Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

Mencerahkan Makna Tawakal dengan Keong Sawah di Musim Kemarau Panjang : Studi Petani di Kebumen dan Cilacap Amin, Moh.; Syam, Robingun Suyud El
Khazanah : Journal of Islamic Studies Volume 3 Nomor 4 November (2024)
Publisher : Pusdikra Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/khazanah.v3i4.2352

Abstract

Tujuan dari penelitian ini untuk mencerahkan makna tawakal dengan keong sawah di musim kemarau panjang dan menganalisis mekanisme pertahanan hidupnya guna melihat implikasi teologi Islam. Penelitian lapangan ini menggunakan deskriptif kualitatif untuk menganalisis data dari 24 informan di Kabupaten Kebumen dan Cilacap, dalam kurun waktu satu tahun. Temuan menunjukkan bahwa keong sawah di saat kemarau panjang mengajarkan sebuah nilai tawakal yang sangat luar biasa, dimana mereka akan menyesuaikan diri saat hendak memasuki musim kemarau guna bertahan hidup dalam jangka panjang. Implikasi penelitian ini, seseorang mestinya memiliki sikap tawakal kepada Allah atas segala realitas hidup yang dihadapinya. Sebagaimana keong sawah yang tidak memiliki akal, hanya berbekal isnting saja, dapat melewati kesulitan hidup selama musim kemarau di sawah kering berkat tawakalnya yang kuat kepada Allah. Jika manusia mau berpikir jernih, hal ini merupakan pelajaran dahsyat, maka tidak sepantasnya manusia yang merupakan ciptaan termulia, dikaruniai anugerah akal yang luar biasa, terjerumus pada jurang takabur, dan putus asa, dikalahkan oleh keong sawah yang hanya dianugerahi insting saja. Penelitian di masa depan dapat mempertimbangkan tawakal kepada Allah sebagai prediktor dan intervensi yang efektif untuk ketahanan hidup seseorang.
Internalisasi Nilai Ke-NU-an di SMK Andalusia Wonosobo: Study Manajemen Kemitraan Nurhidayah, Atikah; Muntaqo, Lutfan; Syam, Robingun Suyud El
Faidatuna Vol. 4 No. 4 (2023): November : Jurnal Faidatuna
Publisher : STAI Denpasar Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53958/ft.v4i4.366

Abstract

This article reveals the internalization of NU values ​​at Andalusia Wonosobo Vocational School, using descriptive qualitative research and interactive analysis. The results of the research show that the internalization of NU values ​​at Andalusia Wonosobo Vocational School was carried out by establishing partners with Andalusian Islamic boarding schools, using the concepts of moderation (tawasuth), balance (tawazun), tolerance (tasamuh) and perpendicularity (i'tidal), which is done through three paths: understanding (knowledge), habituation, and example. This internalization is clearly visible through four indicators: national commitment, tolerance, anti-radicalism, and accommodating local culture. Research implications: the importance of partner involvement for the successful internalization of educational values. It is hoped that this study will contribute to the development of Islamic educational institutions.
Spirit Inovasi Pendidikan Islam dalam Slogan “Tempemu Tak Sehangat Tempeku” Studi Warung Mendoan Amba Suci Sotang Sakir, Moh; Syam, Robingun Suyud El
Faidatuna Vol. 4 No. 4 (2023): November : Jurnal Faidatuna
Publisher : STAI Denpasar Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53958/ft.v4i4.367

Abstract

Serious technological changes are taking place in the world and especially in the field of information and communication technology. These changes have had a significant impact on all aspects of people's lives and activities, including aspects of slogans. This article presents a detailed analysis of the spirit of innovation in Islamic education in the slogan "Tempemu Tak Sehangat Tempeku", where previous research has not been found. The research design used a quasi-experimental approach to the slogan of the mendoan amba Suci Sotang stall, in Sempor, Kebumen Regency. This study concludes that slogans have a significant influence on readers' perceptions. Islamic educational institutions must pay attention to slogans as part of educational innovation, for the sake of sustainable progress. This study does not invite readers to comment on slogans, but directs them to research findings that fill the gap in the field of Islamic education in creating slogans. Research implications, Islamic education researchers and practitioners can use this research to review the latest slogans of Islamic education institutions. This can also be useful for non-Islamic education researchers who are interested in multidisciplinary research settings. This research looks at the space of Islamic education studies in slogans by paying attention to contemporary literature and fresh perspectives.
Filsafat Hidup di Bokong Truk Dalam Terminologi Logoterapi Spiritual Hidayat, Muhtar Sofwan; Sugiyanto, Bambang; Syam, Robingun Suyud El
Faidatuna Vol. 4 No. 4 (2023): November : Jurnal Faidatuna
Publisher : STAI Denpasar Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53958/ft.v4i4.368

