Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

Sosialisasi dan Pelatihan Perencanaan Rencana Anggaran Biaya (RAB) Pembangunan Infrastruktur Desa Adiluwih Pringsewu Mardika, M Gilang Indra; Oktavia, Amelia; Michael, Michael; Condro, Anita Lestari; Hayati, Julita
TeknoKreatif: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 4 No 1 (2024): TEKNOKREATIF : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Volume 4 No 1
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LP2M), Institut Teknologi Sumatera, Lampung, Indonesia.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35472/teknokreatif.v4i1.1114

Abstract

Usaha pemerintah dalam program peningkatan pelayanan infrastruktur sebagai bentuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat semakin banyak dilakukan di setiap daerah, termasuk salah satunya desa Adiluwih Kabupaten Pringsewu. Dalam setiap kegiatan pembangunan Desa Adiluwih perlu adanya perencanaan Rencana Anggaran Biaya (RAB) yang perlu dikuasai oleh setiap aparatur desa. Setiap aparatur desa yang melaksanakan kegiatan yang berkaitan dengan infarstruktur nantinya akan membuat laporan RAB pembangunan. Oleh sebab itu perlu adanya sumber daya manusia khususnya aparatur desa yang dapat menguasai proses pembuatan dalam penyusunan laporan RAB tersebut.Untuk meningkatkan kompetensi dalam sumber daya manusianya, aparatur desa perlu mendapatkan pelatihan terkait dengan RAB ini, agar nantinya aparatur desa dapat menyusun pelaporan anggaran biaya pembangunan desa sesuai dengan rencana, target biaya yang direncanakan, mutu kualitas infrastrukturnya serta tepat waktu dalam pelaksanaannya. Metode pelatihan ini dilakukan terdiri dari tahapan persiapan koordinasi dengan kepala desa, survey lokasi, perencanaan terkait dengan modul, implementasi dan evaluasi. Berdasarkan hasil pre-test dan post-test yang diberikan selama pelatihan program ini dapat berhasil dalam meningkatkan pemahaman dan kemampuan menganalisis perhitungan Rencana Anggaran Biaya Infrastruktur Desa.
Sosialisasi Suplai Air Pada Bendung Terhadap Daerah Irigasi Di Desa Sidorejo Kecamatan Sidomulyo Kabupaten Lampung Selatan Mardika, M Gilang Indra; Fitriana, Indri Rahmandhani; Michael, Michael; Hayati, Julita; Condro Winarsih, Anita Lestari; Wikantari, Ni Made Lita; Kurniawan, Reynaldi; Wiratyadi, Irfaan; Andinata, Reynaldi; Saputro, Eka Aji
TeknoKreatif: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 4 No 1 (2024): TEKNOKREATIF : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Volume 4 No 1
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LP2M), Institut Teknologi Sumatera, Lampung, Indonesia.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35472/teknokreatif.v4i1.1604

Abstract

Desa Sidorejo merupakan desa yang sebagian besar penduduknya bekerja di sektor pertanian jiwa dengan luas lahan pertanian sebesar 90 Ha. Desa Sidorejo dilewati oleh Sungai Way Katibung yang dimana masuk ke dalam Daerah Irigasi Way Katibung dan mendapatkan ketersedian air dari Bendung Way Katibung. Walaupun mendapatkan pengairan dari Bendung Way Katibung, ada beberapa lahan pertanian di Desa Sidorejo tidak mendapatkan pengairan. Hal tersebut dikarenakan ketersedian air di Bendung Way Katibung yang berkurang dan kondisi lahan sawah di Desa Sidorejo. Sehingga dilakukan pendekatan dengan sosialisasi mengenai pemahaman pola tanam, operasional pemeliharaan irigasi dan dillakukan Pre Test dan Post Test sebelum dan sesudah sosialisasi dilaksanakan. Dengan diadakan kegiatan tersebut, persentase kenaikan pemahaman pola tanam dan operasional pemeliharaan irigasi sebesar 13,84% pada masyarakat Desa Sidorejo.
Sosialisasi Peta Mitigasi Banjir di Desa Sidorejo Kecamatan Sidomulyo Kabupaten Lampung Selatan Mardika, M Gilang Indra; Prayogi, Galih Rio; Michael, Michael; Hayati, Julita; Condro Winarsih, Anita Lestari; Wiratyadi, Irfaan; Kurniawan, Reynaldi; Wikantari, Ni Made Lita; Martino, Ahmad Fadlun Harianto; Sitompul, Naomi Jesika
TeknoKreatif: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 4 No 1 (2024): TEKNOKREATIF : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Volume 4 No 1
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LP2M), Institut Teknologi Sumatera, Lampung, Indonesia.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35472/teknokreatif.v4i1.1605

