Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Efektivitas Model Pembelajaran Berbasis Pemecahan Masalah Terhadap Kemampuan Numerasi Siswa Ditinjau Dari Adversity Quotient Baiq Destri Yana; Fadrik Adi Fahrudin; Mulhamah
ANARGYA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika Vol. 9 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aimed to examine the effectiveness of a problem-solving learning model in improving students’ numeracy skills in terms of adversity quotient. The study employed a quantitative approach using a quasi-experimental design with a nonequivalent pretest-posttest control group. The population consisted of all eighth-grade students of MTs Hidayatul Athfal Rebile in the 2025/2026 academic year, totaling 64 students. The sample comprised two classes: Class VIII A as the experimental group and Class VIII B as the control group, with 22 students in each group. The instruments used were a numeracy skills test, an adversity quotient questionnaire, and an observation sheet of learning implementation. Data were analyzed using the Shapiro-Wilk normality test, Levene’s test of homogeneity, an independent samples t-test, and Two-Way ANOVA with SPSS 25. The findings showed that the mean numeracy score of the experimental group was higher than that of the control group, namely 80.80 and 60.35, respectively. The t-test indicated a significant difference between the two groups 0,000<0.05. The Two-Way ANOVA revealed that the class factor significantly affected students’ numeracy skills (F=21.249; sig.=0.000), whereas adversity quotient had no significant effect (F=3.082; sig.=0.057). The interaction between the learning model and adversity quotient was also not significant (F=0.140; sig.=0.869). Thus, problem-solving learning can be used as one of the effective strategies to improve students' numeracy skills
PENGARUH MODEL DISCOVERY LEARNING BERBASIS ETNOMATEMATIKA TERHADAP KEMAMPUAN PROBLEM SOLVING SISWA KELAS VIII MADRASAH Pebriana Sri Astuti; M. Habib Husnial Pardi; Fadrik Adi Fahrudin
JURNAL PEMBELAJARAN DAN MATEMATIKA SIGMA (JPMS) Vol 12, No 1 (2026)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu pendidikan (FKIP) Universitas Labuhan Batu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36987/jpms.v12i1.9317

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh model disocvery learning berbasis etnomatematika terhadap kemampuan problem solving matematis siswa kelas VIII di MTsN 3 Lombok Barat pada materi barisan bilangan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis quasi experiment dan desain posttest only control group design. Sampel penelitian terdiri dari dua kelas yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling yaitu kelas eksperimen dengan model discovery learning berbasis etnomatematika dan kelas kontrol dengan pembelajaran ekspositori, serta masing-masing kelas terdiri atas 17 siswa. Instrumen pengumpulan data berupa tes uraian kemampuan problem solving yang didasarkan pada empat indikator Polya. Analisis data dilakukan menggunakan uji Independent Sample t-test dengan bantuan IBM SPSS 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata nilai kelas eksperimen (50,00) lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol () dengan nilai signifikansi . Dengan demikian, model discovery learning berbasis etnomatematika berpengaruh signifikan terhadap kemampuan problem solving matematis siswa kelas VIII di MTsN 3 Lombok Barat.
ANALISIS KEMAMPUAN LITERASI MATEMATIKA DALAM MENYELESAIKAN MASALAH KONTEKSTUAL DITINJAU DARI ADVERSITY QUOTIENT SISWA Rika Ristiana; Fadrik Adi Fahrudin; Afifurrahman Afifurrahman
JURNAL PEMBELAJARAN DAN MATEMATIKA SIGMA (JPMS) Vol 12, No 1 (2026)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu pendidikan (FKIP) Universitas Labuhan Batu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36987/jpms.v12i1.9372

Abstract

Rendahnya kemampuan literasi matematika siswa dalam menyelesaikan masalah kontekstual dan terbatasnya penelitian yang menganalisis kemampuan tersebut ditinjau dari Adversity Quotient menunjukkan pentingnya penelitian ini dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan literasi matematika siswa kelas X MA Putri Al-Ishlahuddiny Kediri dalam menyelesaikan masalah kontekstual pada materi fungsi eksponensial berdasarkan kategori Adversity Quotient. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus deskriptif. Penelitian melibatkan 50 siswa sebagai responden awal untuk pengelompokkan Adversity Quotient. Selanjutnya dipilih tiga siswa yang mewakili kategori climber, camper, dan quitter sebagai subjek utama penelitian. Data dikumpulkan melalui angket Adversity Quotient, tes masalah kontekstual, dan wawancara semiterstruktur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa subjek climber mampu memenuhi indikator merumuskan (formulate), menggunakan (employ), dan menafsirkan (interpret) dengan baik. Subjek  camper mampu memenuhi indikator merumuskan (formulate) dan menggunakan (employ), namun belum maksimal pada tahap menafsirkan (interpret). Sementara itu, subjek quitter hanya memenuhi sebagian indikator merumuskan (formulate) dan mengalami kesulitan pada tahap menggunakan (employ) serta menafsirkan (interpret). Temuan penelitian menunjukkan bahwa kemampuan literasi matematika siswa dalam menyelesaikan masalah kontekstual berbeda pada setiap kategori Adversity Quotient, dengan subjek climber menunjukkan capaian indikator yang lebih lengkap dibandingkan subjek camper dan quitter.
PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN AUDIO-VISUAL BERBASIS YOUTUBE TERHADAP MOTIVASI BELAJAR MATEMATIKA SISWA Hana Kamila; Nurhardiani Nurhardiani; Fadrik Adi Fahrudin
JURNAL PEMBELAJARAN DAN MATEMATIKA SIGMA (JPMS) Vol 12, No 1 (2026)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu pendidikan (FKIP) Universitas Labuhan Batu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36987/jpms.v12i1.9371

