Tyagita Utami, Erdina
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ANALISIS DAYA DUKUNG TIANG BOR MENGGUNAKAN METODE EMPIRIK DARI DATA PENGUJIAN SONDIR: ANALISIS DAYA DUKUNG TIANG BOR MENGGUNAKAN METODE EMPIRIK DARI DATA PENGUJIAN SONDIR Rahman Hakim Sitepu, Arif; Riyan Hari Putra; D. Nofria Riska; Kurniawan, Rahmat; Agung Saputra, Cahyo; Syuhada, Syahidus; Hayati, Julita; Tyagita Utami, Erdina
STATIKA: Jurnal Teknik Sipil Vol. 10 No. 2 (2024): STATIKA : JURNAL TEKNIK SIPIL
Publisher : Politeknik Raflesia Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53494/jts.v10i2.714

Abstract

Proyek pembangunan bangunan bertingkat, menggunakan fondasi tiang bor (bore pile) sebagai struktur utama. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis daya dukung fondasi dengan membandingkan metode Meyerhof dan metode Aoki dan De Alencar berdasarkan data hasil uji sondir (Cone Penetration Test). Data sondir dianalisis untuk menentukan nilai qc, tahanan ujung, dan tahanan gesek. Perhitungan daya dukung fondasi dilakukan hingga diperoleh nilai daya dukung ultimit dan daya dukung ijin. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode Meyerhof menghasilkan daya dukung ultimit sebesar 118,084 ton, lebih tinggi dibandingkan metode Aoki dan De Alencar yang menghasilkan daya dukung sebesar 72,338 ton. Hal ini menunjukkan bahwa metode Meyerhof mempertimbangkan kontribusi tahanan gesek dan tahanan ujung, sedangkan metode Aoki dan De Alencar hanya mempertimbangkan tahanan ujung. Pemilihan metode perhitungan daya dukung fondasi harus disesuaikan dengan kondisi tanah dan kebutuhan struktur untuk memastikan desain yang aman dan efisien.
PREDIKSI NILAI CBR LABORATORIUM BERDASARKAN PARAMETER INDEKS TANAH (ATTERBERG LIMIT, SPESIFIC GRAVITY) DAN DATA PEMADATAN PROCTOR Rahman Hakim Sitepu, Arif; rahma, siti; Tyagita Utami, Erdina; apriwelni, siska; Ayu Dwiyana, Putri
STATIKA: Jurnal Teknik Sipil Vol. 11 No. 2 (2025): STATIKA: JURNAL TEKNIK SIPIL
Publisher : Politeknik Raflesia Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53494/jts.v11i2.1221

Abstract

Penelitian ini menggunakan metode regresi linier berganda (Multiple Linear Regression Analysis/MLRA) untuk memprediksi nilai California Bearing Ratio (CBR) dalam kondisi tidak jenuh (unsoaked) berdasarkan parameter parameter tanah hasil pengujian laboratorium, yaitu batas Atterberg (LL, PL, PI), berat jenis tanah (Specific Gravity/Gs), serta parameter pemadatan standar Proctor seperti MDD dan OMC. Seluruh pengujian dilakukan sesuai dengan standar ASTM yang berlaku. Hasil analisis regresi linier sederhana (SLRA) menunjukkan bahwa nilai koefisien determinasi (R²) yang diperoleh masih tergolong rendah, masing-masing sebesar 0,2504 untuk LL, 0,6989 untuk PL, 0,2326 untuk PI, 0,0829 untuk Gs, 0,3427 untuk MDD, dan 0,0917 untuk OMC. Nilai-nilai ini mengindikasikan bahwa model SLRA belum mampu menggambarkan hubungan yang kuat antara masing-masing parameter terhadap nilai CBR. Sebaliknya, hasil regresi linier berganda menunjukkan bahwa kombinasi parameter LL, PL, dan MDD menghasilkan R² sebesar 1, yang berarti seluruh variasi nilai CBR unsoaked dapat dijelaskan oleh model dengan sangat baik. Model lainnya, yang menggabungkan PI, Gs, dan OMC, juga menunjukkan hasil yang sama dengan nilai R² sebesar 1. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa metode MLRA jauh lebih akurat dan dapat diandalkan untuk memprediksi nilai CBR dibandingkan SLRA, serta berpotensi menghemat waktu dan biaya dalam proses perencanaan dan evaluasi teknis pada proyek infrastruktur jalan.