Dewi, Selpa
Dosen Fakultas Teknik, Program Studi Teknik Sipil, Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Published : 22 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

PERENCANAAN SALURAN SEKUNDER IRIGASI BATANG TOMBONGAN 1 KE BATANG TOMBONGAN 2 D.I PANTI RAO KABUPATEN PASAMAN BARAT Aidil Azizan Aziz; Surya Eka Priana; Selpa Dewi
Ensiklopedia Research and Community Service Review Vol 1, No 1 (2021): Vol. 1 No. 1 Oktober 2021
Publisher : Lembaga Penelitian dan Penerbitan Hasil Penelitian Ensiklopedia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2059.191 KB)

Abstract

Daerah Irigasi Panti Rao mengairi areal persawahan seluas 8.300 Ha. Sumber air Daerah Irigasi  Panti Rao berasal dari Sungai Ampang Gadang yang mengairi 4 Kecamatan di Panti Rao. Daerah Irigasi Panti Rao Kabupaten Pasaman  berjarak  30,3 km dari pusat Kota Lubuk Sikaping. Pada Perencanaan Jaringan Irigasi mesti dilakukan analisa disain yang meliputi analisa curah hujan, perhitungan debit,dan dimensi saluran. Sehingga sistem irigasi tersebut dapat diartikan sebagai usaha penyedian pemberian air yang optimal dan efisien guna untuk mendapatkan hasil produksi tanaman yang maksimal. Tujuan utama dari Perencanaan Jaringan Irigasi Panti Rao ini adalah untuk mempertahankan swasembada pangan, dengan luas area sawah 8.300 Ha. Dengan melakukan perbaikan jaringan serta pemberian air yang cukup sesuai dengan kebutuhan. Dalam perencanaan didapat dimensi saluran melalui proses curah hujan dengan menggunakan metode harpes dan metode gumbel. Data debit diperlukan untuk menentuka perhitungan ketersediaan air pada bangunan pengambilan (intake). Untuk mendapatkan perhitungan debit yang baik diperlukan data pencatatan debit sungai jangka waktu yang panjang, hal ini diperlukan guna mengurangi terjadinya penyimpanan data perhitungan yang terlalu besar. Hasil perhitungan  dari analisa Gumbel 3055 mm dan hasil perhitungan analisis Rasional 70,05 m3/detik. Hasil besar debit yang direncanakan sebesar 80,62 m3/detik. Untuk perencanaan saluran sekunder irigasi Batang Tombongan 1 Ke Batang Tombongan 2 D.I Panti Rao Kabupaten Pasaman direncanakan dapat menampung air ketika debit maksimumKata kunci : Debit, Dimensi saluran, Curah hujan, Gumbel, Rasional, Saluran sekunder
ANALISIS FAKTOR PENYEBAB KECELAKAAN LALU LINTAS DAN AUDIT KESELAMATAN JALAN RAYA BUKITTINGGI-MEDAN KM 65 KUMPULAN KABUPATEN PASAMAN Herfando Herfando; Deddy Kurniawan; Selpa Dewi
Ensiklopedia Research and Community Service Review Vol 2, No 1 (2022): Vol. 2 No. 1 Jilid 2 Oktober 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Penerbitan Hasil Penelitian Ensiklopedia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (86.869 KB)

