Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Urgensitas Sumber Daya Pendukung Keberhasilan Dalam Pelaksanaan Kurikulum PAI Suadi
Tarbawi : Jurnal Studi Pendidikan Islami Vol. 10 No. 2 (2022): Tarbawi : Jurnal Studi Pendidikan Islami (Oktober)
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Pasuruan, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55757/tarbawi.v10i2.314

Abstract

This research aims to find out things that are very related and important in supporting success in implementing the curriculum. This research uses a library research method, namely research based on the opinions of educational experts. Important components as supporting resources for the successful implementation of the curriculum include the implementation of education management in the micro scope called school management, utilization of learning resources, teacher performance and professionalism. However, in the author's opinion, one of the most urgent things is micromanagement support. And the essence of school management lies in leadership. Because it is through intelligent leadership that curriculum planning, implementation and evaluation can be carried out effectively, efficiently, accountably and transparently.
Konsep Pendidikan Islam Perspektif KH. Hasyim Asy’ari dan KH. Ahmad Dahlan Suadi; Hamdan Robbani
Tarbawi : Jurnal Studi Pendidikan Islami Vol. 11 No. 2 (2023): Tarbawi : Jurnal Studi Pendidikan Islami (Oktober)
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Pasuruan, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55757/tarbawi.v11i2.364

Abstract

Islamic education is basically a step in the right direction. This improvement, which has occurred since the Prophet Muhammad SAW lived until recently, was the result of completed direction from Allah. Numerous Muslim academic experts have focused their attention on Islamic education and have produced numerous publications in this area. K.H. Ahmad Dahlan placed Muslims at the center of science, while K.H. Hasyim Asy`ari prioritized religious education over general education. K.H. Ahmad Dahlan presented two ideas regarding the outcomes of Islamic education: the creation of intellectual ulama and the intellectual ulama itself. According to K.H. Hasyim Asy`ari and K.H. Ahmad Dahlan, the idea of Islamic education is highly helpful in expanding Islamic education in this nation and can result in Muslims who are whole and true to their nature. Furthermore, it is a very good idea to implement in this country since the concept they developed can help shape a progressive society or pupils who can meet the problems of this globalized period
Implementasi Nilai Karakter Religius Dalam Upaya Mendisiplinkan Siswa Di Smk Syamsul Arifin Pukul Kraton Pasuruan Suadi Suadi; Siti Aisyah
Tarbawi : Jurnal Studi Pendidikan Islami Vol. 12 No. 1 (2024): Tarbawi : Jurnal Studi Pendidikan Islami (April)
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Pasuruan, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55757/tarbawi.v12i1.537

Abstract

Pendidikan karakter memiliki peran penting dalam upaya melatih seseorang sehingga dapat menempatkan dimana pun dia berada. Jika kita melihat kehidupan biasa, kita dapat melihat bahwasanya masih banyak yang belum bisa menghormati norma-norma dan peraturan yang berlaku. Kedisplinan siswa di SMK Syamsul Arifin Pukul Kraton Pasuruan di rancang dengan mengimplementasikan nilai karakter religius, yang mana peneerapan nilai karakter ini di tunjang dengan kegiatan seperti tahfidz sebelum pembelajaran, sholat dhuhur berjamaah dan ziaroh kubur. Penelitian ini bertujuan mendiskripsikan perencanaan nilai karakter religius, implementasi nilai karakter religius dan faktor pendukung serta penghambat implementasi nilai karakter religius dalam upaya mendisiplinkan siswa di SMK Syamsul Arifin Kraton Pasuruan. Penilitian ini menggunakan penelitian kualitatif. Penelitian kualitatif adalah pendekatan penelitian yang tidak bisa di peroleh melalui prosedur-prosedur statistik dan melalui kuantifikasi (pengukuran). Adapun jenis penelitian ini menggunakan deskriptif yang di lakukan oleh peneliti sendiri. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa:1) bahwa perencanaan kegiatan religius yang di terapkan oleh pihak sekolah berdasarkan kesepakatan bersama dalam sebuah rapat, 2) implementasi nilai karakter religius berupa tahfidz di awal pembelajaran, 3) Faktor pendukung implementasi nilai karakter religius yakni dukungan walimurid, sarana dan prasarana yang memadai dan siswa yang berdomisili pesantren. Sedangkan faktor penghambat nya adalah kurangnya kediplinana dari guru pendamping, adanya covid-19 dan adanya siswa yang tidak berdomisili pesantren.
Sosiologi Komunikasi Digital di Pesantren: Tinjauan Sistematis Interaksi Guru-Siswa di Era Siber Abu Amar Bustomi; Suadi Suadi; Samuel Karim
Tarbawi : Jurnal Studi Pendidikan Islami Vol. 13 No. 2 (2025): Tarbawi : Jurnal Studi Pendidikan Islami (Oktober)
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Pasuruan, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55757/tarbawi.v13i2.557

