Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Improving the Business Production of Sumedang Tofu Through Equipment Provision and Business Assistance: Peningkatan Produksi Usaha Tahu Sumedang Melalui Penyediaan Peralatan dan Pendampingan Usaha Fatira AK, Marlya; Suadi, S.; Safrida, Eli; Sebayang, Rihat; Nurlinda, N.
Mattawang: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2020)
Publisher : Yayasan Ahmar Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (81.304 KB) | DOI: 10.35877/454RI.mattawang207

Abstract

This article about efforts to increase the production of Sumedang Tofu as the small and micro business through the Supply of Equipment and Business Assistance. These programs do to increase the production of Sumedang tofu according to market needs. These programs expected that business owners understand how to make simple financial statements understand about healthy and safe ways to dispose of business waste, able to see business opportunities from the management of business waste know for future business development, Provide brand signs to introduce business to the wider community. The method used in this community service program is collecting data/information about prospective partners through surveys and interviews. The information is analyzed descriptively, implemented, and carried out an evaluation of the community service program as a whole to see compliance with the output target. The results show that the customer order service is able to be produced with tofu grinding machines with a capacity of 50 kg/hour, limited production equipment can be overcome with the engine the problem of recording business financial statements has now been able to be separated and carried out in accordance with the material that was submitted during the training for recording simple financial statements. Abstrak Artikel ini membahas tentang upaya peningkatan produksi tahu sumedang sebagai Usaha Kecil dan Mikro (UKM) melalui penyediaan alat dan bantuan usaha. Program ini dilakukan untuk meningkatkan produksi tahu Sumedang sesuai kebutuhan pasar. Melalui program ini diharapkan para pelaku usaha memahami bagaimana membuat laporan keuangan yang sederhana, memahami tentang cara-cara yang sehat dan aman untuk membuang sampah usaha, mampu melihat peluang usaha dari pengelolaan sampah usaha tahu untuk pengembangan usaha kedepannya, Memberikan rambu merek untuk memperkenalkan usaha kepada masyarakat luas. Metode yang digunakan dalam program pengabdian masyarakat ini adalah pengumpulan data / informasi tentang calon mitra melalui survei dan wawancara. Informasi tersebut dianalisis secara deskriptif, dilaksanakan dan dilakukan evaluasi program pengabdian kepada masyarakat secara keseluruhan untuk melihat kesesuaian dengan target keluaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa customer order service mampu diproduksi dengan mesin gerinda tahu berkapasitas 50 kg/jam, terbatasnya alat produksi dapat diatasi dengan mesin permasalahan pencatatan laporan keuangan usaha kini sudah dapat dipisahkan dan dilaksanakan sesuai dengan materi yang disampaikan selama pelatihan pencatatan laporan keuangan sederhana.
Kecurangan Akademik dalam Moda Pembelajaran Digital di Perguruan Tinggi Ainul Yaqin; Suadi Suadi
Hikmah Vol. 19 No. 2 (2022): Juli-Dember 2022
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Sumatera Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (626.043 KB) | DOI: 10.53802/hikmah.v19i2.164

