Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pemberdayaan Bystander Dalam Menghadapi Verbal Bullying: Sosialisasi Berbasis Data Penelitian di SMKN 1 Takengon Desi Purnama Sari; Syafridha Yanti; Ranti Maulya; Sulistio Ningsih; Zainal Abidin; Iskandar; Tias sil Romansyah; Iwan Putra HS; Budiman; Ashari efendi
SAMBARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 No 2 (2025): Mei
Publisher : CV Putra Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58540/sambarapkm.v3i2.780

Abstract

Verbal bullying merupakan bentuk kekerasan psikologis yang sering terjadi di lingkungan sekolah dan dapat memberikan dampak negatif bagi korban. Peran bystander (saksi mata) dalam insiden bullying sangat penting, namun tidak semua bystander memiliki keberanian atau pemahaman untuk bertindak secara aktif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kejadian verbal bullying, peran bystander, serta dampaknya terhadap kesehatan mental siswa di SMKN 1 Takengon. Penelitian ini menggunakan metode survei kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui kuesioner yang diisi oleh siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 39,8% siswa mengalami verbal bullying, dengan bentuk paling umum berupa kata-kata menyakitkan (57,8%) dan panggilan nama (42,2%), yang mayoritas dilakukan oleh teman sebaya (60,2%). Peran bystander dalam kejadian bullying menunjukkan bahwa 44,6% insiden bullying disaksikan oleh siswa lain, tetapi hanya 51,4% dari mereka yang memilih untuk membantu korban, sementara 43,2% memilih diam. Dampak verbal bullying terhadap kesehatan mental cukup signifikan, dengan 64,9% korban melaporkan gangguan psikologis, seperti kesulitan mengambil keputusan, kecemasan, hingga gangguan tidur dan sakit kepala. Berdasarkan temuan ini, program sosialisasi berbasis data penelitian dirancang untuk meningkatkan kesadaran dan keterampilan bystander dalam merespons bullying secara efektif. Intervensi ini mencakup edukasi tentang dampak bullying, pelatihan strategi intervensi, serta penyediaan layanan konseling di sekolah.
PEMBINAAN TOLERANSI DAN KEPEDULIAN SOSIAL SISWA SMA MELALUI PENDIDIKAN SOSIAL BERBASIS EKSTRAKURIKULER M Khoiri; Zainal Abidin; Arda Torana; Aqshal Arlian Raya; Abdul Rahmad; Rizky Bintang Setiawan; Syahputra Perdana; Tias Sil Romansyah; Iskandar
JUPADAI : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2025): Volume 4 Nomor 1 2025
Publisher : Asosiasi Dosen Akutansi Indonesia, KEPRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64795/jupadai.v4i1.164

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model pendidikan sosial melalui kegiatan ekstrakurikuler di lingkungan Sekolah Menengah Atas (SMA). Fokus utama adalah internalisasi nilai empati, toleransi, dan kepedulian sosial sebagai bagian dari pembentukan karakter siswa. Penelitian dilakukan di SMAS 5 Muhammadiyah Takengon dengan pendekatan kualitatif deskriptif studi kasus. Hasil observasi dan wawancara menunjukkan bahwa kegiatan ekstrakurikuler seperti Pramuka, PMR, Rohis, dan Pecinta Alam secara efektif berkontribusi dalam membentuk sikap sosial siswa. Kegiatan tersebut memberi ruang pengalaman langsung yang berdampak signifikan terhadap peningkatan kepekaan sosial, keterampilan interpersonal, dan tanggung jawab siswa terhadap lingkungan dan sesama. Meski demikian, ditemukan berbagai tantangan dalam implementasi seperti minimnya perencanaan terintegrasi, rendahnya partisipasi siswa, dan keterbatasan sumber daya. Oleh karena itu, dibutuhkan pendekatan yang sistematis dan kolaboratif untuk menjadikan kegiatan ekstrakurikuler sebagai wahana utama dalam pendidikan karakter.