Tuhana
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

L PELATIHAN IMPLEMENTASI KEBIJAKAN KURIKULUM MUATAN LOKAL DI KABUPATEN SUKOHARJO Leny Noviani; Budiati, Atik Catur; Tuhana; Cahyaningsih, Diana Tantri; Wirajaya, Asep Yudha; Sudarsana; Setyowati, Kristina; Khoiriyah, Siti; Supriyadi; Rinanto, Yudi
Transformasi dan Inovasi : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 1 (2025): Volume 5, Nomor 1, Januari 2025
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jpm.v5n1.p32-38

Abstract

The Sukoharjo Regency Government regrouped 16 elementary schools (SD) into 8 SD in 2022. This regrouping was legalized through Regent's Decree No. 420/376/2022 dated July 12, 2022. One of the reasons for this regrouping was because the number of students was small and not growing. The problem that is a priority for partners is how to overcome misconceptions about the implementation of local wisdom in elementary schools so that it can improve the quality of graduates so that it can increase public interest. The solution to overcome this is the socialization of the concept of local wisdom curriculum, which includes religious content, character education, and local wisdom-based learning. This service method uses a participatory approach. The training activity was attended by 60 people, consisting of school supervisors, principals, and teachers. Participants' understanding of the material can be seen from the participants' ability to compile local content work programs, which are outlined in mind maps during the training activities. Based on feedback from participants, it shows that participants consider this training program very good in terms of: clarity of activity objectives, relevance of activities to participant needs, systematic presentation of materials, added value of the materials presented, time allocation, and achievement of activity objectives.
Penguatan science based policy pada pemanfaatan riset dan inovasi guna mewujudkan daya saing daerah Sarjiyanto; Tuhana; Sudarsana; Noviani, Leny; Ismoyowati, Dewi; Istiqomah, Nurul; Setyawan, Ary; Mafruhah, Izza; Rinanto, Yudi; Wirajaya, Asep Yudha; Perdana, Dian Noor Citra
Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (JP2M) Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/jp2m.v5i1.21517

Abstract

Transformasi Badan Perencanaan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah (BAPPELBANGDA) menjadi Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (BAPPERIDA) mempunyai konsekuensi diantaranya perlu menyusun blueprint dalam upaya meningkatkan penelitian, pengembangan, pendayaan ilmu pengetahuan dan teknologi, dan inovasi daerah berdasarkan science based policy guna menciptakan daya saing daerah. Namun demikian, permasalahan mitra saat ini khususnya BAPPERIDA adalah hasil penelitian belum sepenuhnya dimanfaatkan oleh perangkat daerah dan Pemerintah Daerah juga belum memiliki blueprint atau roadmap penelitian dan inovasi untuk 5-10 tahun kedepan yang inovatif dan sesuai kebutuhan daerah. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberikan pendampingan dan penguatan kepada BAPPERIDA Solo Raya melalui implementasi science based policy melalui penguatan penelitian, pengembangan, dan inovasi dalam rangka meningkatkan daya saing daerah. Metode yang digunakan adalah metode Participatory Action Research (PAR) dengan berpartisipasi dalam kegiatan penyusunan roadmap dan implementasi science based policy. Hasil pengabdian adalah masukan dan rancangan blueprint dan roadmap BAPPERIDA Kabupaten/ Kota di Solo Raya.  Peningkatan pemahaman aparatur tehnoktarik tentang pentingnya kebijakan berdasarkan penelitian. Hal ini membantu BAPPERIDA Kabupaten/ Kota Solo Raya mengoptimalkan pemanfaatan hasil penelitian   dan inovasi baru dalam menciptakan produk kebijakan dan semakin kuatnya science based policy dalam mewujudnya daya saing daerah.