bukit Gajah Kabupaten Pelalawan) Syahrizul, Syahrizul; Pakkanna, Mukhaer
Jurnal Ilmiah Ekonomi Islam Vol 10, No 3 (2024): JIEI : Vol.10, No.3, 2024
Publisher : ITB AAS INDONESIA Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29040/jiei.v10i3.14714

Abstract

Abstract Badan Usaha Milik Desa Amanah is a business entity owned by the village and has 5 different business units. Although it has implemented sharia principles in the Financing Unit, there are still challenges in the overall implementation as it still partners with conventional banks. Therefore, research was conducted to develop a strategy for implementing Maqashid Syariah in the management of the Amanah Village-Owned Enterprise, using SWOT analysis. The research used a qualitative approach by analysing the application of Maqashid Syariah principles and in-depth interviews with various relevant parties. The research concluded that the Amanah Village-Owned Enterprise can implement Maqashid Sharia principles into its management by internalising indicators such as religious compliance, improving the quality of human resources, sharia management, business orientation seeking blessings and profits, and sharia financial management. The best strategy for the implementation of Maqashid Syariah principles is to revise the Articles of Association/Bylaws to become a Sharia-based Amanah Village-Owned Enterprise and increase partnerships with Bank Rakyat Indonesia and other partners.
Strategi Penerapan Prinsip Maqashid Syariah Dalam Pengelolaan Badan Usaha Milik Desa (Studi kasus di Badan Usaha Milik Desa Amanah Desa Bukit Gajah Kabupaten Pelalawan) Syahrizul, Syahrizul; Pakkanna, Mukhaer
Jurnal Ilmiah Ekonomi Islam Vol. 10 No. 3 (2024): JIEI : Vol.10, No.3, 2024
Publisher : ITB AAS INDONESIA Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29040/jiei.v10i3.14714

Abstract

Abstract Badan Usaha Milik Desa Amanah is a business entity owned by the village and has 5 different business units. Although it has implemented sharia principles in the Financing Unit, there are still challenges in the overall implementation as it still partners with conventional banks. Therefore, research was conducted to develop a strategy for implementing Maqashid Syariah in the management of the Amanah Village-Owned Enterprise, using SWOT analysis. The research used a qualitative approach by analysing the application of Maqashid Syariah principles and in-depth interviews with various relevant parties. The research concluded that the Amanah Village-Owned Enterprise can implement Maqashid Sharia principles into its management by internalising indicators such as religious compliance, improving the quality of human resources, sharia management, business orientation seeking blessings and profits, and sharia financial management. The best strategy for the implementation of Maqashid Syariah principles is to revise the Articles of Association/Bylaws to become a Sharia-based Amanah Village-Owned Enterprise and increase partnerships with Bank Rakyat Indonesia and other partners.
HUBUNGAN SAINS DAN AGAMA DALAM PERSPEKTIF PARADIGMA SPIRAL ANDROMEDA UIN SUSKA RIAU DAN RODA WAHYU MEMANDU ILMU UIN SUNAN GUNUNG DJATI BANDUNG Yusrianto, Edi; Arbi, Arbi; Syahrizul, Syahrizul
Inteligensi : Jurnal Ilmu Pendidikan Vol 8, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/ilg.v8i1.6984

Abstract

This study aims to examine the relationship between science and religion through two main paradigms, namely the Andromeda Spiral Paradigm from UIN Suska Riau and the Wheel of Revelation Guiding Science Paradigm from UIN Sunan Gunung Djati Bandung. This study was conducted to meet the need for integrative understanding that combines science and spiritual values in facing the challenges of a complex era. The method used is descriptive qualitative with data collection techniques through documentation studies, literature reviews, and analysis of relevant cases related to the application of both paradigms. Data analysis was carried out interpretively and comparatively to understand how these paradigms integrate science and religion within the framework of Islamic science. The results of the study show that both paradigms have succeeded in building a holistic conceptual framework, where science and religion are positioned as two complementary aspects, not contradictory. The Andromeda Spiral Paradigm emphasizes the development of knowledge continuously and dynamically, while the Wheel of Revelation Paradigm emphasizes the importance of revelation as the center of guiding science. Both together form a strong integration model between intellectual and spiritual aspects in Islamic education. In conclusion, the Andromeda Spiral and Wheel of Revelation paradigms can be used as a basis for developing an integrative scientific approach in Islamic universities. Further research is needed to examine the practical implementation of these two paradigms in curriculum development and cross-disciplinary studies to strengthen the synergy between science and religion in the academic environment.
Penguatan Kecerdasan Sosial-Institusional melalui Pendekatan Sosiologis-Juridis: Sinergi Sosial dan Hukum dalam Membangun Masyarakat Inklusif M, Amril; Dewi, Eva; Syahrizul, Syahrizul
Kutubkhanah Vol 25, No 1 (2025): Januari - Juni
Publisher : Lembaga penelitian dan pengabdian kepada masyrakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/kutubkhanah.v25i1.36507

