Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Pengetahuan Peternak terhadap Pemanfaatan Pakan Komplit untuk Pakan Ternak Kerbau di Pulau Moa, Kabupaten Maluku Barat Daya Gairtua, Barnabas; Harmoko, Harmoko; Welerubun, Inggrid; Makatita, Juwaher; Lico, Gidion; Sulimaly, Gres
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 1 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i1.8325

Abstract

Kabupaten Maluku Barat Daya merupakan daerah yang terdapat di Provinsi Maluku, Kabupaten MBD memiliki potensi ternak kerbau yang sangat besar, populasi ternak kerbau dari tahun 2018,2019 dan 2020 adalah 10.720,10.453 dan 10.531 (BPS Kabupaten MBD, 2020). Pada tahun 2011 Kerbau Moa telah ditetapkan sebagai salah satu rumpun ternak asli Indonesia asal Maluku. Melihat potensi kerbau moa yang begitu besar maka perlu untuk terus dikembangkan tetapi harus didukung oleh pakan yang baik, Rendahnya produktivitas kerbau dipulau Moa disebabkan karena faktor nutrisi yang terkandung didalam pakan. Nutrisi dalam pakan sangat berpengaruh terhadap produktifitas ternak kerbau di pulau Moa. Oleh kerena itu, manipulasi nutrisi pakan akan sangat menentukan hasil akhir dari produktifitas. Fermentasi pakan komplet berbasis hijauan pakan sebagai pakan ternak kerbau dapat diterapkan, baik dalam skala usaha kecil maupun skala usaha besar. Teknologi pakan komplet dapat menjadi solusi atas persoalan kualitas dan stok pakan. Berdasarkan permasalahan yang dihadapi peternak, maka penelitian ini dilakukan untuk membantu menyelesaikan permasalahan yang dihadapi oleh peternak kerbau dipulau Moa Kab Maluku Barat Daya.
Analysis Of The Physical Quality Of Odot Grass Silage With The Addition Of Sago And Tapioca Flour Additives As Goat Animal Feed In Werwawan Hamlet, Lakor Subdistrict, Southwest Maluku Regency Sairudy, Albertus; Gairtua, Barnabas; Welerubun, Inggrid; Jesayas, Heryanus
Kalwedo Sains (KASA) Vol 3 No 1 (2022): Kalwedo Sains (KASA), Maret 2022
Publisher : Program Studi Di Luar Kampus Utama Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/kasav3i1p13-19

Abstract

The success of the livestock business is supported by several factors, one of which is feed. Feed is everything that can be eaten, digested both in part and in whole without disturbing the health of the livestock that consume it. Feed is needed by livestock to meet the living needs of both production, and reproduction. Indonesia has a tropical climate that has two seasons, namely the rainy season and the dry season. Forage feed production fluctuates following the season, in the rainy season the availability of forage of abundant feed, in the dry season forage is very minimal. To overcome the constraints of lack of forage availability of feed there needs to be an alternative/policy with rational considerations and young and cheap obtained. One alternative is utilizing the advantages of greenery available during the rainy season to be utilized during the shortage of forage, namely by means / methods of making silage. In the manufacture of silage, if the basic material is not considered good / low quality then, it is necessary to add additional feed (silage additives). In addition, the addition of silage additives that function silage additives is to act as a fermentation stimulant, as a fermentation inhibitor, and also act as a substract. The basic ingredients in the study are odot grass and additional feed (silage additives (sago flour and tapioca). The topic of this study is the Analysis of Physical Quality of Silase Grass Odot With the Addition of Sago And Tapioca Flour Additives as Goat Animal Feed in Werwawan Hamlet, Lakor Subdistrict, Southwest Maluku Regency.
Performa Reproduksi Induk Kambing di Kecamatan Moa Kabupaten Maluku Barat Daya Dolewikou, Risart Lewan; Siwa, Izak P.; Gairtua, Barnabas
Kalwedo Sains (KASA) Vol 3 No 2 (2022): Kalwedo Sains (KASA), September 2022
Publisher : Program Studi Di Luar Kampus Utama Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/kasav3i2p96-103