Abstract

Desa Sidorejo merupakan desa yang terletak dan dilewati oleh sungai yang sering meluap hingga menimbulkan bencana banjir. Banjir disebabkan oleh hujan yang menyebabkan air berlebih, pendangkalan sungai dan penyumbatan akibat sampah. Program Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk memberikan wawasan kepada masyarakat mengenai mitigasi banjir melalui peta. Analisis yang dilakukan dengan menghitung hujan rencana, intensitas hujan, identifikasi koefisien pengaliran dan merencanakan debit rasional. Kemudian dimodelkan dengan HEC-RAS 6.2 sehingga diperoleh sebaran banjir yang disimulasikan. Metode yang dilakukan untuk memberikan gambaran terhadap kondisi di lapangan disampaikan melalui sosialisasi kepada masyarakat Desa Sidorejo dengan menjelaskan sebaran banjir pada peta mitigasi banjir dan dibandingkan dengan situasi asli di desa sehingga dapat memberikan gambaran secara nyata. Adapun hasil pemaparan menunjukkan tingkat keberhasilan dari persentase pemahaman masyarakat dari 26 masyarakat yang mengikuti sosialisasi didapatkan sebesar 66,92 % memiliki tingkat pemahaman terhadap mitigasi banjir.
Sosialisasi Potensi Sumber Daya Air Sungai Way Tebu Terhadap Pengairan Daerah Irigasi Desa Tanjung Anom Mardika, M Gilang Indra; Michael, Michael; Condro, Anita Lestari; Hayati, Julita; Oktavia, Amelia
TeknoKreatif: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 4 No 1 (2024): TEKNOKREATIF : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Volume 4 No 1
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LP2M), Institut Teknologi Sumatera, Lampung, Indonesia.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35472/teknokreatif.v4i1.1107

Abstract

Desa Tanjung Anom merupakan desa yang mayoritas penduduknya merupakan anggota kelompok tani dengan jumlah penduduk sebesar 2.443 jiwa. Pekon Tanjung Anom dilewati dengan Sungai Way Tebu termasuk kedalam bagian Daerah Irigasi Way Ngison dan Mendapatkan ketersediaan air dari Bendung Way Ngison. Walaupun telah dilakukan rehabilitasi terhadap Bendung Way Ngison tahun 2019 namun tetap terjadi penumpukan sedimentasi.sehingga berpengaruh terhadap kebutuhan air pada jaringan irigasi. Metode pendekatan yang digunakan yaitu dengan melakukan sosialisasi mengenai pemahaman tentang jaringan irigasi dan operasional pemeliharaan irigasi dan dilakukan Pre Test dan Post Test sebelum dan sesudah sosialisasi dilaksanakan. Dengan diadakannya kegiatan tersebut persentase kenaikan tentang pemahaman irigasi dan operasional pemeliharaan irigasi sebesar 77,42% pada kelompok tani (Gapoktan) Desa Tanjung Anom.
Sosialisasi Perencanaan, Operasional dan Pemeliharaan Saluran Drainase di Desa Sidorejo, Kecamatan Sidomulyo, Kabupaten Lampung Selatan fitriana, Indri Rahmandhani; Michael, Michael; hayati, julita; winarsih, anita lestari condro; Mardika, M. Gilang Indra
TeknoKreatif: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 4 No 1 (2024): TEKNOKREATIF : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Volume 4 No 1
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LP2M), Institut Teknologi Sumatera, Lampung, Indonesia.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35472/teknokreatif.v4i1.1609