Abstract

Penguatan kecerdasan sosial-institusional merupakan strategi penting dalam mendukung pembangunan sosial yang berkelanjutan. Kajian ini menggunakan pendekatan sosiologis-juridis untuk mengeksplorasi hubungan antara struktur sosial dan sistem hukum dalam membentuk perilaku kolektif yang mendukung penguatan institusi sosial. Dengan menggunakan metode kualitatif dan studi pustaka, artikel ini menganalisis peran norma sosial dan instrumen hukum dalam membangun sinergi antara individu, masyarakat, dan institusi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kolaborasi antara dimensi sosial dan legal dapat meningkatkan pemahaman bersama, memperkuat kohesi sosial, dan menciptakan ruang dialog yang inklusif. Oleh karena itu, integrasi pendekatan sosiologis dan yuridis menjadi fondasi utama dalam membangun masyarakat yang cerdas, berkeadilan, dan tangguh terhadap perubahan sosial.
Nilai-Nilai Pendidikan Sosial Profetik Dalam Persfektif Al-Qur’an ( Tafsir Tematik Surat Ali Imran ayat 110) syahrizul, syahrizul
Al-Mutharahah: Jurnal Penelitian dan Kajian Sosial Keagamaan Vol 21 No 02 (2024): Jurnal Al-Mutharahah : Jurnal Penelitian dan Kajian Sosial Keagamaan
Publisher : LPPM Institut Agama Islam Diniyyah Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46781/al-mutharahah.v21i02.1205

Abstract

Abstract Prophetic social education is an educational approach that integrates spiritual, social, and moral values in an effort to build a just, prosperous, and virtuous society. The Qur'anic perspective offers guidance in creating a generation that is not only intellectually intelligent but also has high social awareness. In this context, Surah Ali Imran verse 110 provides important guidance regarding the role of Muslims as the best people born to benefit mankind. This verse teaches three main values of prophetic social education, namely justice, amar ma'ruf nahi munkar, and character development through compassionate da'wah and wisdom. Muslims, according to this verse, are expected not only to maintain a vertical relationship with God, but also to carry out social duties in building social welfare and peace. The thematic approach in the interpretation of this verse explores the essence of the role of Muslims in shaping a just and progressive society through education based on prophetic values. Thus, prophetic social education in the Qur'anic perspective emphasises the importance of integration between spiritual and social dimensions in creating positive changes in people's social Keywords: Khairu Ummah, humanization, liberation, transcendence Abstrak Pendidikan sosial profetik merupakan pendekatan pendidikan yang mengintegrasikan nilai-nilai spiritual, sosial, dan moral dalam upaya membangun masyarakat yang adil, sejahtera, dan berbudi pekerti luhur. Perspektif Al-Qur'an menawarkan panduan dalam menciptakan generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual tetapi juga memiliki kesadaran sosial yang tinggi. Dalam konteks ini, Surat Ali Imran ayat 110 memberikan petunjuk penting terkait peran umat Islam sebagai umat terbaik yang dilahirkan untuk memberi manfaat bagi umat manusia. Ayat ini mengajarkan tiga nilai utama pendidikan sosial profetik, yaitu keadilan, amar ma’ruf nahi munkar, dan pengembangan karakter melalui dakwah yang penuh kasih sayang dan hikmah. Umat Islam, menurut ayat ini, diharapkan tidak hanya menjaga hubungan vertikal dengan Tuhan, tetapi juga menjalankan tugas sosial dalam membangun kesejahteraan dan kedamaian sosial. Pendekatan tematik dalam tafsir ayat ini menggali esensi dari peran umat Islam dalam membentuk masyarakat yang adil dan berkemajuan melalui pendidikan yang berbasis padanilai-nilai profetik. Dengan demikian, pendidikan sosial profetik dalam perspektif Al-Qur'an menekankan pentingnya integrasi antara dimensi spiritual dan sosial dalam menciptakan perubahan positif dalam kehidupan sosial masyarakat. Kata Kunci : Khairu Ummah, humanisasi, liberasi, transendensi
Pengembangan Model ADDIE (Analisys, Design, Development, Implemetation, Evaluation) Zamsiswaya, Zamsiswaya; Syawaluddin, Syawaluddin; Syahrizul, Syahrizul
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Model pengembangan ADDIE merupakan salah satu pendekatan yang banyak digunakan dalam desain dan pengembangan kurikulum serta pembelajaran. ADDIE adalah akronim dari lima tahap: Analisis, Desain, Pengembangan, Implementasi, dan Evaluasi. Dalam jurnal ini, akan dibahas secara mendalam mengenai setiap tahap dalam model ADDIE, serta bagaimana penerapannya dalam konteks pendidikan. Dengan menggunakan berbagai referensi yang relevan, diharapkan pembaca dapat memahami pentingnya model ini dalam meningkatkan efektivitas pembelajaran.