Abstract

Pada jalan raya Bukittinggi-Medan KM 65, Kumpulan Kabupaten Pasaman dapat kita jumpai kerusakan badan jalan yang cukup parah yaitu tidak ratanya permukaaan jalan, dan jalan yang berlubang sehingga terjadinya kecelakaan. Menurut data dari Kapolres Pasaman diperoleh informasi bahwa dalam 5 tahun terakhir terjadinya kecelakaan yang mengakibatkan kerugian harta benda sampai kehilangan nyawa manusia. Dengan kondisi tersebut diperlukan upaya untuk mengetahui faktor penyebab terjadinya kecelakaan lalu lintas dan upaya penanganan untuk mengurangi peristiwa kecelakaan. Langkah awal yang dilakukan adalah pencarian data primer yang dilakukan survey lapangan untuk mengetahui penyebab kecelakaan. Data sekunder yang didapat dari Kapolres Pasaman yaitu dari data jumlah kecelakaan tahun 2017-2021. Dari hasil analisis faktor-faktor penyebab kecelakaan diperoleh oleh faktor manusia dan faktor jalan dalam kategori tertinggi dengan persentase rata-rata 66,66% dan 33,34% dan tingkat kecelakan tertinggi terjadi pada tahun 2021 dan tahun 2020, yaitu sebanyak kasus kecelakaan. Dan dari hasil One Way-Anova didapat hasil jumlah korban meninggal dunia dengan hasil signifikan 0,025 > 0,005 artinya Ho diterima karena tidak ada pengaruh antara satu variabel independen terhadap variabel dependen. Hasil jumlah kecelakaan berdasarkan data pertahun berdasarkan dengan hasil signifikan 0,000 < 0,005 artinya Ho ditolak karena adanya pengaruh antar satu variabel independen terhadap variabel dependen. Hasil jumlah kecelakaan berdasarkan hari terjadinya kecelakaan dengan hasil signifikan 0,000 < 0,005 artinya Ho ditolak karena adanya pengaruh antar satu variabel independen terhadap variabel dependen. Saran dari penelitian ini adalah dilakukan penanganan dan kesadaran manusia sebagai pengemudi maupun pejalan kaki perlu ditingkatkan.Keywords: Kecelakaan Lalu Lintas, Faktor Kecelakaan, One Way-Anova
PERENCANAAN STRUKTUR ATAS PEMBANGUNAN KANTOR CAMAT KECAMATAN KINALI PASAMAN BARAT PROVINSI SUMATERA BARAT Ade Afnaldi; Masril Masril; Selpa Dewi
Ensiklopedia Research and Community Service Review Vol 1, No 2 (2022): Vol. 1 No. 2 Februari 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Penerbitan Hasil Penelitian Ensiklopedia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (209.986 KB)

Abstract

Pembangunan Gedung Kantor Camat Kinali merupakan prasarana yang digunakan untuk meningkatkan sarana dan prasarana di Kantor Camat. Tujuan dari penulisan skripsi ini adalah untuk menganalisis struktur atas gedung untuk mencapai perencanaan yang memenuhi kekuatan yang disyaratkan, serta mendapatkan hasil pekerjaan struktur yang aman. Penulis hanya melakukan perencanaan struktur atas yang terdiri dari balok, kolom, dan pelat lantai dengan permodelan yang dibantu dengan aplikasi ETABS. Pada pembebanan balok dan pelat lantai yang diinputkan adalah beban mati, beban hidup, beban gempa, dan beban sendiri. Dari hasil perencanaan diperoleh struktur balok utama (B1) mengunakan mutu baja fy = 410 MPa dan mutu beton fc’ = 20,75 MPa dengan dimensi 25 cm x 40 cm, penulangan pada balok (B1) 4D-19 untuk tulangan atas dan 3D-19 untuk tulangan bawah. Hasil perencanaan kolom menggunakan baja fy = 410 MPa dan mutu beton fc’ = 20,75 MPa, untuk dimensi kolom utama (K1) adalah 40 cm x 40 cm dengan tulangan utama 14-D19 dan tulangan geser. Sedangkan untuk dimensi kolom teras (K2) adalah 35 cm x 35 cm dengan tulangan utama 12-D16 dan tulangan geser D10-150. Tulangan yang digunakan untuk pelat lantai adalah D10-150 arah X dan D10-150 arah Y. Dari perencanaan struktur atas Kantor Camat Kinali Kabupaten Pasaman Barat, diperoleh kesimpulan struktur atas gedung telah memenuhi syarat dan ketentuan yang terdapat dalam Standar Nasional Indonesia sehingga aman dan memiliki kualitas yang baik.Kata Kunci : Struktur Balok, Kolom, Pelat Lantai, Pembebanan, Tulangan
ANALISIS KINERJA SIMPANG EMPAT TAK BERSINYAL (Studi Kasus : Persimpangan Jalan Ahmad Yani Ekor Lubuk Kota Padang Panjang). Hendri .S Hendri .S; Ishak Ishak; Selpa Dewi
Ensiklopedia Research and Community Service Review Vol 1, No 1 (2021): Vol. 1 No. 1 Oktober 2021
Publisher : Lembaga Penelitian dan Penerbitan Hasil Penelitian Ensiklopedia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (312.978 KB)

