Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Case Law

DINAMIKA PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP KORBAN KEKERASAN BERBASIS GENDER DI ERA DIGITAL Rasiwan, Iwan
Case Law : Journal of Law Vol. 6 No. 1 (2025): Case Law : Journal of Law | Januari 2025
Publisher : Program Studi Hukum Program Pasca Sarjana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/caselaw.v6i1.4754

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dinamika perlindungan hukum terhadap korban kekerasan berbasis gender (KBG) di era digital, dengan fokus pada kebijakan hukum yang ada dan tantangan dalam implementasinya. Dalam penelitian ini, digunakan pendekatan kualitatif dengan wawancara mendalam terhadap ahli hukum, aktivis gender, dan korban kekerasan berbasis gender digital. Temuan utama penelitian ini menunjukkan bahwa meskipun regulasi hukum terkait kekerasan berbasis gender di dunia digital sudah ada, penerapannya masih terkendala oleh ketidakjelasan prosedur, kurangnya pemahaman tentang hak-hak korban, serta keterbatasan aparat penegak hukum dalam menangani kasus digital. Penelitian ini juga mengungkapkan bahwa faktor budaya dan sosial memainkan peran besar dalam menghambat korban untuk melaporkan kekerasan berbasis gender digital. Berdasarkan temuan tersebut, penelitian ini merekomendasikan penguatan regulasi perlindungan hukum yang lebih komprehensif dan responsif terhadap perkembangan teknologi, serta peningkatan edukasi kepada masyarakat mengenai hak-hak korban dan cara melaporkan kekerasan berbasis gender di dunia maya. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam pengembangan kebijakan yang lebih efektif untuk melindungi korban kekerasan berbasis gender di dunia digital.
EFEKTIFITAS PENERAPAN DIVERSI DALAM SISTEM PERADILAN PIDANA ANAK Rasiwan, Iwan; Haris, Abdul; Maulana Suwanta, Yusup
Case Law : Journal of Law Vol. 6 No. 1 (2025): Case Law : Journal of Law | Januari 2025
Publisher : Program Studi Hukum Program Pasca Sarjana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/caselaw.v6i1.4755

Abstract

Studi ini mengevaluasi efektivitas penerapan mekanisme diversi dalam sistem peradilan pidana anak di Indonesia, dengan tujuan memahami sejauh mana diversi mendukung rehabilitasi anak dan perlindungan hak-haknya. Menggunakan pendekatan yuridis normatif, penelitian ini menganalisis regulasi, data empiris, dan literatur yang relevan untuk mengidentifikasi tantangan implementasi serta solusi yang potensial. Temuan penelitian menunjukkan bahwa meskipun kerangka hukum Indonesia, termasuk Undang-Undang No. 11 Tahun 2012, telah mengadopsi prinsip keadilan restoratif, penerapan diversi masih menghadapi hambatan yang signifikan. Tantangan tersebut meliputi kurangnya pemahaman di kalangan aparat penegak hukum dan masyarakat, keterbatasan infrastruktur, serta data evaluasi yang terfragmentasi. Studi ini menyoroti bahwa keberhasilan diversi sangat bergantung pada kolaborasi lintas sektor, keterlibatan keluarga, dan pendekatan berbasis komunitas. Dibandingkan dengan praktik di negara-negara seperti Belanda dan Swedia, Indonesia perlu meningkatkan pelatihan bagi aparat penegak hukum, mengembangkan infrastruktur rehabilitasi, dan memperkuat dukungan komunitas. Penelitian ini berkontribusi terhadap literatur dengan memberikan wawasan tentang penerapan diversi dalam konteks lokal Indonesia serta menawarkan rekomendasi kebijakan berbasis bukti. Selain itu, penelitian ini mendorong pengembangan sistem evaluasi berbasis data dan fokus pada dampak jangka panjang dari diversi untuk reformasi yang lebih efektif dalam sistem peradilan pidana anak.