Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

REVITALISASI FUNGSI PARIWISATA SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN EKONOMI DESA SITIARJO KECAMATAN SUMBERMANJING WETAN Yulia Eka Yanti; Tety Nur Cholifah; Andi Wibowo; Adzimatnur Muslihasari
Jurnal Edukasi Pengabdian Masyarakat Vol 1 No 1 (2022): Vol 1 No 1 (2022)
Publisher : FIP UNIRA MALANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36636/eduabdimas.v1i1.1771

Abstract

Pariwisata ialah kegiatan yang bersifat sementara dengan melibatkan manusia yang melakukan perjalanan dari suatu tempat ke tempat lainnya tanpa bermaksud mencari nafkah. Desa sitiarjo terletak di daerah peisisir pantai yang memiliki beberapa potensi sumber daya alam berupa obyek wisata pantai selatan. Permasalahan yang terjadi di Desa Sitiarjo, potensi sumber daya manusia yaitu masyarakat sekitar kurang mengoptimalkan dan memanfaatkan potensi alam yang ada. Pengelolaan fasilitas yang kurang baik dan strategi promosi yang kurang memadai menjadikan wisata ini kurang diminati pengunjung. Pengabdian masyarakat yang dilakukan bersama dosen dan tim KKN-T Universitas Islam Raden Rahmat Malang ini bertujuan untuk melakukan revitalisasi fungsi pariwisata sebagai upaya peningkatan ekonomi Desa Sitiarjo kecamatan Sumbermanjing Wetan. Kegiatan ini meliputi 4 tahap yaitu persiapan, pelaksanaan, hasil dan tindak lanjut. Hasil dari kegiatan ini masyarakat Desa Sitiarjo memperoleh pengetahuan mengenai pengelolaan website desa, strategi promosi melalui penulisan artikel berita, kelengkapan faslitas umum dalam mendukung protokol kesehatan di masa pandemi, serta pembuatan brosur dan flyer untuk media promosi baik secara online maupun offline. Kegiatan ini diharapkan mendapat tindak lanjut dari desa dan Pokdarwis. Perbaikan dan perawatan fasilitas secara berkesinambungan diperlukan agar wisata Teluk Asmara ini semakin diminati masyarakat luas sehingga memberikan dampak yang positif bagi perekonomian desa khususnya warga setempat.
PENDAMPINGAN ORANG TUA MELALUI TALK TO HEART DALAM MENGEMBANGKAN KEMAMPUAN BINA DIRI ABK BERBASIS KELUARGA wuli oktiningrum; Adzimatnur Muslihasari
Jurnal Edukasi Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 2 (2023): APRIL 2023
Publisher : FIP UNIRA MALANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36636/eduabdimas.v2i2.2113

Abstract

Children with special needs or ABK are children who have different conditions from other children. The differences lie in physical, mental, intelligence, and emotional. So they need special attention and treathment. Even they have much attention for their family, they need to be strong and independent. So, the parents should teach them self development activity. The activity such as eating by their self, toilet activity, showering, and another house work. This is important for their survival, but many parents are unable to accompany them or do not understand how to support them. Thus, the Talk to Heart activity was held for parents of students with special needs. Through service learning methods, it is hoped that they will be able to assist parents of special needs students in developing basic family self-development skills. Because the role of the family is very important for ABK students. Keywords: children with special needs, self development activity, parents, talk to heart, service learning   ABSTRAK Anak berkebutuhan khusus atau ABK adalah anak yang memiliki kondisi berbeda dengan anak lainnya. Perbedaannya terletak pada fisik, mental, kecerdasan, dan emosional. Kondisi yang berbeda tersebut menyebabkan ABKmembutuhkan perhatian dan perlakuan khusus. Perhatian keluarga sebagai lingkungan terdekat sangat berperan penting agar ABK kuat dan mandiri. Orang tua harus mengajari mereka kegiatan pengembangan diri. Kegiatan tersebut seperti makan sendiri, aktivitas toilet, mandi, dan pekerjaan rumah lainnya. Hal Ini penting untuk kelangsungan hidup mereka, tetapi banyak orang tua tidak dapat menemani mereka atau tidak mengerti bagaimana mendukung mereka. Dengan demikian, diadakan kegiatan Talk to Heart bagi orang tua siswa berkebutuhan khusus. Kegiatan dengan metode pembelajaran pelayanan ini diharapkan dapat membekali orang tua siswa berkebutuhan khusus dalam mengembangkan keterampilan dasar pengembangan diri keluarga. Kata Kunci: Anak berkebutuhan khusus, Pengembangan diri, Orang tua, Talk to heart, Pembelajaran pelayanan
PROGRAM PENDAMPINGAN PENGEMBANGAN SPIRITUAL DAN SISTEM MANAJERIAL TPQ SABILILLAH Wafiyatu Maslahah; Adzimatnur Muslihasari; Lailatul Rofiah
Jurnal Edukasi Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 2 (2023): APRIL 2023
Publisher : FIP UNIRA MALANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36636/eduabdimas.v2i2.2120

