Claim Missing Document
Check
Articles

PELATIHAN TEKNIS PEMELIHARAAN PEMBANGKIT LISTRIK ALTERNATIF PLTS DAN PLTMH DI KECAMATAN BULANGO ULU KABUPATEN BONE BOLANGO, GORONTALO Yunita Djamalu; Burhan Liputo; Evi Sunarti Antu
Jurnal Abdimas Gorontalo (JAG) Vol 1 No 1 (2018): Jurnal Abdimas Gorontalo (JAG) Vol 1 No 1 Oktober 2018
Publisher : UPPM Politeknik Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30869/jag.v1i1.709

Abstract

Desa Pilolayeha dan desa Suka Makmur telah memiliki pembangkit listrik alternatif seperti PLTS dan PLTMH. Pembangkit ini memanfaatkan energi matahari dan energi air sebagai sumber pembangkitdaya listrik yang digunakan warga dua desa tersebut untuk berbagai aktivitas kebutuhan.Persoalannya adalah aspek konsevasi dan pemeliharaan sistem pembangkit secara teknis belumdipahami masyarakat sehingga kepedulian untuk melakukan kegiatan dimaksud baik secara personalmaupun bersama belum dilakukan. Hal ini dapat berdampak pada eksistensi operasi dan pemeliharaansistem pembangkit yang selama masih mengandalkan intervensi pemerintah daerah setempat. Solusipersoalannya adalah pembinaan pengetahuan dan pemahaman masyarakat pemberdayaan pengelolaansistem pembangkit PLTS dan PLTMH melalui pelatihan praktis. Kegiatan Pengabdian kepadaMasyarakat (PkM) dimaksudkan untuk solusi-solusi tersebut. Kegiatan PkM ini dilaksanakan melaluibeberapa tahapan, yaitu survei kondisi desa, koordinasi pemerintah desa, sosialisasi pendahuluan,sosialisasi pelaksanaan dan pelaksanaan kegiatan dan pelatihan. Berdasarkan hasil PkM diperolehhasil bahwa masyarakat secara umum telah mengetahui dan memahami bagaimana seharusnyapengelolaan sistem pembangkit listrik alternatif tersebut.
Menentukan Kerugian Energi pada Komponen Utama PLTU Menggunakan Simulasi Cylcle Tempo Romi Djafar; Burhan Liputo; Yunita Djamalu
Jurnal Teknologi Pertanian Gorontalo (JTPG) Vol 7 No 1 (2022): Jurnal JTPG (Mei)
Publisher : PROGRAM STUDI MESIN DAN PERALATAN PERTANIAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30869/jtpg.v7i1.911

Abstract

Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) tersusun atas komponen utama boiler, turbin, pompa, dan kondensor. Dalam pengoperasian komponen PLTU tersebut akan beroperasi secara terus menerus selama 24 jam apabila tidak terjadi shutdown akibat gangguan maupun kegiatan maintenance dan lain sebagainya. Kondisi ini akan mempengaruhi performa subsistem PLTU akibat umur pemakaian yang makin lama. Oleh karena itu, perlu adanya kegiatan identifikasi tiap komponen yang sudah tidak standar sehingga terjadi kerugian energi yang mengakibatkan penurunan efesiensi. Tujuan penelitian ini adalah menaksir kerugian-kerugian energi pada subsistem PLTU untuk kondisi desain yang nantinyajadi referensi kondisi eksisting kedepannya. Penelitian ini dilakukan melalui pemodelan simulasi cycle tempo menggunakan data desain (heat balance and mass diagram) PLTU Molotabu Gorontalo kapasistas 2x12.5 MW. Berdasarkan hasil simulasi diperoleh efisiensi termal boiler yaitu 85,03%, efisiensi gross electricity sebesar 23,803% serta efesiensi net sebesar 23.3%. Sedangkan kerugian energi terbesar terjadi pada kondensor sebesar 46,68% dari total energi yang hilang ke lingkungan.
Studi Eksperimen Biodigester Menggunakan Kombinasi Eceng Gondok dan Kotoran Sapi Muhammad Zahri Abdul Rahim; Romi Djafar; Yunita Djamalu; Burhan Liputo
Jurnal Teknologi Pertanian Gorontalo (JTPG) Vol 8 No 1 (2023): Jurnal JTPG (Mei)
Publisher : PROGRAM STUDI MESIN DAN PERALATAN PERTANIAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30869/jtpg.v8i1.1166