Abstract

Pada era transformasi digital, sosiologi komunikasi dan interaksi antara guru serta siswa di sekolah-sekolah Islam telah mengalami pergeseran fundamental dari pola tradisional ke arah interaksi berbasis siber. Selama dua dekade terakhir, penelitian mengenai adaptasi institusi pendidikan Islam terhadap teknologi informasi di Indonesia telah meningkat secara signifikan. Studi ini mengevaluasi dinamika interaksi guru-siswa dalam ekosistem digital serta menyelidiki faktor-faktor sosiologis dan komunikatif yang berkontribusi pada efektivitas pendidikan Islam modern. Tinjauan sistematis dan meta-analitik dilakukan, mencakup 364 studi terkait digital learning dan pendidikan Islam yang terdaftar di Scopus dan diterbitkan antara tahun 2008 dan 2026. Studi-studi ini mencakup data dari berbagai institusi pendidikan Islam di Indonesia dan menghasilkan estimasi ukuran efek untuk analisis mendalam. Dengan menerapkan analisis sintesis kualitatif dan kuantitatif, hasilnya menunjukkan dampak positif yang signifikan namun moderat terhadap kualitas interaksi edukatif siswa melalui platform digital. Selain itu, variabel seperti literasi digital guru, integrasi nilai akhlak dalam ruang siber, dan peran manajemen madrasah ditemukan secara signifikan memengaruhi hasil komunikasi, sementara faktor lokasi geografis tidak berpengaruh secara dominan. Implikasinya bagi pengembangan model komunikasi partisipatif dan kebijakan manajemen pendidikan Islam di era digital dieksplorasi secara mendalam.
Ekonomi Sirkular Berbasis Teori U untuk Pengelolaan Sampah Plastik di Desa Ngadimulyo Enik Sulistyowati; Makhfud Syawaludin; Abd. Azis; Yusuf Yusuf; Suadi Suadi
Jurnal Medika: Medika in progres
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/r82kes74

Abstract

Sampah plastik menjadi permasalahan lingkungan mendesak di Indonesia, di mana 4,9 juta ton dari total 7,8 juta ton sampah plastik per tahun tidak terkelola dengan baik (World Bank, 2021). Di Desa Ngadimulyo, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Pasuruan, kondisi ini diperparah oleh rendahnya kesadaran masyarakat, terbukti hanya 100 dari 600 KK yang aktif dalam sistem pengelolaan sampah desa. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PKM) ini dilaksanakan untuk membangun sistem pengelolaan sampah plastik berbasis ekonomi sirkular sekaligus mengubah pola pikir masyarakat secara mendasar melalui pendekatan Teori U (Presencing Theory). Metode pelaksanaan mengintegrasikan lima fase Teori U – co-initiating, co-sensing, presencing, co-creating, dan co-evolving, dengan pelatihan teknologi tepat guna, lokakarya reflektif, dan pendampingan berbasis komunitas. Hasil kegiatan menunjukkan tiga inovasi produk bernilai ekonomi: (1) ecobrick dari sampah plastik non-organik, (2) kompos dari limbah dapur rumah tangga, dan (3) bata ekologis dari abu sisa pembakaran sampah. Terbentuknya unit Bank Sampah Plastik Desa membuktikan terjadinya transformasi pola pikir masyarakat dari paradigma linier "gunakan-buang" menuju kesadaran sirkular yang menempatkan sampah sebagai sumber daya ekonomi. Program ini berkontribusi terhadap pencapaian SDGs 11 dan 12 tentang komunitas berkelanjutan serta pola konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab.
IMPLEMENTASI GAME EDUKATIF BERBASIS QUIZIZZ UNTUK MENINGKATKAN MINAT BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN AKIDAH AKHLAK Muhammad Hasani Zuhri; Suadi
As-Sulthan Journal of Education Vol. 3 No. 4 (2026): Juli
Publisher : As-Sulthan Journal of Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to describe the implementation of Quizizz-based educational games in Akidah Akhlak learning, analyze students' learning interest after the application of Quizizz media, and identify the supporting and inhibiting factors. This research uses a qualitative approach with a descriptive type. The research location is at MA YTI Nguling, Pasuruan, involving the Akidah Akhlak teacher and 11th-grade students (14 students). Data collection techniques include participant observation, in-depth interviews, and documentation study. Data analysis was performed through data reduction, data display, and conclusion drawing/verification. The validity of the data was ensured through prolonged engagement, source and method triangulation, and member checking. The findings reveal that: (1) The implementation of Quizizz was carried out through three stages: planning, execution, and evaluation; (2) Students' learning interest significantly increased across all four indicators: feelings of enjoyment, attention and concentration, activeness and engagement, and interest in continuous learning; (3) Supporting factors include device availability, student enthusiasm, teacher support, and Quizizz features; while inhibiting factors include device limitations, signal interference, and initial student distraction. This research contributes to the modification of digital media implementation theory and formulates the principle of "Meaningful Digital Wasilah" in an Islamic perspective.