Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Evolusi Definisi Teknologi Pendidikan dari Masa ke Masa: Kajian Literatur Sistematik terhadap Definisi menurut AECT sejak tahun 1960 sampai dengan 2025. Chaeruman, Uwes Anis; Nursetyo, Kunto Imbar; Novela, Greria Tensa; Utami, Resti
Jurnal Pembelajaran Inovatif Vol. 8 No. 1 (2025): Jurnal Pembelajaran Inovatif
Publisher : Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/JPI.081.11

Abstract

This study aims to systematically examine the evolution of educational technology definitions developed by the Association for Educational Communications and Technology (AECT) from 1960 to 2025. The analysis employed a systematic literature review (SLR) based on Kitchenham’s protocol. Data were obtained from 31 peer-reviewed articles published in Scopus-indexed journals and analyzed thematically. The findings reveal that the definitional evolution of educational technology was influenced by shifts in learning paradigms, advancements in digital technologies, and global educational policies. These definitional changes have significantly shaped the implementation practices, expanded the disciplinary domain, and reinforced the field's relevance amidst technological disruption. The latest AECT definition emphasizes systemic, ethical, and performance-based approaches, guiding the development of inclusive and adaptive future learning systems. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara sistematis perkembangan definisi teknologi pendidikan yang dirumuskan oleh Association for Educational Communications and Technology (AECT) dari tahun 1960 hingga 2025. Kajian dilakukan menggunakan pendekatan systematic literature review (SLR) berbasis protokol Kitchenham. Data dikumpulkan dari 31 artikel ilmiah yang dipublikasikan dalam jurnal terindeks Scopus, kemudian dianalisis secara tematik. Hasil kajian menunjukkan bahwa evolusi definisi teknologi pendidikan dipengaruhi oleh perubahan paradigma pembelajaran, kemajuan teknologi digital, serta tuntutan sosial dan kebijakan pendidikan global. Perubahan definisi tidak hanya berdampak pada praktik implementasi dan ruang lingkup teknologi pendidikan, tetapi juga pada transformasi domain keilmuan dan relevansinya dalam menghadapi disrupsi teknologi. Definisi terbaru AECT menegaskan pentingnya pendekatan sistemik, etis, dan berbasis kinerja, yang mengarahkan pengembangan pembelajaran masa depan yang inklusif dan adaptif.
Penggunaan MOOC Sebagai Media Pembelajaran Online; Peluang dan Tantangan Utami, Resti; Mulyadi; Utami, Rima Agustia
Jurnal Pembelajaran Inovatif Vol. 7 No. 2 (2024): Jurnal Pembelajaran Inovatif
Publisher : Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/JPI.072.06

Abstract

Penelitian ini menyelidiki peluang dan tantangan yang terkait dengan Massive Open Online Courses (MOOCs) berdasarkan artikel penelitian yang diterbitkan antara tahun 2021 hingga 2024. MOOCs diakui memiliki potensi untuk menyediakan pendidikan yang fleksibel dan dapat diakses, khususnya di negara berkembang, memungkinkan pembelajar mengakses sumber daya pendidikan berkualitas dari jarak jauh. Namun, meskipun menawarkan banyak manfaat, MOOCs juga menghadirkan sejumlah tantangan, termasuk kesulitan dalam mengelola materi pembelajaran yang beragam, menghubungkan teori dengan praktik, serta mengatasi keterampilan menulis akademik dan manajemen waktu. Peserta juga menghadapi masalah seperti keterbatasan interaksi langsung dengan pengajar dan sesama peserta, yang dapat mengurangi motivasi dan keterlibatan. Penelitian ini menyarankan bahwa untuk memaksimalkan potensi MOOCs, peserta perlu mengembangkan keterampilan berpikir kritis, analitis, dan manajemen diri untuk mengatasi tantangan-tantangan tersebut. Dengan mengatasi masalah-masalah ini, peserta dapat meningkatkan pengembangan akademik dan profesional mereka serta memperoleh manfaat maksimal dari peluang yang ditawarkan oleh MOOCs.
Pendampingan Pengembangan LKPD dalam Memfasilitasi Deep Learning untuk guru SD di Kota Bekasi utami, resti; situmorang, robinson; Khaerudin; Syifatania, Maharani; Maharani Murti, Shinta
Paramacitra Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 01 (2025): Volume 03 Nomor 01 (November 2025)
Publisher : PT Ininnawa Paramacitra Edu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62330/pjpm.v3i01.337