Abstract

Danau limboto menjadi sebuah ikon penting yang ada di Propinsi Gorontalo yang harus dilestarikan dari berbagai bentuk pencemarannya. Salah satu masalah yang belum terselesaikan hingga saat ini adalah penanganan pertumbuhan enceng gondok yang telah menutupi sebagaian besar permukaan air danau tersebut. Mengingat banyaknya enceng gondok yang tumbuh liar di dalam danau limboto dapat dimanfaatkan sebagai menjadi bahan bakar energi alternatif seperti Biogas. Biogas itu sendiri sebagai Salah satu energi terbarukan yang dapat dimanfaatkan sehari-hari mulai memasak hingga kebutuhan listrik dengan menggunakan alat berupa biodigester. Hal ini dapat menjadi salah satu solusi permasalahan energi saat ini. Tujuan penelitian adalah merancang biodigester skala mikro dan mengetahui perbandingan yang optimal untuk mendapatkan hasil biogas yang terbaik. Untuk mendapatkan hasil penelitian maka dilakukan variasi perbandingan 1:1., 1:2., dan 1:3 dari bahan baku enceng gondok dan kotoran Sapi. Berdasarkan hasil penelitian maka diperoleh perbandingan enceng gondok dan feses sapi 1:1, 1:2 dan 1: 3 dengan lama fermentasi mulai terbentuknya gas metan masing-masing 7, 9 dan 12 hari. Hasil uji nyala api dari digester perbandingan enceng gondok tetap sebanyak 5 kg dengan perubahan jumlah feses sapi sebesar 5 kg, 2.5 kg dan 1.25 di peroleh masing-masing 8.5 menit, 5, 4 meni dan 3.5 menit.
PEMANFAATAN PENGERING EFEK RUMAH KACA (ERK) SEBAGAI ALTERNATIF PENGERING OLAHAN IKAN Yunita Djamalu; Evi Sunarti Antu; Romi Djafar; Burhan Liputo; Sjahril Botutihe
Jurnal Abdimas Terapan Vol. 1 No. 1 (2021): JURNAL ABDIMAS TERAPAN (NOVEMBER)
Publisher : Program Vokasi Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (304.383 KB) | DOI: 10.56190/jat.v1i1.2

Abstract

Kelurahan Tanjung Kramat adalah salah satu Kelurahan yang berada di wilayah hulonthalangi, Kota Gorontalo, Provinsi Gorontalo. Kelurahan ini memiliki lahan yang dikelilingi oleh laut sehingga sebagian besar masyarakat kelurahan Tanjung Kramat berprofesi sebagai nelayan dan penjual ikan. Untuk mengoptimalkan potensi kelompok masyarakat kelurahan tanjung kramat, tim pengabdinberinisiatif untuk mendesiminasikan alat pengering untuk pengolahan ikan dari hasil penelitian Dosen dan Mahasiswa. Alat pengering ini dapat difungsikan selain untuk pasca panen dibidang pertanian juga untuk pasca panen dibidang perikanan yang dalam hal ini pada kegiatan pengabdian ini difokuskan pada pengolahan ikan kering yaitu ikan asin atau yang biasa disebut ikan garam oleh masyarakat gorontalo dan juga untuk pengeringan kerupuk ikan. Alat pengering yang didesiminasikan adalah alat pengering Efek Rumah Kaca (ERK) dengan dua sistem kerja yang berbeda yakni pengering alami dan pengeringan secara paksa. Alat pengering efek rumah kaca berbentuk prisma segi empat dengan tambahan exhaust adalah alat pengeringan dengan sistem kerja pengeringan paksa dan alat pengering efek rumah kaca dengan variasi bukaan cerobong penghawaan dengan sistem yang alami, menggunakan variasi ini agar mempercepat laju pengeringan dan menghilangkan kondensasi didalam ruang pengering. Dalam proses pengabdian pada kelompok masyarakat ini tim pengabdi mengemas kegiatan dari ceramah presentasi pengenalan alat, tanya jawab, praktek cara pembuatan alat, cara penggunaan alat dan cara pemeliharaan alat. Dari hasil kegiatan tersebut disepakati bahwa untuk kegiatan selanjutnya lebih difokuskan pada pembuatan produk olahan ikan pengemasan, dan pemasaran.
DESAIN MESIN MULTI PROSES PENGUPAS, PEMIPIL DAN PENGOLAH LIMBAH JAGUNG UNTUK PAKAN TERNAK Zulzain Ilahude; Burhan Liputo; Yunita Djamalu; Evi Sunarti Antu
Jurnal Vokasi Sains dan Teknologi Vol. 1 No. 1 (2021): JURNAL VOKASI SAINS DAN TEKNOLOGI (NOVEMBER)
Publisher : Program Vokasi UNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (232.193 KB) | DOI: 10.56190/jvst.v1i1.3