Abstract

Education actually has the task of forming the character of students, one of which is honest character. However, the educational process itself sometimes provides opportunities for students to deviate from honest character, for example the facilities for academic cheating in online learning are provided. This research is aimed at exploring forms of academic cheating in digital learning and their causes, and efforts to overcome them from the perspective of students. This type of qualitative research was deliberately chosen because it has adequate tools to be able to explore data in detail and depth. Data collection uses observation, interviews and documentation studies. The results of the study concluded that the prominent mode of academic cheating was taking material from the internet without using scientific principles (plagiarism) and copying the work of friends to send as their work (cheating). The cause of academic cheating occurs is the ease of access to material from digital technology without an adequate academic cheating prevention system and the mentality or character factors of students. Various techniques to deal with academic cheating include; strengthening character formation, giving strict punihsment, and changing assignments or exams to be individualistic by emphasizing meaningful analytical skills.
Peningkatan Prestasi Belajar Pendidikan Jasmani Olah Raga Kesehatan pada Materi Makanan Bergizi melalui Alat Peraga Gambar di Kelas II SDN Sejati 6 Kecamatan Camplong Kabupaten Sampang Tahun Pelajaran 2018/2019 Suadi Suadi
Journal on Education Vol 5 No 3 (2023): Journal on Education: Volume 5 Nomor 3 Tahun 2023
Publisher : Departement of Mathematics Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Media or educational media is commonly referred to as Audio Visual Aids (AVA). Audio means hearing, visual means seeing while aids means tools. Thus AVA is the same as a tool used in the learning process to facilitate the process of understanding concepts in students (Sahertian, 2006: 200). The purpose of this study in general was to get an overall picture of the activities to improve skills in solving fraction problems in Physical Education subjects in class II semester 1 UPTD SDN Sejati 6 Camplong District, Sampang Regency using visual aids. The use of picture teaching aids as learning media can improve student achievement in Physical Education subjects, especially in the subject of nutritious food in second semester 1st graders of UPTD SDN Sejati 6 Camplong District, Sampang Regency, which was marked by an increase in the value of learning outcomes that were originally 61.9 increased to 68.9 in the implementation of the improvement cycle I and 77.4 in the implementation of the improvement in the second cycle and the percentage of success from 30% before implementing the learning improvement to 45% in the improvement in the first cycle and 95% in the improvement in the second cycle
Kecurangan Akademik dalam Moda Pembelajaran Digital di Perguruan Tinggi Ainul Yaqin; Suadi Suadi
Hikmah Vol. 19 No. 2 (2022): Juli-Dember 2022
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Sumatera Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53802/hikmah.v19i2.164

Abstract

Education actually has the task of forming the character of students, one of which is honest character. However, the educational process itself sometimes provides opportunities for students to deviate from honest character, for example the facilities for academic cheating in online learning are provided. This research is aimed at exploring forms of academic cheating in digital learning and their causes, and efforts to overcome them from the perspective of students. This type of qualitative research was deliberately chosen because it has adequate tools to be able to explore data in detail and depth. Data collection uses observation, interviews and documentation studies. The results of the study concluded that the prominent mode of academic cheating was taking material from the internet without using scientific principles (plagiarism) and copying the work of friends to send as their work (cheating). The cause of academic cheating occurs is the ease of access to material from digital technology without an adequate academic cheating prevention system and the mentality or character factors of students. Various techniques to deal with academic cheating include; strengthening character formation, giving strict punihsment, and changing assignments or exams to be individualistic by emphasizing meaningful analytical skills.
Systematic Literature Review dan Meta-Analisis: Tipografi dan Komunikasi Visual pada Mushaf Digital dan Aplikasi Hadis dalam Meningkatkan Literasi Digital Muslim Moh. Amiril Mukminin; Suadi Suadi
Dimensi : Jurnal Ilmiah Komunikasi dan Seni Desain Grafis Vol. 6 No. 2 (2026): Dimensi : Jurnal Ilmiah Komunikasi dan Seni Desain Grafis (Januari)
Publisher : University of Nahdlatul Ulama Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55757/dimensi.v6i2.398

Abstract

Di era Society 5.0 yang serba digital, keterampilan literasi informasi dan visual menjadi kompetensi krusial bagi siswa untuk memfilter konten keagamaan, di mana pengajaran berbasis desain interaktif dipandang sebagai strategi kreatif yang efektif untuk meningkatkan keterlibatan kognitif. Selama ini, penelitian lebih banyak berfokus pada validitas konten teks suci, namun masih jarang mengevaluasi bagaimana aspek estetika dan fungsionalitas visual berdampak pada pemahaman pengguna. Penelitian ini dilakukan untuk mengevaluasi dampak desain tipografi dan elemen komunikasi visual pada aplikasi keagamaan terhadap pengembangan aspek kognitif dan psikomotorik pengguna dalam berinteraksi dengan teknologi. Tujuan utama penelitian adalah menyintesis efektivitas variabel visual dalam meningkatkan literasi digital muslim secara sistematis. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) dan meta-analisis dengan protokol PRISMA, mencakup tinjauan terhadap 31 dokumen terpilih dari database Scopus (2020-2026) melalui teknik analisis effect size. Perangkat lunak CMA (Comprehensive Meta-Analysis) digunakan untuk mengolah data kuantitatif. Hasil penelitian memaparkan bahwa tipografi yang presisi dan interface yang ergonomis memberikan dampak positif yang signifikan terhadap kecepatan pemahaman teks, dengan scaffolding visual sebagai variabel penentu utama. Temuan menunjukkan bahwa skema warna tidak berpengaruh signifikan secara langsung terhadap retensi hafalan, namun sangat memengaruhi durasi penggunaan aplikasi. Kesimpulannya, integrasi desain komunikasi visual dalam media pendidikan Islam bukan sekadar pelengkap estetika, melainkan instrumen esensial dalam kebijakan kurikulum pendidikan digital masa depan
Integrasi Nilai Aswaja An-Nahdliyah dalam Transformasi Peran Gender: Analisis Fungsional Hadis Mālik Ibn Al-Huwayrith untuk Ko-Parenting di Lingkungan Nahdlatul Ulama Shafa Alistiana Irbathy; Moh. Amiril Mukminin; Suadi Suadi
Ashlach : Journal of Islamic Education Vol. 3 No. 2 (2025): Ashlach: Journal of Islamic Education (Oktober)
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Pasuruan, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55757/ashlach.v3i2.1088