Abstract

This research seeks to investigate the philosophy of life on the back of a truck in terms of spiritual logotherapy, where previous research has not focused on this aspect. The research is qualitative with descriptive design and analysis. The results of the research show that the writing on the buttocks of trucks is a reality of life in Indonesian society. Through a spiritual logotherapy approach, these writings provide spiritual encouragement to live life as it is, because understanding reality will lead to happiness. This study has theoretical implications, namely exploring the background of the writing on the truck's rear in detail, then synthesizing it into a life lesson so that the positive side can be used as a lesson to emulate, and the negative side can be avoided. The practical implication is that this research can be used as a reference for lovers of texts on the backs of trucks to provide education for the public, regarding the positives and negatives. The research provides recommendations for academics who wish to investigate the philosophy of life in the back of a truck, as well as the need for a broader understanding of its essence
FASILITASI USAHA PRODUK ABON IKAN NILA DI DESA MONDORETNO KECAMATAN BULU KABUPATEN TEMANGGUNG Syam, Robingun Suyud El; Hanifah, Ika Nur; Yuliarti, Khofifah; Fania, Ida; Mellyana, Mellyana; Khatimah, Husnul; Nabila, Idvina Ayu; Prastica, Ika Yuliana
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2025): Volume 6 No. 1 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i1.42196

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memberikan pendampingan dalam pengembangan usaha produk abon ikan nila di Desa Mondoretno, Kecamatan Bulu, Temanggung. Meskipun ikan nila memiliki potensi besar sebagai bahan baku produk olahan, usaha abon ikan nila di desa ini masih terkendala dalam hal pengolahan dan pemasaran yang efektif. Kegiatan pendampingan ini meliputi pelatihan pengolahan abon ikan nila yang baik dan benar, peningkatan manajemen usaha, serta strategi pemasaran yang dapat meningkatkan daya saing produk. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah partisipatif, dengan melibatkan masyarakat setempat dalam setiap tahap pelaksanaan. Hasil pendampingan ini menunjukkan dapat meningkatkan kualitas produk abon ikan nila, memperluas pasar, serta menciptakan peluang usaha baru yang dapat meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat desa. Dengan demikian, usaha abon ikan nila di Desa Mondoretno diharapkan dapat berkembang secara berkelanjutan dan memberikan kontribusi terhadap perekonomian lokal
Mencerahkan Makna Tawakal dengan Keong Sawah di Musim Kemarau Panjang : Studi Petani di Kebumen dan Cilacap Amin, Moh.; Syam, Robingun Suyud El
Khazanah : Journal of Islamic Studies Volume 3 Nomor 4 November (2024)
Publisher : Pusdikra Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/khazanah.v3i4.2352

Abstract

Tujuan dari penelitian ini untuk mencerahkan makna tawakal dengan keong sawah di musim kemarau panjang dan menganalisis mekanisme pertahanan hidupnya guna melihat implikasi teologi Islam. Penelitian lapangan ini menggunakan deskriptif kualitatif untuk menganalisis data dari 24 informan di Kabupaten Kebumen dan Cilacap, dalam kurun waktu satu tahun. Temuan menunjukkan bahwa keong sawah di saat kemarau panjang mengajarkan sebuah nilai tawakal yang sangat luar biasa, dimana mereka akan menyesuaikan diri saat hendak memasuki musim kemarau guna bertahan hidup dalam jangka panjang. Implikasi penelitian ini, seseorang mestinya memiliki sikap tawakal kepada Allah atas segala realitas hidup yang dihadapinya. Sebagaimana keong sawah yang tidak memiliki akal, hanya berbekal isnting saja, dapat melewati kesulitan hidup selama musim kemarau di sawah kering berkat tawakalnya yang kuat kepada Allah. Jika manusia mau berpikir jernih, hal ini merupakan pelajaran dahsyat, maka tidak sepantasnya manusia yang merupakan ciptaan termulia, dikaruniai anugerah akal yang luar biasa, terjerumus pada jurang takabur, dan putus asa, dikalahkan oleh keong sawah yang hanya dianugerahi insting saja. Penelitian di masa depan dapat mempertimbangkan tawakal kepada Allah sebagai prediktor dan intervensi yang efektif untuk ketahanan hidup seseorang.
Model kurikulum sui generis pesantren dalam merespon tantangan pendidikan Islam kontemporer Khanifah, Khanifah; Anggraini, Nurhaliza; Syam, Robingun Suyud El
Al-Liqo: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 10 No. 2 (2025): Al-Liqo: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam STAI Auliaurrasyidin Tembilahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46963/alliqo.v10i2.3491