Abstract

Di Provinsi Gorontalo, komoditas tanaman pangan merupakan komoditas yang dominan dan dikembangkan secara intensif terutama tanaman jenis jagung. Mengamati kondisi potensi ketersediaan lahan dan komoditi tanaman jagung yang terus dikembangkan di daerah ini, tentu akan sangat membutuhkan teknologi praktis untuk membantu para petani dalam mengolah hasil panen komoditi jagung. Akan tetapi limbah jagung yang dihasilkan berupa kulit dan tongkol juga akan berdampak dan berpotensi meningkat. Berdasarkan kondisi ini, maka tim peneliti akan membuat rancangan sebuah sistem mesin dengan prinsip mekanik multi proses berupa fungsi pengupas, pemipil dan pengolah kulit dan tongkol jagung menjadi pakan ternak sehingga lebih praktis membantu para petani jagung dan peternak. Dengan menerapkan karakteristik mekanik multi proses ini, maka pekerjaan yang membutuhkan beberapa kali tahapan pengolahan dapat dilakukan hanya dengan sekali tahapan.
RANCANG BANGUN MESIN PANEN JAGUNG MULTI PROSES PENGUPAS, PEMIPIL DAN PENCACAH Yunita Djamalu; Zulzain Ilahude; Burhan Liputo; Evi Sunarti Antu; Romi Djafar
Jurnal Vokasi Sains dan Teknologi Vol. 2 No. 2 (2023): JURNAL VOKASI SAINS DAN TEKNOLOGI (MEI)
Publisher : Program Vokasi UNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (374.419 KB) | DOI: 10.56190/jvst.v2i2.35

Abstract

Di Provinsi Gorontalo, komoditas tanaman pangan merupakan komoditas yang dominan dan dikembangkan secara intensif terutama tanaman jenis jagung.  Provinsi Gorontalo merupakan penghasil jagung karena rerata Masyarakat Gorontalo selain petani padi juga sebagai petani jagung. Riset ini masih menggunakan metode simulasi visual untuk membantu pengamatan bagaimana karakteristik dan efektivitas gerak komponen sebelum melakukan proses pengerjaan dan fabrikasi mesin. Selain simulasi visual, juga dilakukan metode uji analisis berdasarkan data-data penelitian sebelumnya sehingga komparasi data analisis pada penelitian ini dapat menjadi pertimbangan untuk konsep redesain sistem mekanik mesin yang sesuai dengan prinsip dan  fungsinya. Mesin multi proses adalah sebuah mesin yang memiliki tiga fungsi sekaligus yakni pengupas, pemipil dan pencacah dengan menerapkan prinsip kerja mekanik solid work pada aspek proses transfer dan proses pengolahan. Secara umum hasil uji fungsi utama sistem mesin telah memberikan gambaran yang cukup baik jika dipandang pada aspek karakteristik kerja, akan tetapi pada aspek hasil olahan mesin masih belum optimal. Sebab itu perlu dilakukan riset lanjut untuk redesain konsep sistem mekanik mesin multi proses yang ada. Riset ini masih menggunakan metode simulasi visual untuk membantu pengamatan bagaimana karakteristik dan efektivitas gerak komponen sebelum melakukan proses pengerjaan dan fabrikasi mesin. Selain simulasi visual, juga dilakukan metode uji analisis berdasarkan data-data penelitian sebelumnya sehingga komparasi data analisis pada penelitian ini dapat menjadi pertimbangan untuk konsep perancangan sistem mekanik mesin yang sesuai dengan prinsip dan  fungsinya
SIMULASI SISTEM PLTU ANGGREK 2 X 25 MW MENGGUNAKAN SOFTWARE CYCLE TEMPO DENGAN VARIASI BEBAN TURBIN25%, 50%, 75% DAN 100% Harlan Djabal; Romi Djafar; Yunita Djamalu; Burhan Liputo
Journal Of Renewable Energy Engineering Vol. 1 No. 1 (2023): Journal Of Renewable Energy Engineering (April)
Publisher : Program Vokasi-Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56190/jree.v1i1.8

