Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Kiat Edukasi Bahasa Inggris di Kenagarian Taratak Baru Asnur, Lise; Putra, Awal Maulana; Risma, Anisa; Rahmawani, Fadhila; Firmansyah, Giri; Ridala, Muthia; Kamiriah, Rahmi; Fadilah, Roy Fatul; Rahmawati, Sri; Assabil, Yahdi; Sari, Yesi Puspita
Suluah Bendang: Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 24, No 3 (2024): Suluah Bendang: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/sb.05650

Abstract

Artikel ini menganalisis efektivitas berbagai metode pengajaran bahasa Inggris di Indonesia berdasarkan data survei dan kalkulasi kuantitatif. Penelitian ini melibatkan survei terhadap 1.500 pelajar di berbagai tingkat pendidikan di Indonesia untuk mengidentifikasi minat, preferensi, dan hasil belajar mereka dalam pembelajaran bahasa Inggris. Data yang dikumpulkan mencakup preferensi metode pengajaran, tingkat kepuasan pelajar, dan hasil ujian bahasa Inggris sebelum dan setelah penerapan metode baru.Hasil survei menunjukkan bahwa 70% pelajar menunjukkan minat tinggi terhadap penggunaan teknologi dalam pembelajaran bahasa Inggris, seperti aplikasi pembelajaran dan platform e-learning. Kalkulasi hasil ujian menunjukkan bahwa pelajar yang terlibat dalam program pembelajaran berbasis teknologi mengalami peningkatan rata-rata skor ujian sebesar 18% dibandingkan dengan pelajar yang mengikuti metode konvensional. Selain itu, 60% pelajar melaporkan peningkatan motivasi dan keterlibatan dalam pembelajaran bahasa Inggris ketika terlibat dalam aktivitas interaktif dan praktik berbicara langsung.Temuan ini menyoroti bahwa metode pengajaran yang mengintegrasikan teknologi dan pendekatan interaktif lebih efektif dalam meningkatkan hasil belajar bahasa Inggris di kalangan pelajar Indonesia. Artikel ini merekomendasikan
Implementasi Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw Dalam Meningkatkan Partisipasi Siswa Pada Pembelajaran PAI Az-zuhri, Dhilla Nur'aeni; Risma, Anisa; Hadijah, Ifah; Dyah Aryani, Wiwik
Edukasiana: Jurnal Inovasi Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2025)
Publisher : Papanda Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56916/ejip.v4i3.1572

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw dalam meningkatkan partisipasi aktif siswa pada pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI). Penelitian ini menggunakan metode kuasi eksperimen dengan desain pretest-posttest control group. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling dengan melibatkan dua kelas yang masing-masing ditetapkan sebagai kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Data dikumpulkan melalui tes pretest dan posttest partisipasi siswa, observasi partisipasi aktif selama delapan kali pertemuan, dan wawancara mendalam dengan siswa dan guru. Teknik analisis data yang digunakan meliputi uji normalitas, uji homogenitas, uji-t independent, uji-t berpasangan, serta analisis deskriptif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model Jigsaw secara signifikan lebih efektif dalam meningkatkan partisipasi aktif siswa dibandingkan dengan metode pembelajaran konvensional. Selain itu, siswa dalam kelompok eksperimen menunjukkan peningkatan partisipasi yang konsisten dan perubahan perilaku yang positif dalam proses pembelajaran. Temuan ini mengindikasikan bahwa penerapan model Jigsaw mampu menciptakan suasana belajar yang lebih interaktif, kolaboratif, dan memfasilitasi keterlibatan aktif siswa dalam pembelajaran PAI.
IMPLEMENTASI BIMBINGAN KARIR DALAM MENGEMBANGKAN PERENCANAAN KARIR SISWA DI SMA MA’ARIF BANDUNG Az-zuhri, Dhilla Nuraeni; Risma, Anisa; Ratnawulan, Teti; Asrofi, Imam
Jurnal Manajemen Pendidikan Vol. 10 No. 3 (2025): Regular Issue
Publisher : STKIP Pesisir Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34125/jmp.v10i3.738