Abstract

Banjir merupakan bencana alam yang memberikan dampak negatif pada kehidupan masyarakat. Desa sidorejo merupakan salah satu desa terdampak kejadian banjir pada Oktober 2022. Pengamatan dilapangan menunjukan bahwa saluran drainase di desa tersebut sebagian belum terbangun dan tidak berfungsi optimal. Untuk itu perlu dilakukan langkah pencegahan banjir oleh masyarakat setempat sehingga dapat meminimalisir kejadian banjir. Untuk memberikan pemahaman tersebut maka tim Pkm Institut Teknologi Sumatera berinisiatif untuk melakukan kegiatan edukasi masyarakat melalui sosialisasi perencanaan, operasional dan pemeliharaan saluran drainase. Edukasi kepada masyarakat dilakukan melalui survei kondisi saluran drainase terbangun dan sosialisasi tahapan perencanaan, operasional dan pemeliharaan. Berdasarkan hasil pretest dan post test dapat disimpulkan bahwa pengetahuan masyarakat meningkat dari 66,92% menjadi 76,92%.
Kolaborasi Pemangku Kepentingan dalam Identifikasi Penentuan Lokasi Pembangunan Gedung Galeri Dekranasda Kota Pangkalpinang Ilpandari, Ilpandari; Sabri, Fadillah; Maini, Miskar; Yudi, Ahmad; Ribowo, Anggarani Budi; Yuliyanto, Andry; Sitepu, Arif Rahman Hakim; Kiranaratri, Ayudia Hardiyani; Aprilia, Ayu Sinta; Khanza, Ayu Kamila; Marina, Bernaditha Catur; Saputra, Cahyo Agung; Zhafira, Elian; Prayogi, Galih Rio; Tambunan, Hermon Frederik; Fitriana, Indri Rahmandhani; Hayati, Julita; Susanti, Junita Eka; Kirtinanda. P, Kirtinanda. P; Mardika, M Gilang Indra; Michael, Michael; Nadi, Muhammad Abi Berkah; Dwiyana, Putri Ayu; Kurniawan, Rahmat; Ekaputra, Reza Asriandi; Apriwelni, Siska; Syuhada, Syahidus; Sihombing, Tera Melya Patrice
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 2 No. 12 (2025): Februari
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v2i12.2031

Abstract

Pembangunan Gedung Galeri Dekranasda di Kota Pangkalpinang merupakan langkah strategis untuk mendukung pengembangan sektor ekonomi kreatif, khususnya kerajinan tangan khas Bangka Belitung. Gedung ini dirancang sebagai pusat promosi, pameran, dan pemasaran produk kerajinan lokal, sekaligus menjadi simbol identitas budaya daerah. Salah satu aspek penting dalam perencanaan pembangunan adalah penentuan lokasi yang strategis, dengan mempertimbangkan aksesibilitas, konektivitas, dan potensi pengembangan kawasan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mendampingi proses kolaborasi pemangku kepentingan dalam menentukan lokasi pembangunan Gedung Galeri Dekranasda. Metodologi yang digunakan meliputi observasi lapangan, analisis spasial, dan diskusi kelompok terfokus dengan pemerintah daerah, pengrajin, komunitas lokal, serta akademisi. Pendekatan kolaboratif ini bertujuan untuk memastikan bahwa keputusan yang diambil bersifat inklusif, berbasis data, dan berkelanjutan. Hasil kegiatan ini memberikan alternatif lokasi terbaik untuk pembangunan Gedung Galeri Dekranasda berdasarkan kajian teknis dan social yaitu direncanakan pada tiga alternatif lokasi, yaitu Lokasi 1 (Taman Mandara), Lokasi 2 (Tumpuk Pinangpura), dan Lokasi 3 (Tugu Remangok, Jl. Selindung). Ketiga lokasi tersebut telah dikaji berdasarkan berbagai aspek teknis, termasuk aksesibilitas melalui jalan lokal, ketersediaan jaringan air bersih, listrik, telekomunikasi tetap, penerangan jalan, dan kedekatan dengan tempat pembuangan sampah sementara (TPS). Namun, infrastruktur pemadam kebakaran belum tersedia di ketiga lokasi tersebut.
Pendampingan Teknis Identifikasi Pedagang untuk Proyek Relokasi dan Perluasan Pasar Muntok di Kabupaten Bangka Barat Ilpandari, Ilpandari; Sabri, Fadillah; Maini, Miskar; Yudi, Ahmad; Ribowo, Anggarani Budi; Yuliyanto, Andry; Sitepu, Arif Rahman Hakim; Kiranaratri, Ayudia Hardiyani; Aprilia, Ayu Sinta; Khanza, Ayu Kamila; Marina, Bernaditha Catur; Saputra, Cahyo Agung; Zhafira, Elian; Prayogi, Galih Rio; Tambunan, Hermon Frederik; Fitriana, Indri Rahmandhani; Hayati, Julita; Susanti, Junita Eka; Kirtinanda. P, Kirtinanda. P; Mardika, M Gilang Indra; Michael, Michael; Nadi, Muhammad Abi Berkah; Dwiyana, Putri Ayu; Kurniawan, Rahmat; Ekaputra, Reza Asriandi; Apriwelni, Siska; Syuhada, Syahidus; Sihombing, Tera Melya Patrice
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 2 No. 12 (2025): Februari
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v2i12.2032

