Claim Missing Document
Check
Articles

Found 40 Documents
Search

ANALISIS STRUKTUR ATAS PADA PEMBANGUNAN SDN 04 GAREGEH Yessi Astri Gusfita; Masril Masril; Elfania Bastian
Ensiklopedia Research and Community Service Review Vol 1, No 2 (2022): Vol. 1 No. 2 Februari 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Penerbitan Hasil Penelitian Ensiklopedia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (161.621 KB)

Abstract

Pembangunan proyek konstruksi di Indonesia saat ini cukup berkembang. Hal ini dapat dilihat dari banyaknya proyek-proyek pembangunan Perbandingan ini dapat dilihat dari bentuk bangunan yang beragam dan struktur bangunan yang terus diperbarui hingga terciptanya rasa nyaman dalam penggunaannya (Gesti Leonda,2008). Tujuan dari penelitian ini ialah untuk mengetahui perbandingan struktur atas dimensi kolom, balok, serta penggunaan aplikasi ETABS. Analisis struktur dilakukan melewati beberapa tahapan seperti  perencanaan dimulai dari preliminary design, pembebanan struktur, pembebanan gempa. analisis gaya yang terjadi pada struktur dengan menggunakan aplikasi ETABS, penulangan berdasarkan hasil output ETABS membandingkan penulangan realisasi lapangan dengan hasil analisis. Extended Three Dimensional Analysis of Building Systems (ETABS) adalah suatu program yang digunakan untuk melakukan analisis serta desain terhadap struktur bangunan dengan cepat dan tepat.  Hasil bangunan yang didesign menggunakan faktor keamanan yang tinggi sehingga hasil analisis tidak menyimpang dari realisasi lapangan yang terlihat pada hasil penulangan kolom, balok utama, balok anak, ring balok, dan plat masih lebih kecil dari pada realisasi penulangan di lapangan. Dimensi kolom, balok dan pelat lantai yang didapatkan dari realisasi lapangan dimensi kolom K1 45x60 , K2 2 x40, K3 40x40, K4 40x60. Dimensi balok B1 30x50, B2 30x50, B3 25x40 dan dimensi  ketebalan pelat lantai 120mm Kata kunci : Analisis, Preliminary Design, Pembebanan, Penulangan, Dimensi
PEMODELAN PADA BANGUNAN GEDUNG INSTALASI DIAGNOSTIK TERAPHY (IDT) + SHELTER RSUD PARIAMAN DENGAN MENGGUNAKAN SOFTWARE BUILDING INFORMATION MODELLING (BIM) TEKLA STRUCTURES Muhammad Iqbal Purba; Helga Yermadona; Elfania Bastian
Ensiklopedia Research and Community Service Review Vol 1, No 3 (2022): Vol. 1 No. 3 Jilid 2 Juni 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Penerbitan Hasil Penelitian Ensiklopedia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1858.208 KB)

Abstract

Building Information Modelling (BIM) merupakan salah satu bentuk digitalisasi dari teknologi informasi di bidang konstruksi. Penggunaan BIM secara maksimal memberikan keuntungan yang sangat besar, walaupun pada tahap awal mengeluarkan modal yang lumayan mahal tetapi sangat relevan dengan hasil yang diperoleh. Tekla Structure adalah salah satuperangkatlunak BIM yang dapat membantu mengatur manajemen proyek dengan lebih baik, dimana pada perangkat lunak ini memiliki keunggulan dibandingkan dengan aplikasi BIM lainnya. Penggunaan aplikasi Tekla Structures memungkinkan untuk membuat dan mengelola model 3D yang kompleks berupa penulangan pembesian dan penggunaan beton dan menuntun pengguna mencapai hasil perencanaan yang lebih akurat dan presisi. Penelitian ini dilakukan pada Gedung Instalasi Diagnostik Teraphy (IDT) + Shelter RSUD Pariaman dengan mengumpulkan data berupa gambar kerja Auto-CAD dari konsultan perencana. Kemudian melalui tahap pemodelan 3D dan dianalisis kebutuhan bahan yang akan digunakan dengan menggunakan Tekla Structures. Setelah proses pemodelan maka didapatlah kebutuhan dari pondasi borepile, pilecap, pondasi pelat setempat, lalu 4 jenis kolom utama , 12 jenis balok, dan 3 jenis pelat lantai yang masing-masing terdiri dari 2 lapis tulangan Ø10 dan D12.Kata Kunci : Building Information Modelling (BIM), 3D, Gedung InstalasioDiagnostikTeraphy(IDT) + Shelter RSUD Pariaman
PERENCANAAN STRUKTUR GEDUNG PESANTREN UKHUWAH TABEK GADANG AUR KUNING Fajri Hamdani; Masril Masril; Elfania Bastian
Ensiklopedia Social Review Vol 4, No 3 (2022): Volume 4 No 3 Oktober 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Penerbitan Hasil Penelitian Ensiklopedia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33559/esr.v4i3.353

