Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

The Role of Learning Organs of Speech Yani Lubis; Nahdiyah Rizqoh Nasution; Amelia Azzahra; Fika Mardiani
Sintaksis : Publikasi Para ahli Bahasa dan Sastra Inggris Vol. 3 No. 1 (2025): Januari : Publikasi Para ahli Bahasa dan Sastra Inggris
Publisher : Asosiasi Periset Bahasa Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/sintaksis.v3i1.1456

Abstract

The ability to speak is a vital aspect of human life, involving the interplay between cognitive processes and the function of speech organs, such as the vocal cords, tongue, teeth, lips, and oral cavity. The articulation process enables humans to produce intelligible sounds for effective communication. This study aims to explore the anatomical, physiological, and phonetic roles of speech organs in generating, varying, and comprehending language sounds, particularly in the context of foreign language learning. A qualitative descriptive approach was adopted, with data gathered through interviews, literature reviews, and document analysis. The study provides an in-depth understanding of the connection between speech organ use and linguistic phenomena such as phonological structures, dialects, accents, and variations. Furthermore, it examines the significance of speech organs in phonetics and phonology learning for both native and second-language learners. The findings contribute to theoretical and applied linguistic studies, especially in phonetic, phonological, and language education analysis.
EDUKASI DAN SKRINING OBESITAS SEBAGAI FAKTOR RISIKO ATEROSKLEROSIS: - Adelin, Prima; Rahmatriyana; Ruhsyahadati; M.Rizki Putra; Nana Liana; Roland Helmizar; Amelia Azzahra
Jurnal Pengabdian Kolaborasi dan Inovasi IPTEKS Vol. 3 No. 3 (2025): Juni
Publisher : CV. Alina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59407/jpki2.v3i3.2229

Abstract

Obesitas merupakan salah satu faktor risiko utama terjadinya aterosklerosis, yang menjadi penyebab utama penyakit kardiovaskular. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai obesitas dan kaitannya dengan risiko aterosklerosis serta melakukan deteksi dini melalui pengukuran indeks massa tubuh (IMT). Kegiatan ini melibatkan 33 orang peserta dari masyarakat umum dengan rerata usia 59 tahun dan rerata lingkar perut 86,69 cm. Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa 63,7% peserta mengalami obesitas, 9,09% overweight, dan hanya 27,3% memiliki berat badan normal. Edukasi diberikan dalam bentuk penyuluhan interaktif oleh tim dosen dan mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Baiturrahmah. Hasil kegiatan menunjukkan tingginya prevalensi obesitas pada masyarakat usia lanjut dan pentingnya intervensi berbasis edukasi untuk meningkatkan kesadaran dan pencegahan aterosklerosis. Program ini diharapkan dapat memberikan dampak berkelanjutan dalam perubahan gaya hidup sehat pada masyarakat.
Pendampingan Penerapan Metode Variable Costing dalam Menentukan Harga Pokok Produksi Pada UMKM Es Tebu Bu Nanik Lailatul Ma'rifah; Amelia Azzahra; Alful Ula; M. Husain Sudiro; Dian Fahriani
JURNAL RUMPUN MANAJEMEN DAN EKONOMI Vol. 3 No. 1 (2026): Januari
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jrme.v3i1.8209

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran penting dalam perekonomian Indonesia, namun masih banyak pelaku UMKM yang belum melakukan perhitungan harga pokok produksi (HPP) secara sistematis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perhitungan HPP dan penetapan harga jual pada UMKM Es Tebu Bu Nanik dengan menggunakan metode variable costing. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi langsung, dan dokumentasi, kemudian dianalisis dengan mengelompokkan biaya ke dalam biaya variabel dan biaya tetap, menghitung HPP per unit, serta menentukan harga jual berdasarkan laba yang diharapkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa UMKM Es Tebu Bu Nanik selama ini menetapkan harga jual berdasarkan harga pasaran sebesar Rp4.000 per gelas tanpa perhitungan HPP yang rinci. Sementara itu, berdasarkan metode variable costing, HPP Es Tebu diperoleh sebesar Rp1.304 per gelas. Perbedaan ini disebabkan oleh belum optimalnya pencatatan biaya produksi, khususnya biaya overhead pabrik dan penyusutan aset tetap. Penerapan metode variable costing memberikan gambaran biaya yang lebih akurat dan dapat menjadi dasar yang lebih rasional dalam penetapan harga jual, pengendalian biaya, serta perencanaan laba. Dengan demikian, metode variable costing dinilai efektif untuk meningkatkan efisiensi dan keberlanjutan UMKM Es Tebu Bu Nanik
An Analysis of Formal and Informal Language in Classroom Listening Comprehension of TBI 2 Students at UIN Sumatera Utara: Analisis Bahasa Formal dan Informal dalam Pemahaman Mendengar di Kelas pada Mahasiswa TBI 2 di UIN Sumatera Utara Amelia Azzahra; Aulia Rahma; Queen Latifa Dalimunthe; Shinta Nurfidha; Deasy Yunita Siregar
JURNAL ILMIAH RESEARCH STUDENT Vol. 3 No. 1 (2026): Maret
Publisher : KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jirs.v3i1.8502

Abstract

Abstract: This study analyzes the use of formal and informal language in classroom listening comprehension among second-semester students of the Tadris Bahasa Inggris (TBI) program at UIN Sumatera Utara. Listening comprehension is a crucial skill in English as a Foreign Language (EFL) learning, and students’ understanding of spoken input may vary depending on language registers used during classroom interaction. This study employed a descriptive quantitative research design involving 25 TBI 2 students selected through total sampling. Data were collected using a close-ended questionnaire distributed via Google Forms and analyzed using descriptive statistics, including frequencies and percentages. The findings indicate that most students are able to distinguish between formal and informal language used by lecturers during listening activities. Students generally perceive informal language as easier to understand, while formal language remains comprehensible and appropriate in academic contexts. Classroom interaction, intonation, and shifts in language style also support students in identifying levels of language formality. These findings suggest that a balanced use of formal and informal language may support effective listening comprehension in EFL classrooms.