Abstract

Program pengembangan sistem manajerial TPQ Sabilillah dan pendampingan spiritual dilaksanakan di Dukuh Sendangsari, Dusun Sembon, Desa Ngajum, Kecamatan Ngajum, Kabupaten Malang. Tujuan program ini adalah untuk memberikan pemahaman yang berkait dengan dasar-dasar Islam pada berbagai jenjang usia. Kegiatan ini dilakukan selama satu bulan (30 hari). Kegiatan ini mendapatkan respon baik dan dukungan yang sangat baik dari warga setempat. Kegiatan ini meliputi pendampingan belajar membaca Al Qur’an di TPQ Sabilillah, pendampingan kajian spiritual yaitu dalam kegiatan Tahlil, pendampingan sekaligus melatih banjari.
MENDONGENG UNTUK MENUMBUHKAN LITERASI MEMBACA SISWA SDN 1 MAGUAN Adzimatnur Muslihasari; Wafiyatu Maslahah; Wuli Oktiningrum; Rizka Fibria Nugrahani
Jurnal Edukasi Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 2 (2023): APRIL 2023
Publisher : FIP UNIRA MALANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36636/eduabdimas.v2i2.2122

Abstract

Storytelling activities for students of SDN 1 Maguan aim to foster student reading leteraticy. The methods used include 3 stages, namely preparation stage; implementation stage; and evaluation stage. Preparations include observations and interviews about students' reading literacy levels and programs that have been implemented by the school, planning activity formats, and budgets. The observation show that SDN 1 Maguan has never been carried out storytelling activities and students' reading literacy tends to be low when viewed from the frequency of visits to the library. The community service program is carried out with one storyteller who utilizes fairy tale aids in the form of hand puppets. The participants are students of Maguan 1 elementary school grade 1 to 4 which totals 84 students. The organizing committee for this activity is PGSD UNIRA students. This activity is well carried out and proven to increase students' interest in reading which will lead to reading literacy. The recommendation that can be submitted to the school is to design an advanced program to increase the learning experience of students in order to improve students' reading literacy that can make it easier for students to enrich their vocabulary. So that easier to achieve reading literacy.
Lomba Melukis dan Mewarnai sebagai Wahana Edukasi dan Promosi Wisata Edukasi Jowaran Desa Jambuwer Andi Wibowo; Wuli Oktiningrum; Dyah Ayu Pramoda Wardhani; Adzimatnur Muslihasari; Angga Dwi Prassetio
I-Com: Indonesian Community Journal Vol 4 No 2 (2024): I-Com: Indonesian Community Journal (Juni 2024)
Publisher : Fakultas Sains Dan Teknologi, Universitas Raden Rahmat Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33379/icom.v4i2.4270