Abstract

Keluarga Muslim di lingkungan Nahdlatul Ulama (NU) menghadapi tantangan transformasi peran gender yang memicu ketegangan antara tuntutan profesional dan kehidupan domestik. Penelitian ini bertujuan mengungkap dimensi etis Hadis Mālik ibn al-Huwayrith melalui pendekatan hermeneutika fungsional untuk mendukung praktik ko-parenting yang selaras dengan nilai Aswaja An-Nahdliyah. Metode yang digunakan adalah kualitatif berbasis studi pustaka dengan analisis interpretatif terhadap matan dan syarah hadis melalui lensa fungsionalisme sosial. Hasil penelitian merumuskan tiga prinsip utama: Tanggung Jawab Kolektif (Ta’awun), Fleksibilitas Peran (Tawassuth), dan Keseimbangan Fungsional (Tawazun). Temuan menegaskan bahwa pendidikan dan pengasuhan anak merupakan tanggung jawab kolektif tanpa sekat gender yang kaku demi menjaga stabilitas keluarga (hifz al-usrah). Simpulannya, integrasi nilai Aswaja dalam ko-parenting memberikan kerangka etis yang adaptif bagi keluarga NU untuk mencapai kemaslahatan di era modern sesuai tujuan syariat.
Transformasi Pendidikan Islam Berbasis Nilai-Nilai Aswaja An-Nahdliyah dalam Membentuk Kualitas Sumber Daya Manusia Muslim Indonesia di Era Globalisasi dan Digitalisasi Suadi Suadi; Aina Salsabila
Ashlach : Journal of Islamic Education Vol. 4 No. 01 (2026): Ashlach: Journal Of Islamic Education (April)
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Pasuruan, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55757/ashlach.v4i01.1281

Abstract

Transformasi pendidikan global membawa implikasi mendalam bagi pengembangan kualitas sumber daya manusia (SDM) Muslim Indonesia. Di tengah arus globalisasi dan digitalisasi yang masif, lembaga pendidikan Islam yang berafiliasi dengan Nahdlatul Ulama (NU) dituntut berinovasi tanpa melepaskan akar nilai-nilai Aswaja An-Nahdliyah. Penelitian ini menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) untuk menganalisis implikasi transformasi pendidikan global terhadap kualitas SDM Muslim Indonesia dalam perspektif nilai-nilai Aswaja An-Nahdliyah. Hasil kajian menunjukkan bahwa nilai Tawazun (keseimbangan), Tasamuh (toleransi), dan I'tidal (moderasi) memberikan landasan integratif yang kuat bagi LP Ma'arif NU dalam merespons tuntutan pendidikan global. Digitalisasi membuka peluang bagi inovasi pedagogis berbasis nilai NU, namun juga menghadirkan tantangan berupa kesenjangan digital dan erosi identitas keislaman. Penelitian ini menyimpulkan bahwa transformasi pendidikan Islam berbasis Aswaja An-Nahdliyah mampu menjadi model pengembangan SDM yang humanis, adaptif, dan berkarakter islami dalam menghadapi kompetisi global.
Pemberdayaan Masyarakat Pesisir melalui Inovasi Paving Block Berbahan Limbah Plastik Ning Mukaromah; Suadi
BAHRI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2026): BAHRI
Publisher : STIT Al - Ibrohimy Bangkalan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61815/bahri.v3i1.907