Abstract

Perencanaan Pembangunan Struktur Gedung Pesantren Ukhwuah Tabek Gadang bertujuan untuk meningkatkan fasilitas, prasaranaan dibidang dakwah dan keagamaan, serta meningkatkan minat, bakat siswa dan siswi melanjutkan pendidikannya di presantren Perencanaan Struktur Gedung Pesanten Ukhwuah Tabek Gadang dipreliminary Desaign mengunakan SAP 2000. Pembeban yang diinput pada SAP 2000 ialah beban mati, beban hidup, berat sendiri bangunan, beban gempa. Dari hasil preliminary desaign didapatkan hasil penulangan balok induk (BI 1) ukuran  50 14×">  75 dengan mutu beton 30 Mpa, mutu baja 400 Mpa, penulangan tumpuan 4D19, penulangan lapangan 8D19, tulangan geser 14∅">  10 14–">  300. Balok induk (BI 2) ukuran  45 14×">  60 dengan mutu beton 30 Mpa, mutu baja 400Mpa, penulangan lapangan  4D16,  penulangan tumpuan  4D16, tulangan geser 14∅">  10 14–">  100. Balok anak ( Ba ) ukur 40 14×">  45 dengan mutu beton 30 Mpa, mutu baja 400 Mpa, penulangan tumpuan 3D16, penulangan lapangan  3D 16, tulangan geser 14∅">  10 14–">  200. Kolom 1 ukuran 75 14×">  75 mutu beton 30 Mpa, Mutu Baja 400 Mpa tulangan total aksial 12 D 16, tulangan geser 14∅">  10 14–">  200. Kolom 2 ukuran 60 14×">  60 tulangan tota aksial 8 D 16, tulangan geser 14∅">  10 14–">  200. Penulangan pada pelat lantai dan pelat atap  14∅">  10 14–">  150. Dari perencanaan diatas dapat disimpulkan telah memenuhi syarat dan ketentuan yang ada pada peraturan dan standar indonesia. Kata kunci: Struktur Balok, Kolom, Pelat lantai, Pelat Atap, Pembebanan, Tulangan
PEMOGRAMAN ANALISIS RASIO TULANGAN BALOK BERPENAMPANG PERSEGI Yuda Hadimas; Masril Masril; Elfania Bastian
Ensiklopedia Social Review Vol 4, No 3 (2022): Volume 4 No 3 Oktober 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Penerbitan Hasil Penelitian Ensiklopedia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33559/esr.v4i3.157