Abstract

Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk membantu guru-guru SD Kota Bekasi,, dalam mengimplementasikan Deep Learning dengan pengembangan LKPD. Permasalahan yang dihadapi adalah kurangnya pemahaman guru dalam membuat LKPD yang yang sesuai dengan prinsip deep learning. Solusi yang dilakukan adalah melalui pendampingan dan pelatihan intensif yang mencakup ceramah, diskusi, pre-post test, serta penugasan. Hasil dari evaluasi reaksi menunjukkan bahwa rata-rata penilaian peserta terhadap instruktur, fasilitas, waktu, media, materi, konsumsi, tugas/latihan dan evaluasi, serta handout berada di kisaran 4,6 dari skala 5 Para peserta memberikan penilaian positif terhadap pelatihan ini dan menyarankan agar kegiatan serupa terus dilakukan untuk meningkatkan kualitas pendidikan. Evaluasi post-test menunjukkan variasi hasil dengan beberapa peserta berhasil mencapai nilai lebih dari 80%. Kesimpulan dari kegiatan ini menunjukkan adanya peningkatan pemahaman serta keterampilan guru dalam membuat LKPD dalam memfasilitasi Deep Learning untuk siswa SD. Saran yang diberikan meliputi peningkatan kreativitas dalam penyelenggaraan pelatihan agar lebih menarik dan bermanfaat bagi peserta serta melakukan pengabdian kepada masyarakat berkelanjutan.
Implementasi Deep Learning melalui Pembelajaran Bermakna berbasis Proyek di Sanggar Kegiatan Belajar 33 Jakarta Zulfa Anis, Anggita; Mita Septiani; Resti Utami; Greria Tensa Novela; Rifda Nadiva; Syifa Aulia Usman; Ratri Mei Setiasih; Avila Elviana Putri
Paramacitra Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 01 (2025): Volume 03 Nomor 01 (November 2025)
Publisher : PT Ininnawa Paramacitra Edu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62330/pjpm.v3i01.338

Abstract

Penerapan deep learning di SKB 33 Jakarta menjadi urgensi karena satuan ini melayani warga belajar dari latar belakang yang beragam. Namun, keterbatasan pamong dalam merancang pembelajaran aktif dan kontekstual menjadi kendala dalam mengimplementasikan Kurikulum Merdeka. Melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat terintegrasi Kuliah Kerja Nyata (PKM-KKN) Universitas Negeri Jakarta pada 27 Mei 2025 di SKB 33 Jakarta, program ini bertujuan memperkuat kapasitas pamong melalui pendekatan project-based learning (PjBL). Kegiatan terdiri atas lima tahap: sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi, pendampingan dan evaluasi, serta keberlanjutan program. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kemampuan pamong dalam menyusun RPP berbasis deep learning, dengan nilai rata-rata 88 dan tingkat kepuasan peserta tergolong “Amat Puas” (rerata 3.46). Kegiatan ini tidak hanya berdampak pada peningkatan pengetahuan dan keterampilan pamong, tetapi juga mendukung pencapaian Indikator Kinerja Utama (IKU) dan Sustainable Development Goals (SDGs) poin 4 tentang pendidikan berkualitas. Dengan demikian, kegiatan ini menjadi bentuk nyata kontribusi pendidikan tinggi dalam transformasi pembelajaran nonformal yang kontekstual dan bermakna.
PENDAMPINGAN PENGEMBANGAN BUKU AJAR CETAK BELAJAR MENDALAM UNTUK GURU SD DI KOTA BEKASI Siregar, Eveline; Septiani, Mita; Utami, Resti; Diens, Nur Azmi Afifah; Andinnari, Shaffiya Rasidha
Paramacitra Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 01 (2025): Volume 03 Nomor 01 (November 2025)
Publisher : PT Ininnawa Paramacitra Edu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62330/pjpm.v3i01.385

