Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Penyuluhan Kesehatan Ibu Hamil dan Pijat Bayi Sanputri, Yen Risa
Jurnal Sains Farmasi Dan Kesehatan Vol. 2 No. 3 (2025): Januari - April
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62379/jfkes.v2i3.2413

Abstract

Penyuluhan kesehatan ibu hamil dan teknik pijat bayi merupakan salah satu upaya penting untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu hamil dalam menjaga kesehatan selama kehamilan dan merawat bayi. Penelitian ini bertujuan untuk mengedukasi ibu hamil mengenai pentingnya pemeriksaan antenatal, pola makan sehat, serta teknik pijat bayi yang aman dan bermanfaat. Metode yang digunakan adalah pre-experimental design dengan pendekatan single group pretest-posttest, yang melibatkan 30 ibu hamil di Desa Baru Pulau Sangkar, Kecamatan Batang Merangin, Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan dalam pengetahuan ibu hamil mengenai kesehatan selama kehamilan, yang tercermin dalam peningkatan skor rata-rata dari 55% menjadi 85%. Selain itu, pengetahuan mengenai pijat bayi juga meningkat dari 40% menjadi 80%. Penyuluhan ini terbukti efektif dalam meningkatkan kesadaran dan pemahaman ibu hamil tentang perawatan kesehatan ibu dan bayi, serta penerapan teknik pijat bayi yang aman dan bermanfaat. Diperlukan pendampingan lanjutan agar ibu hamil dapat secara konsisten menerapkan pengetahuan yang telah diperoleh.
Efektifitas Air Rebusan Daun Kelor Terhadap Hipertensi Gestasional Ibu Hamil di Puskesmas Alai Tahun 2025 Hasanalita, Hasanalita; Satria, Epi; Sanputri, Yen Risa; Sari, Putri Permata; Faisal, Afrah Diba
Jurnal Ners Vol. 9 No. 3 (2025): JULI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i3.44355

Abstract

One classification of hypertension in pregnancy is gestational hypertension. Gestational hypertension is hypertension that occurs when blood pressure is > 140/90 mmHg at a gestational age of > 20 weeks without a history of previous hypertension and without proteinuria. Pharmacological treatments commonly used in the treatment of hypertension in pregnancy are labetalol, methyldopa, nifedipine, clonidine, diuretics, and hydralazine. Labetalol is the safest drug. Diuretics and CCBs (nifedipine) may be safe but data is minimal and are not used as firstline drugs. According to ACC / AHA 2017 and ESC / ESH 2018, the recommended antihypertensive drugs in pregnancy are only labetalol, methyldopa and nifedipine, while those prohibited are ACE inhibitors, ARBs and direct renin inhibitors (Aliskiren). The purpose of this study was to determine the effect of giving boiled Moringa oleifera leaves on gestational hypertension in pregnant women at the Alai Health Center. The results of statistical tests showed that the average blood pressure of hypertensive pregnant women before being given boiled water from moringa leaves was a systolic mean of 39.391 and a diastolic mean of 30.758. The average blood pressure of hypertensive patients after being given boiled water from moringa leaves was a systolic mean of 15.422 and a diastolic mean of 21.903. There was an effect on systolic blood pressure and a difference in diastolic with a p value of 0.000. There was a significant effect of giving boiled water from moringa leaves (Moringa oleifera) on reducing blood pressure in hypertensive patients at the Alai Health Center. It is hoped that the Head of the Alai Health Center through health workers can provide counseling or socialize to the community that boiled moringa leaves have an effect on reducing blood pressure.
Edukasi Penanganan Anemia pada Remaja Putri di SMA Negeri 5 Kota Padang Tahun 2025 Satria, Epi; Hasanalita, Hasanalita; Aninora, Novia Rita; Wikarya, Rionitara; Sari, Putri Permata; Faisal, Afrah Diba; Sanputri, Yen Risa
Jurnal Medika: Medika Vol. 4 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/h6b0pj72