Abstract

Calculation of the ratio of reinforcement in reinforced concrete beams is very significant because the correct calculation of reinforced concrete beams will make the beam better and more efficient. This calculation requires a lot of time and high accuracy, so manual calculations are not efficient. Computer programming is widely developed in civil engineering calculations, for example visual basic applications. The visual basic 6.0 application used in this task is designed to make it easier for planners to calculate the reinforcement ratio in the beam accurately and quickly. Here the author explains how the process required to input data in this program. The use of formulas in the Indonesian National Standard Regulations and other applicable regulations. Then the results obtained are more accurate, the final result of this program or the output in the form of a general data comparison Calculation of the beam reinforcement ratio to be inputted in visual basic 6.0 programming requires the ultimate load (Mu) which is used to find Rn and Equivalent. When you have got what you need, you will be able to look for As necessary to continue the next search until you get the results of the required amount of reinforcement. Reinforcement Spacing ControlKeywords: Visual Basic 6.0, Beam Reinforcement Ratio
PERENCANAAN STRUKTUR GEDUNG MADRASAH DINIYAH AWALIYAH BAITURRAHIM AMPANG GADANG Aldi Ikram; Masril Masril; Elfania Bastian
Ensiklopedia Social Review Vol 4, No 3 (2022): Volume 4 No 3 Oktober 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Penerbitan Hasil Penelitian Ensiklopedia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33559/esr.v4i3.541

Abstract

Gedung kelas Madrasah Diniyah Awaliyah Baiturrahim Ampang Gadang dibangun tiga lantai. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui beban-beban yang dipikul, dimensi dan jumlah tulangan struktur  (kolom, balok, dan plat laintai) pada gedung ini. Analisis struktur atas gedung dimulai ini  dari preliminary design, perhitungan beban-beban yang bekerja serta gaya-gaya yang bekerja pada struktur, Perhitungan gaya-gaya yang bekerja menggunakan aplikasi SAP2000. Setelah dimensi dan jumlah tulangan pada elemen struktur didapat, dimensi kolom yang digunakan pada lantai 1, 2 dan 3 adalah 450x450 mm dengan menggunakan tulangan pokok 16D22 mm, tulangan geser menggunakan Ø10–170 mm. Untuk balok dengan bentang terpanjang 6 m menggunakan dimensi balok 300x400 mm dengan tulangan pokok pada tumpuan 8D16 mm dan 4D16 mm pada lapangan, sedangkan tulangan geser menggunakan D10–120 mm pada tumpuan dan Ø10–170 mm pada lapangan. Untuk ketebalan Pelat Atap 100 mm dengan tulangan lapangan arah x D10-300 mm, tulangan lapangan arah y D10-300 mm dan tulangan tumpuan arah x D10-200 mm, tulangan tumpuan arah x D10-200 mm. Untuk ketebalan Pelat Lantai 120 mm dengan tulangan lapangan arah x D10-250 mm, tulangan lapangan arah y D10-250 mm dan tulangan tumpuan arah x D10-200 mm, tulangan tumpuan arah x D10-200 mm.Kata Kunci: Struktur, Elemen Struktur, SAP 2000
EVALUASI STRUKTUR BANGUNAN SEKOLAH PASCA GEMPA DI MTS MUHAMMADIYAH KAJAI KABUPATEN PASAMAN BARAT Rexsa Rehan; Elfania Bastian; Deddy Kurniawan
Rang Teknik Journal Vol 6, No 2 (2023): Vol. 6 No. 2 Juni 2023
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (331.715 KB) | DOI: 10.31869/rtj.v6i2.4205

Abstract

Gempa bumi adalah salah satu bencana alam yang dapat merusak bangunan termasuk bangunan sekolah. Bangunan sekolah yang masih berdiri perlu melakukan investigasi terhadap bangunan pasca gempa. Penelitian ini dilakukan di sekolah MTs Muhammadiyah Kajai, Kabupaten Pasaman Barat. Dengan melakukan evaluasi tingkat kerusakan pada struktur bangunan sekolah pasca gempa untuk mempelajari kondisi struktur bangunan pasca gempa melalui tingkat kerusakan pada bangunan sekolah MTs Muhammadiyah Kajai. Metode yang digunakan adalah evaluasi tingkat kerusakan bangunan yaitu dengan memakai buku panduan “Tata Cara Identifikasi dan Verivikasi Kerusakan dan Cara Mengisi Form Kerusakan untuk Sekolah dan Madrasah” oleh Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga sesuai dengan prosedur yang ada dalam buku tersebut yang dibatasi sampai sturktur bangunan bagian atas (kolom, balok, dan pelat). Data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu data primer dengan memakai dokumentasi, dan data sekunder dengan memakai denah sekolah. Hasil evaluasi dari kondisi bangunan sekolah pasca gempa menunjukkan bahwa massa bangunan I memiliki kerusakan struktur terbesar dari massa bangunan II dengan diperoleh hasil kerusakan struktur pada massa bangunan I sebesar 40%, dan massa bangunan II sebesar 19%.
IMPLEMENTASI BUILDING INFORMATION MODELING (BIM) PADA GEDUNG RUANG KELAS BARU MTSN PADUSUNAN PARIAMAN Vivi Rahmadhini; Ishak Ishak; Elfania Bastian
Ensiklopedia Research and Community Service Review Vol 2, No 3 (2023): Vol. 2 No. 3 Juni 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Penerbitan Hasil Penelitian Ensiklopedia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33559/err.v2i3.1768

