Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

Penerapan Buiding Information Modeling (Bim) Dalam Perbandingan Quantity Take Off Material Pada Proyek Pembangunan BSI Tower Jakarta Ramandhani, Elvina Alodia; Arief Saefudin; Selvia Agustina
Jurnal Deformasi Vol. 9 No. 2 (2024): JURNAL DEFORMASI
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/deformasi.v9i2.17000

Abstract

Pembangunan konstruksi saat ini terus menerus dilakukan seiring dengan perkembangan teknologi dalam dunia konstruksi. Salah satu teknologi konstruksi yang dapat diterapkan pada proyek konstruksi adalah Building Information Modeling (BIM). Di Indonesia sendiri masih ada proyek konstruksi yang menggunakan perhitungan volume atau Quantity Take Off dengan metode manual yang sangat memakan waktu dan tenaga. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan Quantity Take Off (QTO) yang dilakukan menggunakan metode konvensional dan juga menggunakan metode BIM pada pekerjaan struktur bawah seperti fondasi bored pile, fondasi raft, secant pile, dan capping beam. Metode yang digunakan adalah membandingkan QTO beton antara metode konvensional dengan metode BIM. Perhitungan QTO dengan Metode Konvensional dilakukan dengan menggunakan software Microsoft Excel dan AutoCAD. Sedangkan estimasi volume dengan metode BIM dilakukan dengan pemodelan elemen struktur menggunakan software Autodesk Revit sesuai dengan gambar rencana DED. Berdasarkan hasil penelitian  didapatkan selisih persentase tertentu, pekerjaan fondasi bored pile menunjukkan selisih sebesar 11,741%, pekerjaan raft menunjukkan selisih sebesar 7,926%, pekerjaan secant pile menunjukkan selisih sebesar 11,325%, dan pekerjaan capping beam menunjukkan selisih sebesar 0,484%, sehingga didapatkan selisih total volume beton pada pekerjaan struktur bawah sebesar 10,689. Estimasi volume dengan metode BIM lebih akurat karena mempunyai Tingkat akurasi rata – rata lebih baik daripada metode manual, karena volume yang dihasilkan sesuai dengan model yang dibuat
Metode Top-Down Manual Pekerjaan Pembongkaran Gedung Eksisting di Pusat Kota Putri, Natasha Ammara; Saefudin, Arief; Agustina, Selvia
Jurnal Deformasi Vol. 9 No. 2 (2024): JURNAL DEFORMASI
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/deformasi.v9i2.17003

Abstract

Dalam konteks pembongkaran bangunan, terutama di area perkotaan yang padat, penerapan metode pembongkaran yang aman dan efektif sangat diperlukan. Sebagai solusi dari permasalahan tersebut, artikel ini membahas penerapan metode top down manual dalam pembongkaran gedung, dengan fokus pada proyek di kawasan Ring 1 Jakarta, yang merupakan pusat kegiatan ekonomi, politik, dan sosial. Proses pembongkaran ini tidak hanya harus mempertimbangkan aspek teknis, tetapi juga risiko terhadap lingkungan dan keselamatan kerja. Melalui pengenalan prosedur keselamatan yang komprehensif, penyediaan alat pelindung diri, dan pengawasan ketat terhadap penerapan standar keselamatan, manajemen K3 dapat membantu mengurangi kemungkinan terjadinya kecelakaan kerja. Meskipun metode yang diterapkan dirancang untuk meningkatkan keselamatan, catatan kecelakaan yang terjadi menegaskan pentingnya perhatian berkelanjutan terhadap manajemen K3 di setiap tahap proyek konstruksi
Analisis Clash Detection Pekerjaan Arsitektur dan MEP Menggunakan Building Information Modelling Pada Proyek PMI Jakarta Putri, Nabilla Eka; Agustina, Selvia; Saefudin, Arief
Jurnal Deformasi Vol. 9 No. 2 (2024): JURNAL DEFORMASI
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/deformasi.v9i2.17004