Abstract

Pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) Unit Anggrek Merupakan PLTU yang mulai dibangun sejak tahun 2007 dan mulai beroperasi pada tahun 2019 dengan kapasitas 2 X 25 MW. Sejak di resmikan PLTU Anggrek Adalah salah satu pembangkit yang mendistribusikan kebutuhan listrik di provinsi Gorontalo, Sehingga saat ini sudah jarang terjagi pemadaman listrik. Di PLTU Anggrek menunjukan bahwa belum pernah dilakukan evaluasi performa sistem PLTU sesuai data heat balance and mass diagram. Adapun Tujuan dari penelitian ini adalah mendapatkan pemodelan simulasi sistem PLTU anggrek menggunakan simulasi Cycle Tempo dan mengetahui performa sistem PLTU tersebut dengan memvariasikan beban Turbin. Untuk mendapatkan hasil penelitian dilakukan pemodelan menggunakan simulasi cycle tempo 5.1 dengan parameter input berdasarkan data heat balance. Berdasarkan penelitian dipeoleh hasil efisiensi gross: 10,5%, dan nett : 10,01.% pada beban Turbin 25%. Sedangkan pada pembebanan turbin 50% diperoleh masing-masing Efesiensi gross: 21,02%, dan nett sebesar 20,03%. Selanjutnya pembebanan 75% didapatkan berturut-turut efieinsi Gross 31,5%, net: 30,1%. Dan pembebanan maksimal sebesar 100% mendapatkan gross: 42,053,net: 40,249%.
ANALISIS PERFORMA SISTEM PLTU ANGGREK KAPASITAS 2X25 MW MENGGUNAKAN BAHAN BAKAR BATUBARA DENGAN BEBAN TURBIN 100% Zulkifli Ismail; Romi Djafar; Yunita Djamalu; Burhan Liputo
Journal Of Renewable Energy Engineering Vol. 1 No. 1 (2023): Journal Of Renewable Energy Engineering (April)
Publisher : Program Vokasi-Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56190/jree.v1i1.13

Abstract

Pembangkit listrik tenaga uap(PLTU) Unit Anggrek Merupakan PLTU yang mulai dibangun sejak tahun 2007 dan mulai beroperasi pada tahun 2019 dengan kapasitas 2 X 25 MW. Sejak di resmikan PLTU Anggrek Adalah salah satu pembangkit yang mendistribusikan kebutuhan listrik di provinsi Gorontalo, Sehingga saat ini sudah jarang terjagi pemadaman listrik. Di PLTU Anggrek menunjukan bahwa belum pernah dilakukan evaluasi performa sistem PLTU sesuai data heat balance and mass diagram. Adapun Tujuan dari penelitian ini adalah mendapatkan pemodelan simulasi sistem PLTU anggrek menggunakan simulasi Cycle Tempo dan mengetahui performa sistem PLTU tersebut dengan memvariasikan beban Turbin.Untuk mendapatkan hasil penelitian dilakukan pemodelan menggunakan simulasi cycle tempo 5.1 dengan parameter input berdasarkan data heat balance. Berdasarkan penelitian dipeoleh hasil efisiensi gross: 10,5%, dan nett : 10,01.% pada beban Turbin 25%. Sedangkan pada pembebanan turbin 50% diperoleh masing-masing Efesiensi gross: 21,02%, dan nett sebesar 20,03%. Selanjutnya pembebanan 75% didapatkan berturut-turut efieinsi Gross 31,5%, net: 30,1%. Dan pembebanan maksimal sebesar 100% mendapatkan gross: 42,053,net: 40,249%.
ANALISIS POTENSI DAYA HIDRO AIR TERJUN TALUDA’A Sahlan Buako; Burhan Liputo; Romi Djafar; Yunita Djamalu; Satria Wati Pade
Journal Of Renewable Energy Engineering Vol. 1 No. 2 (2023): Journal Of Renewable Energy Engineering (Oktober)
Publisher : Program Vokasi-Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56190/jree.v1i2.20

