Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Deiksis dalam Novel Kado Terbaik Karya J.S Khairen dan Implikasinya terhadap Pembelajaran Bahasa Indonesia di SMA Nurrahma Nurrahma; Jufri Jufri; Hajrah Hajrah
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 11 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v11i1.5393

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penggunaan deiksis dalam novel Kado Terbaik karya J.S Khairen dan implikasinya terhadap pembelajaran Bahada Indonesia di Sekolah Menengah Atas (SMA). Selanjutya, jenis penelitian ini ialah jenis penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Peneliti menggunakan teori dari Dell Hymes (1974) dan George Yule (2006). Teknik pengumpulan data berupa teknik dokumnetasi, teknik baca, dan teknik catat. Sumber data dalam penelitian ini yaitu novel Kado Terbaik karya J.S Khairen yang berjumlah 245 halaman. Hasil dalam penelitian ini ditemukan deiksis pada novel sebanyak 719 data, deiksis yang ditemukan meliputi deiksis persona 425 data, deiksis tempat 65 data, deiksis waktu 110 data, deiksis sosial 98 data, dan deiksis wacana 21 data. Berdasarkan deiksis tersebut dapat diketahui bahwa deiksis yang banyak ditemukan adalah deiksis persona. Kajian deiksis ini berimplikasi terhadap pembelajaran Bahasa Indonesia di SMA kelas XI pada pembelajaran karya sastra fiksi (novel). Deiksis dapat dimanfaatkan sebagai sumber belajar khususnya pada elemen menulis karena deiksis terkait dengan unsur-unsur karya sastra.
Terapi Terapi Sastra untuk Mengatasi Masalah Komunikasi dan Kepercayaan Diri Anak Yatim Usman Usman; Baharman Baharman; Muh. Syukri Gaffar; Nurrahma Nurrahma
Jurnal Abdimas Indonesia Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34697/jai.v5i4.2419

Abstract

Permasalahan terkait kepercayaan diri dan komunikasi sering dialami oleh siapa saja, termasuk anak-anak. Permasalahan ini akan menurunkan kesehatan mental anak-anak yang berakibat pada masalah kemampuan bersosialisasi di masyarakat. Terapi sastra adalah salah satu upaya untuk mengatasi masalah komunikasi dan kepercayaan diri pada anak-anak, khususnya pada anak-anak penghuni panti asuhan. Program terapi meliputi tahap persiapan, tahap pendekatan sastra, tahap pelatihan penulisan sastra, dan tahap pendampingan pelaksanaan terapi sastra. Terapi berjalan selama 2 kali pertemuan dan menghasilkan 10 karya dari anak-anak penghuni panti LSKA Panti Asuhan Nur Faisal, Samata Kabupaten Gowa. Hasil terapi sastra menunjukkan bahwa sastra, khususnya puisi dapat menjadi solusi untuk masalah komunikasi dan kepercayaan diri anak yatim dan memberi dampak yang signifikan bagi kemampuan berkomunikasi anak-anak yatim penghuni panti. Kepercayaan diri anak-anak dalam menuangkan ide dan perasaan mereka melalui puisi dan membacakan di depan anak-anak yang lain telah menunjukkan bahwa sastra menjadi salah satu media yang baik untuk meningkatkan kepercayaan diri anak-anak yatim. Kemampuan komunikasi juga terasah melalui tanya jawab antara penghuni panti dengan pengabdi sehingga anak-anak tidak lagi merasa malu untuk berbicara dengan orang lain.
INTERAKSI BAHASA DAN KOGNISI: PERSPEKTIF PSIKOLINGUISTIK MODERN Nurrahma Nurrahma; Muh Syukri Gaffar
Wahana Literasi: Journal of Language, Literature, and Linguistics Vol 5, No 2 (2025)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59562/wl.v5i2.84561

Abstract

Interaksi antara bahasa dan kognisi merupakan inti kajian psikolinguistik yang semakin berkembang secara multidisipliner. Meskipun penelitian di bidang ini telah banyak dilakukan, kajian yang mengintegrasikan perspektif neuropsikolinguistik modern dengan konteks lokal Indonesia masih sangat terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara sistematis mekanisme interaksi bahasa dan kognisi, menelaah proses produksi dan persepsi bahasa dari sudut pandang neuropsikolinguistik, serta mengeksplorasi implikasinya pada bidang pendidikan, terapi wicara, dan teknologi pengolahan bahasa. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain systematic literature review (SLR) yang mengacu pada pedoman PRISMA 2020. Sebanyak 28 sumber dari basis data Google Scholar, DOAJ, SINTA, Garuda, dan PubMed dipilih berdasarkan kriteria inklusi yang ketat, mencakup publikasi tahun 2013–2025 yang relevan dengan topik psikolinguistik dan kognisi bahasa. Lima tema utama teridentifikasi: (1) bahasa sebagai proses kognitif konstruktif yang melibatkan memori kerja dan perhatian selektif secara simultan; (2) produksi bahasa dikendalikan oleh area Broca melalui koordinasi motorik-linguistik; (3) persepsi bahasa melibatkan area Wernicke dan fasikulus arkuat sebagai jalur integrasi makna; (4) faktor sosioemosional seperti motivasi dan kecemasan linguistik memengaruhi efektivitas pemrosesan bahasa; serta (5) temuan psikolinguistik memiliki implikasi terapan pada pendidikan, terapi wicara, dan pengembangan teknologi NLP. Interaksi bahasa dan kognisi bersifat dinamis, multidimensional, dan saling bergantung. Penelitian lanjutan berbasis eksperimen dalam konteks bahasa Indonesia sangat diperlukan untuk memperkuat temuan ini.
DISRUPSI KESANTUNAN BERBAHASA PADA ERA MEDIA SOSIAL Nurrahma Nurrahma; Muh Syukri Gaffar
Manifestasi: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol 6, No 1 (2026): MARET 2026
Publisher : Manifestasi: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fenomena disrupsi kesantunan berbahasa di era digital semakin mengemuka seiringdengan meningkatnya penggunaan media sosial dan platform komunikasi daring dikalangan masyarakat Indonesia. Kemudahan akses informasi serta komunikasi instanyang ditawarkan oleh perkembangan teknologi telah membawa dampak signifikanterhadap perubahan pola interaksi sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisisbentuk-bentuk ketidaksantunan berbahasa yang muncul dalam komunikasi digital,mengidentifikasi faktor-faktor penyebabnya, serta mengevaluasi dampaknya terhadaptatanan sosial. Metode penelitian yang digunakan adalah kajian pustaka denganmengkaji sejumlah jurnal nasional yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwaketidaksantunan berbahasa di era digital muncul dalam berbagai bentuk, seperti ujarankebencian, provokasi, makian, serta penggunaan bahasa kasar yang tidak sesuai dengannorma budaya dan etika berbahasa Indonesia. Faktor-faktor penyebab krisis ini meliputirendahnya literasi digital, anonimitas pengguna, kurangnya pendidikan etikakomunikasi, serta budaya permisif di dunia maya. Ketidaksantunan tersebut tidak hanyamerusak hubungan sosial, tetapi juga mengancam nilai-nilai kesantunan yang menjadiidentitas masyarakat Indonesia. Oleh karena itu, diperlukan upaya strategis melaluiliterasi digital, pendidikan karakter, serta penguatan peran keluarga dan lembagapendidikan dalam menanamkan nilai-nilai etika berbahasa sejak dini.