Abstract

Penerapan Building Information Modeling (BIM) semakin populer di kalangan perusahaan konstruksi karena dianggap sebagai metode yang sangat efektif dalam merencanakan semua proyek konstruksi serta berpusat pada data. Salah satu upaya untuk menghindari terjadinya pekerjaan yang berulang karena kesalahan dalam perencanaan proyek konstruksi dapat dideteksi sejak awal dengan mengimplementasikan BIM (Building Information Modelling) yang dapat melakukan analisis tabrakan ( Clash   detection ) pada setiap disiplin pekerjaan struktur, arsitektur, MEP maupun disiplin lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis  Clash   detection lantai 1 pada proyek pembangunan Gedung PMI Jakarta. Metode yang digunakan dalam penulisan karya ilmiah ini adalah metode kuantitatif dengan menggunakan software Building Information modelling (BIM ) yaitu Autodesk Revit untuk membuat 3D modelling dan juga Autodesk Naviswork yang di gunakan untuk melakukan analisis clash   detection. Tahapan yang dilakukan pada penelitian ini yaitu melakukan 3D Modelling terlebih dahulu menggunakan software autodesk revit,lalu selanjutnya melakukan analisis clash   detection menggunakan software autodesk naviswork. Alur analisis diawali dengan melakukan modelling 3D,kemudian model tersebut diimport ke dalam software Navisworks Manage  untuk dilakukan clash detection menggunakan fitur Clash Detective. Ditemukan adanya 186 clash pada elemen struktur, arsitektur, dan MEP yang mana sebagian besar disebabkan oleh elemen dinding dan pipa plumbing.
Analisis Kapasitas Parkir Motor Pada Area Parkiran Fakultas Teknik Universitas Negeri Jakarta Putri, Rizkia Indriani; Agustina, Selvia; Saefudin, Arief
Jurnal Teknik Sipil Unaya Vol 11, No 1 (2025): Januari 2025
Publisher : Center for Research and Community Service (LPPM) University of Abulyatama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30601/jtsu.v11i1.5853

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui berapa banyak ruang parkir yang diperlukan di area parkiran Fakultas Teknik Universitas Negeri Jakarta. Untuk mencapai tujuan, metode penelitian ini menggunakan survei lapangan, melakukan analisis data tentang jumlah kendaraan yang parkir, dan kemudian melakukan penilaian kapasitas parkir. Hasil analisis ini dapat digunakan sebagai dasar untuk menentukan jumlah ruang parkir yang diperlukan untuk parkiran Fakultas Teknik Universitas Negeri Jakarta. Volume parkir selama dua hari diketahui sebagai hasil dari penelitian ini. Selasa memiliki jumlah kendaraan parkir tertinggi sebanyak 7782, dengan kapasitas statis parkir 616 kendaraan dan kapasitas dinamis parkir 1.176 kendaraan selama 10 jam, dengan indeks parkir 1,467. Jumlah kendaraan parkir tertinggi terjadi antara pukul 13.00 dan 14.00 pada hari Selasa, dengan total 7782 kendaraan parkir. Selasa adalah hari dengan jumlah kendaraan parkir tertinggi, dengan 892 kendaraan per jam dan kapasitas parkir statis 616 kendaraan, dan kapasitas parkir dinamis 1.176 kendaraan selama 10 jam, dengan indeks parkir 1,467. Turnover rata-rata 12,63 kali. Berdasarkan analisis kebutuhan parkir yang dibutuhkan adalah 995 SRP. Ini berarti masih kurang 379 SRP dari 616 SRP kapasitas statis.
Penanggulangan Kegagalan Munculnya Tulangan Bored Pile Sebelum Pelaksanaan Pekerjaan Matt Foundation Yanuar Hardian Fadillah; Arief Saefudin; Selvia Agustina
Jurnal Teknik Sipil Vol 6, No 1 (2025)
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/j.jts.2025.v6i1.6838