Abstract

Mini Hydro Power Plant (PLTM) is a small-scale power plant using hydropower that utilizes the height of the waterfall (head) and the amount of water discharge. Because using water as the primary source, the power produced is irregular due to weather factors, it is necessary to conduct an Analysis to determine the potential energy that Taluda''a waterfall is at peak load. The research was conducted at Taluda'a waterfall, Bone District, Bone Bolango Regency, 65 km from downtown Gorontalo. The type of research used includes descriptive analysis; data sources are data obtained from several existing literature and research results, both experimental research results and survey research or directly in the field related to this research. The development of the analysis of the discharge on the Carrier channel (Headrace) is 8.83 m³ / s, and the water discharge on the rapid pipe (Penstok) is 5.1 m³ / s With a shot of 5.1 m³ / s and a head of 20 meters can generate hydro power of 999.6 kW. The actual charge dramatically affects the amount of energy generated. The Taluda'a PLTM has a 20-meter high head which is relatively low for a discharge of 5.1 m³/s. If the actual charge of the taluda'a PLTM is 40 meters high, the power that can be generated reaches 1.9 MW.
ANALISIS KINERJA TRANSMISI SISTEM PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA MINI HIDRO (PLTM) DESA TALUDA’A KABUPATEN BONE BOLANGO Abdul Rahim; Burhan Liputo; Romi Djafar; Yunita Djamalu
Journal Of Renewable Energy Engineering Vol. 1 No. 2 (2023): Journal Of Renewable Energy Engineering (Oktober)
Publisher : Program Vokasi-Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56190/jree.v1i2.22

Abstract

The Mini Hydro Power Plant (PLTM) is an electricity facility located in Ilohuuwa Village, Bone District, Bone Bolango Regency, Gorontalo Province, using the irrigation channels of the Taludaa River and the Iya River. In the working area of ​​PT. PLN (Persero) Sultenggo Region, Gorontalo Branch. PLTM Taludaa Unit I always plans its operating system to obtain maximum electricity production according to targets every year. However, every generator will generally experience many problems with airflow and components that hinder the process of using electrical energy so that it can grow. The analysis results show that the transmission used is a shaft that is 3M long, and the post weighs 83 kg. The shaft is the transmission link from the turbine to the generator. Then, with the flywheel, it is just balancing the rotation or (Balancing) with a flywheel weight of 76 kg and the moment of inertia that is considered. It is 121.60kg/m2. Then, with the bearing resistance, the bearing life has been calculated based on the load and rotation speed. The greater the load and rotation speed, the smaller the bearing life. The results obtained are 14.5457 working hours, 6060 per day, 119 per month, and 16.6 per year, so it defines the bearing life as being able to last 16.6 years. The turbine efficiency result is 0.94, calculated using the data specifications in the Taluda'a PLTM or (MANUAL BOOK). Then, the results obtained by KW every day depend on the air flow entering the turbine. Calculated using specifications, it can produce 991.2 Kw per 1 unit. Meanwhile, the Taluda'a PLTM uses two teams, so the Kwh made is 991.2 Kw x2, calculated using the Taluda'a PLTM specification data. Evaluation of the average net capacity from 2022 to 2023 experiences an increase and decrease in Kwh produced due to the rainy and dry seasons.