Abstract

Abstrak : Kurikulum Merdeka menekankan pentingnya pembelajaran yang fleksibel, bermakna, dan menyenangkan, dengan mengedepankan pendekatan belajar mendalam (deep learning). Namun, masih banyak guru sekolah dasar yang mengalami kesulitan dalam mengimplementasikan pendekatan ini, terutama dalam pengembangan buku ajar cetak yang kontekstual dan sesuai kebutuhan peserta didik. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pendampingan kepada guru-guru SD di Kecamatan Bekasi Barat dalam menyusun buku ajar cetak yang memfasilitasi belajar mendalam. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa peserta pelatihan mengalami peningkatan pengetahuan dan keterampilan dalam mengembangkan buku ajar cetak yang mengintegrasikan pendekatan belajar mendalam (deep learning) yaitu meaningful learning, mindful learning, dan joyful learning. Evaluasi reaksi menunjukkan tingkat kepuasan yang tinggi terhadap pelatihan, sedangkan hasil post-test mencerminkan peningkatan pemahaman peserta secara signifikan. Kegiatan ini menjadi langkah awal dalam memperkuat kompetensi profesional guru dan mendukung implementasi Kurikulum Merdeka di tingkat sekolah dasar. Kata kunci: Kurikulum Merdeka, Buku Ajar Cetak, Belajar Mendalam, Pelatihan Guru SD, Pengabdian Masyarakat Abstract: The Merdeka Curriculum emphasizes the importance of flexible, meaningful, and enjoyable learning by prioritizing a deep learning approach. However, many elementary school teachers still face challenges in implementing this approach, particularly in developing contextual printed textbooks that meet students’ needs. This community service activity aimed to provide assistance to elementary school teachers in the West Bekasi District in designing printed textbooks that facilitate deep learning. The evaluation results indicated an improvement in participants’ knowledge and skills in developing printed textbooks that integrate elements of deep learning, namely meaningful learning, mindful learning, and joyful learning. Reaction evaluation showed a high level of satisfaction with the training, while post-test results reflected a significant increase in participants’ understanding. This activity serves as an initial step in strengthening teachers’ professional competencies and supporting the implementation of the Merdeka Curriculum at the elementary school level. Keywords: Merdeka Curriculum, Printed Textbook, Deep Learning, Teacher Training, Community Service
Massive Online Open Courses (MOOC) Deep Learning Mata Kuliah Manajemen Sistem Informasi Untuk Mendukung Kemandirian Belajar Mahasiswa Utami, Resti; Ariani, Diana; suprayekti, suprayekti
Jurnal Pembelajaran Inovatif Vol. 8 No. 2 (2025): Jurnal Pembelajaran Inovatif
Publisher : Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/JPI.082.04

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah mendorong perguruan tinggi untuk mengadopsi model pembelajaran yang inovatif, salah satunya adalah Massive Open Online Courses (MOOC). Penelitian ini bertujuan mengembangkan dan mengevaluasi MOOC berbasis Deep Learning pada mata kuliah Manajemen Sistem Informasi di Program Studi Teknologi Pendidikan Universitas Negeri Jakarta. Penelitian menggunakan model pengembangan ADDIE yang terdiri dari lima tahap: analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Subjek penelitian melibatkan 70 mahasiswa semester V. Data dikumpulkan melalui angket, observasi, tes, dan wawancara, kemudian dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa MOOC berbasis Deep Learning mampu meningkatkan keterlibatan mahasiswa (82%), penyelesaian tugas tepat waktu (76%), dan nilai rata-rata mahasiswa dari 68 (pretest) menjadi 82 (posttest). Temuan ini memperkuat bahwa integrasi Deep Learning dalam MOOC dapat meningkatkan pemahaman, kemandirian, dan keterampilan berpikir kritis mahasiswa. Penelitian ini memberikan kontribusi bagi pengembangan pembelajaran daring yang lebih inovatif, interaktif, dan berkelanjutan di era digital, serta mendukung pencapaian Sustainable Development Goal (SDG) 4: Quality Education.