Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Analisis Bahasa Gaul Gen Z Dalam Konten Tiktok dan Dampaknya Pada Keterampilan Berbahasa Kristiantari, Maria Goreti Rini; Chindytia, Chindytia; Pande, Ni Made Ginanda Dwi Cahyani; Artawathi, Ni Putu Anindya Putri; Putra, Made Kusuma Dharma
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.7994

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh paparan konten media sosial TikTok terhadap pola konsumsi mahasiswa Generasi Z di lingkungan Universitas Pendidikan Ganesha. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif untuk memperoleh pemahaman yang mendalam mengenai pengalaman, persepsi, dan perilaku konsumsi mahasiswa. Subjek penelitian terdiri dari lima mahasiswa aktif pengguna TikTok yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling berdasarkan kriteria tertentu, seperti intensitas penggunaan TikTok dan keterlibatan dalam mengonsumsi konten terkait produk atau gaya hidup. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dan dokumentasi sebagai data pendukung. Analisis data menggunakan model analisis interaktif Miles, Huberman, dan Saldana yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Untuk menjaga keabsahan data, penelitian ini menggunakan teknik triangulasi sumber, triangulasi metode, serta member check. Hasil penelitian menunjukkan bahwa paparan konten TikTok memiliki pengaruh dalam membentuk pola konsumsi mahasiswa Generasi Z. Konten yang menarik secara visual, rekomendasi dari kreator, serta tren yang berkembang mendorong mahasiswa untuk melakukan pembelian produk atau mengikuti gaya hidup tertentu. Namun demikian, tingkat pengaruh tersebut bervariasi tergantung pada kemampuan kontrol diri dan kesadaran individu dalam menyaring informasi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa TikTok berperan sebagai media yang tidak hanya menyampaikan informasi, tetapi juga memengaruhi perilaku konsumsi mahasiswa. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan literasi digital agar mahasiswa dapat bersikap lebih kritis dan selektif dalam mengonsumsi konten media sosial.
Meningkatkan Keterampilan Membaca melalui Media Cerita Bergambar pada Siswa Sekolah Dasar Chindytia, Chindytia; Indrawati, Ni Made Yuni; Astawa, I Putu Wira; Febriyanthi, Ni Luh Putu Nia
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.8085

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peningkatan keterampilan membaca siswa sekolah dasar melalui penggunaan media cerita bergambar. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada rendahnya kemampuan membaca siswa, terutama dalam aspek kelancaran dan pemahaman bacaan, yang disebabkan oleh penggunaan metode pembelajaran yang kurang menarik dan minimnya pemanfaatan media visual. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif, yang berfokus pada pengamatan terhadap proses dan hasil pembelajaran membaca menggunakan media cerita bergambar. Subjek penelitian adalah siswa sekolah dasar yang mengalami kesulitan dalam membaca permulaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media cerita bergambar mampu meningkatkan keterampilan membaca siswa secara signifikan. Siswa menjadi lebih lancar dalam membaca, lebih tepat dalam pengucapan kata, serta lebih mampu memahami isi bacaan. Selain itu, media ini juga meningkatkan motivasi belajar siswa, yang ditandai dengan meningkatnya minat, perhatian, dan partisipasi aktif dalam pembelajaran. Gambar yang menarik dan relevan dengan teks membantu siswa dalam memahami konteks bacaan serta mengaitkan informasi secara lebih mudah. Meskipun demikian, keberhasilan penggunaan media ini sangat dipengaruhi oleh kemampuan guru dalam memilih dan mengelola media pembelajaran. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa media cerita bergambar merupakan strategi yang efektif dalam meningkatkan keterampilan membaca siswa sekolah dasar. Penggunaan media ini dapat menciptakan pembelajaran yang lebih menarik, interaktif, dan bermakna.
Optimalisasi Supervisi Akademik Dalam Mendukung Implementasi Kurikulum Merdeka Di Sekolah Dasar Chindytia, Chindytia; Abadi, Ida Bagus Surya; Cahayani, Ni Luh Putu Gita Duwi; Hernawati, Stevany Wayan
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.8298

Abstract

Perubahan kurikulum merupakan bagian dari dinamika kebijakan pendidikan yang bertujuan meningkatkan kualitas pembelajaran di satuan pendidikan. Kurikulum Merdeka hadir sebagai upaya pemulihan pembelajaran sekaligus peningkatan mutu pendidikan dengan menekankan pembelajaran yang fleksibel, berpusat pada peserta didik, serta penguatan karakter melalui Profil Pelajar Pancasila. Namun, implementasi Kurikulum Merdeka di sekolah dasar masih menghadapi berbagai tantangan, seperti keterbatasan pemahaman guru terhadap pembelajaran berdiferensiasi dan pelaksanaan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5). Oleh karena itu, supervisi akademik menjadi salah satu strategi penting dalam mendukung keberhasilan implementasi kurikulum tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan supervisi akademik dalam mendukung implementasi Kurikulum Merdeka di sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur melalui analisis berbagai sumber pustaka berupa artikel jurnal, buku, dan dokumen kebijakan pendidikan yang relevan. Analisis dilakukan dengan menggunakan kerangka teori supervisi akademik, teori implementasi kebijakan yang meliputi aspek komunikasi, sumber daya, disposisi pelaksana, dan struktur birokrasi, serta konsep kepemimpinan instruksional. Hasil kajian menunjukkan bahwa supervisi akademik dilaksanakan melalui tiga tahapan utama, yaitu perencanaan, pelaksanaan, serta evaluasi dan tindak lanjut. Supervisi akademik berperan dalam membantu guru memahami pembelajaran berdiferensiasi, mendukung pelaksanaan P5, meningkatkan kompetensi profesional guru, serta memperbaiki kualitas pembelajaran. Meskipun demikian, pelaksanaannya masih menghadapi kendala berupa keterbatasan waktu kepala sekolah, kesiapan guru, dan keterbatasan sumber daya pendukung. Dengan demikian, supervisi akademik perlu dioptimalkan secara terencana, kolaboratif, dan berkelanjutan agar kepala sekolah mampu memberikan pendampingan yang efektif kepada guru dalam menerapkan prinsip Kurikulum Merdeka sesuai kebutuhan peserta didik dan kondisi sekolah secara nyata, konsisten, dan bertanggung jawab di kelas sehari-hari.