Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Strategic Human Resource Management in the AI Era: A Scoping Review on 2024 Adaptation Strategies Rahmawati, Andi; Rahmat, Muhammad Rijal Alim
Economics and Business Journal (ECBIS) Vol. 2 No. 6 (2024): September
Publisher : PT. Maju Malaqbi Makkarana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47353/ecbis.v2i6.200

Abstract

The era of artificial intelligence (AI) has brought significant changes in Strategic Human Resource Management (SHRM). This study aims to explore organizational adaptation strategies in facing the integration of AI in SHRM after 2024. Using the Scoping Review method, this study identifies key trends, challenges, and best strategies in implementing AI in HR management. The review results show that AI improves efficiency in recruitment, performance evaluation, and employee skills development, but also presents ethical challenges such as algorithmic bias and personal data protection. In addition, companies that are successful in adopting AI implement reskilling and upskilling strategies to ensure workforce readiness. This study provides insights for academics and practitioners in developing HR policies that balance technological efficiency and a human value-based approach.
Grinding the Internal Strength: Training, Incentives, and Perceived Employability In Indonesia Rahmawati, Andi; Sunrawali, Andi Nonong; Ishak, Andi Abdul Razak; Rahmat, Muhammad Rijal Alim
Jurnal Minds: Manajemen Ide dan Inspirasi Vol 12 No 1 (2025): June
Publisher : Management Department, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/minds.v12i1.55864

Abstract

How the future employees shape their job filling is subject to their innate capacities. This study investigates the neglected conversation in perceived employability is predicted from the confidence of having sufficient training and knowledge, while incentive potentially moderates the intention to have sufficient training for better knowledge. This study employs PLS-SEM to construct path and bootstrap coefficients by sourcing the data from 160 unemployed trainees of pre-work recipients in Indonesia. This study found that all proposed hypotheses are accepted, and the moderating effect is similarly reinforced. Training is a strong predictor to perceived employability, second to knowledge only. Incentive can boost, despite minimum relevance, the confidence that training is essential for knowledge generation. This study implies the best use of self-funding to advance the internal capacities and capabilities for better job absorption.
Visualisasi Tren Penelitian Risiko Keuangan: Pendekatan Bibliometrik dengan VOSviewer Iswardhani, Indri; Rahmat, Muhammad Rijal Alim
EKOMA : Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi Vol. 4 No. 4: Mei 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/ekoma.v4i4.8918

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tren penelitian terkait risiko keuangan selama periode 2021 hingga 2025 dengan menggunakan pendekatan bibliometrik dan perangkat lunak VOSviewer. Data penelitian diperoleh dari 500 artikel yang relevan yang diambil dari Google Scholar menggunakan aplikasi Publish or Perish. Hasil analisis menunjukkan adanya 1.958 sitasi total dengan rata-rata 489,5 sitasi per tahun dan 3,92 sitasi per artikel. Dari hasil analisis keterkaitan, ditemukan 24 istilah yang terbagi dalam 4 cluster utama yang menggambarkan dimensi utama dalam penelitian risiko keuangan, yaitu manajemen risiko, perbankan, literasi keuangan, dan investasi. Temuan utama dari penelitian ini adalah bahwa meskipun topik-topik seperti risiko pasar dan risiko kredit tetap menjadi perhatian utama, ada pergeseran fokus yang signifikan ke arah literasi keuangan dan investasi, yang semakin mendominasi penelitian dalam beberapa tahun terakhir. Penelitian ini juga mengidentifikasi peningkatan perhatian terhadap sektor perbankan syariah dan lembaga keuangan mikro dalam pengelolaan risiko keuangan. Namun, sektor non-perbankan, terutama lembaga keuangan non-tradisional dan fintech, masih kurang dieksplorasi dalam konteks pengelolaan risiko keuangan, meskipun sektor ini mengalami pertumbuhan pesat dalam beberapa tahun terakhir. Dengan pemetaan tren penelitian ini, diharapkan dapat memberikan wawasan yang lebih dalam tentang arah penelitian di bidang risiko keuangan.
Pelatihan Penyusunan Laporan Keuangan Sederhana Bagi Pemilik Rumah Kos di Jalan Siti Dg Kati Kota Makassar Macenning, A. Reski Almaida Dg; Negara, Satria Putra Jaya; Hasnidar, Hasnidar; Rahmat, Muhammad Rijal Alim; Windarsari, Wiwin Riski
Abdi Cendekia : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 4 No 3 (2025): September
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/abdicendekia.v4i3.385