Abstract

Pembangunan gedung bertingkat memerlukan pertimbangan terhadap faktor kekuatan, keamanan, dan efisiensi. Salah satu pertimbangan yang harus diperhatikan adalah pondasi bored pile yang berfungsi meneruskan beban struktur ke lapisan tanah keras. Namun, pada proyek konstruksi tertentu ditemukan permasalahan berupa tidak munculnya tulangan bored pile ke permukaan karena terpendam saat proses pemasangan kolom king post. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi penyebab permasalahan, mengevaluasi metode perbaikan, serta memberikan rekomendasi teknis untuk mencegah kegagalan serupa di masa mendatang. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif, mulai dari studi literatur, observasi lapangan, wawancara, dan pengujian simulasi metode perbaikan. Data yang dikumpulkan dianalisis untuk menentukan faktor utama penyebab masalah, seperti kondisi tanah kohesif, kedalaman pengeboran, dan tekanan tambahan dari king post. Solusi yang diterapkan meliputi penggalian ulang pada titik tulangan yang terpendam dan pemasangan chemset. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi penggalian ulang dan pemasangan chemset merupakan solusi yang tepat untuk mengatasi permasalahan tersebut dan diharapkan dapat memberikan manfaat signifikan bagi para praktisi konstruksi, khususnya dalam pelaksanaan proyek-proyek yang melibatkan penggunaan bored pile. Rekomendasi yang dihasilkan diharapkan dapat meningkatkan efisiensi proses konstruksi, menjaga kualitas struktur, serta mengoptimalkan sumber daya. Penelitian ini memberikan kontribusi signifikan terhadap peningkatan standar konstruksi, khususnya pada pekerjaan bored pile dan pemasangan king post.
Metode Top-Down Manual Pekerjaan Pembongkaran Gedung Eksisting di Pusat Kota Natasha Ammara Putri; Arief Saefudin; Selvia Agustina
Jurnal Deformasi Vol. 9 No. 2 (2024): JURNAL DEFORMASI
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/deformasi.v9i2.17003

Abstract

Dalam konteks pembongkaran bangunan, terutama di area perkotaan yang padat, penerapan metode pembongkaran yang aman dan efektif sangat diperlukan. Sebagai solusi dari permasalahan tersebut, artikel ini membahas penerapan metode top down manual dalam pembongkaran gedung, dengan fokus pada proyek di kawasan Ring 1 Jakarta, yang merupakan pusat kegiatan ekonomi, politik, dan sosial. Proses pembongkaran ini tidak hanya harus mempertimbangkan aspek teknis, tetapi juga risiko terhadap lingkungan dan keselamatan kerja. Melalui pengenalan prosedur keselamatan yang komprehensif, penyediaan alat pelindung diri, dan pengawasan ketat terhadap penerapan standar keselamatan, manajemen K3 dapat membantu mengurangi kemungkinan terjadinya kecelakaan kerja. Meskipun metode yang diterapkan dirancang untuk meningkatkan keselamatan, catatan kecelakaan yang terjadi menegaskan pentingnya perhatian berkelanjutan terhadap manajemen K3 di setiap tahap proyek konstruksi
Analisis Clash Detection Pekerjaan Arsitektur dan MEP Menggunakan Building Information Modelling Pada Proyek PMI Jakarta Nabilla Eka Putri; Selvia Agustina; Arief Saefudin
Jurnal Deformasi Vol. 9 No. 2 (2024): JURNAL DEFORMASI
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/deformasi.v9i2.17004