Abstract

The implementation of career guidance can steer students' career planning. Career planning among grade XII high school students is not yet mature. This study aims to analyze the implementation of career guidance in developing career planning for high school students at SMA Ma’arif Bandung. Employing a qualitative approach with a case study method, data were collected through interviews, observations, and documentation. Findings indicate that the program effectively enhances students’ understanding of their potential, career opportunities, and decision-making skills. Prior to guidance, 70-85% of students were confused and lacked knowledge about the world of work, but post-guidance, 80-90% could formulate clear career goals and concrete steps, with an average improvement of 50-60% in goal clarity, knowledge, and confidence. Supporting factors include principal support and external collaborations, while challenges encompass limited time, resources, and parental pressure. Recommendations include increasing session frequency, counselor training, and technology utilization. This study underscores the importance of structured career guidance in preparing students for post-high school transitions.
Penerapan User Acceptance Testing (UAT) pada Pengujian Sistem Informasi Manajemen Operasional Studio Foto Berbasis Client-Server Risma, Anisa; Saputra, Hadi Kurnia; Hadi, Ahmaddul; Novaliendry, Dony
Journal of Authentic Research Vol. 5 No. 2 (2026): May
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/svscqg16

Abstract

Pengujian perangkat lunak merupakan tahap penting untuk memastikan bahwa sistem informasi dapat berjalan sesuai kebutuhan pengguna. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi tingkat penerimaan pengguna terhadap Sistem Informasi Manajemen Operasional Studio Foto berbasis client-server yang dikembangkan pada Monoframe Studio. Sistem yang diuji mendukung proses operasional berupa pengelolaan paket layanan, booking, penjadwalan, pembayaran, pembagian fotografer dan editor, akses link hasil foto, permintaan edit, pemesanan cetak, review, serta tracking progres layanan. Pengujian dilakukan menggunakan metode User Acceptance Testing (UAT) dengan pendekatan deskriptif kuantitatif. Responden penelitian berjumlah 14 pengguna akhir yang terdiri dari 1 admin, 1 front office, 1 fotografer, 1 editor, dan 10 klien. Instrumen pengujian terdiri dari 22 butir pernyataan yang dikelompokkan dalam empat aspek, yaitu kemudahan pengguna, kepuasan pengguna, fungsionalitas sistem, dan kinerja sistem. Kuesioner menggunakan skala Likert lima tingkat dengan bobot 1 (Tidak Setuju) hingga 5 (Sangat Setuju). Analisis data dilakukan secara deskriptif kuantitatif dengan menghitung skor aktual (total bobot jawaban responden pada setiap aspek) dan skor ideal (jumlah responden × bobot tertinggi × jumlah butir pernyataan). Persentase kelayakan setiap aspek dihitung menggunakan rumus: (Skor Aktual / Skor Ideal) × 100%. Hasil persentase kemudian diinterpretasikan ke dalam kategori kelayakan, di mana nilai 81%–100% termasuk kategori sangat layak/sangat diterima, 61%–80% kategori layak/diterima, 41%–60% kategori cukup layak, 21%–40% kategori kurang layak, dan 0%–20% kategori tidak layak. Hasil pengujian menunjukkan bahwa aspek kemudahan pengguna memperoleh 89,52%, kepuasan pengguna 91,79%, fungsionalitas sistem 88,93%, dan kinerja sistem 88,21%. Nilai keseluruhan UAT mencapai 89,48% dengan kategori sangat layak/sangat diterima. Implikasi dari penelitian ini adalah secara praktis, sistem informasi yang telah teruji UAT dapat segera diimplementasikan untuk menggantikan proses manual yang tersebar di berbagai platform (WhatsApp, Google Form, Google Calendar, Google Drive, dan spreadsheet), sehingga meningkatkan efisiensi operasional, mempercepat alur layanan dari booking hingga penyerahan hasil foto, serta mengurangi risiko kesalahan pencatatan dan double booking. Secara teoritis, penelitian ini memperkuat bukti empiris bahwa kombinasi metode UAT dengan aspek evaluasi berbasis ISO 9126 (usability, functionality, dan performance) serta penambahan aspek kepuasan pengguna dapat menjadi model evaluasi yang efektif untuk sistem informasi multi-role di lingkungan usaha jasa skala kecil dan menengah. Hasil tersebut menunjukkan bahwa sistem telah memenuhi kebutuhan pengguna dan layak digunakan untuk mendukung manajemen operasional Monoframe Studio.