Abstract

Pasar Muntok memiliki sejarah panjang sebagai pusat aktivitas ekonomi di Bangka Barat. Namun, peningkatan jumlah pedagang dan kunjungan masyarakat memunculkan berbagai permasalahan, seperti kemacetan, ketidakteraturan tata letak, dan keterbatasan fasilitas pendukung. Untuk mengatasi hal tersebut, Pemerintah Kabupaten Bangka Barat memulai proyek strategis relokasi dan perluasan Pasar Muntok guna menciptakan lingkungan perdagangan yang lebih modern, tertib, dan nyaman. Proyek ini tidak hanya bertujuan meningkatkan kapasitas pasar, tetapi juga mendukung pengembangan ekonomi lokal yang berkelanjutan. Salah satu tahap awal yang krusial dalam pelaksanaan proyek ini adalah identifikasi pedagang terdampak. Langkah ini bertujuan untuk memastikan akomodasi yang sesuai bagi para pedagang berdasarkan kebutuhan dan jenis usaha mereka, sekaligus meminimalkan potensi konflik, meningkatkan transparansi, serta mendorong partisipasi masyarakat. Berdasarkan hasil pendampingan teknis, ditemukan bahwa terdapat setidaknya 55 pedagang yang berjualan di sepanjang Jalan Yos Sudarso, sehingga mengurangi fungsi jalan tersebut sebagai jalur transportasi utama. Para pedagang ini direkomendasikan untuk direlokasi ke lokasi baru yang lebih layak dan mendukung kegiatan jual beli, yaitu di Pasar Muntok.Relokasi ini diharapkan dapat menciptakan pasar yang lebih tertib, aman, dan nyaman. Selain itu, langkah ini juga bertujuan meningkatkan kualitas infrastruktur pasar, memberikan dampak positif terhadap aktivitas ekonomi masyarakat lokal, serta memperlancar arus lalu lintas di kawasan sekitar pasar.
ANALISIS PERBANDINGAN DAYA DUKUNG FONDASI TIANG BOR BERDASARKAN HASIL PENYELIDIKAN TANAH DAN PENGUJIAN DINAMIS (Studi Kasus: Jembatan Way Pengubuan) Hayati, Julita; Haloho, Stefany; Hakim Sitepu, Arif Rahman; Syuhada, Syahidus
Menara: Jurnal Teknik Sipil Vol. 20 No. 1 (2025): Menara : Jurnal Teknik Sipil
Publisher : Teknik Sipil, Fakultas Teknik Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/jmenara.v20i1.52896