Abstract

ABSTRACTTransportation is the movement of people or goods from one place to another or from the place of origin to the destination with or without the use of assistive devices. To expedite these activities, it is necessary to increase the capacity of the road structure where adequate planning of transportation modes is needed by prioritizing aspects of speed and also considering aspects of safety, comfort and environmental impact. To optimize the function of the road network, an intersection transportation system is implemented. The Ahmad Yani Street intersection (Padang Panjang – Solok Highway) is one of the main roads in the city of Padang Panjang where the activity in this road area is quite large. The pattern of traffic regulation at this intersection is not yet regular, so vehicles are often found scrambling for space to pass through the intersection and have a higher risk of accidents, this will cause congestion. The purpose of this study is to determine the level of performance of unsignaled intersections in serving traffic based on data obtained from field surveys and to determine the traffic flow at the Ahmad Yani, Street, Padang Panjang City. The research method used in this research is quantitative (field survey). The survey was conducted for 3 days, namely Monday, Friday, and Saturday. Which from the presearch results peak hours occur on Mondays. This intersection has a high side resistance with a degree of saturation (DS) = 1.883, the average delay is -9.52 and the queue probability is also high 160.29% - 379.51%.Keywords : Degree of Saturation, Side Barrier, Unsignalized Intersection, Delay, Queue Opportunity, MKJI
ANALISIS MANAJEMEN RISIKO TERHADAP PELAKSANAAN PEMBANGUNAN KONSTRUKSI GEDUNG BERTINGKAT DI KABUPATEN DHAMASRAYA Sari Fitri Yeni; Masril Masril; Selpa Dewi
Ensiklopedia Research and Community Service Review Vol 1, No 2 (2022): Vol. 1 No. 2 Februari 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Penerbitan Hasil Penelitian Ensiklopedia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (208.286 KB)

Abstract

Kasus terjadinya kecelakaan kerja di Indonesia umumnya terjadi karena lemahnya pengawasan pada proyek konstruksi. Kurang disiplin nya tenaga kerja dalam mematuhi ketentuan Manajemen Resiko dan kurang memadainya kuantitas dan kualitas alat perlindungan diri di proyek konstruksi.Tujuan penelitian ini mengetahui seberapa besar resiko yang terjadi Proyek Pembangunan Gedung Pengadilan Negeri Pulau Punjung Kabupaten Dhamasra. Maka diadakanlah penelitian ini dengan ditinjau 5M yaitu dari aspek Manusia (Man), Aspek Mesin (Machine), Aspek Metode (Method), Aspek Bahan (Material), Aspek Lingkungan (Environmental) Penelitian ini menggunakan data kuisioner. Dengan jumlah responden 35( Tiga puluh Lima Orang ). Terdiri dari 13 orang Tukang, 3 Pengawas Lapangan, 13 orang Pekerja, 5 Orang Penjaga Gudang, 1 Site Manejer. Berdasarkan analisa kriteria yang ada, dengan menggunakan program SPSS 16 maka dapat kita uji validitas, uji reabilitas, analisis korelasi dan analisis kriteria desk. Dari hasil penelitian ini ada lima 5 aspek/factor dengan 22 sub variable, l ternyata Proyek Pembangunan Gedung Pengadilan Negeri Pulau Punjung Kabupaten Dhamasraya sangat berisiko dengan data sebagai berikut. Faktor manusia (Men) memiliki rata-rata persentase 41,2%- 47,8% dengan analisis desk resiko rendah, Faktor Mesin (Machine), Rata-rata persentase 40%- 42,2% dengan analisis desk resiko rendah, Faktor Metode (Method) Rata-rata persentase 78,1%- 80,6%, dengan analisis desk Resiko Sangat Tinggi, Faktor Material, Rata-rata persentase 71,5% - 83%, dengan analisis desk resiko dari tinggi sampai Resiko Sangat Tinggi dan Faktor lingkungan (Environment), Rata-rata persentase 78,1%- 80,6%, dengan analisis desk Resiko Sangat Tinggi. Dari lima factor diatas faktor mesin yang paling tinggi persentase resikonya, dengan persentase 83%. Kata kunci : K3, SPSS(2016), Gedung Bertingkat.
PERENCANAAN SALURAN SEKUNDER D.I BATANG TIMBO ABU KECAMATAN TALAMAU KABUPATEN PASAMAN BARAT Yulisda Megayanti; Surya Eka Priana; Selpa Dewi
Ensiklopedia Research and Community Service Review Vol 1, No 2 (2022): Vol. 1 No. 2 Februari 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Penerbitan Hasil Penelitian Ensiklopedia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (567.649 KB)