Abstract

Penerapan Building Information Modeling (BIM) semakin populer di kalangan perusahaan konstruksi karena dianggap sebagai metode yang sangat efektif dalam merencanakan semua proyek konstruksi serta berpusat pada data. Salah satu upaya untuk menghindari terjadinya pekerjaan yang berulang karena kesalahan dalam perencanaan proyek konstruksi dapat dideteksi sejak awal dengan mengimplementasikan BIM (Building Information Modelling) yang dapat melakukan analisis tabrakan ( Clash   detection ) pada setiap disiplin pekerjaan struktur, arsitektur, MEP maupun disiplin lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis  Clash   detection lantai 1 pada proyek pembangunan Gedung PMI Jakarta. Metode yang digunakan dalam penulisan karya ilmiah ini adalah metode kuantitatif dengan menggunakan software Building Information modelling (BIM ) yaitu Autodesk Revit untuk membuat 3D modelling dan juga Autodesk Naviswork yang di gunakan untuk melakukan analisis clash   detection. Tahapan yang dilakukan pada penelitian ini yaitu melakukan 3D Modelling terlebih dahulu menggunakan software autodesk revit,lalu selanjutnya melakukan analisis clash   detection menggunakan software autodesk naviswork. Alur analisis diawali dengan melakukan modelling 3D,kemudian model tersebut diimport ke dalam software Navisworks Manage  untuk dilakukan clash detection menggunakan fitur Clash Detective. Ditemukan adanya 186 clash pada elemen struktur, arsitektur, dan MEP yang mana sebagian besar disebabkan oleh elemen dinding dan pipa plumbing.
Pendekatan Knowledge Sharing dalam Pemberdayaan Tukang Bangunan di Teluk Pucung untuk Meningkatkan Kualitas Konstruksi Selvia Agustina; Nur Azisah; Mirara Khanza
Jurnal Al Basirah Vol. 6 No. 1 (2026): Al Basirah
Publisher : LPPM STAIMAS WONOGIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58326/jab.v6i1.544

Abstract

Kualitas konstruksi bangunan sangat dipengaruhi oleh keterampilan tukang bangunan, khususnya pada pekerjaan pengecoran struktur kolom. Pengecoran kolom yang kurang baik dapat menyebabkan rusaknya struktur kolom dan meningkatkan risiko kegagalan struktur bangunan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi dan pemahaman teknis tukang bangunan dalam pengecoran struktur kolom sesuai standar konstruksi. Metode yang digunakan adalah Knowledge Sharing melalui penyampaian materi dan diskusi, disertai evaluasi. Kegiatan dilaksanakan pada 26 Januari 2025 di Teluk Pucung, Bekasi, dengan peserta sebanyak 10 orang tukang bangunan. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan nilai peserta dari kisaran 2–5 pada pre-test menjadi 8–10 pada post-test. Simpulan dari kegiatan ini adalah bahwa Knowledge Sharing efektif dalam meningkatkan pemahaman dan keterampilan tukang bangunan pada pekerjaan pengecoran struktur kolom.
Women in Construction Sector: An Integrative Literature Review and SWOT Analysis for Strategic Development Irika Widiasanti; Iris Mahani; Yunita Afliana Messah; Selvia Agustina
International Journal of Engineering, Science and Information Technology Vol 6, No 1 (2026)
Publisher : Malikussaleh University, Aceh, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52088/ijesty.v6i1.1508

Abstract

Women's participation in the construction sector remains significantly low on a global scale. This persistent underrepresentation is primarily driven by multiple systemic barriers that severely limit career advancement, retention, and professional development for female practitioners. Consequently, there is a critical need for comprehensive systematic analysis and strategic solutions to address these challenges within the architecture, engineering, and construction (AEC) industries. This study aims to systematically analyze the multifaceted challenges, emerging opportunities, and practical strategic solutions for enhancing women's involvement in the construction industry through an integrative methodological approach. The research methodology encompasses a comprehensive integrative literature review combined with a robust SWOT analysis framework, involving extensive database searches across major academic repositories, strict quality assessments, and systematic data extraction. The findings identify critical internal barriers such as workplace discrimination, safety concerns, work-life balance challenges, and limited career progression pathways. However, favorable external opportunities such as technological advancements, evolving industry policy reforms, and severe labor shortages creating high demand provide viable avenues for long-term professional growth and integration. Furthermore, this research proposes structured strategic development pathways, including targeted training programs, flexible work arrangements, institutionalized mentoring, and the cultivation of an inclusive organizational culture. By bridging the gap between internal diagnostics and external environmental scanning, this paper contributes an evidence-based strategic framework and actionable recommendations for diverse industry stakeholders. Ultimately, it fosters a sustainable development pathway for gender equality, ensuring that women's participation is recognized not merely as a compliance measure, but as a strategic catalyst for long-term industry innovation, workforce resilience, and overall organizational efficiency in the built environment