Abstract

Rendahnya motivasi belajar matematika siswa serta berkembangnya penggunaan media digital dalam pembelajaran mendorong perlunya pemanfaatan media audio-visual berbasis Youtube sebagai alternatif pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan motivasi belajar matematika siswa setelah penerapan media pembelajaran audio-visual berbasis Youtube pada kelas VIII MTs Ad Diinul Qayyim Putri Kapek. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pre-experimental tipe One Group Pretest-Posttest. Populasi pada penelitian ini berjumlah 69 siswa kelas VIII, sedangkan sampel terdiri atas 23 siswa kelas VIII C yang dipilih melalui teknik Sampling Purposive, berdasarkan hasil konsultasi dengan guru matematika dan hasil observasi awal yang menunjukkan tingkat motivasi belajar relatif lebih rendah dibandingkan kelas lainnya. Instrumen penelitian berupa angket motivasi belajar matematika siswa dengan skala Likert yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Teknik analisis data yang digunakan meliputi analisis statistik deskriptif, uji normalitas Shapiro Wilk, uji hipotesis dengan rumus Paired Sample t-Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata motivasi belajar matematika siswa sebelum perlakuan sebesar 48,83 dan mengalami peningkatan menjadi 58,35 setelah perlakuan. Hasil uji hipotesis diperoleh nilai signifikansi sebesar 0,001. Karena nilai signifikansi 0,001  0,05, maka  ditolak dan  diterima. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penggunaan media pembelajaran audio-visual berbasis Youtube dapat meningkatkan motivasi belajar matematika siswa kelas VIII di MTs Ad Diinul Qayyim Putri Kapek.
Efektivitas Penerapan Pembelajaran Berbasis STEAM Terhadap Kemampuan Berpikir Kreatif Siswa SMP Juhaeriatun Nisa; Parhaini Andriani; Fadrik Adi Fahrudin
Jurnal Riset dan Inovasi Pembelajaran Vol. 6 No. 1 (2026): Januari-April 2026
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/jrip.v6i1.4812

Abstract

Kemampuan berpikir kreatif matematis siswa masih tergolong rendah, sementara tuntutan keterampilan abad ke-21 mengharuskan siswa mampu berpikir kreatif, kritis, dan inovatif. Namun, pembelajaran konvensional yang masih berpusat pada guru belum mampu mengakomodasi pengembangan kemampuan tersebut secara optimal. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas pembelajaran berbasis STEAM dalam meningkatkan kemampuan berpikir kreatif matematis siswa SMP. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi eksperimen tipe pretest–posttest control group. Sampel penelitian terdiri dari 64 siswa kelas VIII yang dibagi ke dalam kelompok eksperimen (STEAM) dan kelompok kontrol (pembelajaran konvensional) melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan tes uraian yang telah divalidasi untuk mengukur kemampuan berpikir kreatif meliputi fluency, flexibility, dan originality. Analisis data dilakukan menggunakan uji independent samples t-test dan N-gain. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara kedua kelompok (p = 0,000). Kelompok eksperimen memperoleh rata-rata N-gain sebesar 58,68% (kategori cukup efektif), lebih tinggi dibandingkan kelompok kontrol sebesar 39,36% (kategori kurang efektif). Temuan ini menunjukkan bahwa pembelajaran berbasis STEAM lebih efektif dibandingkan pembelajaran konvensional dalam meningkatkan kemampuan berpikir kreatif siswa. Penelitian ini memiliki keterbatasan pada jumlah sampel yang relatif kecil dan pelaksanaannya pada satu konteks sekolah, sehingga generalisasi hasil perlu dilakukan secara hati-hati. Secara praktis, pembelajaran STEAM dapat menjadi alternatif inovatif dalam pembelajaran matematika. Studi ini memberikan kontribusi empiris mengenai efektivitas STEAM dengan desain eksperimen terkontrol dan analisis peningkatan berbasis N-gain.