Abstract

Abstrak: Penerapan BIM di era revolusi saat ini bertujuan untuk menghemat biaya proyek dan meminimalisir resiko kesalahan pekerjaan dan yang terpenting adalah memudahkan koordinasi antar pihak. BIM berfungsi sebagai suatu alat atau metode yang digunakan untuk memastikan pekerjaan di lapangan sesuai dengan apa yang telah direncanakan. BIM di Indonesia sudah mulai diadopsi oleh beberapa pelaku konstruksi meski masih terbatas yang sebagian besar dimanfaatkan pada fase desain dan teknik untuk proyek-proyek besar. Penelitian ini dilakukan pada proyek pembangunan Gedung Ruang Kelas baru MT sN Padusunan yang berlokasi di MTsN 1 Kota Pariaman Jl. Syech Abdul Arief Desa Pauh Barat Kec. Pariaman Tengah Kota Pariaman. Pengambilan data dilakukan dengan cara mengumpulkan data-data dari konsultan seperti AutoCAD. Data yang diperoleh, kemudiann dibuat pemodelan 3D dan dianalisis Schedule dengan menggunakan salah satu aplikasi kolaborasi dari Building Information Modeling (BIM) yaitu OpenBuildings Designer. Setelah membuat pemodelan 3D dengan Software OpenBuildings Designer didapat dari pemodelan Architectural lantai 1 sampai dengan atap, pemodeln Struktural dari lantai 1 sampai dengan atap, pemodelan Electrical perletakanpower, lighting danfire alarm.Kata kunci : Building Information Modeling (BIM), OpenBuildings Designer, pemodelan Architectural, pemodelan Struktural, pemodelan Electrical
ANALISIS EFISIENSI PENGGUNAAN PONDASI BORED PILE PADA PROYEK PEMBANGUNAN RUMAH SUSUN ASN UNIVERSITAS ANDALAS Benny Viske; Elfania Bastian; Asiya Nurhasanah Habirun
Rang Teknik Journal Vol 7, No 1 (2024): Vol. 7 No. 1 Januari 2024
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/rtj.v7i1.4984

Abstract

The construction of the Andalas University ASN flats has been built in the Andalas University area. This building was realized by the Directorate General of Housing of the Ministry of Public Works dan Public Haousing using 3-storey reinforced concrete construction with a building height of 22.63 m and hard soil conditions. The foundation is a very important structural element in a building. The foundation is defined as an underground structure that transmits the loads originating from the weight of the building itself and the loads acting on the building to the surrounding soil. The foundation used in the construction of ASN Andalas University flats is a bored pile foundation with a diameter of 1 meter. The purpose of this paper is to calculate the bearing strength of bored piled used as the foundation based on sondir data. By using the Meyerhoff method, the result of calculatating the bearing capacity of the foundation at foundation point A1, A16, D1 and D16 obtained Qult = 251,98 kN. While the Calculation of bearing capacity using the Schmertmann-Nottingham method at foundation point A1 obtained Qult = 439.01 kN, at foundation point A16 obtained Qult = 320,12 kN, at foundation point D1 obtained Qut = 530.47 kN and foundation point D16 obtained Qult = 288,11 kN. This calculation uses sondir 3 data. Based on the calculation results of ETABS v9.7.4 Pu = 389.572 kN, the calculation of the carrying capacity using the MAyerhoff method is not safe to use. Whereas using the Schmertmann-Nottingham method, only two foundation points are safe to use, namely at the foundation point A1 and D1. Keywords: Foundation, Sondir, bearing capacity, Bored Pile, Metodde Mayerhoff Schmertmann–Nottingham
ANALISIS TINGKAT KEPUASAN PENUMPANG ANGKUTAN UMUM ANTAR KOTA PT. SARAH NURSYIFA TRANSPORT RUTE TANJUNG PATI – PADANG Ramadhan, Andre; Kurniawan, Deddy; Bastian, Elfania
Ensiklopedia Research and Community Service Review Vol 3, No 3 (2024): Vol. 3 No. 3 Juni 2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Penerbitan Hasil Penelitian Ensiklopedia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33559/err.v3i3.2531