Abstract

Daerah Irigasi Batang Timbo Abu mengairi areal persawahan seluas 200 Ha. Sumber air Daerah Irigasi  Batang Timbo Abu berasal dari Sungai Batang Timbo Abu yang mengairi 3  dari Timbo Abu sampai Mudik Simpang. Daerah Irigasi Batang Timbo Abu berjarak  43 km dari pusat Kota Simpang Empat. Pada Perencanaan Jaringan Irigasi mesti dilakukan analisa disain yang meliputi analisa curah hujan, perhitungan debit,dan dimensi saluran. Sehingga sistem irigasi tersebut dapat diartikan sebagai usaha penyedian pemberian air yang optimal dan efisien guna untuk mendapatkan hasil produksi tanaman yang maksimal. Tujuan utama dari Perencanaan Jaringan Irigasi Batang Tingkarang ini adalah untuk mempertahankan swasembada pangan, dengan luas area sawah 200 Ha, dari luas area sawah tersebut diharapkan panen sebesar 6 Ton/Ha setiap kali panen. Dengan melakukan perbaikan jaringan serta pemberian air yang cukup sesuai dengan kebutuhan. Dalam perencanaan didapat dimensi saluran melalui proses curah hujan dengan menggunakan metode Haspers dan metode Gumbel. Data debit diperlukan untuk menentuka perhitungan ketersediaan air pada bangunan pengambilan (intake). Untuk mendapatkan perhitungan debit yang baik diperlukan data pencatatan debit sungai jangka waktu yang panjang, hal ini diperlukan guna mengurangi terjadinya penyimpanan data perhitungan yang terlalu besar. Hasil perhitungan dari analisi gumbel 3855 mm dan hasil perhitungan dari analisi haspers 48,29 m/dt. Hasil besar debit yang di rencanakan sebesar 53,95 m/dt. Untuk perencanaan saluran sekunder di D.I Batang Timbo Abu direncanakan dapat menampung air ketika debit maksimum Kata kunci : , debit, dimensi saluran,curah hujan,gumbel,haspers  ,saluran sekunder
EVALUSI SALURAN SEKUNDER IRIGASI SIGATA KOTA PADANG PANJANG Asrul Asrul; Surya Eka Priana; Selpa Dewi
Ensiklopedia Research and Community Service Review Vol 1, No 1 (2021): Vol. 1 No. 1 Oktober 2021
Publisher : Lembaga Penelitian dan Penerbitan Hasil Penelitian Ensiklopedia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (600.251 KB)