Abstract

Sampah plastik menjadi ancaman serius bagi ekosistem pesisir Desa Tambaklekok, Kecamatan Lekok, Kabupaten Pasuruan. Tingginya volume limbah plastik rumah tangga yang dibuang ke tambak, sungai, dan laut menyebabkan degradasi lingkungan sekaligus menekan kualitas kehidupan nelayan setempat. Artikel ini memaparkan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan oleh melalui program inovasi paving block berbahan limbah plastik sebagai solusi pengelolaan sampah berbasis pemberdayaan. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) dengan tahapan: asesmen kebutuhan berbasis survei dan FGD, pelatihan teknis pembuatan paving block, pendampingan produksi, serta evaluasi partisipatif. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa masyarakat, terutama kelompok karang taruna, mampu memproduksi paving block berbahan campuran limbah plastik dan pasir dengan komposisi optimal 25–30% yang memenuhi standar kekuatan tekan minimum. Selain itu, terjadi peningkatan signifikan pada kesadaran lingkungan dan keterampilan teknis peserta. Pembahasan mengaitkan temuan ini dengan teori ekonomi sirkular dan inovasi sosial, serta membandingkannya dengan program serupa di Lampung, Kota Serang, dan Ghana. Penelitian ini menyimpulkan bahwa inovasi paving block plastik berpotensi menjadi model pemberdayaan masyarakat pesisir yang replikatif dan berkelanjutan jika didukung oleh ekosistem kelembagaan yang kuat.
Integration of Fiqh Muamalah Teaching in Economic Education at Traditional Pesantren Suadi Suadi; Md. Akther Uddin; Amang Fathurrohman; Yusuf Yusuf; Neng Mukarromah
Bukhori: Kajian Ekonomi dan Keuangan Islam Vol 5 No 1 (2025): Juli
Publisher : Penerbit Goodwood

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35912/bukhori.v5i1.5158

Abstract

Purpose: This study aims to analyze the integration of Fiqh Muamalah in economic education at Pondok Pesantren Sidogiri. It explores how Fiqh Muamalah teachings are applied in the context of Islamic economic education at a traditional pesantren. Methodology/Approach: The research was conducted at Pondok Pesantren Sidogiri located in Pasuruan. The study uses a field research approach with a qualitative descriptive design. Data collection techniques involved interviews, observations, and documentation. Results/Findings: The study found that Pondok Pesantren Sidogiri successfully integrates Fiqh Muamalah with Islamic economic education through collective ijtihad and integrative ijtihad approaches. The pesantren also applies Islamic principles in its pesantren cooperatives and sharia financial institutions, contributing to the economic empowerment of the community. Conclusions: The findings indicate that the integration of Fiqh Muamalah at Pondok Pesantren Sidogiri strengthens the role of pesantren not only as a center of Islamic scholarship but also as an institution for developing Islamic economic practices. By contextualizing classical teachings with contemporary issues, the pesantren provides a model of how traditional Islamic education can remain relevant and contribute to community-based economic empowerment. Limitations: This study is limited to one pesantren, so the findings may not fully reflect the practices of other pesantren. The use of a descriptive qualitative method means that broad generalizations cannot be made. Contributions: This study contributes to the development of Islamic economic education at pesantren and can serve as a reference for further research on the integration of Fiqh Muamalah in economic education at traditional pesantren.
Kepemimpinan Pendidikan Dalam Kontek Islam Suadi
Tarbawi : Jurnal Studi Pendidikan Islami Vol. 10 No. 1 (2022): Tarbawi : Jurnal Studi Pendidikan Islami (April)
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Pasuruan, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55757/tarbawi.v10i1.305

Abstract

The existence of a leader in an educational institution is very important because it is one of the elements that will determine the preparation and process of realizing the institutional vision. Islamic, good and firm leadership is needed in every educational institution. because basically every educational institution needs a leader figure who masters various matters related to education. The success or failure of an educational institution is largely determined by the quality of leadership, because an outstanding school is a school that has effective leadership. This research includes library research, which is research that utilizes library sources to obtain research data, while the approach used is a qualitative research approach, namely systematic research used to study or research an object in a natural setting without any manipulation therein and without there is a hypothesis test. From this research, the concept of Islamic educational leadership is the art or skill of a leader influencing his subordinates in an effort to achieve educational goals in accordance with Islamic principles. The criteria for a leader who is the hope in Islamic education must be honest, fair and responsible, have a vision, and be able to provide inspiration, and be competent in their field. Educational Leadership Models in Islam, contingency, participation, goal oriented and achievement oriented.