Abstract

This article examines the sui generis model of pesantren curriculum in responding to the challenges of contemporary Islamic education, particularly in relation to state policy and institutional legitimacy. This qualitative field-based study was conducted at Pondok Pesantren Al-Asy‘ariyyah Kalibeber, Wonosobo, Central Java, using a reflective-institutional approach. Data were collected through in depth interviews, classroom observations, and institutional document analysis, and analyzed thematically. The findings reveal that the pesantren curriculum demonstrates a strong sui generis character manifested in curricular autonomy, flexible learning structures, and selective adaptation to formal educational regulations. Rather than passively accommodating modernity, the pesantren actively negotiates its position with the state while maintaining its traditional epistemological foundations. This study contributes to the discourse on pesantren state relations by highlighting the curriculum as a strategic space for institutional negotiation within contemporary Islamic education in Indonesia.
Nilai Pendidikan Islam Tentang Keadilan dalam Perspektif Al Qur'an Surat Al Hujurat Ayat 9 Udiyono, Udiyono; Syam, Robingun Suyud El; Faisal, Vava Imam Agus
Khazanah : Journal of Islamic Studies Vol. 4 No. 4 (2025): Volume 4 Nomor 3 Agustus (2025) | IN PRESS
Publisher : Pusdikra Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/khazanah.v4i4.3182

Abstract

This study aims to: (1) analyze the concept of justice in the perspective of the Qur’an, particularly in Surah Al-Hujurat verse 9, as interpreted by classical and contemporary mufassirun; (2) identify the values of Islamic education related to justice embedded in the verse; (3) explain the relevance of these educational values to educational practices in Indonesia; and (4) describe the implementation of the value of justice in Islamic educational institutions in Indonesia. This research employs a qualitative approach using a library research method, drawing upon Qur’anic exegesis (tafsir), Islamic education literature, and modern educational studies. The findings indicate that mufassirun such as Ibn Kathir, Al-Tabari, and M. Quraish Shihab emphasize that Surah Al-Hujurat verse 9 commands the fair, objective, and impartial resolution of conflicts among Muslim groups. Justice in this verse is viewed as a manifestation of Allah’s attribute Al-‘Adl, making human justice a reflection of divine values. The mufassirun assert that the guidance of this verse is not limited to large-scale conflicts but is also applicable to social, familial, organizational, and educational contexts. The Islamic educational values derived from the verse include deliberation (shura), reconciliation (islah), honesty, objectivity, social responsibility, and the enforcement of justice. These values are highly relevant to Indonesia’s national education principles, particularly those emphasizing character education, non-violence, and a culture of peace. The implementation of justice values in Islamic educational institutions is reflected in character-based curricula, institutional governance, disciplinary policies, and teacher training in conflict management. Surah Al-Hujurat verse 9 contains fundamental Islamic educational values, including justice (al-‘adl), social responsibility, peace-building, anti-violence (anti-bullying), truth enforcement, dialogue and deliberation, and brotherhood (ukhuwwah). These values serve as a moral and ethical foundation for Islamic education in shaping learners who are just, peaceful, and civilized. The study concludes that the values of justice articulated in the verse are strongly relevant to educational practices in Indonesia, particularly in strengthening character education, managing school conflicts, fostering an equitable and anti-bullying school culture, developing value-based curricula, and nurturing teachers as role models of justice and professionalism. The study recommends strengthening justice-oriented policies in Islamic educational institutions, enhancing teachers’ competencies in conflict resolution, expanding future research on practical implementations of justice values, and utilizing these findings as a reference for formulating value-based educational policies.