Abstract

Prevalensi anemia di kalangan remaja putri di Asia Tenggara dikategorikan sebagai situasi serius dengan angka lebih dari 40 persen. Remaja, terutama yang berjenis kelamin perempuan, merupakan kelompok yang sangat rentan terhadap kondisi anemia, disebabkan oleh menstruasi yang menyebabkan kehilangan besi yang signifikan. Remaja perempuan yang berada dalam kondisi sehat dan bebas dari anemia akan tumbuh menjadi calon ibu yang sehat dan melahirkan anak-anak yang juga sehat, sehingga inisiatif ini mendukung program 1000 hari pertama kehidupan. Remaja perempuan memiliki kemungkinan menderita anemia sepuluh kali lebih tinggi dibandingkan remaja laki-laki, karena mereka mengalami menstruasi setiap bulan dan berada dalam fase pertumbuhan yang membutuhkan lebih banyak asupan zat besi. Edukasi mengenai penanganan anemia di kalangan remaja perempuan bertujuan untuk memberikan pemahaman dan pengetahuan tentang anemia serta konsekuensi yang dihadapi. Target dari kegiatan ini adalah remaja putri di SMA Negeri 5 Kota Padang. Edukasi dilakukan melalui penyuluhan langsung dan diskusi dalam kelas. Diharapkan peserta dapat lebih memahami dan menyadari pentingnya pencegahan anemia di kalangan remaja perempuan.
Pengaruh Yoga Terhadap Nyeri Dysmenorrhea Primer Pada Remaja Putri Pondok Pesantren Nurul Jalal Kabupaten Tebo Lestari, Siti; Mastina, Mastina; Sanputri, Yen Risa
JUKEJ : Jurnal Kesehatan Jompa Vol 4 No 1 (2025): JUKEJ: Jurnal Kesehatan Jompa
Publisher : Yayasan Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57218/jkj.Vol4.Iss1.1831

Abstract

Masa remaja merupakan fase penting dalam perkembangan seseorang, terutama bagi remaja putri yang mulai mengalami menstruasi sebagai tanda pubertas dan kesiapan reproduksi. Namun, banyak remaja putri mengalami keluhan berupa nyeri menstruasi (dismenore). Salah satu terapi komplementer yang dapat digunakan untuk mengurangi keluhan tersebut adalah terapi yoga. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh terapi yoga terhadap penurunan nyeri Dysmenorrhea primer pada remaja putri. Desain penelitian yang digunakan adalah quasi eksperimen dengan rancangan Pretest-Posttest Control Group Design dan Time Series Design yang dilakukan pada dua kelompok, yaitu kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Sampel penelitian ditentukan dengan rumus Slovin, diperoleh 30 responden yang terbagi atas 15 orang kelompok eksperimen dan 15 orang kelompok kontrol. Analisis data dilakukan dengan menggunakan uji Mann-Whitney U Test dan Wilcoxon Signed Rank Test dengan tingkat signifikansi p ≤ 0,05. Hasil penelitian menunjukkan nilai p = 0,001, sehingga Ho ditolak dan Ha diterima. Hal ini berarti terdapat perbedaan signifikan antara kedua kelompok, di mana pemberian terapi senam yoga terbukti berpengaruh dalam menurunkan intensitas nyeri menstruasi. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa terapi yoga efektif dalam mengurangi nyeri Dysmenorrhea primer pada remaja putri. Oleh karena itu, disarankan agar remaja putri mempelajari dan mempraktikkan gerakan yoga secara rutin, terutama menjelang dan selama menstruasi, sebagai alternatif terapi nonfarmakologis untuk mengurangi nyeri menstruasi.
Pengaruh Pijat Bayi Terhadap Pertumbuhan dan Perkembangan Bayi Usia Enam Bulan Sanputri, Yen Risa; Lestari, Siti; Rizana, Nia Afnita; Sari, Indri Putri; Hasanalita; Fadhilah, Nadiah
JUKEJ : Jurnal Kesehatan Jompa Vol 4 No 2 (2025): JUKEJ: Jurnal Kesehatan Jompa
Publisher : Yayasan Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57218/jkj.Vol4.Iss2.1884