Abstract

Usaha rumah kos merupakan salah satu bentuk usaha mikro yang tumbuh pesat di daerah Abdesir sebagai respons terhadap meningkatnya kebutuhan tempat tinggal sementara bagi mahasiswa, pekerja, dan pendatang. Meskipun potensial, mayoritas pemilik rumah kos masih belum menerapkan pengelolaan keuangan yang baik dan terstruktur. Minimnya literasi keuangan menyebabkan ketidaktahuan terhadap kondisi riil keuangan usaha, kesulitan dalam membuat laporan, serta kendala dalam pengambilan keputusan usaha yang tepat. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan pemilik kos dalam menyusun laporan keuangan sederhana. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan, praktik langsung menggunakan template berbasis Excel, serta pendampingan pascapelatihan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman peserta mengenai jenis dan fungsi laporan keuangan, serta kemampuan menyusun laporan keuangan dasar seperti arus kas dan laba rugi. Sebanyak 85% peserta mengalami peningkatan pemahaman, dan 75% mampu mengaplikasikan materi dalam praktik. Respon peserta sangat positif, dan sebagian besar menyatakan komitmen untuk menerapkan pencatatan keuangan secara berkelanjutan. Pelatihan ini terbukti efektif dalam memberdayakan pelaku usaha mikro agar dapat mengelola usahanya secara lebih profesional dan berkelanjutan.
LITERACY-BASED SMALL BUSINESS DEVELOPMENT IN THE DIGITAL ERA IN MAKASSAR CITY Anwar; Sahabuddin, Romansyah; Rahman, Abdul; Rauf, Deddy Ibrahim; Rahmat, Muhammad Rijal Alim
Multidiciplinary Output Research For Actual and International Issue (MORFAI) Vol. 5 No. 3 (2025): Multidiciplinary Output Research For Actual and International Issue
Publisher : RADJA PUBLIKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54443/morfai.v5i3.4030

Abstract

This study aims to analyze the influence of financial literacy, digital literacy, and business innovation on business performance in Makassar City, both directly and indirectly through entrepreneurial orientation. Micro, small, and medium enterprises (MSMEs) in Makassar City are a vital component of the regional economy, so understanding the factors influencing their performance is crucial to ensuring the sustainability and growth of this sector. In this study, financial literacy is defined as the understanding and ability of business actors to manage the financial aspects of their business, such as cash flow, investments, and financial planning. Digital literacy refers to the ability of business actors to utilize digital technology for operations, marketing, and interactions with customers and business partners. Meanwhile, business innovation refers to the creation and implementation of new ideas in products, processes, or business models that can improve business competitiveness and efficiency. This study used a quantitative approach with a survey method. Data were collected through questionnaires distributed to business actors in Makassar City who had been operating for at least two years and used digital technology in their operations. A sample of 200 business actors operating in various sectors, such as retail, services, and manufacturing, participated in this study. The data analysis technique used was path analysis, which allows for the evaluation of direct and indirect relationships between variables, with entrepreneurial orientation acting as a mediating variable. The results of the study indicate that financial literacy, digital literacy, and business innovation have a positive effect on business performance. Specifically, business owners with high financial and digital literacy and the ability to innovate have better business performance, both in terms of revenue, profit, and competitiveness. Furthermore, entrepreneurial orientation has been shown to mediate the influence of financial literacy, digital literacy, and business innovation on business performance. This indicates that business owners with a high entrepreneurial orientation are more likely to utilize financial and digital literacy and innovate to improve their business performance. This study provides an important contribution to stakeholders, including business owners, the government, and academics, by emphasizing the importance of improving financial literacy, digital literacy, and business innovation to enhance business performance. Furthermore, this study also highlights the importance of entrepreneurial orientation as a factor that can mediate the relationship between these variables and business performance, which can serve as a basis for developing policies that support the strengthening of entrepreneurship in Makassar City.
Pemberdayaan Masyarakat Melalui Literasi dan Efikasi Keuangan untuk Mencegah Investasi Bodong di Desa Tarowang Aslam, Annisa Paramaswary; Rahmat, Muhammad Rijal Alim; Dg Macenning, A. Reski Almaida; Iswardhani, Indri; Angreyani, Andi Dewi
TEKNOVOKASI : Jurnal Pengabdian Masyarakat Volume 3: Issue 3 (September 2025)
Publisher : Jurusan Teknik Informatika dan Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59562/teknovokasi.v3i3.10179

Abstract

Minimnya pemahaman masyarakat pedesaan terhadap literasi keuangan menjadi salah satu faktor penyebab maraknya kasus investasi palsu yang menimbulkan kerugian. Untuk mengatasi hal tersebut, dilaksanakan program pengabdian masyarakat di Desa Tarowang, Kecamatan Jeneponto, yang bertujuan memperkuat literasi serta efikasi keuangan warga agar mampu menolak dan menghindari tawaran investasi ilegal. Program ini mencakup berbagai kegiatan seperti sosialisasi, pelatihan pengelolaan keuangan, lokakarya mengenai investasi yang aman, simulasi pengambilan keputusan finansial, serta pembentukan kelompok diskusi dengan pendampingan intensif. Hasil pelaksanaan menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam kemampuan masyarakat memahami pengelolaan keuangan dan mengenali ciri-ciri investasi bodong. Selain itu, kepercayaan diri masyarakat dalam mengambil keputusan keuangan juga meningkat, mencerminkan bertambahnya efikasi keuangan. Program ini membuktikan bahwa pendekatan edukatif yang bersifat interaktif dan sesuai konteks lokal dapat memberikan perubahan positif dan berkelanjutan bagi masyarakat pedesaan.