Abstract

Painting and coloring competition activities at kindergarten and elementary school levels aim as a means of education and promotion of Jowaran educational tourism in Jambuwer Village. This activity was attended by participants and also accompanied by the participants' parents. The kindergarten coloring competition was attended by 36 kindergarten students and accompanied by their respective parents. The elementary school painting and coloring competition was attended by 13 elementary school students and also accompanied by their respective parents. The painting and coloring competition will be held on Sunday, January 28 2024 from 07.00 to 13.00 with the theme of natural scenery. Procedures for implementing activities are planning, implementation and evaluation. The result of this activity is that it can increase tourist visits to Jowaran educational tourist attractions. Jowaran educational tourism, which previously had few visitors, is now getting more and more visitors.
PENGARUH PEMBELAJARAN SCIENCE, TECHNOLOGY, ENGINEERING, ARTS AND MATHEMATICS (STEAM) TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF MAHASISWA CALON GURU SEKOLAH DASAR Wuli Oktiningrum; Adzimatnur Muslihasari; Dyah Ayu Pramoda Wardhani; Andi Wibowo
Edutainment Vol 12 No 1 (2024): Edutainment : Jurnal Ilmu Pendidikan dan Kependidikan
Publisher : UNMUHBABEL Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35438/e.v12i1.866

Abstract

Abstrak Keterampilan berpikir kreatif menjadi salah satu dari kemampuan yang harus dikuasai oleh mahasiswa calon guru SD, karena dibutuhkan untuk mengembangkan diri dan memecahkan masalah yang terjadi dalam kehidupan sehari- hari. Jika kemampuan berpikir kreatif berkembang maka akan memunculkan ide atau gagasan, menemukan hubungan yang saling berkaitan, membuat dan melakukan imajinasi, dan memiliki banyak sudut pandang terkait banyak hal. Kenyataanya, hasil belajar siswa serta motivasi belajar siswa masih rendah, hal ini dipengaruhi oleh banyak factor, salah satunya adalah kurangnya kreativitas guru dalam mengajar atau menyampaikan materi. Maka dari itu penting sekali membekali mahasiswa dengan kemampuan berpikir kreatif, dengan memberikan soal – soal open ended atau model pembelajaran yang menuntut kemampuan berpikir kreatif. Pembelajaran STEAM merupakan pembelajaran lintas disiplin ilmu yang menuntut kreativitas mahasiswa dalam memecahkan masalah. Penelitian ini akan mengukur pengaruh antara pembelajaran STEAM dengan kemampuan berpikir kreatif mahasiswa calon guru SD. Metode yang digunakan adalah penelitian eksperimen dengan jenis non equivalent control group design. Berdasarkan hasil uji hipotesis yang menyatakan bahwa nilai Sig.(2-tailed) adalah 0,015 kurang dari 0,05 sehingga, H0 ditolak dan Ha di terima. Pada kemampuan berpikir kreatif diperoleh rata – rata 85. Berdasarkan tabel indicator kemampuan berpikir kreatif, maka skor tersebut termasuk dalam sangat kreatif. Sehingga, dapat disimpulkan jika pembelajaran STEAM dapat meningkatkan kemampuan berpikir kreatif mahasiswa calon guru SD. Kata Kunci: STEAM; Kemampuan Berpikir Kreatif; Kemampuan Abad 21 Abstract Creative thinking skills are one of the abilities that must be mastered by prospective elementary teacher students, because they are needed to develop themselves and solve problems that occur in everyday life. If the ability to think creatively develops, it will bring up ideas or ideas, find interrelated relationships, create and carry out imagination, and have many points of view related to many things. In fact, student learning outcomes and student learning motivation are still low, this is influenced by many factors, one of which is the lack of teacher creativity in teaching or delivering material. Therefore, it is very important to equip students with the ability to think creatively, by giving open ended questions or learning models that demand creative thinking skills. STEAM learning is cross-disciplinary learning that demands student creativity in solving problems. This study will measure the effect between STEAM learning and the creative thinking skills of prospective elementary school teachers. The method used is experimental research with a type of non-equivalent control group design. Based on the results of hypothesis testing which states that the Sig. (2-tailed) value is 0.015 less than 0.05 so, H0 is rejected and Ha is accepted. Based on the indicator table of creative thinking ability, the score is included in very creative. Keywords: STEAM; Creative Thinking Skills; 21 Century Skills.