Abstract

Pertumbuhan dan perkembangan bayi pada usia enam bulan merupakan periode kritis yang sangat menentukan kualitas kesehatan dan kehidupan di masa mendatang. Salah satu stimulasi sederhana yang dapat mendukung proses ini adalah pijat bayi yang terbukti mampu merangsang sistem saraf, meningkatkan sirkulasi darah, dan memperkuat ikatan emosional ibu-anak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pijat bayi terhadap pertumbuhan dan perkembangan bayi usia enam bulan. Penelitian menggunakan rancangan quasi-eksperimen dengan desain pre-test post-test with control group. Sampel terdiri dari 70 bayi sehat usia enam bulan yang dibagi menjadi kelompok eksperimen (n=35) yang menerima pijat bayi dua kali seminggu selama enam minggu dan kelompok kontrol (n=35) yang hanya mendapatkan perawatan rutin. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan pada berat badan (median peningkatan 800 g vs 350 g; p=0,001) dan tinggi badan (median peningkatan 3,0 cm vs 1,2 cm; p=0,001) pada kelompok eksperimen dibandingkan kontrol. Selain itu, skor perkembangan motorik kasar, motorik halus, sosial, dan bahasa juga meningkat lebih tinggi secara bermakna pada kelompok eksperimen (p=0,001 untuk seluruh domain). Disimpulkan bahwa pijat bayi berpengaruh positif terhadap pertumbuhan dan perkembangan bayi usia enam bulan sehingga layak direkomendasikan sebagai intervensi stimulasi dini dalam program kesehatan anak.
Hubungan Asupan Makanan Dengan Status Gizi Pada Pasien Kanker Payudara Post Kemoterapi di RSUP. Dr. M. Djamil Padang Tahun 2024 Sanputri, Yen Risa
Jurnal Ilmu Psikologi dan Kesehatan | E-ISSN : 3063-1467 Vol. 1 No. 4 (2025): Januari - Maret
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kanker merupakan proliferasi berlebih pada sel yang kurang memiliki kemampuan fungsi normal. Metode pengobatan kanker payudara meliputi operasi, radioterapi, bioterapi, terapi hormonal dan kemoterapi. Salah satu permasalahan yang timbul pada pasien kanker adalah permasalahan gizi. Penelitian ini merupakan penelitian observasional dengan pendekatan Cross Sectional, untuk mengetahui hubungan asupan makanan dengan status gizi pada pasien kanker payudara post kemoterapi di RSUP Dr. M. Djamil Padang. Sampel penelitian sebanyak 106 responden.Pengukuran asupan makanan dilakukan dengan menggunakan kuesioner Food Recall 1x24 jam dan penilaian status gizi dengan melakukan perhitungan indeks massa tubuh pada pasien kanker payudara post kemoterapi. Hasil penelitian didapatkan asupan makanan kategori kurang (< 80% AKG) yaitu sebanyak 57 (53,8%) responden dan sebanyak 48 (45,3%) responden dengan status gizi kurang (IMT < 18,5) dan terdapat hubungan asupan makanan dengan status gizi pada pasien kanker payudara post kemoterapi di RSUP Dr. M.Djamil Padang dengan p value = 0,000 (p < 0,05). Kesimpulan penelitian ini terdapat hubungan asupan makanan dengan status gizi pada pasien kanker payudara post kemoterapi di RSUP Dr. M.Djamil Padang
Implementation of Cucumber Juice to Reduce Blood Pressure for Pregnant Women with Hypertension During Pregnancy Hasanalita, Hasanalita; Satria, Epi; Sanputri, Yen Risa; Rizana, Nia Afnita; Aninora, Novia Rita; Wikarya, Rionitara
Journal of Health Science and Medical Therapy Том 3 № 03 (2025): Journal of Health Science and Medical Therapy
Publisher : PT. Riset Press International

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59653/jhsmt.v3i03.2009

Abstract

Hypertension occurs in approximately five to ten percent of pregnant women and is a complication that can lead to low birth weight and even death in babies. Cucumbers are known to contain 147 mg of potassium per 100 grams, and are involved in helping lower blood pressure. The study aimed to prove the effectiveness of cucumber juice in reducing blood pressure in pregnant women with hypertension. The study used a Control Group Pretest-Posttest design, with a sample size of 46 pregnant women with hypertension in pregnancy. The results of the statistical analysis showed a significant decrease in systolic blood pressure (p-value = 0.000 (<0.05) and diastolic blood pressure (p-value = 0.003 (<0.05). According to the study findings, cucumber juice administration had a significant effect on lowering blood pressure in pregnant women with hypertension. Therefore, health workers are advised to provide education on the benefits of consuming cucumbers as a natural way to help lower blood pressure in pregnant women with hypertension.