Abstract

Potensi ternak kambing di Kecamatan Moa perlu di tingkatkan dan dikembangkan dengan memperhatikan aspek reproduksinya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui performa reproduksi induk kambing di Kecamatan Moa Kabupaten Maluku Barat Daya. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survey. Sampel Desa ditentukan secara puprposiv sampling dan Desa/Dusun yang dipilih adalah Dusun Upunyor Desa Werwaru, Dusun Nyama Desa Klis dan Desa Tounwawan. Penentuan jumlah responden penelitian pada tiga lokasi desa sampel dilakukan secara purposive sampling sehingga di peroleh sampel pada setiap Desa sebanyak 10 responden. Dengan demikian total keseluruhan sampel dalam penelitian ini sebanyak 30 responden. Variabel yang diamati adalah struktur populasi dan potensi reproduksi meliputi umur kawin pertama, angka kebuntingan, tipe kelahiran, liter size, nisba kelamin, selang beranak, kawin pasca partus dan mortalitas pra sapi. Analisis data menggunakan metode analisis statistic deskriptif. Hasil penelitian yang di peroleh adalah umur kawin pertama sebesar 9,4 ± 0,67 bulan, Angka kebuntingan 76,98%, besar litter 1,47 bulan, tipe kelahiran kembar dua 43%, Nisba kelamin jantan dan betina lebih tinggi adalah anak betina 58,1%, kawin pasca partus 4,6 ± 0,72 bulan, selang beranak 9,2 ± 0,55 bulan, dan mortalitas pra sapih 5,2%.
Pengaruh Perendaman Bahan Pakan Ternak Kulit Singkong Dengan Menggunakan Abu Terhadap Penurunan Kandungan HCN Gairtua, Barnabas
Kalwedo Sains (KASA) Vol 4 No 2 (2023): Kalwedo Sains (KASA), September 2023
Publisher : Program Studi Di Luar Kampus Utama Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/kasav4i2p88-92

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui pengaruh perendaman pada kulit singkong menggunakan bahan penyerap (abu) yang digunakan untuk menghilangkan kandungan HCN dalam kulit singkong, dan mengetahui konsentrasi penggunaan abu pada durasi waktu pengeringan atau perendaman terhadap kandungan HCN. Penelitian meliputi empat perlakuan dan lima replikasi sebagai berikut: P1) perendaman kulit singkong dengan waktu 12, 24, 36, dan 48 dan level abu 0%, P2) perendaman dengan waktu 12, 24, 36, dan 48 dan level abu 5%, P3) perendaman kulit singkong dengan waktu 12, 24, 36, 48 dan level aditif 10%, dan P4) perendaman kulit singkong dengan waktu 12, 24, 36, 48 dan level abu 15%. Rancangan penelitian menggunakan metode analisis variansi (Anova) pola faktorial dengan bantuan XLSTAT. Jika terjadi perbedaan pada perlakuan, dilanjutkan uji Duncan’s new multiple range test (DMRT). Hasil analisis statistik uji kandungan HCN kulit singkong sebagai berikut: perendaman dengan waktu 12, 24, 36, 48 jam dan level abu 0%: 11.39, 80.13, 57.81, 39.77 (ppm). Level abu 5%: 110.76, 70.91, 61.64, 29.49 (ppm). Level abu 10% : 53.63, 51.08, 50.12, 7.82 (ppm). Level abu 15% : 62.89, 50.39, 44.39, 13.55 (ppm). Disimpulkan bahwa, perendaman dengan waktu 48 jm dan level abu 10% mampu menurunkan kandungan HCN kulit singkong terbaik dibandingkan dengan waktu dan level abu yang lain.
Pengaruh Konsentrasi EM4 dalam Pembuatan Silase Batang Pisang Lico, Gideon Johsua; Harmoko, Harmoko; Gairtua, Barnabas
Kalwedo Sains (KASA) Vol 6 No 2 (2025): Kalwedo Sains (KASA), September 2025
Publisher : Program Studi Di Luar Kampus Utama Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/kasav6i2p107-117

Abstract

Penelitian ini mengatasi permasalahan pemanfaatan limbah batang pisang sebagai pakan ternak yang belum optimal, khususnya dalam menentukan konsentrasi Effective Microorganisms 4 (EM4) yang efektif dan efisien untuk silase. Tujuannya adalah menganalisis pengaruh variasi konsentrasi EM4 terhadap kualitas silase batang pisang, menentukan konsentrasi optimal, serta mengukur perubahan sifat fisik dan kandungan nutrisi. Metode yang digunakan adalah dengan menggunakan eksperimen Rancangan Acak Lengkap (RAL) pola faktorial dengan faktor konsentrasi EM4 (0%, 2%, 4%, 6%) dan lama fermentasi (14, 21, 28 hari), diulang 5 kali. Hasilnya menunjukkan bahwa kombinasi EM4 dan lama fermentasi berpengaruh nyata terhadap pH, keberadaan jamur, tekstur, aroma, dan warna silase. Perlakuan A2B2 (EM4 4% + fermentasi 21 hari) direkomendasikan sebagai perlakuan optimal karena memberikan keseimbangan terbaik pada semua parameter kualitas silase. Kesimpulannya, penelitian ini berkontribusi pada pengembangan teknologi pemanfaatan limbah pertanian menjadi pakan ternak bernilai tinggi.