Abstract

Transportation is the activity of moving passengers or goods from one place to another. So far, PT Sarah Nursyifa Transport on the Tanjung Pati - Padang route has become one of the types of transport of interest to the community. With the increasing mobility of the population, the availability of adequate transportation facilities and infrastructure is required, so that inter-city public transportation services are needed that meet the good and proper requirements for passengers. In this thesis using the Likert scale method. By circulating a questionnaire of 100 respondents. This research was conducted by survey through distributing questionnaires to respondents. After that, testing the validity and reliability of the questionnaire is carried out, then proceed with data analysis of the research results. From the results of data analysis, it was obtained that the analysis of the level of satisfaction of PT. Sarah Nursyifa Transport bus public transportation passengers according to the community with a value of 19% with Very Good criteria, 47% with good criteria, 28% with Less Good criteria and 6% with Not Good criteria. The results of the analysis of 20 respondents obtained the smallest reliability value of 0.621 and the largest reliability of 0.89. This value. While analyzing the respondents as many as 20 people got r count with the smallest value of 0.621> r table with a value of 0.255, it can be said that the data is valid.Keywords: Passenger Satisfaction Level, Validity, Reliability
PERENCANAAN STRUKTUR ULANG GEDUNG BADAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DAN NAGARI KABUPATEN PASAMAN BARAT Candra, Iseng; Eka Priana, Surya; Bastian, Elfania
Jurnal Riset Multidisiplin Agrisosco Vol 1, No 1 (2023): Vol 1 No 1 April 2023
Publisher : Lembaga Penelitian, Pengembangan, Pemberdayaan Potensi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61316/jrma.v1i1.4

Abstract

Building Planning The Community Empowerment Agency and Nagari is one of the government buildings, the planned building is a 3-storey office building located in the West Pasaman earthquake area. so planning is needed that leads to being resistant to earthquake shocks, this is one of the basics for planners to plan the Community and Nagari Empowerment Agency Building. From the results of this structural analysis, the reinforcement structure is obtained based on the author's analysis. The results obtained that the material used is steel fy = 420 MPa and concrete quality fc' = 24.9 MPa, for plate reinforcement in the direction of x = 10 – 150, while the direction of y = 10 – 150. Column planning uses quality fy = 420 and concrete quality fc' = 24.9 Mpa for a 40cm x 40cm column with the main reinforcement used, namely 8D – 16 and a 30cm x 30cm column with the main reinforcement used 6D – 16. While the beam design uses steel quality fy = 420 Mpa and muru concrete fc' = 24.9 MPa for beams measuring 50cm x 30cm with reinforcement used 6D – 16 16 for tensile reinforcement and 3D – 16 for compression reinforcement, steel quality fy = 420 and concrete quality fc' = 20.75 for beam size 45cm x 25cm with reinforcement used 4D – 13 for tensile reinforcement and 3D – 13 for compression reinforcement, while for beams using steel quality fy = 400 and quality beron fc' = 20.75 for size 30cm x 20cm with the main reinforcement used 3D – 12 for tensile reinforcement and 2D – 12 for compression reinforcement.reinforcement.