Abstract

Irigasi merupakan usaha penyediaan, pengaturan dan penyaluran air irigasi untuk menunjang pertanian yang jenisnya meliputi irigasi permukaan, irigasi rawa, irigasi air bawah tanah, irigasi pompa,dan irigasi tambak. Irigasi berarti mengalirkan air dari sumber air yang tersedia kepada sebidang lahan untuk memenuhi kebutuhan            tanaman.          Irigasi             sangat    penting                                   dalam                     pemenuhan produksi pangan nasional seperti pada saluran irigasi Sigata Kota Padang Panjang.Untuk mengetahui kondisi dan keadaan irigasi dilakukan dengan mengevaluasi saluran irigasinya Jaringan Irigasi Sigata terletak di Kelurahan Ngalau Kecamatan Padang Panjang Timur Kota Padang Panjang. Jaringan Irigasi ini merupakan salah satu Jaringan yang digunakan sebagai pengairan lahan pertanian masyarakat di Kelurahan Ngalau. Tipe saluran yang di evalusasi adalah saluran primer, berdasarkan pengamatan lapangan ukuran saluran tersebut yaitu b1 0,70 cm b2 0,50 cm h 0,60 cm untuk saluran yang di rencanakan yaitu b1 1,8 cm, b2 1,3 cm, h 1,4 cm Metode pengelolaan data curah hujan yang digunakan adalah Harspersdan Gumbel, dengan hasil perhitungan utuk R 5 tahun 3021 mm dan R10 tahun 4713 mm. Berdasarkan perhitungan dimensi existing saluran yang ada dilapangan tidak memenuhi syarat karena nilai Qmax 29,72 m³/ dt lebih besar dari Q rencana 2,73 m³/dt, sehingga ketika terjadi banjir saluran tidak dapat mampu untuk menampung atau meluap. Dan berdasarkan hasil perhitungan yang akan direncana nilai Q rencana 32,54 m³/dt lebih besar dari nilai Qmax 29,72 m³/ dt jadi berdasarkan dimensi saluran yang direncana dapat menampung curah hujan yang mksimal. Kata kunci : Saluran irigasi, curah hujan, debit, dimensi saluran, Harspers, Gumbel
TINJAUAN PRODUKTIVITAS ALAT BERAT PADA PEMBANGUNAN JARINGAN IRIGASI PANTI RAO KABUPATEN PASAMAN Mustamirul Ikhsan; Helga Yermadona; Selpa Dewi
Ensiklopedia Research and Community Service Review Vol 1, No 1 (2021): Vol. 1 No. 1 Oktober 2021
Publisher : Lembaga Penelitian dan Penerbitan Hasil Penelitian Ensiklopedia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (260.919 KB)

Abstract

Pekerjaan tanah dalam suatu proyek pembangunan jaringan irigasi Panti Rao Kabupaten Pasaman merupakan salah satu bagian yang sangat penting. Pekerjaan tanah disini adalah pekerjaan galian dan pengangkutan serta pemadatan tahan yang sudah digali. Pemilihan alat berat yang digunakan merupakan faktor penting  dalam keberhasilan suatu proyek konstruksi. Alat berat yang dipilih harus tepat sehingga proyek atau pekerjaan berjalan dengan lancar. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui produktivitas alat berat, volume, jumlah alat berat serta waktu dan biaya pelaksanaan alat berat. Penelitian ini dibatasi pada masalah produktivitas alat berat, volume serta waktu dan biaya penggunaan alat berat. Alat berat yang digunakan di pembangunan irigasi Panti Rao Kabupaten Pasaman adalah excavator komatsu PC 200-7, dump truck isuzu elf 6 ban ps125 HD, dan tamping rammer PMR60H. Adapun produktivitas excavator galian tanah literatur adalah 344 m3/jam sedangakan galian tanah data lapangan 377,68 m3/jam, dump truck  galian tanah literatur sesuai lokasi tempat pekerjaan dump truck Kecamatan Panti 133.64 m3/hari, Kecamatan Padang Gelugur 178,584 m3/hari, Kecamatan Rao Selatan 182,568 m3/hari, Kecamatan Rao 80,4 m3/jam sedangkan galian tanah data lapangan 840 m3/jam dan tamping rammer 8.520 m3/jam.Kata kunci : Excavator, Dump Truck, Tamping Rammer , produktivitas
TINJAUAN PELAKSANAAN SISTEM MANAJEMEN K3 (SMK3) PADA PEMBANGUNAN GEDUNG KANTOR PENGADILAN NEGERI PULAU PUNJUNG KABUPATEN DHAMASRAYA Budi Putra; Surya Eka Priana; Selpa Dewi
Ensiklopedia Research and Community Service Review Vol 1, No 2 (2022): Vol. 1 No. 2 Februari 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Penerbitan Hasil Penelitian Ensiklopedia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (419.861 KB)