Abstract

Jembatan Way Pengubuan merupakan jembatan yang menghubungkan Kecamatan Seputih Agung dan Kecamatan Way Pengubuan. Kondisi eksisting jembatan menjadi alasan utama jembatan ini dibangun kembali untuk meningkatkan perekonomian masyarakat setempat. Jembatan harus dirancang dengan fondasi yang aman sehingga dapat menghindari terjadinya kegagalan fondasi. Dalam perencanaan fondasi, daya dukung fondasi dihitung menggunakan pendekatan empiris dan diverifikasi berdasarkan pengujian daya dukung fondasi tiang melalui Uji Pile Driving Analyzer (PDA). Pendekatan empiris menunjukkan daya dukung tiang yang bervariasi bergantung kondisi tanah yang digambarkan pada hasil penyelidikan tanah SPT dan CPT. Daya dukung rata-rata metode empiris sebesar 6842,6 kN (P14), 4407,3 kN (A-1) dan 5536,4 kN (B-1) menggunakan data SPT dan sebesar 6659,9 kN (P14), 5064 kN (A-1) dan 4960,5 kN (B-1) menggunakan data CPT. Hasil pengujian PDA dan interpretasi CAPWAP menunjukkan nilai daya dukung ultimate lebih kecil dari pendekatan empiris. Pendekatan empiris menggunakan data SPT dan CPT menunjukkan overestimated sehingga dalam estimasi daya dukung diperlukan angka koreksi berkisar antara 0,344 – 0,714 bergantung pada pendekatan empiris yang digunakan untuk kondisi tanah serupa.
ANALISIS PENGOLAHAN DATA INTERPRETASI PENGUJIAN PEMBEBANAN HORIZONTAL PADA FONDASI TIANG BOR Anggarani Budi Ribowo; Syahidus Syuhada; Arif Rahman Hakim Sitepu; Julita Hayati; Satrio Adrian
Nusantara Hasana Journal Vol. 5 No. 2 (2025): Nusantara Hasana Journal, July 2025
Publisher : Yayasan Nusantara Hasana Berdikari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59003/nhj.v5i2.1543

Abstract

One type of load that needs to be taken into account in foundation planning is the lateral load. Lateral load is a force that acts perpendicular to the pile, so it has the potential to cause shifting if the pile does not have sufficient capacity to withstand it. The type of foundation used in this analysis is a bored pile foundation with a diameter of 0.8 m and a pile length of 24 m. The results of the interpretation calculations to obtain the value of the ultimate lateral bearing capacity based on the lateral load test data show differences in the values of each method used. The interpretation calculations that have been carried out obtained the ultimate lateral bearing capacity with the Davisson method of 23,800 tons, with the Chin method obtained a result of 26,455 tons, and the Decourt method of 25,894 tons.
Focus Group Discussion (FGD) Penyusunan Kurikulum 2025 - 2030 Program Studi Teknik Sipil Institut Teknologi Sumatera Kurniawan, Rahmat; Michael, Michael; Syuhada, Syahidus; Maini, Miskar; Fitriana, Indri Rahmandhani; Hayati, Julita; Dwiyana, Putri Ayu; Mardika, M Gilang Indra; Aprilia, Ayu Sinta; Khanza, Ayu Kamila; Saputra, Cahyo Agung; Prayogi, Galih Rio; Ribowo, Anggarani Budi; Yudi, Ahmad; Nadi, Muhammad Abi Berkah
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 1 (2025): Bulan September
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i1.463

Abstract

Penyusunan kurikulum berbasis Outcome Based Education (OBE) merupakan upaya strategis untuk memastikan ketercapaian kompetensi lulusan yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja, perkembangan teknologi, dan tantangan pembangunan berkelanjutan. Sejalan dengan hal tersebut, Program Studi Teknik Sipil Institut Teknologi Sumatera (ITERA) menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) sebagai wadah kolaboratif dalam merumuskan Kurikulum 2025–2030. Proses ini melibatkan pemangku kepentingan internal dan eksternal, termasuk dosen, mahasiswa, alumni, praktisi, asosiasi profesi, serta pengguna lulusan. Kurikulum yang dikembangkan dirancang sesuai dengan standar Outcome Based Education (OBE) dan kriteria akreditasi LAM Teknik, dengan penekanan pada penguatan kompetensi inti bidang teknik sipil, integrasi teknologi digital, prinsip keberlanjutan lingkungan, serta pengembangan soft skills mahasiswa. Hasil FGD ini menghasilkan rekomendasi kurikulum yang adaptif, aplikatif, dan berorientasi pada capaian pembelajaran lulusan (CPL) yang selaras dengan standar nasional maupun internasional, sekaligus mendukung visi ITERA untuk menjadi perguruan tinggi yang unggul dalam sains, teknologi, dan inovasi.