Penelitian ini memiliki tujuan untuk menilai efektivitas program pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui pelatihan kewirausahaan dan dukungan modal di Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara. Masalah mendasar yang menjadi latar belakang studi ini adalah lemahnya performa UMKM yang disebabkan oleh keterbatasan modal, manajemen keuangan yang tidak optimal, dan akses pasar yang terbatas. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui wawancara mendalam dan observasi terhadap lima pelaku UMKM yang berpartisipasi dalam program. Temuan dari penelitian ini menunjukkan bahwa semua narasumber memiliki pemahaman yang baik tentang tujuan program dan menganggap program tersebut sesuai dengan sasaran yang ditetapkan. Dari perspektif keuangan, semua peserta melaporkan adanya peningkatan dalam omset dan keuntungan, dengan lonjakan paling signifikan mencapai dua kali lipat pada bisnis buket bunga dan 20–30 persen untuk usaha es krim. Dalam hal kapasitas sumber daya manusia, peserta menunjukkan perkembangan yang jelas dalam literasi keuangan, pengelolaan pembukuan sederhana, dan kemampuan merencanakan usaha yang terukur. Walaupun demikian, penelitian ini menyimpulkan bahwa jangkauan program perlu diperbesar, mengingat masih banyak pelaku UMKM yang belum menerima layanan. Studi ini menyarankan agar cakupan program ditingkatkan, pendampingan pascapelatihan diperkuat, serta dilakukan evaluasi rutin yang berbasis data untuk menjamin dampak yang lebih merata dan berkelanjutan.