Putri, Hadeci Lovenda
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Studi kasus: Asuhan keperawatan pasien dengan cedera kepala berat di Instalasi Gawat Darurat (IGD): Case Study: Nursing care for patient with severe head injury in the Emergency Department Putri, Hadeci Lovenda; Trisna, Efa
Jurnal Ilmiah Keperawatan (Scientific Journal of Nursing) Vol. 11 No. 1 (2025): JiKep | Februari 2025
Publisher : UPPM STIKES Pemkab Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33023/jikep.v11i1.2365

Abstract

Cedera kepala berat merupakan salah satu tantangan kesehatan yang paling mengkhawatirkan di seluruh dunia. Kondisi ini menjadi penyebab utama mortalitas, morbiditas, dan masalah kesehatan serius lainnya. Cedera kepala dapat disebabkan oleh berbagai faktor, seperti terjatuh dari ketinggian, kecelakaan di rumah, di kantor, atau saat berolahraga, serta penyerangan fisik, tembakan ke kepala, dan kecelakaan lalu lintas. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk memberikan asuhan keperawatan bagi pasien yang mengalami cedera kepala berat akibat kecelakaan lalu lintas. Metode penelitian yang digunakan deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Sampel berjumlah satu orang yang mengalami kegawatdaruratan di IGD RS Abdoel Moeloek Lampung. Pengumpulan data dilakukan melalui anamnesis, pengkajian Primer: Airway, Breathing, Circulation, Disability dan studi dokumentasi rekam medik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pasien berada dalam kategori triage warna merah, dengan diagnosa utama adalah bersihan jalan napas tidak efektif. Dalam penanganannya dilakukan penerapan manajemen jalan napas yang meliputi posisi semi-fowler, pemasangan OPA, tindakan suction, dan pemberian oksigenasi melalui NRM dengan aliran 15 liter per menit. Penelitian ini menekankan betapa pentingnya prosedur penanganan jalan napas yang cepat dan akurat dalam mengelola pasien cedera kepala berat, guna mencegah komplikasi yang lebih serius dan meningkatkan peluang pemulihan.
The Impact of Regular Foot Exercise on Blood Glucose Reduction in Type II Diabetes Patients: A Case Study Trisna, Efa; Jamila, Jamila; Setiawati, Setiawati; Hartati, Sri; Wibowo, Wahyu Dwi Ari; Putri, Hadeci Lovenda; Syifa, Faidana Yaumil
MAHESA : Malahayati Health Student Journal Vol 5, No 10 (2025): Volume 5 Nomor 10 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mahesa.v5i10.22234

Abstract

ABSTRACT Elevated blood glucose levels in type II diabetes mellitus (DM) can lead to chronic complications, including cardiovascular, renal, and neurological disorders. The prevalence of type II DM in Indonesia continues to increase, particularly among older adults, many of whom face challenges in adhering to treatment. Non-pharmacological therapies, such as foot exercise, are considered beneficial in improving glycemic control and enhancing lower limb circulation. To describe the outcomes of implementing foot exercise as a nursing intervention for older adults with type II DM who experience unstable blood glucose levels in the working area of Panjang Public Health Center, Bandar Lampung. This case study involved two older adults diagnosed with type II DM. The intervention included foot exercise therapy conducted three times a week over six sessions, each lasting 15–20 minutes. The approach utilized family-centered nursing care with education and monitoring of blood glucose before and after each session. Subject I showed a reduction in random blood glucose levels from 232 mg/dl to 182 mg/dl after three sessions. Subject II experienced a decrease from 248 mg/dl to 189 mg/dl. The variation in reduction was influenced by factors such as medication adherence, presence of comorbidities (e.g., hypertension and diabetic neuropathy), and family involvement. Foot exercise therapy can effectively reduce blood glucose levels in older adults with type II DM. This intervention is recommended as a complementary nursing strategy in diabetes management. Keywords: Foot Exercise, Hyperglycemia, Older Adults, Non-Pharmacological Therapy, Type II Diabetes Mellitus.
Pendidikan Seksual dan Kesehatan Reproduksi Remaja Pria di LPKA Kelas II Bandar Lampung Tiala, Nur Hijrah; Syifa, Faidana Yaumil; Manurung, Idawati; Syafrinanda, Virginia; Putri, Hadeci Lovenda; Fauziyah, Ageng Hasna
Jurnal Medika: Medika in progres
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/dke5g960

Abstract

Remaja merupakan kelompok rentan yang membutuhkan informasi yang tepat mengenai kesehatan reproduksi, terutama pada lingkungan terbatas seperti Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) yang memiliki keterbatasan akses edukasi kesehatan. Rendahnya pengetahuan remaja tentang kesehatan reproduksi berpotensi meningkatkan risiko perilaku seksual yang tidak sehat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman remaja pria mengenai pendidikan seksual dan kesehatan reproduksi di LPKA Kelas II Bandar Lampung. Metode yang digunakan adalah penyuluhan dengan pendekatan ceramah interaktif dan diskusi, melibatkan 43 remaja pria. Evaluasi dilakukan menggunakan pre-test dan post-test untuk mengukur perubahan tingkat pengetahuan peserta. Hasil menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada kategori pengetahuan baik dari 18,6% menjadi 62,8%, serta penurunan kategori pengetahuan kurang dari 46,5% menjadi 9,3%. Selain itu, peserta menunjukkan antusiasme tinggi melalui partisipasi aktif dalam diskusi. Temuan ini menunjukkan bahwa edukasi kesehatan reproduksi efektif dalam meningkatkan pengetahuan remaja. Oleh karena itu, program edukasi yang terstruktur, interaktif, dan berkelanjutan sangat penting untuk mendukung perubahan perilaku kesehatan reproduksi remaja secara optimal.