Abstract

Peningkatan pembangunan di berbagai daerah di Indonesia khususnya di Pulau Punjung Kabupaten Dhamasraya Provinsi Sumatera Barat membuat banyak kontaktor saling bersaing dalam melaksanakan sebuah proyek. Mulai dari kecepatan, mutu, dan biaya mereka sangat bersaing dalam 3 hal tersebut. Namun sekarang masih banyak kontraktor yang mengesampingkan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) pada proyek bangunan konstruksi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pelaksanaan sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja pada proyek  konstruksi serta mengetahui bagaiman kelengkapan fasilitas K3 di proyek yang diteliti. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan cara observasi, metode ini lebih cenderung pada hasil yang deskriptif. Teknik pengambilan sampel dilakukan secara purposive. Instrumen yang digunakan yaitu instrumen yang berasal dari Peraturan Menteri PU No. 9 tahun 2008. Penelitian ini dilakukan pada proyek konstruksi di Pulau Punjung Kabupaten Dhamasraya, yang mana pekerjaan proyek ini termasuk kedalam pekerjaan proyek resiko sedang. Hasil penelitian adalah tingkat pelaksanaan SMK3 pada proyek konstruksi resiko sedang sebesar  59,57% yang termasuk kedalam kategori “KURANG” dan untuk kelengkapan faslitas K3 juga termasuk kedalam “KURANG”. Kesimpulan penelitian ini adalah tingkat pelaksanaan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) pada tingkat pelaksanaan SMK3 pada proyek konstruksi risiko sedang termasuk pada kategori buruk. Untuk kelengkapan fasilitas-fasilitas pada proyek risiko sedang termasuk dalam kategori buruk. Kata kunci : Keselamatan dan Kesehatan Kerja, Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja, Proyek Konstruksi.
PENGARUH PENGGUNAAN LIMBAH BETON SEBAGAI SUBSTITUSI AGREGAT KASAR PADA CAMPURAN BETON 10%, 20%, 30% TERHADAP KUAT TEKAN BETON FC’ 20,75 MPA Bobi Saputra; Ishak Ishak; Selpa Dewi
Ensiklopedia Research and Community Service Review Vol 1, No 1 (2021): Vol. 1 No. 1 Oktober 2021
Publisher : Lembaga Penelitian dan Penerbitan Hasil Penelitian Ensiklopedia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (267.541 KB)

Abstract

The development of an increasingly advanced era of globalization has led to the development of construction technology that is increasingly rapid. construction waste in the form of reinforcing steel, wood and concrete has a negative impact on the environment around the construction project. One example of efforts to reduce the impact of this waste is to reuse concrete waste for the use of new concrete. This study aims to determine how much influence the use of concrete waste as a substitute for coarse aggregate on the value of the compressive strength of concrete, and determine the compressive strength of the substitution of coarse aggregate with 10%, 20% and 30% concrete waste in the concrete mixture. The method used in this research is experimental research in which to obtain data and research results by conducting tests and research in the laboratory. the results of concrete experiments that have been carried out and the data obtained with the quality of normal concrete fc 20.75 Mpa and concrete with the substitution of waste concrete against coarse aggregate can cause a decrease in the compressive strength of concrete against normal concrete. The higher the percentage of concrete waste mixture in concrete can reduce the quality of its compressive strength, waste concrete is not good for use as a mixture of concrete.  Keywords: Concrete, Waste Concrete, Compressive Strength